
siang itu Naysilla dan Wulan di sibukan dgan toko mereka,
karna sebentar lg mereka akan pindah ketempat yg lebih besar, Nay dan Wulan pun mempersiapkan segalanya tanpa Resti.
siang itu Deril menghubungi Nay,
untuk memastikan makan malam mereka, namun Nay tidak bisa,
karna sang ayah tlah menyuruhnya pulang lebih awal,
karna om Jay sahabat ayahnya akan datang kerumah.
jdi Deril memutuskan untuk menggantinya dgan makan siang,
Deril akan mendatangi toko Nay, untuk makan siang disana.
Nay hanya meng iyakan,
saat Deril meminta izin untuk datang ke tokonya,
tlpon pun terputus dan pria tampan itu bersiap-siap untuk keluar.
saat hendak bangun dri kursi kebesarannya,
Rey terlebih dahulu berdiri diambang pintu, dan berpamitan untuk kembali kerumah sakit.
saat Rey berlalu, Fauzan dtang dan menghampiri sang bos mengajak untuk makan siang,
"hallo boss, makan siang dimana kita siang ini,,?????
"lu, makan siang sendiri okk,
"gua, ada janji sama gadis pujaan hati gua, ucap sang bos.
"dasar bucin,
"sama Naysilla maksudnya,,???? tanya Fauzan.
"iyalah, "mank ada berapa gadis pujaan gua,,??
" mank lu kebanyakan gadisnya, jawab sang bos.
"trus, kalian makan siang dimana,,???
"kepoo, bgt.
"boss, kasih taulah, masa gua makan siang sendirian sich.???
"gua,mau makan siang di tokonya Nay,
"jdi di jalan nnti, "gua bakal berenti buat beli makan siang dulu.
"sippp, cocok tuh, gua ikut klo gtu.
"yg ngajak lu siapa Zan,,???
"yg ada, "nnti lu recokin urusan gua sama Nay.
"tenang ajja, gua ga akan ganggu lu,
"krna gua, disana pun bakal menemui seseorang,ujar Fauzan sambil tersenyum.
"siapaa,,?? tanya Deril.
"kepo bgt sich bos, hayuu jalan ntar keburu siang.
Fauzan menarik deril keluar ruangan,
dia begitu antusias, ketika mendengar Deril akan makan siang di toko Nay,
itu artinya dia akan bertemu wanita exotisnya itu.
Deril melajukan mobil mewahnya menuju tempat Nay,
ditengah perjalanan, Deril menyuruh Fauzan untuk membeli makanan kesukaan Nay, dan juga untuk makan siang mereka.
tak lama mereka pun sampai di depan toko Nay,
dan memarkirkan mobilnya lalu turun,
hatinya dag..dig..dug karna dia akan bertemu dgan gadisnya.
hal yg sama pun dirasakan Fauzan,
baru kali ini dia merasakan debaran jantungnya tak beraturan,
__ADS_1
dia merasa aneh,
sebelumnya, bertemu dgan gadis manapun dia tak pernah se grogi ini.
sampai di depan pintu mereka pun membuka handle pintu dan mengucapkan salam.
"assallamuallaikum, sapa mereka kompak.
Nay dan Wulan yg sedang memperbaiki baju2 pun menoleh dan membalas salam mereka.
"waallaikumsalam,, jawab Nay dan Wulan.
"haiii, para wanita cantik,
" hallo si cantik Naysilla,
" hallo, wanita exotisku, sapa Fauzan,
dia menyapa Nay dan mengedipkan sebelah matanya kepada Wulan.
"hallo aa apakabar,,???? tanya Nay.
"hallo mass Fauzan, pak Deril apakabar,,??? tanya Wulan.
"alhamduliliah, si ganteng ini baik2 ajja, jawab Fauzan dgan percaya diri yg tinggi.
"alhamdulilah, saya baik Wulan,, kmu apakabar,,?? tanya Deril
"kabar saya baik pak,jawab Wulan.
Deril mendekati Nay yg sedang trsenyum memperhatikan tingkah Fauzan,
Nay trsadar saat pria tampan dan tinggi itu berada di hadapan'a.
"kamu, apakabar Nay,,???tanya pria tampan itu.
"seperti yg kmu lihat, aku baik dan sehat,
" kmu sendiri gimana,,??? tanya Nay.
"aku pun sehat,apalagi setelah melihat kmu, jawab pria tampan.
