DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 64


__ADS_3

Nay Wulan dan Fauzan tiba di Resto,


dan mereka memilih tempat outdoor agar lebih rileks,,


setelah memanggil waiters, dan memesan makanan,


mereka ngobrol santai,


sambil menunggu makanan datang.


"enak banget ya tempatnya,,


"ko aa pinter sich pilih tempat,,??? tanya Nay.


"iyaa donk,


"ini tempat favorite aku,Deril, sama Rey,


"kita sering ngabisin waktu disini,


"oya Nay,,ada yg mau aa tanyain sama kmu,,??? boleh,,,???? tanya Fauzan.


"boleh a,


"mau nanya apa,,????


"sejak kapan kmu kenal sama Reyhan,,,???


"kmu lebih dulu kenal Rey atau Deril,,??


" udah sejauh mana hubungan kmu sama Rey,,??? tanya Fauzan.


"eehhhh mass,


"klo nanya kira2 donk,,


"itu bukan pertanyaan namanya,tapi interogasi, ucap wulan kesal.


"gpp ko Makk,,tenang ajja,Naysilla meyakinkan.


"Aku kenal sama Reyhan,


"karna insiden kecelakaan,


beberapa bulan lalu,


"Rey ga sengaja nabrak aku,


"dan dari situ kita kenal dan akrab.


"klo aa tanya,"ada hubungan apa antara kita berdua,


"ga ada hubungan spesial antara kita,Nay menjelaskan.


"kamu ga pernah menyukai Reyhan,,??? tanya Fauzan.


"siapa sich yg ga suka,


" klo dapet perhatian lebih dari cowo seperti Rey,,??


"begitu pun aku a,


"tapi saat aku mulai membuka sedikit hatiku,


"aku mengetahui klo Resti juga menyayangi Reyhan,


"trus kmu berkorban buat Resti,,???lagi lagi Fauzan bertanya.


"pada saat itu aku ga tau,


"perasaan apa, yg aku punya buat Reyhan,


"setelah aku melihat ketulusan Resti,


"aku berfikir, Resti lebih pantas untuk Reyhan.


obrolan mereka terhenti karna makanan pesanan mereka telah datang,


akhirnya mereka menyudahi dulu obrolan dan makan dgan lahap.


selesai makan,


Fauzan kembali meneruskan pertanyaan pada Naysilla.


"trus klo Deril,,????


"gimana perasaan kmu sama dia Nay,,??


"satu hal yg harus kmu tau,


"dia sudah bercerita,klo dia sudah melamar kmu Nay,


"waktu dia bilang kmu nolak dia, dia terlihat sedih bnget, ucap Fauzan.


"dia ngelamar aku di saat yg tidak tepat a,


"aku sudah terlanjur menerima lamaran dari pria lain,


"anak dari sahabat ayahku.


"orang yg sudah sayang sama aku dari kecil,


"aku ga mngkin menolak mereka.


"terus perasaan kmu sendiri gimana Nay,,???


"apa pernah kmu punya perasaan sama sepupuku walau semenit,,???


"iyaa aku menyukainya a,


"tapi aku enggak tau perasaan apa ini,,???


"ketika aku menolaknya,


hati ku pun merasa sakit,


ucap Nay sambil menundukan wajahnya.


"jdi kmu mau berkorban lagi,,???


"setelah kmu berkorban untuk Resti,,????


"dan sekarang kmu menolak pria yg kmu sayang,


"hanya karna sebuah janji,


"Nay aa tau kmu baik,berhati mulia,


"tapi kmu sadar ga,,??


kebaikan kmu itu,


akan jadi boomerang buat hidup kmu sendiri,ucap Fauzan geram.


"tentang Rey, kmu tau kan Rey menyayangi kmu,,??


"kmu juga tau, klo Deril bgtu menyayangi kmu,


"dan kmu juga harus tau,

__ADS_1


klo tdi pagi Rey dan Deril bertengkar karna kmu,


"kamu mau tau kenapa,,???


