DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 95


__ADS_3

Resti menangis di pelukan Rey,


Resti sedih melihat Naysilla yg masih belum terbangun dari pingsan nya,


"udah ya jangan nangis terus,


" dokter bilang Naysilla baik2 ajja,


" dia tidur karna efek obat, jdi kita doakan Naysilla cepet sadar ya, ucap Rey menenangkan Resti,


Resti pun mengangguk dan terdiam,


hingga malam tiba, Naysilla belum juga terbangun,


Resti yg masih rawart di ruang IGD pun ikut menjaga Naysilla,


karna brangkar mereka bersebelahan.


sementara itu Wulan dan Fauzan pulang dulu karna Meika yg sudah mengantuk,


Rey dan Deril sedang mengurus kamar untuk rawat inap Naysilla,


seandainya Naysilla sampai besok masih belum sadarkan diri,


Naysilla terpaksa masuk ruang perawatan dan menjalani rawat inap.


Resti memperhatikan Naysilla, yg seperti sedang tertidur pulas,


dalam lubuk hati nya,


Resti teramat bersyukur dan bangga memiliki sahabat yg memiliki hati yg baik dan tulus seperti Naysilla.


di mata Resti,


Naysilla tak hanya cantik,


tapi juga begitu baik hati,tulus dan rela berkorban,


demi orang yg di cintai nya,


teringat saat mereka berada di ambang maut seperti siang tadi,


Resti teringat bagaimana Naysilla rela mengorbankan dirinya sendiri untuk Resti,


mengingat semua itu membuat Resti menangis,


gadis itu mendekati Naysila dan menggenggam tangan Nay erat.


"Nay,,,, bangun dong,,


"gua sedih liat lu kaya gini, " maafin gua ya Nay,


"gara2 gua lu jadi kaya gini hiks.. hiks..


"bangun dong Nay,,, pleaseee... pinta Resti seraya menangis sedih.


Resti terkejut ketika tangan Naysilla yg sedang di genggam nya bergerak,


dan Resti refleks melihat wajah sang sahabat,


Resti senang bukan kepalang saat melihat sahabatnya itu sudah membuka mata dan tersenyum ke arahnya.


"Nayyyyyyy, lu udah sadar,,?????


"alhamdulillah ya allah,, Nayyyyyyyy,, Resti memeluk Naysilla erat, dan airmatanya pun tak berhenti mengalir,,


"Resss,,,


"Resssss,,


"Ressssssss,,, panggil Naysilla yg masih lemah.


dan Resti tersadar saat mengetahui jika dirinya memeluk Naysilla terlalu erat,


hingga sahabatnya itu kesulitan bernafas.,


"astagfirullah,,aduhh, maaf Nay gua engga sengaja"

__ADS_1


"habis gua seneng banget liat lu sadar,


"bentar ya gua panggilin dokter, "Rey sama pak Deril juga ada di depan,,


"bentar Nay tunggu jgan pingsan lagi,, ucap Resti antusias,.


Naysilla hanya tersenyum melihat sahabatnya bersikap seperti itu,


Resti lalu berjalan cepat memanggil Rey, dan Deril,


ketika sampai di pintu,


Rey yg kaget melihat Resti keluar dengan setengah berlari pun berusaha menangkap Resti yg hendak terjatuh,


"astagfirullah,,, "Ress jgan lari2an gitu dong,,!!!"nanti kalo jatuh gimana,,???


"ada apa sih hemm,????


Resti hanya menjawab perkataan Reyhan dengan tersenyum, dan berusaha berdiri dengan tegak,,


Deril yg khawatir dengan keadaan Resti pun menghampirinya.


"ada apa Ressss, " kenapa lari-lari,???? tanya Deril.


"Rey,,Pak Deril Naysilla udah sadarrr,, ucap Resti senang..


"apaaaa,,,??????


Deril segera masuk kedalam, dan meminta tolong Reyhan untuk memanggil dokter,


Deril melihat Naysilla yg tersenyum kearah nya,


spontan pria tampan itu langsung duduk di pinggiran kasur dan menggenggam tangan nya,


seraya memeluk Naysilla Erat.


"alhamdulillah ya allah akhirnya kmu sadar juga, "


"terimakasih ya allah,,


"Nay,, apa yg kamu rasa,,???? ada yg sakit,,??? tanya Deril.


