DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
eposide 110


__ADS_3

happy reading readers


Deril menoleh kearah Fauzan yg baru saja datang,


"Reyhan dimana,??? tanya Deril.


"gua gak tau Boss,


"seharian ini dia juga ga ada ngabarin gua, ucap Fauzan.


"coba lu temuin ke apartemen nya,


"mungkin dia ada disana, perintah Deril.


"okk Boss pulang dari sini gua coba langsung untuk nemuin Rey,


" tapi kayanya gua jemput Wulan dulu,


"trus lu ga jemput Naysilla,??


"gua ada meeting jam makan malam,


"dan gua juga udh kabarin Naysilla,


"oh yaudah berarti kalo gitu gua pamit duluan ya,


"udah sore juga,


"gua duluan Boss,,assalamualaikum,, pamit nya


"hemm waallaikumsalam..


Fauzan berlalu dan segera keluar dari ruangan sang Bos,


kemudian dia masuk kedalam ruangan Rey,


Ruangan nya masih rapi seperti sebelumnya,


Fauzan keluar dan menutup pintu ruangan Rey,


dan kemudian berlalu,


menuju parkiran untuk menjemput gadisnya.


Deril yg masih di sibukan oleh pekerjaan nya merasa sedikit penat,


dia menghentikan pekerjaan nya,


dan mengecek handphone nya,


mengirim sesuatu untuk gadisnya itu.


sebuah desa kecil di pinggiran pegunungan puncak,


seorang gadis cantik,


tengah menikmati sebatang rokok,


dan segelas minuman,


wanita itu terlihat kesal melihat wajahnya yg terlihat bengkak,


meskipun sedikit berkurang.


dia merasa frustasi dan marah,


ketika seseorang menelpon nya,


dan berbicara padanya,


raut wajah gadis itu terlihat penuh dengan amarah dan kebencian,


di tutupnya telpon itu,


dan kemudian gadis itu membantingnya.


"aaarrgghhh,,,


"sialan gadis kampungan itu masih hidup,


"padahal aku udah ngorbanin Wajah ku hingga akhirnya seperti ini,


ucap gadis itu menyentuh wajahnya.


"Naysilla,,


"perempuan kampung itu selamat,


"tapi aku akan tinggal diam,


"Karna lu adalah penghalang aku untuk mendapatkan Deril.


"jangan panggil aku Shirin,


" kalo tak bisa membunuh mu dengan kedua tanganku,


"bersiaplah untuk nemuin ajal mu gadis kampungan,, ahahahaha...


wanita itu histeris,


dia tertawa namun mengeluarkan airmata.


wajahnya begitu terlihat menakutkan.


Wulan yg tampak gelisah,


dia bolak-balik menunggu prianya itu,


Resti dan Nay yg melihatnya bingung.

__ADS_1


"Makk,,lu ngapain sih mondar-mandir kaya setrikaan gitu,??


"pegel gua liatnya, tanya Resti.


"tau nih,lu kenapa gelisah banget,?? Nay pun ikut bertanya.


"Fauzan katanya udah jalan setengah jam yg lalu,


" tapi ko gak nympe2 ya,? jawab Wulan gelisah.


"mungkin masih di jalan makk,


"siapa tau kena macet,


"ini kan jam pulang kantor, ucap Resti.


"bener itu makk,,


"positif thinking ajja ya, Naysilla menimpali


wulan mengangguk tak lama kemudian seorang pria masuk kedalam toko,


"Assallamuallaikum,,haii semuanya,,sapa Fauzan.


"Waallaikumsalam,,jawab ketiga wanita itu,


"Mass kemana ajja sih, bikin aku khawatir ajja


"aku telponin ga di angkat2, tanya Wulan khawatir.


"maaf sayang tdi mas kan lagi nyetir,


" udah gitu jalanan macet banget,


"tuh kan apa gua bilang,


pasti ka Fauzan kena Macet, ga percaya sih lu mak, ucap Resti.


"ya kan gua cuma khawatir Res,


"takut ada apa2, soalnya perasaan gua gaenak banget,


"aku gapapa ko sayang,


"ga usah khawatir ya, ucap Fauzan menenangkan Wulan.


"yaudah Res,Nay, kalo gitu kita duluan ya,


"aku gak bisa lama2,


" abis anter kamu pulang aku langsung mau cari Rey,


"loh emang Rey kemana,?? tanya Nay.


"hari ini dia gak masuk kerja,


"Deril suruh aku cari dia, mngkin di apartemen nya. Fauzan menjelaskan.


