DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 94


__ADS_3

Naysilla dan Resti,


sudah berada di dalam ruangan IGD


Rey dan Deril menunggu di depan ruangan,


dengan perasaan cemas,


mereka berdua dengan setia,


menunggu kedua gadis itu selesai di tangani dokter.


ketika pintu ruangan terbuka,


dokter dan suster pun keluar


Deril dan Rey pun bangkit dari duduknya,


dan menghampiri sang dokter.


"Dok gimana keadaan kedua gadis itu dok,,???? tanya Rey,


" maaf anda berdua siapanya,,??? tanya sang dokter.


"kedua gadis itu, kekasih kita dok, ucap Rey.


Deril tersenyum mendengar jawaban dari Rey.


"kondisi mereka berdua baik2 saja, "


" mereka hanya mengalami shock dan trauma ringan,


"saat ini kmai sudah membersihkan luka mereka,


"dan mereka tertidur,


efek obat bius yg kmi berikan saat kami membersihkan luka2 nya. ucap sang dokter menerangkan


"alhamdulillah terimakasih dok,


"apa mereka perlu di rawat dok,???? tanya Deril.


"tidak perlu,


"setelah sadar mereka sudah boleh pulang,


" tapi harus banyak istirahat,


dan jgan lupa meminum obatnya,


" klo begitu saya permisi mas-mass selamat sore,


"baik dok terimakasih banyak selamat sore,


seperginya sang dokter,


Deril dan Rey segera memasuki ruangan tersebut,

__ADS_1


di balik gorden berwarna putih,


mereka bisa melihat Resti dan Naysilla yg sedang tertidur.


mereka berdua pun duduk di hadapan para gadis nya,


dan ketika Wulan dan Fauzan datang pun,


mereka masih dgan setia menemani Resti dan Wulan.


"assallamuallaikum"...salam Wulan dan Fauzan


"boss, Rey,, gimana keadaan mereka,??? tanya Fauzan.


Naysilla sama Resti gpp kan pak,,Rey,,???? tanya Wulan khawatir.


" Resti dan Naysilla gpp ko Lan,


"alhamdulillah mereka baik2 ajja,, jawab Reyhan.


alhamdulillah ... ucap Wulan dan Fauzan kompak,


"syukur mereka cepat kita temukan,


"kalo kita telat sedikit saja,


kita pasti sudah kehilangan mereka,


" Naysilla pasti ketakutan bergelantungan di tebing tadi,


" Gus ga becus jagain Naysilla, ucap Deril yg terlihat begitu menyesal.


"andai ajja tdi kita dampingi mereka dan jalan bergandengan pasti akan begini jadinya, ucap Rey


" Boss,Rey ini semua bukan salah siapa2


" ini semua musibah,


"andai kita tau, Naysilla dan Resti akan celaka, "kita pasti engga akan biarin mereka berdua jalan duluan,. ucap Fauzan.


"betul kata Mas Fauzan Rey, Pak Deril, ini musibah,


"engga ada yang salah dalam musibah ini,


"sekarang yang terpenting, Naysilla dan Resti baik2 saja.


Resti membuka mata dan melihat sekelilingnya, dan merasakan kaki nya yang ngilu,


"aduhhh,, aw.. aw.. sakit banget,, teriak Resti yg membuat Rey,Wulan ,Fauzan, dan Deril tersentak,


Rey segera menghampiri Resti, dan mengenggam tangan gadis itu.


"alhamdulillah ,,kamu udah sadar Res,,????


"apa yang sakit Res, bilang sama aku, tanya Reyhan.


"kepala aku pusing, "kaki aku ngilu Rey,, jawab Resti.

__ADS_1


"sebentar aku panggil dokter dulu ya, ucap Rey.


Rey berlari menuju keluar,


dan memanggil suster yang berjaga disana.


Wulan segera mendekati Resti,


dan memeluknya,


memberi Resti rasa tenang dan nyaman.


suster dan para penjaga Rs pun menghampiri bilik tempat Resti berbaring,


dan segera mengecek kondisi Resti.


"bagaimana kondisi nya suster,,??? tanya Reyhan panik.


"maaf mas saya tidak bisa menjelaskan sekarang, " kita harus menunggu dokter dan memeriksa dulu, ucap sang suster.


suster pun pergi memanggil dokter dan Resti yg masih di peluk Wulan pun terdiam,


dia merasa kakinys sudah lebih baik setelah menerima suntikan dari suster itu.


"Res masih sakit ga,,???


"kamu tahan dulu ya,!!! suster lagi panggil dokter dulu,ucap Reyhan,


"aku gpp ko Rey, sakit aku udah berkurang,,


"lu beneran udah enakan Ress,,??? tanya Wulan.


"iya makkk...


"syukurlah kalo begitu,, ucap Wulan


Rey dan yg lain nya pun tersenyum melihat Resti yg sudah baik2 saja,


lalu Resti teringat sahabatnya Naysilla,


"Naysilla mana,,??? "dia baik2 ajja kan,,??? "dia gpp kan,,???


"Makkk Naysilla mana,,????


tanya Resti beruntun,dia tringat saat Nay mengorbankan nyawanya demi menyelamatkan Resti terlebih dahulu, Resti pun menangis.


melihat itu Rey segera mengambil alih Resti dari pelukan Wulan dan memeluknya,,


"kamu tenang ya,, " Naysilla baik2 ajja ko, " dia gpp, ucap Reyhan


"dimana Naysilla Rey,,??? Resti pun histeris.


"Naysilla ada du sebelah ruangan kmu Res,


" dia masih belum sadar, tapi dokter bilang itu karna pengaruh obat, jawab Rey.


aku pengen liat Naysilla Rey, ucap Resti.

__ADS_1


Reyhan membuka gorden pembatas antara kasur Resti dan Naysilla,


Resti melihat Naysilla yg tertidur dia pun menangis dan membenamkan wajahnya di tubuh Rey.


__ADS_2