DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 140


__ADS_3

happy Reading Readers kesayangan 😘 jgan lupa like coment vote nya 🙏


malam semakin larut, di sebuah ranjang seorang wanita tak mampu terpejam sedikitpun,


setelah masuk kamar mandi dan membersihkan diri,


wanita itu hanya merebahkan tubuhnya di ranjang miliknya.


ingatan nya kembali mengingat,


pada pertengkaran antara dirinya dan pria itu,


rasa sesak di dadanya begitu terasa,


melihat tanda merah di leher dan kerah baju sang prianya.


cairan bening kembali lolos dari mata sembabnya,


puas menangis akhirnya wanita itu tertidur,


dan sejenak melupakan segalanya.


pagi pun datang,


ketika semua orang sedang bersiap-siap bersemangat,


tapi tidak dengan Wulan,


dia bangun dengan malas dan dengan mata yg terlihat sedikit bengkak karena menangis.


pukul 09:00 Wulan sudah tiba di toko,


ketika sedang membuka pintu,


2 mobil tiba dan terparkir di halaman toko,


kedua pria tampan dan para kekasih nya turun dan menghampiri Wulan.


" assalamualaikum selamat pagi, sapa mereka berempat.


" waallaikumsalam, pagi juga semuanya..


keempat orang itu terkejut melihat wajah Wulan saat ini,


mata yg terlihat bengkak, dan wajah yg terlihat tak bersemangat,


Nay dan Resti segera menghampiri Wulan.


" Makk lu kenapa,,??? lu sakit ya,,??? tanya Nay.


" kenapa mata lu bengkak begitu Makk,,?? lu habis nangis ya,,??? Resti menimpali.


" gua gapapa kok, udah gua masuk duluan kalian pamitan dulu gih sana,,!!!


Wulan masuk dan tak menghiraukan kedua sahabat kekasihnya yg melihat nya dengan tatapan penuh tanya,


mereka tersadar saat melihat kedua gadis itu mendekati mereka.


" Mass,, aku masuk duluan ya,, kamu hati2 kerjanya,, jgan telat makan okey,,!!! ucap Nay seraya membetulkan letak dasi calon suaminya .


" iya sayang kamu juga,


" maaf kalo aku nanti gak bisa jemput kamu,


" iya sayang gapapa kok,


"aku bisa ikut sama Rey atau naik ojol,


" aku lebih suka kamu bareng Resti dan Rey di banding naik ojol,


" akan lebih aman dan aku pun tenang.


" tenang ajja Boss, gua bakal anterin calon istri lu selamat sampai tujuan,, ujar Rey.


" terimakasih Rey,


" thanks Rey,


" aku berangkat sekarang ya sayang,, assalamualaikum,,


DERIL mengecup kening Nay,


dan Nay pun mencium punggung tangan pria itu,


pria tampan itu tersenyum,


dan berlalu meninggalkan sang gadisnya.


" aku juga pamit sayang,


" nanti sore aku jemput lagi ya,!!


" love u my lady,, assalamualaikum,,Rey pun mencuri ciuman di kening Resti.


" waallaikumsalam,, iya sayang,


" love u to my Hero,,


Rey dan DERIL telah memasuki mobil masing2 kedua mobil pun bergerak, meninggalkan lokasi,


Nay dan Resti setengah berlari,


memasuki toko,


dia ingin tau dan melihat keadaan sahabatnya itu.


di lihatnya Wulan sedang sibuk dengan laptop di hadapannya,


kedua gadis itu sudah duduk di hadapannya.


" kenapa lu berdua liatin gua sampe begitu,,?? tanya Wulan.


" lu beneran baik2 ajja Makk,,??


" kalo ada masalah ceritalah Makk,


" kitakan biasa berbagi keluh kesah bertiga, ujar Nay.

__ADS_1


" iya Makk masalah lu akan jadi masalah kita juga..timpal Resti


Wulan terdiam dan menghentikan aktifitas nya lalu memandang kedua sahabatnya itu.