Resti terdiam dan tak bertanya


walaupun hati nya bertanya-tanya kemana Rey,


namun dia membuang jauh semuanya,


dia tidak ingin terus menerus tersakiti dengan mencintai Reyhan.


"a kalo Reyhan sudah ketemu kasih tau aku ya,


"ada yg ingin aku bicarain sama dia,, ucap Nay,


"okke Nay,


"Ress,,ada yg mau di sampein sama Rey,? tanya Fauzan.


"enggak ada ko a,, ucap Resti tegas.


"yaudah kalo gitu kita berdua pamit ya,


"kalian Berdua pulangnya hati2 ya,, ucap Wulan.


"beress makk kalian Berdua juga hati2 ya,!


"iyaa Res,,yaudah Ress,Nay kita duluan ya,


"assallamuallaikum..


"waallaikumsalam,,,


Wulan dan Fauzan pun berlalu, dan segera menuju tempat mobilnya terparkir,


sementara Resti dan Nay,


sudah bersiap untuk pulang.


"Ress,,


"lu beneran gak tau Rey ada dimana,??


"lu gak khawatir gitu sama Reyhan,?


"lu udah yakin untuk membuang semua rasa sayang lu sama dia, dengan semudah itu,? Tanya Naysilla.


"Gua gak tau Rey ada dimana,


"dimana pun dia,itu bukan urusan gua Nay,


"gua lagi mencoba Nay, doain ya,


"seiring berjalan waktu, gua yakin,gua bisa lupain Rey, ucap Resti.

__ADS_1


"gua akan dukung dan doakan apapun keputusan lu Res, ucap Nay seraya tersenyum.


mereka berpelukan dan saling melempar senyum


waktu pun sudah semakin sore,


dan akhirnya mereka pulang mengendarai motor masing2.


di dalam mobil Fauzan dan Wulan pun ngobrol santai,


"Yankk,,


"ko Resti sikapnya beda ya hari ini,


"apalagi menyangkut Reyhan,


"dia terlihat masa bodo dan cuek, tanya Fauzan


"kenapa menurut kamu itu gak wajar Mas??


"tapi menurut aku itu Wajar,


"kamu bayangin, sudah berapa kali Rey menyakiti Resti secara langsung,?


"sudah berapa kali Rey memperlakukan Resti seperti Ratu namun semua itu palsu.


"perempuan itu punya hati,


"begitupun Resti,


"Rey tidak berhak mempermainkan perasaan Resti seperti itu,


" hanya karena Rey tau Resti sangat mencintainya,


"jadi jika kini Resti terlihat cuek dan tak perduli,


"itu adalah keputusan nya, dan kita harus terima dan dukung dia, ucap Wulan.


"iya Yank mass faham,


" Mas tau Rey salah, mas sangat menyayangkan sikap Rey kmren malam,


"Mass setuju sama kamu,


"biarkan Mereka berjauhan,


agar mereka tau rasanya kehilangan. ucap Fauzan.


Wulan tersenyum kearah pria nya itu,


"tapi kamu ga boleh ninggalin mas ya Yank,


"mass gak akan mau kehilangan kamu,


"apapun yg terjadi, ucap Fauzan.


"mulai deh,kumat lebay nya,


"iya tergantung,kalo kamu nyakitin aku,


" ya aku lebih baik pergi dari kehidupan kamu,


"Mas pastiin itu ga akan terjadi Yank,


"kamu sama Meika itu udah jadi bagian dari hidup mass,


"Mas gak akan sia2in kalian.


Fauzan mengelus rambut wulan,


dan menyenderkan kepala Wulan di bahu nya,


perlakuan itu, membuat Wulan terharu sekaligus bahagia.


senyum pun terulas dari wajahnya,


sepertinya,


Wulan sudah jatuh cinta dengan Pria pecicilan ini.


Naysilla tiba dirumah nya


masuk kamar bersih2 dan merebahkan diri di kasurnya,


dia pun mengecek handphone nya,


seharian ini,pria itu hanya mengirim pesan satu kali.


entah mengapa Naysilla sekarang merindukan Pria tampan itu,


Naysilla juga kembali mengingat saat2 mereka bersama,


dan mengingat semua itu,


membuat Nay semakin merindukan pria tampan itu,


dalam hati pun dia berkata, SEPERTINYA AKu MULAI MENCINTAINyA..


mohon maaf ya readers baru update lagi


Karena sudah mulai sibuk,


tapi author usahakan untuk bisa update tiap hari,


dukung terus di lema cinta ya,!!


jgan lupa like,coment,dan vote nya ya readers,


trimakasih Readers smoga sehat selalu salam sayang author🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2