DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 125


__ADS_3

Resti duduk berhadapan dengan Rey,


yg sedang lahap memakan pesanan yg mereka pesan


sedangkan Resti hanya menatap pria di hadapannya dengan wajah bingung.


" kamu berapa hari sih gak makan Rey,??


" kayanya laper banget,, tanya Resti.


" iya aku laper banget,, mungkin karena di temani kamu juga, jdi makannya lahap


" kayanya terakhir dua hari yg lalu deh, jawab Rey.


Resti menggeleng kan kepala tak percaya.


" ko bisa ya dua hari gak makan,??


" emang gak laper apa,??


Rey hanya menanggapi pertanyaan Resti dengan senyuman,


tak lama handphone Resti berdering,


dan tertera nama Zein di layar handphone nya.


Rey yg sedang menikmati makanannya, mendadak kehilangan selera makan,


saat melihat nama yg tertera di handphone Resti,


dia pun membiarkan Resti menerima telpon dari saingan nya itu.


telpon mereka pun terputus, dan Resti melirik kearah Rey,


pria itu terlihat tampak kesal,


" udah makan nya,?? ko makan nya gak di abisin,??? tanya Resti.


" udah kenyang,, ucap Rey asal.


" yaudah kalo gitu kita pulang sekarang yukk,!! ajak Resti.


" kenapa kamu ada janji sama orang Ress,??


" enggak sih, cuma ini Zein lagi dirumah aku,


" dia ada perlu sama aku katanya,, ucap Resti santai.


Rey sangat kesal mendengar jawaban dari Resti,


" haisshh ngapain sih tuh cowok,,alasan ajja ada perlu padahal dia emang kegatelan sama Resti,,ucap Rey dalam hati.


" Reyy,,Reyy,, kenapa ko ngelamun sih,,??


" kamu gapapa kan,?? tanya Resti.


" gapapa ko cuma agak sakit ajja perut,


" yaudah ayoo kita pulang, ucap Rey seraya berdiri dan menarik halus tangan Resti.


Resti kaget dan tak dapat menghindar,


ketika tangan kekar Reyhan menggenggam tangan nya.


mereka masuk mobil, dan mobil pun melaju dengan kecepatan sedang.


Rey menjalankan mobilnya dengan sangat pelan.


" Ress maaf ya, aku gak bisa ngebut, perut aku sakit banget,, ucap Rey beralasan.


" iya Rey gapapa ko,,


sebenarnya Resti sedang buru2 karena Zein sudah menunggunya,


namun melihat Rey kesakitan seperti itu membuat nya tak tega.


akhirnya Resti pasrah,


namun sebelum nya Resti sudah mengirim pesan kepada Zein,


Rey sebenarnya tak merasakan sakit apapun di perutnya,


dia beralasan agar Resti tak bisa bertemu dengan Zein.


hingga hampir 1 jam lebih, Resti baru tiba di Rumahnya,

__ADS_1


Rey turun dan membukakan pintu untuk Resti,


lalu pria itu menggenggam tangan Resti.


Resti dan Rey berjalan bersamaan menghampiri Zein,


" haii Zein apakabar,?? maaf ya lama nunggu, ucap Rey


Zein yg melihat Rey menggenggam tangan Resti pun hanya tersenyum.


sadar apa yg dilihat Zein, Resti pun melepas pegangan tangan nya.


" assalamualaikum haii Zein maaf menunggu, kamu udah lama ya disini,?? tanya Resti.


" waallaikumsalam,, gapapa ko Ress santai ajja,


" aku juga gak buru2 ko.


Resti tersenyum dan Reyhan pun terlihat benar2 kesal,


" Rey kamu mau mampir dulu,?? tanya Resti.


" tentu,,aku kangen sama ibu kamu, ucap Rey yg sukses membuat Resti bingung.


tanpa ba bi bu lagi Rey langsung masuk kedalam Rumah Resti,


dan bertemu dengan sang ibu,


sedangkan Zein hanya tersenyum melihat tingkah Rey.


akhirnya mereka bertiga duduk di teras,


Rey sedang memperhatikan Resti,


kehadiran Rey membuat Zein tak nyaman,


Zein tau Rey sengaja disini karena cemburu.


tak lama Zein pamit undur diri,


" Ress kayanya urusan kita harus di pending dulu,


" aku harus pulang sekarang ada urusan,


" besok pagi kalau sempet aku jemput kamu kesini ya,, ucap Zein.


