
Mobil Fauzan akhirnya sampai di toko Nay dan Wulan,
Fauzan pun langsung pergi,untuk kembali kekantor,
setelah Nay dan Wulan mengucapkan trimakasih.
Di mobil Fauzan yg mengemudi pun trganggu dgan fikirannya,
dia pun melajukan mobilnya dgan kecepatan maksimal,
dia ingin segera bertemu dgan sepupunya yg bodoh itu.
mobil Fauzan memasuki parkiran dan berpapasan dgan mobil sepupunya yg sepertinya masih bersama Shirin.
Fauzan mematikan mesin mobilnya dan turun,
begitupun dgan Deril, dia turun dan menghampiri Fauzan,
Shirin yg tak di bukakan pintu mobil oleh Deril,
akhirnya membuka pintu mobil itu sendiri.
"Kita perlu bicara," ucap Fauzan.
ucapannya terhenti saat Shirin mendekat kearah Deril,
dan menggandeng tangan sepupunya itu.
"Soryy Shirin, saat ini gua butuh Deril,
"ada hal yg harus kita bicarakan,
"jdi maaf klo bisa, tinggalin kita berdua,??? tanya Fauzan dgan nada tegas.
Shirin perlahan melepas tangannya dari tangan Deril.
"Okkkeyy,, sorryy klo aku ganggu kerja kalian,
"klo gtu aku harus pergi,"
"honeyyy,aku harus pulang byee.. pamit Shirin.
Deril tak menjawab ucapan Shirin,
namun Fauzan menjawab ucapan Shirin, karna Fauzan adalah tipe pria,
yg selalu menjaga perasaan wanita.
Shirin mengemudikan mobilnya,
dan menghilang dari pandangan Deril dan Fauzan.
"kita ngobrol di ruangan gua,"
ucap Deril sambil berjalan,
dan Fauzan mengikutinya dari belakang.
sesampainya diruangan mereka masuk dan duduk berhadapan.
"Gua ga faham sama lu,"
bisa-bisanya lu datang ketempat itu bawa Shirin,
"fikiran lu dimana sich,,????? tanya Fauzan dgan nada tinggi.
"Gua ga tau klo lu bawa Naysilla dan Wulan kesana,
"gua fikir kalian makan di toko,???
"Gua bingung ngadepin Shirin,
dia terus2an nempel sama gua.
"Harusnya lu fikir gimana perasaan Naysilla,,???
"walaupun dia ga bilang,
"tapi dalam hatinya pasti berbeda,
"dan gua yakin saat ini, posisi lu di hati dia udah berubah,
"Naysilla pasti nyesel udah suka sama cowo kaya lu,,!!!! ucap Fauzan dgan menggebu.
"maksud lu Zan,,???
"Nay suka sama gua,,???? tanya Deril terkejut.
"iyaaaa dia suka sama lu,
"dia sendiri yg bilang di depan gua dan Wulan,
"tapi tiba2 lu datang bareng sama cewe turunan ga jelas itu,
"lu fikir sendiri gimana perasaan Naysilla sekarang.
"Gua emank bodoh Zan,"
"Gua udah nyakitin hati wanita yg paling gua sayang,
"gua bakal temuin dia, gua bakal jelasin semuanya dan minta maaf.
"percuma lu lakuin itu Ril,
"Naysilla ga akan pernah memilih lu,
"setelah apa yg lu lakuin di depan matanya.
"Nay juga bilang, klo dia akan tetap "menikah dgan pria anak sahabat ayahnya itu,
"lu udah ga punya kesempatan, gua pun ga bisa bantu lu apa2, maaf.
Fauzan menakut-nakuti Deril agar Sepupunya itu,
sadar apa yg sudah dia lakukan.
Deril terdiam, dan dia merasa sedih,
Fauzan hanya memandang sepupunya itu dgan iba.
"gua balik keruangan dulu, ucap Fauzan seraya berjalan menuju pintu,
__ADS_1
untuk keluar dari ruangan itu.
Deril merutuki kebodohan,
dan dia tak habis fikir mengapa Shirin harus datang saat seperti ini,
dan membuat semuanya kacau,
sementara itu Resti yg berada di kamarnya pun sedang bersedih,
dia sedih dgan keadaannya kini,
dia tak dapat berjalan,
dan harus melewati hari2nya di kursi roda.
airmata pun mengalir membasahi wajah gadis berparas cantik itu,
dia tak ingin seperti ini terus menerus,
tangisannya terhenti saat seseorang mengetuk pintu kamarnya,
ibunya masuk di ikuti seorang pria tampan di belakangnya,
pria yg sudah beberapa hari tak menemuinya dan dia rindukan,
"Ress, ada Nak Reyhan," ucap sang ibu,
"Nak Rey ibu tinggal dulu ya,,
"ibu bikin minuman dulu.
"gausah repot2 bu,ucap Rey sungkan.
"gpp ko Nak Rey, sebentar ya,,!!!!!
ibunda Resti berlalu,
saat ini hanya ada Rey dan Resti yg berada di ruangan itu, tepatnya di kamar Resti.
"haiiiii Ressss, kmu apa kabar,,?????
"maaf ya aku baru dateng lagi kesini,
"beberapa hari ini aku bnyak kerjaan,
Resti tak menjawab dan dia pun tak memandang Rey sedikitpun.
Rey pun menghampirinya dan bersimpuh di hadapan Resti.
"Kmu kenapa hemm,,????
"kmu marah sama aku,,????
