DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 138


__ADS_3

happy Reading Readers kesayangan 😘 jgan lupa like coment vote nya 🙏


pukul 19:00 wib rombongan keluarga besar DERIL datang,


mereka di sambut oleh keluarga Nay,


pak Herman dan pak Wijaya,


saling memeluk satu sama lain seraya tersenyum,,


kedua keluarga besar telah bertemu,


mereka di persilahkan duduk di kursi yg telah disediakan,


mereka membawa hantaran seserahan dengan sangat banyak.


Fauzan dan Reyhan ikut dalam rombongan keluarga DERIL,


sedangkan Resti kini telah bergabung bersama Naysila dan Wulan,


Resti memuji kecantikan Naysilla,


yg kini telah di rias dan memakai kebaya berwarna coklat sangat kontrak dengan kulit Nay yg putih,


senada dengan Nay, DERIL pun memakai batik berwarna sama.


acara dimulai dengan pembacaan doa dan perkenalan,


Pak Herman selaku ayah kandung Nay


dan Pak Wijaya selaku ayah kandung DERIL bercerita tentang hubungan persahabatan mereka berdua.


dari muda hingga tua sampai akhirnya mereka berdua


bisa lebih mempererat hubungan persahabatan mereka


dengan menikahkan putra putri mereka.


hingga kini acara berlanjut,


DERIL maju ke depan dan memperkenalkan diri nya,


tak lama Naysilla di giring oleh kedua sahabatnya Wulan dan Resti,


untuk menghampiri DERIL dan kedua sejoli itu kini tengah berhadapan,


DERIL terpesona dengan penampilan Naysilla gadis pujaan nya itu terlihat cantik,


bahkan bukan hanya di matanya,


tapi Dimata orang lain yg sedang menyaksikan,,


Rey menatap Naysilla dari tempat duduknya,


Rey pun begitu mengagumi kecantikan calon istri dari sahabatnya itu,


sekilas dia kembali mengingat,


perjumpaan pertamanya dari Naysilla


mungkin kamu memang tidak di takdirkan untukku Nay,


melihat senyum bahagia itu,


aku sudah senang,


semoga kamu berbahagia Nay,


dan semoga DERIL bisa membahagiakan mu,,


aku ikhlas melepas mu Nay,,


ucap Rey dalam hati.


Rey menetralkan perasaan nya,


dan pandangan Rey beralih,


menatap kepada gadis yg berdiri di sisi kanan Naysilla,


gadis yg tak kalah cantik dari Naysilla,


gadis yg begitu amat mencintai nya,


Rey pun beruntung mendapatkan Resti,


sebagai pendampingnya,


dan Rey akan bertekad untuk membahagiakan Resti selamanya..


terimakasih Tuhan kau telah memberikan bidadari pengganti,


yg tak kalah cantik dan berhati baik seperti dirinya,


semoga aku bisa membahagiakan nya..


Netra mata mereka bertemu,


Rey pun tersenyum menatap gadis yg kini melempar senyuman termanis untuknya..


Resti dan Wulan berlalu meninggalkan Nay bersama DERIL,

__ADS_1


lalu mereka segera menghampiri Fauzan dan Rey yg sudah duduk manis,


dan memandang wanitanya masing2


Resti duduk di samping Rey begitupun Wulan,


Rey menggenggam tangan Resti erat,


dan menciumi berkali-kali,


sementara Fauzan menggeser tempat duduknya,


agar lebih dekat dengan Wulan.


" Naysilla cantik banget ya Rey,,ucap Resti


" iyaa,, tapi lebih cantik kamu Ress,, jawab Rey seraya merangkul Resti.


DERIL berjongkok di hadapan Nay,


dan memegang tangan wanita di hadapan nya.


" Naysilla Putri aku memang bukan pria romantis


" aku juga bukan pria sempurna,


" tapi aku ingin menyempurnakan agamaku dengan menikahimu,


" Naysila putri maukah kamu menyempurnakan separuh agamaku,


"menjadi pendamping hidup ku hingga maut memisahkan,


" menjadi ibu dari anak-anakku,


"mendampingi dan menemani masa tuaku,


maukah kau menikah dengan ku??????????


Naysilla terharu dan berurai air mata melihat pria tampan di hadapan nya,


dadanya begitu bergemuruh dan sangat bahagia,


dengan penuh keyakinan,


Naysilla mantap menjawab lamaran pria tampan itu tanpa ragu.


" bismillah hirohman nirrohimm..


