DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 101


__ADS_3

happy reading para Readers kesayangan ku..


Deril menggaruk kepalanya yg tak gatal,


dia terus saja di tertawakan oleh para orangtua dan juga sepupunya,


karena tingkah lucu dan slaah tingkahnya.


Pak Wijaya melirik kearah Fauzan,


yg saat itu tengah menggenggam tangan Wulan,


Wulan mengetahui bahwa,


Pak Wijaya tengah melihat kearah mereka, Wulan pun merasa canggung.


"Zan,,


"gadis ini calon kamu,,??? "teman nya Silla juga kan,,??? tanya Pak Wijaya.


"iya Om,ini calon Fauzan,,


"gimana cocok ga Om,,????? tanya Fauzan,,


Wulan menundukan Wajahnya dan terlihat sangat malu,


"enggak,, " kamu engga cocok sama dia Zan, ucap Pak Wijaya,


Wulan terkejut dan dia semakin menunduk,,


ingin rasanya dia menangis mendengar ucapan dari Om kekasihnya itu,.


"Pah,, ko ngomongnya gitu sih,,??? tanya Deril


"tau nih Om, ko ngomong nya gitu,, ucap Fauzan kesal.


"kenapa kamu engga terima Om bicara seperti itu haah,,


Nay yg melihat Wulan menunduk pun mendekati nya dan menggenggam tangan sahabatnya itu.


"tapi engga seharusnya Om bilang seperti itu,


"kasian Wulan om, Fauzan mulai tersulut emosi nya.


"loh kan memang benar,, "justru karena om kasian sama dia, jadi bicara seperti itu,


"Wulan,,


"coba angkat wajah kmu Nak,,


engga usah takut sama Om,, ucap Om Wijaya.


Wulan mengangkat wajahnya dan menatap kearah Pak wijaya,


"kamu lihat dia Zan,


"dia itu cantik, manis, keibuan dan yg pasti hatinya baik,


"kalo dia harus dapetin kamu kasian dia,


"kamu tuh modal ganteng doang,


"tapi kmu itu buaya darat hahahaha... Wijaya tertawa kencang dan di ikuti oleh Deril,


sedangkan kedua orangtua Naysilla hanya tertawa tanpa suara,


Naysilla tertawa,


sementara Wulan yg sedari tdi di hinggapi rasa takut pun akhirnya tersenyum,


sementara Fauzan terlihat kesal,,


"itu kan dulu Om, "sekarang aku udah berubah,


dan Wulan yg udah merubah aku,


"aku udah bucin sama dia om,


"pokonya Om harus setuju aku sama Wulan, ucap Fauzan memaksa.


"pasti Om setuju, "dia sahabatnya Silla,


"jadi pasti dia gadis yg baik hati,,


"tapi awas kalo kamu berani macam2 sama dia yah,,


"Om sunat kamu dua kali mau,,????


"ahahahahaha... Tawa mereka pecah menggema.


"kapan rencana kalian menikah,,


"tidak usah lama2 Om takut buaya darat itu khilaf,


"Om tinggal doain dan kasih Restu ajja


"insya allah secepatnya,,


"baik Om tunggu kabar baiknya,


"kalo perlu kalian nikah berbarengan saja iya kan mass hahahaha...


"boleh juga tuh Om,, kan ada sponsor dari Pak boss,,


"iya ga boss,,??? Fauzan mengangkat alisnya sebelah meledek Deril.


"Enak ajja,, "ga ada sponsor2an,,

__ADS_1


" modal sendiri dong,, gua kan gaji lu mahal,


"jadi harus usaha sendiri,


"pernikahan gua dan Naysilla nanti hanya milik kita berdua,


"iya,, iya,, pelit bgt sih bos,,???


"berarti bulan ini dan bulan seterusnya lu naikin gaji gua ya,,


"buat modal nikah hahahaha,, Fauzan tertawa


"dasar karyawan laknat,,


"ahahahahaha... dan semuanya pun ikut tertawa


obrolan mereka terhenti saat ibunda Nay ,


menyuruh mereka semua untuk makan,


akhirnya mereka semua makan dengan lahap,


setelah makan, mereka semua kembali ke depan.


Pak Wijaya dan Pak Herman sedang fokus bermain catur,


awalnya Deril dan Fauzan pun melihat kedua pria paruh baya itu bermain,


tapi lama2 mereka jenuh,


dan memutuskan mencari angin di halaman depan,


mereka pun menarik pasangan masing2


di halaman itu Fauzan dan Wulan duduk,


sementara Naysilla dan Deril berdiri berhadapan saling melempar senyum,


Wulan dan Fauzan yg melihat mereka pun meledek nya.


"ekhem,,mentang2 udah Resmi tatapan terus,,


"awas hati2 ntar nyosor lagi, hahahaha... Fauzan tertawa meledek.


"emang lu fikir gua ini lu apa, yg di depan orang main sosor ajja,


"lu tuh harus nya di peringatin begitu, ucap Deril.


"by the way,


"selamat ya buat kalian berdua,


"selamat ya Nay Pak Deril, akhirnya bentar lagi kalian bersatu,


"Ga nyangka ya,ternyata calon suami lu itu Pak Deril,


"makasih ya Lan,, ucap Deril senang.


