
happy Reading guys
Naysilla dan Deril masih dalam perjalanan menuju Rumah Nay,
Deril melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
" sayang mama ingin ketemu kamu,
" kapan kamu bisa ikut aku kerumah,??? tanya Deril.
" haah,,Tante ingin ketemu aku,??
" kapan ajja aku bisa ko,
" tapi aku malu bertemu Mama kamu, ucap Nay
"gak perlu malu,
" cepat atau lambat kamu harus bertemu mereka, bertemu calon mertua kamu,ucap Deril.
" iyaa,,baiklah kalo begitu,,
" aku juga sangat rindu kepada Om Jay, ucap Nay.
Deril tertawa,
saat Naysilla berkata seperti itu,
dia teringat saat dia menentang perjodohan yg di siapkan ayahnya,
hanya karena dia tak mencintai pilihan ayahnya.
namun siapa sangka,
ternyata pilihan nya dan pilihan sang ayah adalah orang sama,
"papa memang paling faham keinginan aku, guman Deril.
"kamu ngomong apa,?? ucap Naysilla yg mendengar gumanan Deril
"gapapa sayang,
"besok malam aku jemput kamu,
"kita makan malam dirumah aku ya,, ucap Deril.
"iyaa Masss,, ucap Naysilla.
Deril terkejut mendengar Naysilla memanggil nya dengan sebutan Mass,,
"kamu manggil aku apa tdi sayang,??
"coba ulangi,
"iya Mass..
"sekali lagi,,
"iya massss,,
"lagi sayanggggg,,
" iyaaaa maaasssssss,, Naysilla terlihat kesal.
berbeda dengan Deril,dia tersenyum sangat puas,
dia merasa bahagia,
dengan panggilan mesra dari calon istrinya itu.
Naysilla pun bingung melihat Deril tersenyum sendiri,
"Maaasssssss,,
"ko malah senyum2 sendiri sich,???
"gapapa sayang, aku bahagia banget,
"aku suka panggilan sayang dari kamu,
"pokoknya mulai hari ini dan seterusnya,
"kamu harus panggil aku dengan sebutan itu ya,!!!
"iya Massss,,ucap Naysilla senyum,
Deril pun menggenggam tangan lembut Naysilla,
dan kembali fokus mengendarai mobilnya,
hingga akhirnya mereka sampai di rumah Naysilla.
sementara itu,
Resti menghentikan laju motornya,
dan pria yg mengikutinya pun melakukan hal yg sama.
" kenapa berhenti Ress,???
"kita mau istirahat disini,? tanya Zein.
"justru itu aku bingung,
" aku gak punya Recommended tempat nongkrong yg bagus, ucap Resti.
"yasudah kamu ikutin aku ajja,
"aku punya tempat bagus yg pasti kamu suka.
"okeyy kalo gitu aku ikut ajja,
" yaudah kamu jalan duluan, aku ngikutin dari belakang, ujar Resti
__ADS_1
"Noo,, kita jalan barengan
"come on, ladies first,,
Zein dan Resti kembali melajukan motor masing2
hingga ketempat tujuan.
mereka menghentikan laju motornya,
dan masuk kedalam sebuah tempat,
di depan pintu,
mereka di sambut oleh para pelayan tempat tersebut.
"selamat datang,,silahkan tuuu..
Para pelayan itu terkejut melihat siapa yg datang,
mereka pun terdiam,
namun pria itu memberi isyarat menaruh telunjuk di bibir nya.
"Ress kita duduk di sebelah sana yuk,
"ada tempat paling bagus disana, ucap Zein.
Resti mengangguk,
dan mengikuti Zein kedalam,
dan mereka di beri tempat, tepatnya belakang cafe tersebut.
Resti terkejut melihat pemandangan itu,
dia merasa,
tak ada pemandangan sebagus itu di belakang sebuah cafe.??
"wahhh bagus banget,,
"keren banget tempatnya, Resti Takjub
"gimana kamu suka gak sama tempatnya,??
"aku khusus milih tempat ini buat kita, tanya Zein.
"suka banget,disini bagus banget pemandangan nya,
"tenang,sejuk, ternyata kamu pinter juga cari tempat, ujar Resti.
"ini tempat favorit aku dari dulu Ress,
"aku sering datang kesini,
" yaudah kamu mau makan apa,?? aku pesenin sekalian,,
"okeyy,, aku pesenin dulu ya..
