
Fauzan telah sampai di tempat tujuan,
namun dia tak menemukan keberadaan mobil dari sang bos,,
Fauzan pun masuk kedalam toko.
"assalamualaikum,,Naysila,,sayang,, panggil Fauzan.
,,W"alaikumsalam" jawab Wulan dan Naysilla,
"apa kabar Naysila,,????
"alhamdulilah aku baik a,,
"oya Deril udh sampai sini belum,,,??? tanya Fauzan.
"belom yg dateng baru kmu doank mas, ucap Wulan.
"mang pak bos ikut juga mas,,???
"iya sayang tapi dia kemana ya,,??
"ko ga ada,,??? tanya Fauzan.
"ya mana aku tau mas,,
"kan berangkatnya bareng kmu,
" kalian ko aneh sih,,??? Wulan geleng-geleng kepala.
"ada apa mak,,??? tanya Naysilla.
"itu katanya tadi kan dia bareng sama pak Deril,
"tapi di tengah jalan mereka terpisah,
"dan sekarang dia ga tau,
" Pak Deril dimana,,??
"loh ko aneh bisa ga sejalan gitu,,?
"aku coba hubungin no nya,,?? ucap Fauzan.
Fauzan mencoba menghubungi no sepupunya itu berkali-kali,
hingga tiba-tiba orang yg di maksud telah berdiri di depan pintu toko,
dengan kedua tangan yg penuh dengan barang belanjaan.
"assalamualaikum,, salam nya
"wallaikumsalam, jawab mereka kompak.
"bos dari mana aja sih,,??
"kan kita berangkatnya barengan,
"masa jadi pisah sih,,????
"Sorry tadi gua mampir ke toko bunga dan toko makanan,
"haikesayangan,,
"ini untuk kmu,,
"semoga kmu suka ya, ucap Deril.
"terimakasih banyak ya,,
"aku suka banget ko,,
"mawar merahnya banyak bgt..???
"engga banyak ko cuma 200 tangkai,
"hah,,??? 200 tangkai,,??
"banyak banget,???
"GPP dong Naysila,
"ini sebagai tanda cinta aku sama kmu,
Naysila tersenyum malu,
entah kenapa Deril suka melihat ekspresi Naysila seperti itu,
Deril merasa gemas dan ingin mencubitnya.
Wulan yg melihat pemandangan itu pun merasa baper,
dia pun melirik kearah Fauzan.
dan Fauzan pun melihat akan ada perang dunia ke 3 sebentar lagi.
"maaf ya sayang, aku ga tau soalnya kmu suka bunga apa,???? ucap Fauzan
"Pak Deril juga ga tau, Naysilla suka bunga apa,??
tapi tetep di beliin kan,,???
"kmu mah kan emang engga niat mas
Deril dan Naysilla tertawa kecil,
melihat Fauzan yg kebakaran jenggot melihat Wulan marah.
akhirnya Deril menarik tangan Naysilla dan membawanya,
menjauh dari pertengkaran pasangan itu.
"ah si bos rese banget beli bunga engga bilang lagi,
__ADS_1
"jadi ngamuk Wulan,, ucap Fauzan dalam hati.
"yasudah aku minta maaf,
"gini deh besok aku beliin ya,
"aku beliin yg lebih banyak,
" dari yg di kasih pak bos,buat Naysilla,, gimana,,????
"ok,, awas kalo bohong,,!!!!
"siap permaisuri ku,,"
Wulan mendengus dan melirik kearah Fauzan,
Fauzan pun mendekat,
dan menarik tangan wanita nya ke depan menyusul Naysilla dan Deril.
Fauzan memasang tampang kesal,
saat berada di hadapan Deril
namun pria tampan itu tak merasa bersalah,
dan malah sibuk menyuapkan makanan pada Naysilla,
saat dia melihat kearah Wulan dan Fauzan,
Deril hanya tersenyum devil kearah Fauzan.
"Wulan sini saya bawain banyak makanan
"dimakan ya,, ucap Deril sambil menyuapi Naysilla makanan yg dia bawa.
"iya mak sini,, kita makan,
" ya ampun romantis bgt sih kalian,
"aku baru tau kalo Pak Deril itu sweet bgt,
"ga kaya orang yg satu itu tuh," ucap Wulan menyindir.
"ya ampun sayang
"aku kurang romantis apa sih,,???
"cuma beliin bunga sama makanan doank,
" ga bisa di bilang romantis,"
"itu cuma pencitraan, ucap Fauzan kesal.
"gua ga pernah merasa ini pencitraan,,
"gua lakuin semua ini untuk orang yg paling gua sayang,
"apapun akan gua lakukan untuk membuat dia bahagia, ucap Deril,
"tuh Mas denger,,
" apapun harus di lakuin untuk membuat orang yang kita sayang bahagia..
"iya sayang,, Mas minta maaf,,
hanya kata maaf yg bisa dia lakukan saat ini,,
untuk meredam emosi wanita kesayangan nya itu.