"tunggu sebentar ya, " Rey sama Resti lagi panggil dokter untuk periksa kamu, ucap Deril,


Nay mengangguk bibirnya kerasa kelu,


sesaat kemudian,


Rey dan Resti datang dengan dokter,


sang dokter pun memeriksa keadaan Naysilla secara detail.


"bagaimana kondisi nya dok,,???? tanya Deril.


"kondisi nya baik2 saja, tidak ada yg perlu di cemaskan," "hanya masih lemas dan butuh istirahat,


"besok pagi sudah boleh pulang, ucap sang dokter yg membuat mereka bertiga mengucap alhamdulillah dan tersenyum.


Resti kembali memeluk Naysilla setelah dokterpergi dari ruangan itu,


Rey dan Deril hanya tersenyum,


menyaksikan kedua gadis mereka saling memeluk satu sama lain,


hingga Rey mengingatkan Resti.


"Resss,, udah yah Naysilla nya baru siuman masih lemes, "


"biarin dia istirahat dulu,


"inget kamu juga pasien disini, "kamu pun harus istirahat,


ucap Rey seraya menggendong Resti,


dan menidurkan nya di tempat Resti beristirahat kembali bersebelahan dengan Naysilla.


Resti pun menuruti perintah Reyhan,

__ADS_1


Rey dan duduk di samping ranjang dan memperhatikan Resti,


Resti yg merasa malu pun menutup wajahnya dengan selimut,


membuat Rey merasa gemas dengan sikap gadisnya itu.


khawatir gadis nya merasa sesak Rey pun bangkit dan menarik selimut itu dari wajah Resti.


"ngapain di tutupin sih,,???


"nanti kalo kamu kehabisan nafas gimana,,?????


ucap Rey yg hanya di jawab oleh senyuman oleh Resti,


hingga akhirnya,


Resti memejamkan matanya dan berusaha tidur,


hingga tangannya di genggam erat oleh pria pujaan hatinya, berangsur Resti pun mengantuk dan terpejam.


sementara Deril menemani Naysilla,


seperti Reyhan,


Naysilla yg sudah bisa membuka mulutnya pun berbicara kepada Deril.


"terimakasih kmu udah selamatkan nyawa aku,


"kalo aja kmu sama Rey ga ada, mngkin aku sekarang udahhh...


"ssssttttttt,,,, Deril menutup mulut Naysilla dengan jari telunjuknya,


"aku enggak akan biarin hal buruk terjadi sama kamu,


"maaf aku telat nyelamatin kmu kemarin,


"andai aku terlambat satu menit dan terjadi sesuatu sama kmu, "aku engga akan pernah bisa maafin diri aku,


"kmu ga perlu minta maaf, dan kmu engga terlambat,


"aku yakin kmu pasti datang dan selamatkan aku,


"terimakasih banyak, ucap Naysilla menangis.


"Pleasee jangan Nangis,,!!!


"aku engga bisa melihat gadis yang aku sayang menangis,


"airmata mata kmu sangat berharga bagi aku,..


Nay terharu dan tersenyum,


mendengar semua ucapan yg keluar dari mulut pria tampan itu.


"udah malam, "sekarang kmu istirahat ya,!!!!


"besok pagi kita akan siap2 pulang kejakarta, ucap Deril.


Nay mengangguk dan berusaha memejamkan mata,


dan Deril masih setia menemani,


dan menggenggam tangan gadis cantik itu sampai gadisnya itu tertidur.


"bossss Naysilla udah tidur,,!????? tanya pria di ruang sebelah yg tak lain adalah Reyhan.


Rey dan Deril pun membuka gorden penghalang ruangan kedua gadisnya,


dan keluar dari ruangan itu,


mereka duduk di ruang tunggu Rumah sakit,


mereka berdua ngobrol dan membicarakan rencana pulang ke jakarta besok.


sudah larut malam, mereka pun kembali masuk je dalam ruangan dan duduk di tempat tunggu masing2


karna penjaga rumah sakit berkata,

__ADS_1


hanya 1 orang penunggu yg boleh menunggu pasien akhirnya kedua pria tampan itu kembali menjaga gadisnya masing2.


__ADS_2