" iya aku menerima lamaranmu,


"dan bersedia menjadi istrimu,


"menua bersama hingga maut memisahkan..


senyum manis mengembang dari pria tampan itu,


pria itu merasa lega acara lamaran resminya pun telah di terima,


DERIL memasangkan cincin ke jari manis calon istrinya itu,


dan mereka saling bertatapan.


tak kalah bahagia


kedua pria paruh baya pun kini menangis bahagia melihat putra putrinya tengah bahagia,


terlebih pak Herman ayah Naysilla.


dia merasa terharu dan sedih,


putri sulungnya sudah menemukan kebahagiaan nya,


dan akan segera menikah, dengan pria yg di yakini bisa memberikan Naysilla kebahagiaan, dunia dan akhirat..


kedua pria paruh baya itu mendekati putra dan putri nya,


memeluk mereka bergantian,


sang ayah menciumi anak gadisnya dengan penuh air mata,


begitu pun dengan sang Mama yg merasa bahagia,


melihat anak gadis nya sebentar lagi akan menikah..


DERIL memeluk sang papa erat,


airmata pun menetes dari wajah tampan nya melihat sang Papa,


yg tampak meneteskan air mata,


begitupun sang Mama yg begitu menyayangi anak laki-laki satu2nya itu..


Resti dan Wulan ikut terbawa suasana,


mereka pun meneteskan air mata nya,


melihat kebahagiaan sang sahabat yg amat mereka cintai.


" sayang jangan nangiss dong,,


" kamu terharu melihat mereka,,??? tanya Reyhan.

__ADS_1


" iya aku terharu banget lihat kebahagiaan mereka,,


" nanti di acara lamaran kita kamu gak aku izinkan nangis ya,


" kamu harus selalu tersenyum,


" karena hari bahagia itu bukan untuk di tangisi sayang,, ucap Rey yg sukses membuat Resti terkejut..


" lamaran,,????


" iya sebelum menikah pasti acara lamaran dulu kan,,???


" kamu serius mau nikahin aku Rey,,??


" tentu sayang,,


"setelah mereka giliran kita yg akan bahagia, "aku akan berusaha membahagiakan kamu,


"dan menjadikan kamu pelabuhan terakhir ku.


mendengar ucapan Rey Resti tak dapat berkata-kata,


gadis itu segera memeluk pria yg ada disampingnya,,


dan sang pria pun tersenyum seraya mengecup puncak kepala sang gadis.


sementara Wulan dan Fauzan tersenyum melihat para sahabatnya bahagia,


Fauzan melirik Wulan,


yg sedari tadi fokus melihat adegan romantis kedua sahabatnya.


" yankk aku iri loh liat mereka berdua,,


" aku juga mau ikutin jejak mereka aaahhhh,,


" nikah yuk yank.. ucap Fauzan


" kamu nih Mass ngajak nikah kaya ngajak orang dangdutan,,


" ahahahahaha...aku bukan tipe orang yg suka bertele-tele,,


" Minggu depan ikut aku ya ketemu ayah sama bunda aku,,


"terus ngomongin masalah pernikahan kita, "lamarannya aku mau di alam terbuka,


"terus nikahnya juga aku ingin tema pesta kebun yank,,


Fauzan terus menerus nyerocos membuat Wulan, Resti dan Rey tertawa.


" emang kamu yakin aku mau nikah sama kamu,,??? tanya Wulan,,


" yakin lah,,


" kalau kamu gak mau aku paksa,


" soalnya hati aku udah nyangkut di kamu, " "cuma mau nikah sama kamu gak mau yg lain,, ucap Fauzan..


"cuupp,,


Wulan mencium bibir pria itu secepat kilat,


sementara Fauzan yg baru tersadar pun menyentuh bibirnya,


yg di cium kilat oleh wanitanya..


" yankk ada siaran ulang gak,,??


" tadi aku belum siap,,


" Nooo,, salah sendiri nyerocos terus..


" aaahh kamu mah curang cium gak pake aba2, ucap Fauzan mendengus kesal.


" ahahahahaha... cuupp..cuupp..cuupp..


3 kecupan kembali mendarat di wajah pria itu,


Resti sangat terkejut sedangkan Rey menggeleng kan kepala,


" udah diem jangan bawel,, ucap Wulan seraya tersenyum dan memeluk lengan prianya..


" kenapa mau ikutan kaya mereka juga,,


" aku ikhlas ko kalo kamu mau kasih kecupan buat aku sekarang,, ucap Rey.


" dasar mesum,,


" atau kamu ajja yg aku cium,,


cupp,,


Resti terkejut melihat Reyhan mencium nya..


" iiissshhh dasar mesum,,


"ahahahahaha....


Rey memeluk kembali gadisnya itu...


\#bersambung\#

__ADS_1


__ADS_2