DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 96


__ADS_3

Wulan,Meika dan Fauzan pagi2 sekali sudah mendatangi Rumah sakit,


mereka telah di kabari bahwa Naysilla telah sadar,


Wulan pun sudah tak sabar,


ingin melihat kedua sahabatnya.


pukul 05:30 mereka sudah berangkat dari villa untuk menghindari kemacetan sekitar puncak,


30 menit jarak yg mereka tempuh,


hingga akhirnya mereka tiba di RS pukul 06:00 pagi.


suasana di Rs sudah Ramai oleh para pekerja,


mereka pun segera memasuki ruangan tempat Naysilla dan Resti berada,


para suster dan penjaga yg terlihat lelah pun,


tertidur hingga tak menyadari akan kedatangan mereka bertiga,.


Wulan dan Fauzan,


membuka gorden penutup tempat Resti dan Nay berada secara bersamaan.


pemandangan indah pun terpampang nyata di hadapan mereka,


kedua pria tampan itu tertidur,


dengan posisi mengenggam tangan kedua gadis nya,


Fauzan pun berusaha membangunkan kedua sahabatnya itu,


"Bosss,, Reyyy,, ayo bangun"ucap Fauzan seraya mengguncang badan kedua pria itu.


Rey pun terbangun dan di susul oleh Deril yg kemudian ikut terbangun,,


"kalian sudah di sini,????


" jam berapa ini,,???? tanya Deril..


"sudah jam 06:00 pagi boss,,


"lebih baik kalian berdua bangun dan sarapan dulu,, ucap Fauzan.


kedua pria tampan itu akhirnya terbangun,


dan duduk dengan kondisi mata yg masih terpejam,


namun sejurus kemudian Deril bangkit ,


"titip Naysilla ya,, ucap Deril seraya berlalu keluar meninggalkan ruangan.


"titip Resti juga, ucap Rey dan mengikuti Deril meninggalkan Ruangan


Fauzan menggelengkan kepalanya seraya tersenyum,,


"yaelah bucin ampe barengan gitu hahaha... ucap Fauzan seraya tertawa.


"mass berisik,ini Rumah sakit, lagian ini masih pagi,ucap Wulan.


"hehehe.. lupa Yank..


tawa Fauzan membuat Naysilla terbangun dari tidurnya


mereka lalu melihat kearah Fauzan dan Wulan,


dan sontak membuat Fauzan kembali tertawa.


"uppss,, selamat pagi Nay,,


" maaf ya kmu jadi kebangun,


"gpp ko a,


"kirain kuntilanak cowok yg ketawa,,ternyata A Fauzan,ucap Naysilla,


Wulan tersenyum dan menghampiri Naysilla kemudian memeluk nya,,


"Nayyyy,, alhamdulillah lu udah sadar,


"gua takut banget lu kenapa2,,


"lu baik2 ajja kan,,???? tanya Wulan.


"alhamdulillah berkat doa tulus kalian,"sekarang gua baik2 aja mak,


"maaf ya udah bikin kalian khawatir ucap Nay seraya tersenyum.


Wulan kembali memeluk Naysilla hingga sebuah suara mengejutkan mereka,

__ADS_1


"ko gua engga di peluk sih,,?????


"ikutan donk,,


ucap Resti seraya turun dari tempat tidurnya,


dan pindah ke tempat tidur Nay,


agar mereka bertiga leluasa untuk saling memeluk..


mereka bertiga berpelukan,


Fauzan hanya tersenyum melihat mereka,


hingga kedua pria tampan itu kembali.


ketika mereka hendak bertanya,


Fauzan memberi isyarat agar mereka tak berisik,


dan menunjuk kearah ketiga wanita itu.


ketiga pria tampan itu ikut tersenyum,


dan mereka ikut mendekat kearah ketiga Wanita itu.


"so sweet bangett...


" kalian udah bangun ternyata,


"kamu udah siap buat pulang,,????


"kalo udah siap kita bisa pulang hari ini, tanya Deril


"iyaa aku udah siap,, aku engga betah lama2 disini.. ucap Naysilla,


"tapi kalian sarapan dulu ya,,!!!! ucap Rey.


"boleh engga sarapan nya di luar ajja,,??? tanya Resti..


"boleh dong,, kmu mau makan apa,,???


"apa ajja yg penting kita barengan,, iya kan Nay. ??


Nay mengangguk dan tersenyum.