"karna mereka berdua sama2 menyayangi kmu,


"mereka memperebutkan kmu,


"mereka itu sahabat dri SMA Nay,


"tapi sekarang mereka bersiteru,


"untuk mendapatkan kmu,


Nay terkejut mendengar pengakuan dari Fauzan,


Nay tak habis fikir,bagaimana Deril dan Rey merebutkan aku?


sedangkan aku tak tau apa2,


"kalian kan tau aku ga mngkin memilih keduanya,


"aku akan tetap menikah, dgan anak sahabat ayahku,


"aku tak mau mengingkari janji itu.


"lu yakin Nay,,???


"lu ga mau fikir dua kali,,???


"nasib Deril sama Reyhan gimana,,??? tanya Wulan.


"Reyhan udah punya Resti,


"walaupun sekarang Reyhan blom bisa mencintai Resti,


"tapi gua yakin pada akhirnya mereka akan saling mencintai makk.


"sedangkan Deril,


"jika gua memang bukan jodohnya dari tuhan,


"maka gua akan minta dia untuk lupain gua, jawab Nay penuh ketegasan


Wulan dan Fauzan hanya bisa trdiam mendengar ucapan,sekaligus keputusan Naysilla,


begitu pula dgan Fauzan,


dia memikirkan nasib kedua sahabatnya trutama sepupunya Deril,


"kayanya udah siang bgt nie, pulang yukk,"


"ini udah jam 1 lewat loh a,


"jam makan siang udah habis, ucap Nay membuyarkan lamunan Wulan dan Fauzan.


"yaudah kalian tunggu sini ya,,!!!


"aku bayar dulu, ucap Fauzan sambil memanggil kasir dan menyerahkan kartu untuk membayar,


saat sedang menunggu kasir memproses pembayaran,


Fauzan melihat seorang pria,


dan seorang wanita tengah memasuki restoran yg sama dgannya.


Fauzan yg merasa tidak asing, dgan wajah kedua orang itu pun,


menegaskan kembali penglihatannya,


dan dugaannya tak salah,


orang yang dia lihat itu Deril dan Shirin.


mereka melewati meja tempat dimana Fauzan,Wulan, dan Nay,makan.


Wulan dan Naysilla pun melihat dgan mata kepala mereka sendiri,


Deril tengah menggandeng, wanita cantik blasteran, langsing,berkulit putih bak model.


saat mata Deril menangkap sosok Fauzan Deril begitu bahagia,


karna dia bisa beralasan ada meeting penting,


dan tidak bisa makan siang bersama Shirin.


namun saat langkahnya lebih mendekat kearah Fauzan,


Deril terkejut melihat bahwa Fauzan tak sendirian,


ada Wulan dan terlebih ada gadis pujaannya juga disana.


Shirin langsung melepas tangannya, yg menggandeng pria tampan itu,


lalu berlari kecil kearah Fauzan dan menyapa.


"Haiiii..Fauzan kita bertemu lagi,"


ucap Shirin seraya mendekat,


dan mencium kedua pipi Fauzan kanan dan kiri,


perbuatan Shirin itu membuat Wulan naik darah, dan melotot kearah Fauzan.


"ekhemmm...


Wulan mengeluarkan suara,


hingga gadis blasteran itu menyadari akan kehadiran dua wanita di hadapannya.


"woow..trnyata rame juga,


"kalian lagi lunch juga,,???


" haii kenalkan Aku Shiriin,


ucap Shirin sambil mengulurkan tangan kearah Wulan,


dan Wulan menanggapinya dgan wajah jutek.


dia pun menyentuh sedikit tangan Shirin.


shirin pun beralih melihat kearah Naysilla dan dia tersenyum dan menyapa.


"haaaiiii...aku Shirin,"


Shirin mengulurkan tangan kearah Nay dan Nay menyambut uluran tangannya.


"haiii Shirin aku Naysilla,,,ucap Nay.


"your beautiful Naysilla,,


"senang berkenalan dgan kmu,


"kmu cantik dan baik hati,ucap Shirin dgan logat baratnya.


"trimakasih, kmu juga sangat cantik,


ucap Nay dan sekilas menatap kearah Deril, yg saat itu mati gaya dan tak tau harus berbuat apa.

__ADS_1


"Boss,Shirin, kita duluan ya,, ucap Fauzan.


"hemmm..kenapa kalian sudah mau pergi,,??


