
bab 149
.
.
.
Vanka membuang tangan gerry yang menariknya keluar.
" lepas !!! sakit !!!" teriak Vanka sambil memegang lengannya.
" apa yang kau lakukan padanya ?!! bukannya yang kau incar istrinya Aziel ??!!" balas Gerry dengan suara meninggi.
" memang, tapi kenapa wanita lemah itu yang kau bawa ??!! dan juga tadi kau membela dan melindunginya ??!! hah !! dasar pria brengsek !!!" Vanka meluapkan segala rasa kesal dihatinya
" umpat q sesukamu !! tapi jangan sampai kau menyentuhnya lagi." ucap gerry penuh penekanan. gerry hendak.pergi namun ditahan Vanka.
" apa maksudmu ??!! jelaskan semuanya padaku ??!!" ucap Vanka.
" lebih baik kau tidak tau. fokuslah mereka sebentar lagi datang." balas Gery yang memilih pergi dari hadapan Vanka.
" aahhh !!!" teriak Vanka sambil menjambak rambutnya.
" tidak, gerry sudah tidak bisa dipercaya lagi.. q harus cari cara lain saat ini !!" gumam Vanka dengan sorot mata penuh kebencian.
.
.
.
Didalam mobil Dam bersama aziel dan farraz. dibelakang mobil mereka sudah diikuti para anak buah Dam yang bersiap menyerang markas gerry.
salah satu mobil anak buah Dam membawa mama Leta yang diikat kaki tangan serta mulutnya.
mereka sudah tidak bisa bersabar lagi, bernegosiasi dengan gerry sama saja mengulur waktu. apalagi farraz memilih menyerang dari pada harus menuruti keinginan gerry yang meminta kirania sebagai barternya.
" apa pria payah itu menghubungimu lagi ??" tanya Dam pada farraz
" tidak, q semakin kawatir jika dia tidak menghubungiku." jawab farraz yang tidak bisa menahan rasa kawatir terhadap istri tercintanya.
__ADS_1
setelah menempuh perjalanan cukup jauh Dam menghentika mobilnya tepat didepan gerbang markas Gerry.
" q pasti akan membunuh bajingan itu jika sampai istriku terluka !!" ucap farraz yang menyiapkan senjata serta tak lupa belati kesayangannya juga.
seluruh anak buah Dam yang berada didalam.mobil langsung menyerang dan memaksa membuka gerbang itu.
dorr..
dorr..
dorr..
.
Gerry kembali memasuki kamar dimana Nelly disekap.
Nelly yang sudah sadar tentang semuanya menatap Gerry penuh kebencian.
" jangan mendekat !! kau.. !! kau jahat sekali kak !!!" ucap nelly dengan suara masih bergetar.
" dengarkan q dulu... q tidak berniat mencelakaimu !!" timpal gerry.
" kau pembohong !! kenapa kau bersama kakaknya Kiran ?? kau ingin melenyapkan kiran kan ??! katakan padaku kak !!!" teriak Nelly.
" apa ?? kekasih ?? kak sadarlah, dia sudah menikah ??!! kau.. kau benar-benar pria brengsek !!!" ucap nelly.
" semua tidak seperti yang kau lihat Nelly.. q.."
ucapan gerry terhenti kala anak buahnya menerobos masuk kekamar itu.
" kalian mau mati !!! beraninya..-"
" tuan kita diserang !!" timpal anak buah gerry yang membuat gerry mengepalkan kuat tangannya.
segera ia meninggalkan Nelly tanpa berkata apapun.
ia terkejut bukan main, halamannya bagai area pertarungan. semua anak buah Dam dan Farraz menyerang dari segala penjuru.
" sial !! kenapa q bisa kecolongan.." umpat Gerry yang segera mengambil senjata dan keluar dari rumah.
farraz yang melihat gerry segera berlari menghajar gerry tanpa ampun.
__ADS_1
bukk...
bukk..
bukk..
dagg..
dagg..
dagg..
dagg..
keduanya sama kuatnya, hingga tidak ada yang kalah satupun.
" dimana istriku !!!" teriak farraz yang sudah dikuasai emosi.
" mana barter yang q inginkan !!?? kau tidak membawanya !!" balas gerry dengan senyum liciknya.
Aziel yang mendengar melayang kan tendangan yang diarahkan pada Gerry.
dagg...
dagg..
" dasar pria gila !!! kau katakan istriku barter !!! akan kurobek mulutmu !!!" umpat Aziel yang menyerang gerry.
Dam hanya menyunggingkan senyumnya ketika melihat kedua cucu Melviano menunjukkan aksi bela diri mereka.
sementara farraz segera mencari pintu masuk untuk menyelamatkan istrinya.
dan
dommm...
dommm...
Rumah gerry meledak sebagian.
.
__ADS_1
.
.