"aaahh makasih makkk,, ucap Nay manja,.


"oohh iyaa,,


"pantes ajja waktu lu nyuruh gua selidiki tentang calon suami Naysilla,


" ga ada sedikit pun informasi nya, "ternyata calon suaminya lu sendiri hahahaha,,


"iya lu bener Zan,,


"lucu banget ya kalau di fikir2,


"kayanya Papa udah tau dari awal makanya dia sengaja nyembunyiin identitas gua,


"tapi itu semua udah ga berarti, yg penting akhirnya Naysilla bakal jadi milik gua,


"hemm,, bukannya kamu nolak aku ya,???


" kata Om Jay, kmu nolak di jodohin,


"dan nolak aku mentah2,,??????


"itu Karena perempuan yg aku sayang cuma kamu,


"lagian,kalo aku tau pilihan Papa,


sama pilihan aku itu orang yg sama,


" aku ga akan nolak sayang.


"makanya boss di lihat dulu baru tolak,,


"iya ga Nay,,???


Nay mengangguk,,


"eehh tapi kamu ga boleh berubah fikiran ya,


" kmu milik aku sekarang, ga ada penolakan,, ucap Deril.


"iisshh akad nikah ajja belum, udah maen klaim ajja,


"aku masih milik Ayah sama Mama,,Nay sengaja menggoda Deril,


"okey kalo gitu, kita masuk kedalam, Deril menarik tangan Nay,


"eehh mau ngapain,,?? tanya Nay kaget,


"aku bakal bilang sama Papa, Om dan Tante kalo aku pengen kita akad nikah besok,,

__ADS_1


"aku takut kamu berubah fikiran, berabe nanti,


"ga besok juga kali boss,


"ngebet bner pengen nikah haahhaha... Fauzan dan Wulan tertawa bersama melihat tingkah Deril.


"tau nih kamu tuh ngajak nikah kaya makan cabe ajja,


"ngaco deh,, Nay mendengus kesal,,


"hehehe.. canda sayang,,


mereka ber4 pun akhirnya duduk bersama,


berbincang banyak hal,


hingga tak terasa wKtu sudah malam,


Pak Wijaya keluar dari dalam Rumah dan mengajak kedua pria itu untuk pulang.


"ayoo kita pulang sudah malam,


"Wulan kamu pulang diantar Fauzan ya,


"kalo Fauzan berbuat macem2 bilang sama Om okey,


ucap Pak wijaya seraya tersenyum,


Wulan pun baru tau jika Pak Wijaya adalah orang yg baik, Wulan pun mencium tangan pria itu,


"tapi Mobil aku di kantor Om,


"aku tinggal disana karena tdi nyupirin anak om yg lagi gelisah, ucap Fauzan melirik Deril.


"ga usah maen kode2 gitu,


"10menit lagi mobil lu itu bakal dianter kesini,


"lu tunggu ajja,,


"yaudah kalo begitu,,


" Silla Om pamit dulu ya sayang,


"jaga diri dan kesehatan kamu, ucap Pak wijaya seraya memeluk dan mencium kening gadis itu,.


"iya,,


"Om juga hati2 yah,,


"jaga kesehatan baik2,aku ga mau kalo nanti Om sakit, ucap Nay seraya memeluk pria yg sebaya dengan ayahnya.


Deril hanya diam,


di dalam hati nya, ingin sekali dia bisa melakukan hal yg sama dengan yg di lakukan sang Papa,


namun pasti sang Papa akan melarang.


tau akan isi hati anaknya,


Pak wijaya pun tersenyum seraya berkata,


"belum waktunya mass


"kalo udah muhrim baru boleh hehe..


Deril cemberut,


dan itu membuat Naysilla beserta kedua orangtuanya Tertawa,


Akhirny Deril pun berpamitan kepada Naysilla dan kedua orangtua nya,


lalu pada Wulan dan Fauzan,,


kemudian Ayah dan anak itu,


masuk kedalam mobil masing2 melajukan kendaraan nya meninggalkan Rumah Naysilla.


"Fauzan, Wulan tunggu di dalem ajja, ucap Mama Naysilla


"iya tante makasih, kita nunggu di luar sekalian cari angin, jawab Fauzan.


"yaudah kita tinggal ya,


"tante sama Om masuk duluan


"kalian nunggunya di temenin Naysilla,


"iya Om tante terimakasih maaf ngerepotin, ucap Wulam


"gpp santai ajja,yuk tante sama om masuk ya,


iya Tante Om silahkan,,


"Mah, Yah, Nay temenin mereka dulu ya,,


kedua orangtua Nay mengangguk dan masuk kedalam meninggalkan mereka bertiga di teras..


HAIII.. READERS,, trimakasih atas dukungan kalian, 🙏


terus dukung author ya,!!!


dengan cara memberi like, coment, vote, dan yg lainnya,,


karena jempol kalian berarti bagi author,,


trimakasih readers salam sehat, salam sayang author

__ADS_1


🙏🙏🙏🙏💋❤


__ADS_2