
happy Reading Readers kesayangan 😘
siang hari Fauzan hendak makan siang ke toko Wulan,
dan Fauzan mengajak Deril,
untuk bertemu Naysilla juga,
akhirnya kedua bersaudara itu pergi bersama.
sampai di toko mereka pun masuk,
dan menyapa ketiga wanita itu,
namun Deril terkejut melihat Naysilla yg saat itu baru saja kembali ke toko,,
"assalamualaikum,, salam Naysilla..
" waallaikumsalam,,jawab mereka kompak.
" kmu darimana sayang,,??
" jgan bilang kmu nemuin Rey,? tanya Deril.
"maaf mass aku gak minta izin dulu sama kmu,
" aku takut kmu marah dan khawatir, ucap Nay.
" kmu gapapa kan sayang,??
" Rey gak berbuat jahat kn sama kamu,?
"masss,,Rey gak mungkin nyakitin aku,
" dia bukan pria yg seperti itu,
" aku langsung pergi setelah berbicara dengannya,
" jadi kamu pergi nemuin Rey di apartemen nya,??? tanya Fauzan.
Nay mengangguk.
"lain kali kamu harus bilang sama mass,
" mass gak akan biarkan kamu pergi sendiri.
" iya masss maafin aku..ucap Nay.
" tunggu sejak kapan panggilan kalian berubah,?
" sejak kapan lu jadi mass2 boss, selidik Fauzan,
"kepo banget jadi orang,,ledek Deril.
"eehh iya loh aku ko baru enggeh ya yank, ucap Wulan.
"iiissshhh dasar kalian pasangan julid, ucap Naysilla
"ahahahahaha..
Fauzan dan Wulan tertawa bersama
sedangkan yg lain hanya memperhatikan,
mereka berempat akhirnya berbincang, sedangkan Resti sibuk dengan laptopnya di dalam.
tak lama kemudian,
seseorang datang,
semua yg disana pun melihat kearah datangnya pria itu.
" assalamualaikum semuanya,, sapa pria itu.
"waallaikumsalam,, jawab mereka kompak.
" halloo semuanya, maaf ya aku menganggu acara kalian semua, ucap Zein canggung.
" sama sekali gak ngerepotin ko Zein,
" sini gabung bareng kita,
" jgan sungkan ya Zein, ucap Naysilla.
" terimakasih Nay,, ucap Zein seraya tersenyum.
" tenang ajja Zein pintu toko ini terbuka ko untuk siapapun, ucap Wulan.
Wulan dan Nay pun mempersilahkan Zein duduk.
Zein tersenyum kembali,
Zein yg tak melihat Resti pun,akhirnya mencari,
matanya menyusuri setiap sudut toko,
mencari keberadaan Resti.
Wulan yg menangkap Zein sedang mencari sesuatu pun tertawa dan timbul niat untuk menjahili pria itu.
"hemm,, " cari siapa Zein,,???
" kalian cuma berempat,,??
" satu orang lagi mana,?? tanya Zein.
" siapa yg lu maksud,,?? tanya Wulan seraya tersenyum jahil.
" aku cari Resti, dia kemana,??? akhirnya Zein bertanya juga.
__ADS_1
"ahahahahaha...
" ohh jadi lu dari tdi cari Resti ya,,??
" hadeuhh Zein kenapa gak bilang dari tdi sih,??
" pantesan pagi2 udah ada disini hahahaha..
Wulan meledek Zein,
Nay menyenggol tangan sahabatnya yg super super jahil itu,
sementara Deril dan Fauzan hanya tersenyum.
" maaf ya Zein Wulan emang kaya gitu suka bercanda,
" jgan diambil hati ya,!!
" Resti ada di dalam, di ruangan kantor,
" kmu masuk ajja ya,ucap Naysilla.
" gapapa ko Nay,,
" yaudah kalo gitu aku boleh izin temuin Resti,,?? izin Zein.
" iya silahkan, jawab Naysilla.
Zein bangkit,
dan kemudian berdiri dia pun meminta izin masuk kedalam dan menemui Resti.
sepertinya Rey bakal punya saingan nih, ucap Fauzan.
"maksudnya yank,?? tanya Wulan tak mengerti.
"sepertinya Zein suka sama Resti,
" dan Rey gak akan punya kesempatan untuk kedua kali,
" kecuali jika hati Resti tak mudah berpaling,
Wulan manggut2 mendengar penjelasan Fauzan,
begitupun dengan Naysilla,
sedangkan Deril hanya tersenyum.