" sebenarnya aku penasaran kamu mau ngomong apa,,?? tapi its' ok besok ajja lanjutin.


" gapapa Ress santai ajja,


" kalo gitu aku pamit ya,, Rey gua pamit duluan ya,


" ohh ok Zein,, ko buru2 banget,,?? tanya Rey.


" gua ada urusan, silahkan kalian lanjut urusan kalian,, ucap Zein seraya tersenyum.


" okk kalo gitu Zein hati2 di jalan..


Zein mengangguk dan menghampiri Resti,


" aku pamit ya Ress,,


" assalamualaikum semuanya,,pamit Zein


" waallaikumsalam,, jawab Rey dan Resti kompak..


Zein menaiki motor dan menyalakan nya,, lalu motor itu pun berlalu dari hadapan kedua insan itu..


setelah Zein pergi, Resti dan Rey saling berhadapan dan memandang,,


" kamu gak sibuk kan Ress,?? tanya Rey.


" kenapa emangnya,?? jawab Resti.


" aku masih pengen disini,, masih pengen ngobrol sama kmu, gapapa kan,??


Resti bingung dengan pertanyaan Rey,


dan dia bingung harus menjawab apa,,


namun melihat wajah Rey yg terlihat lucu di mata nya,


Resti akhirnya mengiyakan ajakan Rey,


untuk ngobrol berdua di halaman Rumahnya.

__ADS_1


sementara itu pernikahan Naysilla dan Deril sudah di tentukan kedua keluarga,


walaupun awalnya mereka berencana menunda,


namun sang Papa pun bergerak,


hingga sang anak pun tak mampu menolak.


kini Nay dan Deril hanya pasrah,


dan mereka kini bahagia dengan keputusan kedua keluarga mereka.


Rey pamit pulang setelah pamitan kepada orangtua Resti ,


mereka pun menuju halaman tempat mobil Rey terparkir,


Rey pun pamit pada Resti dan saat akan memasuki mobilnya,


Rey pun keluar dan kembali menghampiri Resti dan memeluk Resti.


Resti yg tak siap dengan tingkah Rey pun merasa kebingungan,,


" Rey ada apa,?? kenapa mendadak peluk begini,,??


" 5 menit Ress,, biarin aku peluk kamu 5 menit ajja,,


Resti terdiam dan membiarkan Rey memeluknya,


hingga Rey melepasnya.


" besok pagi aku jemput ya,!!


" aku antar kamu berangkat kerja,, ucap Rey.


" hemm,,gak usah Rey ngerepotin,


" aku bawa kendaraan sendiri ko,


" aku gak menerima penolakan Ress,,


" besok jam 7 pagi ya, disini,,


kalo gitu sekarang aku pamit, "assalamualaikum..


" waallaikumsalam Rey,,


Rey pun berlalu dan masuk ke dalam mobilnya, kemudian berlalu dari hadapan Resti,


sedangkan Resti masih terpaku dengan apa yg sudah terjadi,


Resti pun di buat bingung,


dengan tingkah Rey yg menurutnya hari ini sangat berbeda.


dia pun kemudian masuk kedalam membersihkan diri,


dan merebahkan diri di kasurnya.


sementara itu Wulan dan Fauzan pun untuk sudah tiba di Rumah Wulan,


dan mereka di sambut oleh celoteh khas dari Meika.


" ko ibu sama om ganteng baru pulang,??


" maaf ya princess,


" om ganteng sama ibu tadi ada urusan dulu sebentar,


" kamu udah makan belum,,?? tanya Fauzan.


" ohh gitu ya om ganteng,


" Meika udah makan ko om ganteng,


" pinter anak ibu,


" sekarang terusin belajar nya di temenin om ganteng ya,,


" ibu mau masak dulu buat makan kalian, ucap Wulan lalu meninggalkan mereka berdua.


Wulan pun mulai kedapur dan mulai memasak apa yg bisa dia masak,


kini wanita berparas manis itu,


sibuk dengan peralatan masak keahlian memasaknya

__ADS_1


sementara Fauzan dan Meika,


dengan setia menunggu Wulan selesai memasak.


__ADS_2