"aku minta maaf ya kemaren aku sibuk,
"tapi sekarang aku bakal temenin kmu,
"senyum donk nnti cantiknya ilang loh,,!!!! ucap Rey dgan gombal.
"klo kmu sibuk seharusnya kmu ga perlu kesini,ucap Resti ketus.
"ko ngomongnya gtu,,???
"aku harus gimana biar kmu maafin aku,,??? tanya Rey.
"bantu aku untuk belajar berjalan lagi Rey,ucap Resti.
"Ressss,kaki kmu itu blom kuat untuk di pake berjalan,
"ga boleh di pksain,Reyhan berkata dgan lembut.
"aku ga perduli Rey,
"aku pengen belajar jalan, Resti histeris
"okkeeyy, klo itu mau kmu,
"kita belajar di halaman belakang ajja ya,
"ada halaman luas,ada rumputnya juga,"
Resti mengangguk dan Rey mengambil alih kursi roda Resti dan mendorongnya keluar,
sang ibu yg melihat Resti dan Reyhan keluar pun hanya tersenyum senang.
mereka berlatih hingga sore menjelang.
Naysilla sudah siap2 untuk pulang
dan dia berencana untuk menemui Resti di rumahnya,
dia pun mencoba mengajak Wulan.
"Makkkk, lu jdi ikut keRumah Resti,,??? tanya Nay,
"jadi Nay tau gua nyusul ya,
"gua tunggu Fauzan dulu,
"okkeyy klo gtu gua duluan ya makk,,!!!
"hati2 zeyenkkk,, hehehe...ledek Wulan.
Nay hanya mengangkat jempolnya,
lalu menyalakan motornya dan berlalu dri pandangan Wulan,tinggal Wulan sendiri,
beberapa menit kemudian sebuah mobil berenti di hadapan Wulan dan dia pun segera kedalam mobil tersebut.
"assallamuallaikum,,salam Wulan.
"waallaikumsalam,, loh ko sendiri,,???
"Naysilla mana,,??? tanya Fauzan.
"dia udah duluan kerumah Resti,Wulan menjelaskan.
"oohhhh,,,okeyyy..
"kita jalan sekarang ni yank,,???? tanya Fauzan.
__ADS_1
"nnti ajja masss tahun depan,
"ya sekarang lah masss, Wulan jengkel.
"hahahahaha"
"iiihhhh ibunya meika lucu bgt sich klo marah,,???
"jdi pengen di bawa pulang deh,
"kiss dulu donk sini kangen tau," Fauzan meledek Wulan..
"iiissshhh apaan sich mesum bgt,
"cepetan jalan masss,,
"siap Ratuku,,ayo kita berangkat.
Fauzan menyalakan mobilnya dan melaju menuju Rumah Resti,
dalam perjalanan Fauzan dan Wulan seperti biasa selalu bercanda.
"Masss kenapa kmu suka sama aku,,????
"apa bagusnya aku coba,,??
"kmu ga nyesel klo sama aku,,???
"pasti bnyak ya cewe yg ngejar2 kmu,,????Wulan memberikan pertanyaan pada Fauzan,dan dia ingin tau apa jawaban dari Fauzan.
"kenapa ya,,??? "aku juga ga tau,
"aku suka ajja bisa di sisi kmu,
melindungi kmu,
"aku cuma pengen bahagiain kmu dan Meika,
"dulu aku memang playboy,
"dan aku ga pernah serius menjalani hubungan.
"berarti sekarang juga kmu ga serius donk mass sama aku,,????
"ya serius lah dodol,, kmu tuh gimana sich,,????
"trus kmu sendiri kenapa sayang sama aku,,??? tanya balik Fauzan.
"emank aku pernah bilang ya sayang sama kmu mass,,??? enggak kan,,???
"oohhh,, jdi kamu ga sayang,
"ya gpp lah, aku bakal berusaha,
"bikin kmu sayang sama aku,
"suatu saat nanti, kmu pasti bakal bucin sama aku hahahaha... Fauzan terus meledek Wulan.
"ga mngkin bisa weeeeee...
Fauzan pun tersenyum melihat tingkah laku wanitanya itu,
dia senang melihat Wulan tersenyum,
karna baginya saat ini,
kebahagiaan wanitanya itu terpenting.
Nay tiba dirumah Resti,
dia memarkirkan motornya,
lalu turun dan mengetuk Rumah Resti.
ibu Resti berdiri diambang pintu.
"assallamuallaikum bu,,sapa Nay sopan.
"waallaikumsalam Nay,,
"Restinya ada bu,,???
"Nay kesini mau ketemu Resti,,!!
"Resti ada ko Nay,
"tapi dia lg di halaman belakang sama Reyhan,
"kmu langsung kebelakang ajja Nay,!!!
"ibu sambil bikinin kmu minum ya,, jawab ibunda Resti.
"makasih bnyak bu,
"gausah repot aahhh bu,,
Nay langsung kebelakang ya, ucap Nay.
"ga repot ko Nay,, iya Nay silahkan,
Naysilla menuju halaman belakang rumah Resti yg luas,
halaman belakang Rumah Resti sangat indah,
ada taman kecil dgan beberapa tanaman dan ayunan,
dan beralaskan Rumput hijau.
saat sampai di sana Nay melihat Resti dan Reyhan,
Rey yg sedang mengajarkan Resti berjalan,
dgan telaten dan sangat hati2,
sesekali mereka tertawa berdua,
Romantis seperti sepasang kekasih.
Nay tak menghampiri mereka,
melainkan duduk di kursi yg di sediakan,
__ADS_1
Nay tidak ingin, menganggu moment mereka yg sedang bahagia.