"padahal kita baru saja sampe,


"honeyyyy," mereka sudah mau pergi, ucap Shirin dgan nada manja menggelayut manja di tangan Deril.


"kmi sudah dari tdi


"jadi kami harus kembali bekerja,


"kami duluan ya,, byeee... ucap Fauzan.


mereka bertiga berjalan menuju pintu keluar Restoran itu,


melewati Deril dan Shirin,


saat Naysilla berada di hadapan Deril, ingin rasanya Deril menghentikan Nay, namun Shirin yg sedang menyentuh tangannya,


malah menyuruhnya untuk duduk.


sampai akhirnya Nay menghilang dari pandangan pria tampan itu,


mereka secepat kilat masuk kedalam mobil dan melaju kembali,


Fauzan yg melirik kearah Wulan terkejut, pasalnya saat ini,


wanita berparas manis itu sedang menatapnya dgan pandangan mematikan.


"yankkkk,, ko gtu banget ngeliatinnya,,???


"kaya harimau mau nerkam mangsa ajja,,?? tanya Fauzan pada Wulan.


"emank iya, aku mank lagi mau nerkam mangsa,


"aku mau nerkam kucing garong, ucap Wulan sewot.


"hahahahaha...


"kmu cemburu sama Shirin,,???


"dia itu besar di Amrik,


" terbiasa budaya barat Yank,,


"mngkin bagi dia,cipika cipiki sama lawan jenis itu biasa," ucap Fauzan.


"siapa juga yg cemburu,,????


"kmu bilangin tuh sama dia,


ini INDONESIA


"ini budaya timur, bukan budaya barat,


"lagian dia itu siapa sich,,???


"ko nempel bgt sama Deril,,???


"itu cowo satu juga bajingan,


"baru semalem ngajak Naysilla nikah "sekarang malah gandengan sama cewe ke bule2an gtu iiihhhh,


"untung lu tolak lamarannya Nay, ucap Wulan dgan nada tinggi.


"iya nnti aku bilangin,


"klo masalah dia siapa, aku blom tau jelas Yank,


"Deril bilang mereka teman kampus "semasa kuliah di Amrik dulu, ucap Fauzan membela.


"temen ko mesra bgtu,,????


"udah kaya amplop, di kasih lem nempel banget,


" dasar cowo,


"ngomongnya sayang tapi malah kaya gtu,


"Makk udah lah biarin ajja,


"kita ga boleh nuduh orang,


klo kita blum tau yg sebenernya,


ucap Nay lembut.


"jdi menurut lu mereka juga teman gtu haah,,???


Lu ga denger dia tadi manggil Deril apa,,???


"Honeyyyy,, geli banget dengernya,ucap Wulan.


"udahlah Yank,


"gausah di bahas trus,


nnti malah Nay ga nyamann


"lagian kan Shirin juga ga tau masalah Nay dan Deril ko,


"bela ajja truss,"


"ooohhhhh... mentang2 tdi udah dapet cipika cipiki dari dia jdi ngebelain.


"ya allah ga gitu yank,,


"aku pasti bakal tegur Deril,


"dan aku bakal tanya tentang hubungan dia sama Shirin,


ada hubungan apa sebenarnya,,?????


"aku juga ga suka ko,


ga terima dia berbuat seperti itu sama Naysilla, ucap Fauzan.


"bisa ga sich kalian berhenti membahas mereka,,????


"aku ga nyaman sama pembahasan ini,


"aku gpp ko,lagian itu hak dia mau sama siapa pun, ucap Nay


okk Nay sorryyy...


Maaf ya Nay,,,


ucap Wulan dan Fauzan bersamaan.


akhirnya mereka semua terdiam tenggelam dalam fikiran mereka masing2


dalam fikiran Fauzan,


dia merutuki kebodohan sepupunya itu, mengapa Mereka harus bertemu.


Fauzan melirik dari kaca spion kearah Naysilla,


dan dia melihat Naysilla yg sedang memejamkan mata,

__ADS_1


dia pun merasa bingung kenapa Naysilla bisa setenang itu,


"sungguh gadis yg luar biasa," ucap Fauzan dalam hati.


__ADS_2