"biarin ajja seperti itu,
"Resti berhak bahagia,
" kalo Zein bisa membuat Resti bahagia kenapa enggak,
" ingat wanita akan menjadi Ratu
oleh pria yg tepat.ucap Wulan.
jam makan siang sudah habis dan Deril pun pamit untuk kembali ke kantor.
"sudah siang mass harus kembali ke kantor sayang,
" jgan lupa nanti malam kamu siap2
" mass jemput kamu jam 7 malam ya,, ucap Deril seraya mengelus kepala Naysilla.
"iya masss,, kamu hati2 di jalan,
" jgan ngebut ya, ucap Nay tersenyum,
"Mass pamit ya sayang ,
" assalamualaikum,, pamit Deril.
"waallaikumsalam masss,,
"ayoo Zan kita balik kantor,
"bentar boss, pamitan dulu,
"yank aku juga pamit ya,, kmu jgan lupa mikirin aku hehe..
" love u muachh... assalamualaikum Fauzan pun pamit .
"ahahahahaha... waallaikumsalam mass,,
Wulan dan Nay tertawa melihat tingkah Fauzan.
sementara itu,
Zein yg sudah ada di depan ruangan tempat Resti berada mengetuk pintu,
dan dari dalam terdengar sahutan menyuruh nya untuk masuk,
"assalamualaikum Ress selamat siang,,
" maaf aku ganggu kamu gak,?
"waallaikumsalam,,
" haiii Zein, kmu kapan datang,?
" maaf aku gak liat kmu,
" aku gak terlalu sibuk ko,ini udah beres.
" 15 menit yg lalu,
" kalo kmu gak keberatan,
__ADS_1
" aku mau ajak kmu makan siang Ress,
"hemm,, boleh juga,
"kebetulan aku emang belum makan siang,
" yaudah kamu duduk dulu,
sebentar lagi aku beres ko.
Akhirnya Zein menemani Resti menyelesaikan pekerjaan nya,
setelah selesai mereka berdua keluar,,
" Makkk,, Nayyyy,, panggil Resti.
" kita disini Ress,,
Resti dan Zein menuju ke tempat Naysilla dan Wulan berada.
" loh ko cuma berdua,?? kekasih kalian kemana,?? tanya Resti.
" mereka udah balik lagi ke kantor,
" kalian mau kemana,,?? tanya Nay.
" kita mau makan siang dulu,
" kalian ada yg mau ikut,?? tanya Resti.
"enggak deh, nanti yg ada ganggu lagi.
" kita disini ajja, iya gak Nay,???
"iisshh ya gak lah makk,,
" ayoo kita makan siang bareng,
"iya Lan,Nay ikut sama kita ajja,
" makasih banyak Zein kita udah makan ko, ucap Nay.
" iya Zein kita udah makan,
" lagian kita gak mau menghambat acara pedekate kalian hahahaha...
" iisshh Makk nih kebiasaan deh,,
" gak usah kamu dengerin Zein,
" yaudah kita langsung berangkat ajja,, ucap Resti.
"yaudah ,, Nay ,LAN, aku pinjem Resti dulu ya,
" kita keluar dulu.
"iya Zein titip ya, hati2
"Makk,,Nay,, gua keluar dulu ya ,,
" okk have fun ya kalian..
Resti dan Zein berjalan keluar lalu menuju parkiran,
" gimana kalo bawa motor satu ajja,,
" pake motor aku kita boncengan, ucap Zein.
"oh okey kalo gitu,
" yaudah yukk,,keburu siang,,
Zein dan Resti akhirnya pergi dengan berboncengan motor
mereka mencari tempat makan terdekat,
ketika sampai,
mereka pun parkir dan kembali masuk ke tempat cafe tersebut.
" kamu kepanasan ya Ress,,?
" maaf ya aku ajak kamu naek motor, kamu jadi kepanasan, ucap Zein.
" iisshh gapapa ko,
" aku juga tiap hari naik motor,
" klo masalah kepanasan, ya memang hari ini cuacanya lumayan terik,
" jadi bukan karena kamu,ucap Resti.
" tapi aku tetep gaenak Ress,,
" udah gapapa Zein, yukk aku udah laper
Resti dengan refleks menarik Zein ke dalam cafe,
dan segera memesan makanan,
sementara itu disebuah apartemen,
seorang pria sedang terkulai di kamar nya,
dia mencoba memejamkan matanya namun tak bisa,
fikiran nya menerawang,memikirkan banyak hal,
pria tampan itu terlihat kesal,
__ADS_1
dan melempar semua benda yg ada,dia terlihat frustasi.