
Resti yg menangis di pelukan Rey pun kembali tertidur,
Rey pun dgan hati2 menidurkan Resti dan menyelimuti'a.
dia memandang gadis di hadapannya,andai saja dia bisa membalas cinta gadis itu, namun cintanya trlanjur terpaut pada Naysilla.
Rey merentangkan tangan kekarnya di sofa dan berisitrahat sejenak, dia berniat kembali ke kantor,namun masih menunggu kedua orangtua Resti datang untuk menjaganya.
sesaat kemudian, orangtua Resti datang dan Rey berpamitan kembali ke kantor untuk melanjutkan pekerjaan'a yg tertunda.
acara makan siang bersama Nay,Deril,Fauzan,dan Wulan pun selesai,
setelah membersihkan meja Wulan dan Nay pun duduk kembali menemani kedua tamunya tersebut,namun Wulan menawarkan sesuatu pada Fauzan.
"mass, kmu mau sambil ngopi ga,,??? tanya Wulan, dan pertanyaan itu membuat Fauzan merasa senang.
"wahh, boleh donk,,
"kmu pling tau yg aku suka,
"calon istri solehah,
"makasih ya sayang, ucap Fauzan sambil mengedipkan matanya genit.
sikaf Fauzan membuat Deril yg sedang mnum pun trsedak dan menyemburkan air kepada Fauzan..
"boss, kira2 donk,
" mank gua kesurupan apa di sembur segala,,???? ucap Fauzan yg kesal.
"emank lu kesurupan kan,,
"kesambet setan bucin, jawab Deril.
"yaelah bilang ajja sirik,
" ga di tawarin kopi sama si Nay kan,,??? hahahaha..
"masss,, iseng bgt godain orang trus, ucap Wulan.
"gpp yank, dia udah biasa hehe..ucap Fauzan kepada wulan sukses membuat Wulan trkejut dan Nay tertawa.
Deril trsenyum Devil kepada Fauzan, dan mengerti arti senyuman sang bos Fauzan pun menghentikan tawanya dan trdiam.
"yaudah,aku bikinin kopi dulu ya,
" pak Deril, mau sekalian saya buatin juga,,??
"gausah, makasih Lan jgan repot2, ucap Deril.
"hemm..biar gua ajja makk yg buatin buat pak Deril, ucap Nay dan spontan membuat Deril trsenyum.
"kmu suka kopi apa,,??? tanya Nay.
"apa ajja,yg penting kmu yg buat Nay, jawab Deril.
Wulan dan Fauzan pun ikut tersenyum,mendengar percakapan mereka.
"yaudah,aku sama Wulan kebelakang dulu ya,
"yukkk, makkk..
Nay menggandeng tangan Wulan menuju ke belakang untuk membuat kopi,
sementara Fauzan melirik kearah Deril dan tersenyum.
"cieee...yg bikinin kopi,, ledek Fauzan.
"berisik bgt lu,
" liat ajja nnti di kantor, gua hukum lu lebih parah dri tdi.
__ADS_1
"jgan donk boss..
"sorry deh..
sementara di belakang Naysilla dan Wulan membuat kopi sambil berbincang.
"duhhh,,calon nyonya Wijaya, lg bikinin kopi buat calon suami hahahaha,,
"hemm,,ledek ajja trus,
"ini semua kan gara2 lu mak,
"lah ko gua, kn gua tawarin kopi buat mass Fauzan,
"harusnya lu juga peka Nay,
" kasian loh pakk Deril, harus kode2an trus sama lu.
"udah, gausah bahas gua,
"pokonya nnti lu harus jelasin,
tentang lu sama Fauzan okk, ucap Nay sambil menahan tawa.
"wahhh, gua mau di sidang ya hahaha...wulan tertawa
"iyaa, siap2 ajja mereka pulang gua sidang, ucap Nay sambil berjalan kedepan sambil membawa secangkir kopi.
"ini kopi kmu, ucap Nay sambil menyerahkan secangkir kopi kepada Deril.
"makasih bnyak Nay, ucap Deril.
"sama2, di minum ya,,maav klo ga enak ucap Nay sambil tersenyum.
"enaklah, apalagi klo kmu yg bikin,
Deril membalas senyuman gadis cantik itu.
Fauzan trsenyum mendengar gombalan sang bos, dia tak menyangka bosnya bisa menjadi orang bucin seperti itu.
"waduhh,,trimakasih calon istriku,,ucap Fauzan dan sukses membuat mereka bertiga trkejut.