" kalian pasti lihat kan kmren ada tanda merah bentuk bibir di leher nya Fauzan,,???


" gak cuma di leher, di kerah kemejanya juga,


" menurut kalian darimana tanda merah bentuk bibir itu berasal,,???


" lu udah tanya Mak sama ka Fauzan,,?


" siapa tau itu gak sengaja nempel kaya di film2, sanggah Resti.


" Ress,,gua ini sudah pernah menikah, dan gua faham tentang hal ini,


" tanda merah lipstik di kerah dan di leher itu bukti,


kalo dia sudah bermesraan dengan wanita lain,,


" tapi kan itu bukan kissmark Makk,,


" itu hanya lipstik yg nempel secara gak sengaja.


" iya bener kata Nay Makk, intinya lu harus tanya masalah ini sama Fauzan,


" kalian butuh bicara berdua, dan selesaikan segalanya.


" kalian tau kan Fauzan dulu seperti apa,?


" gua takut dia akan kembali seperti dulu.


"setiap orang kan punya masa lalu,


" dan mereka mempunyai kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik,


" dan gua rasa Fauzan sudah banyak berubah semenjak sama lu,


"bahkan DERIL dan Rey pun mengakui itu.


" Naysilla betul Makk,, intinya kalian harus bicarakan dan selesai kan dengan kepala dingin,


" kepercayaan itu pondasi dari sebuah hubungan Makk..


Wulan tersenyum dan itu membuat Resti terlihat bingung.


" tumben Resti bicaranya bijak dan dewasa sekarang ya Nay,,??


Nay mengangguk dan ikut tersenyum.


" iya dong kan gua itu udah dewasa bukan anak kecil lagi Makk,,


" tapi ngomong2 kissmark apaan sih Nay,?? tanya Resti polos.


" helehhhh..katanya udah dewasa kissmark ajja gak tau hahahaha...


Wulan tertawa terbahak bahak,


sedangkan Naysilla tersenyum menutup mulutnya dengan tangannya.


" lu yakin gak tau kissmark Ress,,?? tanya Naysila lagi..


" enggak Nay beneran..


" gak usah di jawab Nay, itu PR buat dia,


" kalo enggak lu tanya sama Rey dia pasti tau Ress..


" hemm..udah kaya anak sekolah di kasih PR,


" yaudah nanti gua tanyain sama my pacar deh, dia kan baik pasti di kasih tau,


" gak kaya kalian malah ngetawain Wee...Resti menjulurkan lidah nya..


" ahahahahaha...


tawa Wulan kembali pecah melihat kepolosan sahabatnya,


kesal di tertawai, akhirnya Resti bangkit,


dan meninggalkan Wulan yg masih saja menertawakan diri nya.


sementara di kantor Wijaya group


DERIL sudah mulai terlihat sibuk, mengecek beberapa berkas di hadapannya.


sedangkan Rey kini sudah berada di depan pintu ruangan DERIL,


dan masuk menjumpai sahabatnya itu.


" Boss,, ini berkas yg harus di tandatangani,,


Rey menyerahkan berkas dan DERIL menerima serta membacanya terlebih dahulu,


" mana Fauzan,,??? tanya sang Boss yg masih memeriksa file nya.


" entahlah gua belum lihat dari tdi,


" mungkin di ruangan nya.


" gua jadi kefikiran Wulan,, sepertinya mereka sedang ada masalah.


" kalo di lihat dari wajah Wulan tdi pagi sepertinya begitu,,


" awas ya kalo tuh bocah berulah lagi,


" gua kirim dia ke Afrika,, ucap DERIL.


tok..tokk..


" assalamualaikum selamat pagi menjelang siang.. sapa Fauzan.


" panjang umur lu baru di omongin udah nongol aja,, Rey menepuk bahu sang sahabat.


" ada apa Zan,,?? kenapa muka lu gak bersemangat begitu,,?


