DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 83


__ADS_3

Mobil Fauzan telah sampai lebih dulu di lokasi,


tempat mereka bertemu,


akhirnya Fauzan berhenti sejenak dan menunggu,


hingga akhirnya sebuah mobil masuk dan parkir di tempat itu,Rey hendak keluar,


dan menyapa Wulan dan Fauzan.


saat Resti ingin turun,


Rey melarangnya dengan alasan dia takut Resti lelah.


"assalamualaikum,,,sapa Rey,,


"walaikumsalam,,jawab Wulan dan Fauzan kompak.


"wah udah mirip keluarga ya lu Zan,,


"iya dong Rey,, gini-gini gua udah punya anak,,


"Meika salim dulu dong sana,


"ini temen Om ganteng,,


"iya Om ganteng,,


Meika mendekati Rey,


dan Rey pun jongkok di hadapan gadis kecil itu,,


"halo Om aku Meika,,


sapa Meika seraya menarik tangan Rey dan mencium nya,,


"halo sayang,,


"kmu lucu banget sih,,


"nama Om Reyhan,


"Meika bisa panggil Om Rey aja ya,,


"kalo Meika panggil Om ganteng boleh engga,,????


"soalnya Om Rey juga ganteng,


"hahahaha"


"boleh dong sayang,


Fauzan terkejut,


mendengar Meika memanggil Rey dengan sebutan yg sama,


sedangkan Wulan menahan tawa seraya menutup mulutnya.


"ko Om ganteng sih princess,,


"katanya Om ganteng cuma Om doank,,??


"kan kalo Om Fauzan nanti jadi ayah Meika,


"nanti panggilan nya beda jadi Ayah ganteng,


Fauzan tersipu malu,


mendengar Meika memanggil nya dengan sebutan Ayah ganteng.


"ah Meika bisa aja,


"Om ganteng jadi seneng dengernya hehe..


"Wulan yg mendengar nya pun tertawa, dan merasa,


jika pria di hadapan nya itu kekanakan..


"oh iya Rey, Resti mana,,???tanya Wulan.


Rey pun berdiri dengan Meika yg kini berada di gendongan nya


"Resti di mobil LAN,


"aku sengaja ga suruh dia turun,kasian takut capek..


Wulan pun menghampiri mobil Reyhan, dan mengetuk kaca mobilnya,


Resti menurunkan kaca tersebut dan tersenyum.


"hai nyonya permana,"


"enak lu ya, serasa nyonya banget,"


"apaan sih Mak,,


"tdi gua mau turun, cuma Rey bilang jangan takut capek gitu, ucap Resti tersipu malu.


"hem,,nurut banget ya sama suami,,??


"ish mulai deh lu mak nge-bully gua,


Meika yg masih di gendong Rey pun merengek,


ingin bertemu dengan Resti,


dan Rey pun akhirnya menghampiri Resti


"hallo tante cantik,,,sapa Meika.


"hai sayang,


"tante Resti ko ga turun sih,,??


"aku kan kangen sama tante,,


"maaf ya Meika sayang,"


"tante Resti kakinya lagi sakit,


"jadi belum boleh jalan takut capek,"


"oh gitu tante,,"


"Cepat sembuh ya tante Cantik,,


"terimakasih Meika sayang,


"princess cantik tante,,


"Meika turun dong,


"Om Rey nya berat gendong kmu terus,"


Meika turun dan menghampiri Fauzan,


dan kembali duduk bersama Fauzan,


tak lama mobil yg dinanti pun tiba,


mobil sang bos dan Naysila pun tiba.

__ADS_1


Deril turun dan membukakan pintu untuk Naysila,


lalu mereka pun menghampiri Rey,Wulan dan Fauzan.


"assalamualaikum, sapa Naysila dan Deril.


"waalaikumsalam,,jawab mereka kompak,


"kalian udah lama disini,,??? tanya Deril.


"lumayan Bos,,"tadinya mau pasang tenda dulu,, ucap Fauzan menyindir.


Deril tersenyum kearah Fauzan.


"aduh" maaf ya kita terlambat,


"ini salah aku ko,


"soalnya aku packing sedikit, ucap Naysila


"hehehe...


"GPP ko Naysila, "kita juga belum lama ko,"


"tenang aja,, ucap Reyhan.


"tante cantik,,


teriak Meika yg langsung berlari kearah Naysilla,,


Naysila menyambut Meika dngan senang.


"hai kesayangan tante,,


"kmu ikut juga ternyata,,


"tante kangen sama kmu, "ternyata kmu udah besar ya,


"udah dong tante cantik,,


"lan Meika udah sekolah,


"Meika juga kangen tante cantik,,


ucap Meika seraya tersenyum dan melihat kearah Deril,


Meika mendekati Deril dan menyapanya,


"hallo Om ganteng,,


"aku Meika," ucapnya seraya mencium tangan Deril.


"hai cantik,


"kmu apa kabar,,????


"baik om ganteng,, jawab Meika malu dan berlari kembali kearah Wulan.


"Resti mana Rey,,???? tanya Naysilla,


"Resti di mobil Rey,


"aku suruh dia tunggu di mobil kasian kalo harus turun.


"oh gitu Rey,"yasudah GPP ko,


Naysila melihat kearah mobil Rey,


melihat Resti dari kaca,


dan melambaikan tangan nya.


Resti pun tersenyum dan membalas lambaian tangan Naysila.