Nay dan Deril trsenyum dan saling menatap,membuat Fauzan dan Wulan yg juga berada disitu trsenyum.
ekhem..ekhem..Fauzan membuyarkan adegan saling pandang mereka berdua,
akhirnya mereka berempat, berjalan ke meja yg cukup besar di dalam toko,
mereka pun mulai membuka makanan dan makan bersama,
Deril makan sambil sesekali memandang gadis manis di hadapan'a,
Nay yg menangkap basah Deril yg sedang menatapnya pun trsenyum.
"kmu suka makanannya Nay,,???? tanya Deril.
"suka,ini makanan favorit aku, jawab Nay.
Fauzan yg melihat interaksi mereka berdua pun bingung.
"sejak kapan, kalian manggilnya aku,kamu,???? tanya Fauzan.
"sejak kapan juga,
"Wulan manggil aa mas,
trus aa manggil Wulan Wanita exotisku,??
jawab Nay membalikan.
"klo di tanya itu, di jawab Naysilla bukan balik tanya,ujar Fauzan mendengus kesal.
"yaudah, lu jawab dulu pertanyaan Nay,
"baru kita jawab pertanyaan lu,jawab Deril.
"baru beberapa hari yg lalu,
"gua ga pernah nyuruh dia untuk manggil gua mas,
"walaupun sejujurnya, gua suka dgan panggilan itu,
jawab Fauzan sambil melirik Wulan dan tersenyum.
Deril mendengus kesal,kenapa hanya Fauzan yg mendapat panggilan mesra itu dri Wulan,
__ADS_1
kapan Nay akan memanggilnya mass, seperti Wulan memanggil Fauzan.
"kenapa muka lu bos,,???
" mau juga di panggil mass,,???
hahahahaha...iri bilang bos wkwkwk..Fauzan meledek Deril.
sialan lu Zan, awas liat ajja klo udah di kantor,gua bikin lu kapok karna udah ledekin gua, ucap Deril dalam hati.
"Nay peka dikit donk,
"pak Deril pengen di panggil mass juga tuh, ujar Wulan ikut meledek Naysilla.
"wahhh,, kalian emank pasangan yg cocok ya,
"pasangan koplak, kocak bgt, ujar Nay seraya mengarahkan kedua jari jempolnya kearah Wulan dan Fauzan.
Akhirnya mereka semua tertawa sambil memakan semua makanan yg ada diatas meja,
sementara itu dirumah sakit Rey tengah menyuapi Resti makan siang,
dengan telaten dan hati2,
pria tampan itu menyendokan makanan ke mulut gadis manis itu.
"Rey, kmu juga makan sana,!!!
"aku terusin makannya sendiri ya,,
"kmu yakin,,?? tanya Rey.
"iya, yaudah kmu makan dulu udah siang, ujar Resti.
Rey meraih paperbag yg dia bawa dan membuka makanan lalu mulai memakannya,
Resti memperhatikan pria tampan yg sedang makan itu dgan seksama,
ada rasa kasian, melihat Rey seperti itu dia Rela menunda makannya demi menyuapi dirinya.
terlintas di fikiran Resti,dia ingin sembuh agar tak menyusahkan Rey terus menerus.
Resti masih dalam posisi duduk sgan kaki lurus di ranjangnya,
Rey yg sudahh selesain makan pun mendekatinya,
dan membuka kotak obat milik Resti satu persatu dan memberikan kepada Resti.
"minum dulu obatnya ya,
" setelah itu kmu istirahat lg, perintah Rey.
Resti mengambil satu demi satu obat yg
di sodorkan oleh Rey, dan meminum"a.
"makasih bnyak Rey, ucap Resti.
"sama2, jgan bilang makasih trus donk.
"kmu, ga blik lg ke kantor Rey,,??? tanya Resti
"engga, aku nemenin kmu ajja disini, jawab Rey.
"klo kmu mau pergi, aku gpp ko kan aku bisa tidur lg,
"aku ga mau, nyusahin kmu trus Rey,
" kmu itu orang sibuk,
" ga mngkin, harus terus menerus disisi aku. ucap Resti dgan berurai air mata.
"ko nangis sich,,??? hemm,,???
"kenapa nangis,,??? tanya Rey
"aku ga mau terus menerus ngerepotin kmu Rey,
" aku mau pulang ajja bsok,
"kmu blom boleh pulang,
"kesehatan kmu blom pulih banget.
"denger ya Res, "aku udah janji waktu kmu koma,
__ADS_1
"klo kmu siuman, aku bakal menjaga, dan merawat kmu sampai kmu sembuh, itu janji aku.
Rey menarik Resti masuk kedalam pelukannya.