Wulan pun kini sibuk dengan handphone nya dan tanpa sengaja,
dia melihat postingan Resti,
sahabatnya itu memosting bunga berwarna putih,
dgn jumlah bunga 100 tangkai,
dan dia menuliskan caption,
"Terimakasih Mr Permana,,
Wulan terkejut dan bertanya pada Naysila,
"Naysila, lu udah liat postingan Resti,,???? tanya Wulan,
"udah baru aja, emang kenapa mak,,??
"Mr Permana itu Reyhan kan Naysila,,???
"kayanya sih iyaa,, ucap Naysila.
"emang kenapa ko bawa-bawa nama Reyhan segala,,?? tanya Deril.
"ini kmu liat aja sendiri,
ucap Naysilla dan menyerahkan handphone nya pada Deril,
dan saat deril melihat status Resti dia pun tersenyum.
"sepertinya sudah ada cinta,,ujar Deril
Naysila tersenyum,
Seperti Deril dia pun senang,
melihat Rey bersikap romantis pada Resti,
semoga dengan begitu Rey bisa mengikhlaskan Naysilla.
"kenapa Manyun lagi sih sayang,,?? tanya Fauzan yg melihat Wulan yg kini tengah marah kembali,
"ini mas lihat sendiri,, Wulan menyerahkan handphone nya dan Fauzan terkejut,
__ADS_1
saat melihat Resti pun memosting bunga mawar berwarna putih dengan caption seperti itu,,
"ah,, sialan,, apes banget hari ini,
"kenapa sih Rey sama Deril bisa samaan gitu ngasih bunga sama para gadisnya,,??
"makin manyun deh Wulan, Fauzan berkata dalam hati.
Fauzan melihat kearah Deril
"kenapa lu liatin gua kaya gitu,,?? tanya Fauzan,
"Lu sama Rey janjian bawain gadis kalian bunga,,??
"engga sama sekali,,
"mungkin Rey juga hanya ingin bersikap romantis,
" dan manjain Resti,itu wajar kan,,??
"Fauzan pun menghampiri Wulan dan berjongkok di hadapan nya dan membuat Wulan merasa bingung.
"maafin aku ya sayang kalo aku kurang romantis,
"aku memang ga bisa peka sama perasaan kmu,,
"kalo kmu mau yuk kita beli bunga hari ini,,
Wulan pun tersenyum dan berkata,
"ga usah GPP aku juga biasa aja ko,
"ga perlu minta maaf Mas,
"aku yg harus minta maaf Mas
"maaf kalo aku terlalu banyak nuntut kmu,
"sebenarnya aku ga marah, apalagi cuma masalah bunga doank,,
"aku sengaja marah cuma pengen tau Reaksi kmu,,
"makasih sayang kmu ga marah sama Aku,
"aku janji bakal lebih perhatian dan manjain kmu lagi hehe,,
"iya mas,,"awas kalo bohong,
"engga dong, ih,, jadi gemes
ucap Fauzan seraya mencubit pipi Wulan dan mulai mendekatkan wajahnya,
kearah Wulan,
Fauzan yg sudah lupa bahwa di ruangan itu pun ada Naysilla dan Deril pun,
hampir saja mencium bibir Wulan di hadapan Naysila dan Deril,
namun saat Sedikit lagi bibir Fauzan mendekati bibir Wulan,
lemparan kulit kacang mengenai kepalanya,
Fauzan kaget dan Wulan tertawa,
saat melihat plastik kulit kacang mengenai keningnya,
dia menoleh dan tersadar,
bahwa saat ini Naysila dan Deril ada di antara mereka.
"apa lu liat-liat,????
"kalo mau nyosor liat tempat,,
"gila lu tempat rame main sosor aja,
"kenapa ga di tampar aja sih LAN,??? "cowok mesum kaya dia,, ucap Deril kesal.
"hehehe,
"gua lupa kalo disini ada lu sama Naysila,
"besok-besok mending lu urus surat nikah,
"halalkan dulu anak orang lah...
"ya ampun segitu nya masih usaha ko bos,
"belum pernah kena juga;,
"gua sih mau aja, dianya yg belum mau.
"hahahaha"
"kasian deh lu di tolak,,
"kepedean sih,,
"eh,, bos jangan lupa lu juga di tolak ya sama Naysilla hahahaha...
"itu kan dulu,sekarang udah engga,,
"iya kan Naysila,,???
Naysila tersenyum dan membiarkan pria tampan itu menciumi tangan nya.
"dasar budak cinta,, ucap Fauzan
sementara Wulan yg malu tertunduk malu,
dalam hati dia menggerutu Fauzan yg begitu bodoh dan membuatnya malu..
JANGAN LUPA TINGGALKAN LIKE KOMEN DAN VOTE YA PARA Reader ,,
__ADS_1
DUKUNG AKU SELALU,!!!!
Terimakasih PARA Reader🙇