"yuk kita berangkat sekarang,!!!


"takut keburu sore soalnya,, perintah Deril.


"oke ya


"ayo kita liburan.....ucap Fauzan seraya menggendong Meika masuk kedalam mobil.


mereka memasuki mobil masing-masing dan melajukan nya,


mobil mereka pun konvoi, dan beriringan,


membelah jalanan di sore hari.


satu setengah jam kemudian,


mereka sudah berada di kawasan puncak,


udara dingin khas puncak sudah terasa,


sangat sejuk dan berkabut.


semua yg di dalam mobil pun sengaja membuka kaca mobilnya,


dan mematikan AC,


mereka bisa dengan jelas melihat,


hamparan kebun teh dan beberapa paralayang tengah mengudara,


setengah jam kemudian,


sekitar pukul 19:00 wib mereka sampai di villa pribadi milik Deril,


dengan waktu tempuh perjalanan dua jam lamanya.


sesampainya di villa,


mereka disambut oleh penunggu Villa dan di persilahkan masuk,


mereka masuk dan melihat isi villa tersebut.


villa yg cukup besar untuk ukuran mereka,


ada 8 kamar dalam villa itu,


akhirnya mereka pun mencari kamar masing-masing


Meika tertidur di mobil,


dan Fauzan membawa gadis kecil dalam gendongan nya,


dan membawanya masuk kamar untuk beristirahat.


"kalian pilih lah kamar yg kalian suka," ucap Deril seraya menarik tangan Naysilla keatas untuk melihat-lihat.


Rey pun membawa Resti menuju kamarnya,


karena Rey takut Resti ga kuat untuk menaiki tangga,


akhirnya Rey memilih kamar untuk dirinya dan Resti di bawah.


"kamu tidur di kamar ini aja ya,


"nanti kamar aku di sebelah,


"jadi kalo kmu butuh apa-apa kmu bisa panggil aku,,!!! perintah Rey.

__ADS_1


"baik kalau begitu,"


"terimakasih Rey,, ucap Resti,


"iya sama-sama


"yasudah aku keluar kamar dulu ya,


"kmu istirahat dulu," kmu pasti capek,


Resti mengangguk dan tersenyum,


Rey pun membalas senyuman Resti seraya mengusap puncak kepala gadis itu dan berlalu.


berbeda dengan Fauzan,


dia bingung akan tidur dimana,,,???


"sayang,,


"kamu tidur disini sama Meika,,???? tanya Fauzan.


"ya iyalah Mas


"emang kenapa sih mas,,????


"terus aku tidur sama siapa,,??


"dimana,,????


"kan disini kamarnya banyak Mas,,


"sebelah aku juga masih kosong kan,,???


"terus aku tidur sendiri gitu sayang,???


"engga boleh apa aku ikut tidur disini sama kalian,,???


"iiihh,,


"ya engga boleh lah mas,,


"ga usah aneh-aneh deh,"


"udah sana keluar aku mau mandi,


"ko ibu jahat banget sih ngusir ayah,,??


"masa ayah tidur sendirian,,??


"iiihhh Mas ga usah lebay deh,,


"kita bukan muhrim, mana boleh tidur bareng,


"jngan ngaco deh,, udah sana keluar ah


"mending kmu cari kamar terus istirahat ya,,!!


Wulan mendorong Fauzan keluar dari kamarnya.


"sayang,,,


"ntar malem pintu nya jangan di kunci ya,"


"aku kedinginan tidur sendiri,


"dasar mesum,,


ucap Wulan seraya menutup pintu,


dengan Fauzan yg masih berdiri di depan pintunya,


Fauzan tersenyum,


dan berlalu menuju kamarnya.


sementara itu,


di atas Naysilla dan Deril sedang melihat pemandangan dari atas balkon,


Deril lalu menarik Naysila,


dan memperlihatkan sebuah kamar untuknya.


kamar yg begitu besar dengan balkon besar untuk melihat pemandangan,


Naysila melihat sekelilingnya,


dan Deril membawanya ke balkon,


untuk melihat pemandangan dari balkon kamarnya.


"gimana sama kamar ini,??? kmu suka ga,,??? tanya Deril.


"kamarnya bagus, aku suka,"


"ini kamar siapa,,???


Deril pun memeluk Naysila dari belakang seraya berbisik,


"ini kamar kita berdua," ucap Deril di telinga Naysila yg membuat gadis itu merinding.


"jangan macem-macem ya kmu,


"awas aja kalo berani mesum,, ucap Naysilla


Deril tertawa dan mencubit hidung mancung gadis itu.


"ini kamar spesial yg aku pilih untuk kmu,


"kamar aku di sebelah,"kita bersebelahan


"kalo kmu butuh bantuan aku,"


atau kmu kedinginan, kmu bisa panggil aku,


ucap Deril seraya menggoda Naysila.


"hem,"dasar mesum,


"haha",


Deril tertawa puas saat melihat wajah Naysila cemberut


"yasudah kmu bersih-bersih,


" mandi dan istirahat sebentar,"


" sebelum kita makan malam ya,"


"aku ke kamar dulu,"


"panggil aku kalo butuh sesuatu,!!!!


"terimakasih banyak ya,, ucap Naysila,


"kembali kasih sayang"


ucap Deril seraya,


mengambil tangan Naysila,

__ADS_1


dan mencium telapak tangan gadis itu kemudian berlalu.


__ADS_2