" jgan bilang karena masalah lu dengan Wulan.

__ADS_1


Fauzan terkejut dengan pertanyaan sang Boss..


" tadi pagi gua sama Rey antar Naysilla dan Resti di toko,


" kan kita juga lihat Wulan,


" matanya terlihat bengkak dan sembab seperti habis menangis,


" dan terlihat tak bersemangat,,


Fauzan kembali terkejut mendengar keadaan wanita yg begitu di cintai nya,


dia pun kemudian menceritakan kejadian yg menimpanya kemarin.


Rey dan DERIL mendengar kan curhatan sahabatnya dengan wajah bingung,


berkali-kali wajah mereka terlihat terkejut.


" begitu ceritanya guys,


" sampai saat ini ajja gua gak tau,


" kenapa bisa ada noda lipstik di kerah dan di leher gua, ucap Fauzan frustasi.


" harusnya lu klarifikasi sama Wulan,


" temuin dia dan bilang apa adanya tentang kejadian itu,, ucap Rey


" lu fikir dia bakal percaya sama gua Rey,??


" apalagi dia itu tau masa lalu gua sebagai mantan Casanova,


" yg sering berganti wanita, akan sulit bagi dia untuk percaya.


" okey gua bakal kirim orang untuk mencari tahu,


" kita lihat CCTV di tempat kemarin lu datangin,


" dari situ kita bakal lihat siapa yg meninggalkan noda lipstik di leher dan baju lu itu.. ujar sang Boss..


" ya ampun Boss gua sampai gak kefikiran kesitu,


" terimakasih sebelumnya Boss..


" sambil mencari tahu, lu harus temuin Wulan,


" dan katakan semuanya, mungkin sulit membuat Wulan percaya,


" tapi itu tugas lu karena sudah membuat Wulan sedih.


" gua juga merasa sedih dan merasa bersalah sama dia, Fauzan mengusap wajahnya.


" harusnya lu temuin dia tdi pagi, yakinkan dia,


" buat dia mengerti dan percaya,


" bukan berdiam diri seperti ini,,


" gua hanya ingin memberikan waktu untuk Wulan Boss,


" gua tau dia sedang emosi, dan mungkin sore nanti gua bakal temuin dia.


" jika wanita itu marah dan mengusir prianya,


" sebenarnya mereka itu ingin nya kita tetap bersama mereka,


" bukan malah mengikuti kemauan nya ninggalin gitu ajja.


" Rey bener, bukan nya lu seorang playboy masa gitu ajja gak tau,,??


" selama ini gua gak pernah pake hati sama wanita lain,


" tapi sama Wulan beda, gua sayang dia, dan gak mau lihat dia sedih,


" cuma dia yg bisa buat hidup gua berwarna..


" dasarrrrr buciiinnnnnnnnn...


" Halah kaya lu gak bucin ajja sama Resti,,


" lu juga Boss,


" bucin sama Naysilla dari awal..


" berani ya lu bawa2 nama gua,


" gua batalin bantu lu nyari tau tentang kejadian kemarin,,!!! ancam DERIL.


" jangan lah Boss itu penting bagi gua, Fauzan merengek.


" yasudah gua harus pergi, ada meeting dengan klien setengah jam lagi,


" gua pamit assalamualaikum..


" waallaikumsalam,,


Rey berlalu meninggalkan ruangan sang Boss.


" Zan nanti malam bisa tolong gantikan meeting untuk gua kali ini,


" klien kita ini perusahaan asing dan baru di Indonesia,


" tolong lu handle semuanya..


" okey siap Boss kalo gitu gua pamit assalamualaikum..


" hemm waallaikumsalam...


seperginya Fauzan DERIL kembali fokus pada pekerjaan nya,


pekerjaan yg begitu menyita waktunya,


namun dia bertekad untuk cepat2 selesai kan semuanya,


untuk hari2 indah bersama Naysila setelah mereka menikah nanti.


# bersambung#

__ADS_1


__ADS_2