"baik kalo gitu,


" Zan gua minta tolong lu urus biaya administrasi mereka,"


"okk boss,,


"yank aku keluar dulu ya,,!!! ucap Fauzan pada Wulan.


setelah selesai dengan urusan administrasi,


mereka pun pulang meninggalkan Rumah sakit,


dan di perjalanan mereka sempat menepi untuk sarapan bersama.


siang hari mereka telah tiba dirumah masing2


lelah itu yg cukup mereka Rasa,


tapi tidak dengan Rey dan Deril,


karena mereka harus mengantarkan gadisnya


Rey dan Deril menceritakan insiden yg terjadi,


dan meminta maaf kepada orangtua Nay dan Resti akibat kelalaian mereka,


namun melihat anak gadis mereka selamat,


baik orangtua Naysilla dan Resti,


tak menyalahkan sepenuhnya pada kedua pria itu.


hingga Deril pun berpamitan pulang,


dan menyuruh Naysilla untuk beristirahat .


pagi hari nya di hari senin yg cerah,


mereka sudah memulai aktifitas seperti biasa


Naysilla dan Resti pun telah kembali mulai ke toko seperti biasa.


saat ini ketiga wanita itu tengah disibukan mngecek pekerjaan mereka,


namun Wulan mulai membuka pembicaraan.

__ADS_1


"Ressss,, Nayyy,, " gua tuh sebenernya masih bingung,


"kenapa kalian berdua bisa jatuh ke jurang,,???? tanya Wulan


"kita juga engga tau persis seperti apa makk,,


" karena kejadian nya begitu cepat,


"yg pasti saat itu yg gua tau gua seperti di dorong dan akhirnya gua jatuh,,ucap Resti.


"yang gua inget kita di serbu sama kawanan lebah,


"terus gua denger Resti teriak, dan saat gua mau nolong Resti,


"gua ngerasa seseorang mendorong gua, hingga akhirnya kita berdua jatuh kejurang itu.


"kawanan lebah,,???


"tapi waktu gua sama yg lain sampai situ,


"kita engga nemuin lebah sama sekali,


"lebah itu awalnya ngejar shirin,,


"ohh ya,, shirin,, kemana dia,,??????


"apa dia baik2 ajja,,???? tanya Nay


"iya ya Nay waktu itu gua engga cuma berdua sama lu


", tapi ada Shirin juga disitu,,


"trus Shirin kemana ya,,??? ucap Resti


"kalo itu gua engga tau, "karna gua ga temuin dia disana, ucap Wulan.


"apa jangan2 dia jatuh,,??? trus ga ada yg nolongin dia,,??


"kalo dia kenapa2 gimana,,??? Resti sedikit bingung.


"iya biarin ajja,


"siapa suruh dia jadi pengacau, ucap Wulan yg masih tak suka pada Shirin.


"engga boleh gitu makk" gimana pun juga dia manusia,


"jgan2 bener kata Resti dia jatuh,,??


"aduhhh Nay klo memang dia jatoh,


"pasti waktu tim keamanan yg ngelacak tiap sudut tempat itu nemuin dia,,


" tapi mereka engga nemuin orang lain,


"waktu kejadian itu Deril ngerahin semua anak buah nya untuk nyari Shirin,


"tapi ga ada tanda2 ada orang jatuh kedalam sana.


"lantas dia kemana ya,,????


"waktu gua sama Resti jatuh dan gua teriak minta tolong,


"dia sama sekali ga muncul,


"pleasee Nay, gua engga mau inget kejadian itu,


"gua trauma, gua takut banget,


"gpp Ress yg penting kita berdua udah selamat,


"lu gausah trauma yah, "hal itu insya allah ga akan terulang lagi, ucap Nay seraya menenangkan Resti.


"kayanya jatuhnya kalian berdua ada hubungan nya smaa perempuan itu,,


"gua harus diskusiin ini sama Fauzan,,ucap Fauzan.


"maksud lu makk lu curiga kalau Shirin yg udah bikin kita celaka,,??? tanya Nay.


"menurut lu Nay,,???


Resti dan Nay mencerna setiap kata2 Wulan,


mereka pun kini bingung,


kemanaperginya Shirin,???


semenjak kejadia itu Shirin tak menunjukan batang hidungnya sedikitpun.


namun Wulan akan meminta Fauzan untuk menyelidiki kecurigaan nya terhadap Shirin..


Terimakasih para Readers atas dukungan kalian melalui like,coment,dan vote nya.

__ADS_1


dukung terus DILEMA CINTA dan karya ku yg lain nya..


salam sayang author..


__ADS_2