"apaan sich mass, calon istri segala, jgan bercanda trus, ucap Wulan.
"yg bercanda siapa,,???
"aku klo suka sama perempuan,
"aku ga akan mau buang waktu,
"takut dia diambil orang, aku yg nyesel, ucap Fauzan.
ucapan Fauzan yg sedikit pedas, memang bertujuan untuk menyindir sang bos,
dia memberikan semangat kepada bos, agar sang bos lebih berani, untuk mengakui perasaan'a kepada Nay.
dan sepertinya, sang bos pun mengakui ucapan Fauzan ada benarnya, sang bos pun mengangkat cangkir kearah Fauzan dan hanya tersenyum.
setengah jam setelah acara ngopi trsebut Fauzan dan Deril pun berpamitan,
Deril menghampiri Naysilla untuk berpamitan, dia menyentuh tangan Naysilla dan menciumnya sambil trsenyum.
Fauzan dan Wulan pun ikut tersenyum,lalu mereka pun berpamitan,sedangkan Naysilla masih terpaku dgan apa yg tlah dia alami.
mobil mewah itu melaju dgan kecepatan sedang,jalanan yg sedang macet pun membuat Fauzan tidak bisa menambah kecepatan'a,, berkali -kali dia mendengus kesal, dan menyalakan klakson hingga sang bos membuka percakapan.
"Zan, thanks buat motivasi lu tadi,
"gua emank blom berani ungkapin
"perasaan gua sama Naysilla,
__ADS_1
"gua sedang menunggu waktu yg tepat.
"gua faham brother,
"kita itu sodaraan,
"kebahagiaan lu, kebahagiaan gua juga,
"semoga lu sama Naysilla berjodoh.
"thanks doanya,
"tapi ngomong2 emank lu udah berapa lama deket sama Wulan,,???
"Lu serius sama dia,,??? Deril memberondong Fauzan dgan pertanyaan.
"gua emank punya rasa sama dia,
"gua salut, sama perempuan mandiri seperti dia,
"dia ga cengeng, seperti wanita2 lain yg gua temui.
"awalnya gua kagum,
"tapi kekaguman gua,
menghadirkan rasa lain yg menuntut gua ingin memiliki.
"itulah cinta boss,,
"dia hadir tanpa syarat, hanya bisa dirasakan..
"pokonya, jatuh cinta itu indah hahaha..Fauzan tertawa terbahak-bahak.
"ga nyangka gua, playboy kaya lu bisa jdi bucin juga, ucap Deril
"Gua emank pencinta Wanita,
"tapi gua tau cara memperlakukan wanita,,
"hahahahahaha....
akhirnya, kedua pria tampan itu tertawa bersama,
sesaat setelah membahas cinta,
hingga tanpa terasa mereka tlah sampai di kantor,
mereka turun dan kembali keruangan masing2, menyelesaikan pekerjaan yg tertunda.
Resti terbangun dari tidurnya,
tidak ada siapapun disana,
dia merasakan sakit yg bgtu hebat pada sebelah kakinya,dan dia pun merasakan kaki sebelahnya mati rasa.
Resti berusaha untuk mencoba berdiri dan berjalan, namun sebelah kakinya tak mampu menopang beban akhirnya dia terjatuh.
kedua orangtuanya pun segera masuk saat mendengar keributan di dalam ruangan,sang anak dan mereka trkejut ketika tau Resti tergeletak di bawah ranjang.
mereka memanggil suster dan dokter
setelah di periksa Resti samar2 mendengar percakapan kedua orangtuanya, dan sang dokter,dia pun baru mengetahui tentang kondisinya saat ini,
airmatanya tumpah dia menangis meratapi nasibnya,
setelah mengetahui bahwa dia tidak akan bisa berjalan seperti orang normal,saat ini dia tlah menjadi orang cacat,
Resti menangis sesegukan, ketika orangtuanya menghampiri pun, Resti memilih untuk menutup wajahnya dgan selimut,dan tak menghiraukan'a.
Orangtu Resti pun akhirnya menelpon Naysilla, dan memberitahukan segalanya tentang Resti yg tlah mengetahui kondisinya,
__ADS_1
Naysilla mencoba menenangkan kedua orangtua Resti, dan berjanji menenangkan Resti,
tlpon pun tertutup,Nay trdiam dan memikirkan keadaan sahabatnya itu YA ALLAH KENAPA HARUS RESTI,,???