Resti mengangguk,
dan Zein berlalu meninggalkan Resti,
untuk memesan makanan
sampainya di dapur Zein di sambut oleh para pekerja.
mereka terkejut,
melihat Zein yg datang tiba2
dan sang manajer langsung menghampiri Zein.
"selamat sore menjelang malam Pak Boss,,
"maaf pak tidak menyambut,
"karena kita tak tau Pak Boss akan datang kesini.
"tidak apa2, tolong buatkan saya menu spesial untuk saya dan wanita tadi,
"buatkan minum nya sekalian,
"dan satu hal lagi, jgan bilang kepada gadis itu siapa saya. ujar pria itu tegas.
"baik Pak Boss,, ucap sang chef dan manager.
"terimakasih banyak,,ucap pria itu.
Zein segera meninggalkan tempat itu,
dan kembali ke tempat Resti berada,
tanpa sengaja,
mata Zein menangkap seorang gadis cantik yg sedang ber selfie ria.
Zein mengagumi sosok gadis berparas manis itu,
Zein pun terpaku sejenak,
dia terpesona melihat sang gadis.
"cantiknyaaaaaa,,"indah sekali ciptaan mu Tuhan, guman pria itu.
"Zein ko bengong sih,??
" kamu liat apa,?
"sini foto bareng aku,? tanya Resti.
"oohh iya Ress,,
__ADS_1
" tadi abis liat penampakan bidadari hehe,,
"aku udah pesen makanan buat kita,
" kamu tunggu sebentar ya..!!
Resti mengangguk,
dan mereka kembali duduk,
mereka berdua duduk berhadapan,
tak lama makanan pun datang.
mereka pun menikmati makanan sambil berbincang santai.
Deril yg sudah hampir beberapa jam berada dirumah Naysilla pun meminta izin untuk pulang
setelah berpamitan kepada orangtua Nay, Deril pun keluar dari Rumah Nay .
Nay mengantarkan nya sampai ke depan Rumah.
"sayang aku pamit ya,
" kamu jangan lupa, mandi,makan hehe..
"iyaa Masss,,
" hemm,,kalo itu sih aku ga akan lupa,
" ,, ucap Nay.
"aku sudah bilang sama orang tua kmu,
"besok mama mengundang kamu,
" dan kedua "orangtua kamu,
" buat makan malem di Rumah ku, ucap Deril.
"iyaaa Mass,,
" besok aku pulang kerja langsung siap2,,
"besok aku jemput kamu sama kedua orangtua kmu,,
Naysilla mengangguk,,
" Oya Mass,,
"gimana kabar Reyhan,???
"apa dia masih marah,? tanya Nay.
"Rey mengundurkan diri dari perusahaan,
"namun aku belum memberikan ACC untuk pengunduran diri nya,
"aku bingung harus bagaimana,???
"satu sisi kebahagiaan ku, satu sisi lagi sahabatku.
"kalo Mass gak keberatan, aku boleh menemui Reyhan,
"aku ingin bicara empat mata dengan nya,
"aku ingin bicara dari hati ke hati,
"tapi Nay, itu akan berbahaya buat kamu,
"aku takut Rey khilaf dan melakukan sesuatu sama kamu,
" itu gak akan mungkin terjadi Mass,
" Rey tidak mungkin menyakiti aku,
"percayalah, semua ini aku lakuin untuk aku, kamu, dan Rey juga.
"bisakan kamu percaya sama aku,???
Deril terdiam,,dalam lubuk hatinya,
dia tak rela melihat Nay menemui Rey,
namun Naysilla berusaha terus membujuk nya,
membuatnya percaya.
hingga akhirnya Deril mengizinkan Nay pergi dengan satu syarat,
dia akan ikut mengantar Naysilla ke apartement Rey.
Deril pun pamit,
satu kecupan mendarat di kening Nay,
entah mengapa,
Nay sangat menyukai,
ketika keningnya di cium lembut oleh pria satu itu,
Deril berlalu seraya memasuki mobil mewah dan meninggalkan Naysilla,
yg masih terpaku disana.
Resti dan Zein pun selesai dengan ritual makan nya,
mereka merasa kekenyangan,
"waaahhhh,,gila makanan disini enak banget,,
"kayanya tempat ini bakal jadi tempat favorit aku deh.ucap Resti.
__ADS_1