DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 73


__ADS_3

Deril dan Naysilla meninggalkan Fauzan dan Wulan yg sedang bertengkar,


mereka berjalan ke ruang depan, dan berdiri disana,


Deril yg menarik tangan Naysilla pun tak sadar,


jika tangan gadis itu masih dipeganginya,


Naysilla yg memperhatikan kearah tangannya, yg tak dilepas Deril pun, memaksa Deril untuk ikut melihat kearah pandangan mata Naysilla.


saat pria tampan itu mengetahui,


bahwa dia masih memegang pergelangan tangan gadis itu,dia pun tersenyum.


Nay berfikir Deril akan melepaskan tangannya,,


namun trnyata, pria tampan itu tak melepaskannya,


malah menggenggam tangan gadis itu erat.


"Deril menggenggam tangan Nay dan mencium nya.


pria tampan itu tersenyum sambil memandang gadisnya.


Nay merasa bingung dengan sikaf Deril dan bertanya


"kmu kenapa,,??? "ko senyum2 gitu,,???


"jgan liatin aku trus donk,,!!!! ucap Nay malu.


"gpp aku lagi bahagia ajja,,"


"kenapa emank,,???


"wajah kmu itu indah, sayang klo engga di pandang, ucap Deril sambil tersenyum.


"iiihhhh gombal bgt ya kmu,,!!!! ucap Nay


"biarin yg penting gombalnya sama kmu weeeee...


"hemm..aku ga percaya, ucap Nay.


"kmu cinta pertama dan trakhir ku Nay,


"insya allah doain aku ya,,!!!


"semoga aku bisa bawa kamu kepelaminan.


"emank aku udah bilang setuju mau nikah sama kmu,!!! ucap Nay


kalo kmu engga mau, aku paksa,


"aku culik kmu, aku bawa ke KUA.


Deril refleks menarik hidung mancung gadis itu dgan lembut,


Nay menarik tangan Deril dan mengelitiki pinggang Deril hingga pria tampan itu kegelian.


akhirnya terjadi lah aksi romantis antara mereka berdua.


"trimakasih Nay sudah memberi aku kesempatan,,


"aku engga akan sia2in kesempatan ini,


"secepatnya aku akan bawa orangtua ku kerumah kmu,,!!!!!


"muaaacchhh,,,


"aku sayang kmu,, ucap Deril seraya mencium kening Nay lembut


Nay terkejut dan


hanya mengangguk dan tersenyum,


mata mereka pun beradu pandang,


seandainya bisa,


ingin rasanya Deril memeluk gadis yang ada di hadapan nya,


namun dia tak akan berani melakukan itu,


saat ini mereka hanya dalam posisi berdiri berhadapan,


dgan tangan yg saling menggengam,


Deril memberanikan diri,


mencium tangan gadis pujaannya itu.


itu pun sudah membuat, pria tampan itu bahagia.


di sebrang jalan,


sesosok wanita yg berada di dalam mobil,


sedang memperhatikan pasangan ini dgan wajah marahnya,


dia merasa kesal dan memukul stir mobil ber kali-kali,


"jadi ini alasan kmu berubah,,????


"wanita itu yg telah membuat kmu mengabaikan aku,,


"dasar perempuan kampungan,


"ku fikir wajahnya polos trnyata aku salah.


"liat ajja lu Naysilla, gua bikin lu sadar siapa diri lu,,!!!


"gua juga bakal bikin lu tau diri, klo lu ga pantes buat Deril.


"gua bakal lakuin segala cara,


untuk merebut Deril dari tangan lu.


wanita itu menutup kaca mobilnya, dan melajukan mobilnya dgan kecepatan maksimal.


sementara itu,


Fauzan yg masih mencoba merayu Wulan yg marah padanya, pun sudah gusar,


dia bingung harus bagaimana agar wanitanya itu memaafkan nya.


"yankkk,,,,,,,


"yaaannnkkkkk....


"yaaaaannnnnkkkkkkkkkkk...


teriak Fauzan.


"iissshhh apaan sich mass,


" gausah teriak2 ini bukan di hutan,ucap Wulan.


"ya abis kmu marah terus sama aku,,???


"aku kn sama Deril tadi cuma bercanda,


"engga ko yank,,


"beneran deh sumpah ,,


"klo kmu engga maafin aku, aku nangis ni, ucap Fauzan merengek seperti anak kecil membuat Wulan tak kuat menahan tawanya.


"emank ga malu udah tua nangis,,???


"ko kalah sama meika sich,,?? ucap Wulan meledek.


"yaudah terserah kmu deh, yg penting aku udah minta maaf,,


"aku pamit ya,,


ucap Fauzan sambil membalikan badan, dan secepat kilat, Wulan menarik tangan pria tampan itu,


dan memeluknya dari belakang,


"eeiiittsss...mau kemana,,??????


"uuulluuhh,,,,ulluhhhhh,,,


"bayi gede ku ngambek ceritanya, ucap Wulan seraya mencubit kedua pipi Fauzan gemasss...


Fauzan seneng bukan kepalang,


ketika wanitanya itu memperlakukan dia seperti itu,


"hhaaiissshhh,,, bikin gua tambah bucin ajja ni Wulan,, ucap Fauzan dalam hati.


"bneran mau pulang yaudah sana pulang,,


"gausah temuin aku lagi" Wulan mengancam.


"jgan gtu lah yank,,


"aku emank mau pulang,mau balik ke kantor kan mau meeting,

__ADS_1


"mana bisa aku sehari ga ktemu kamu,"


"udah jgan marah lagi ya yank pleasee...


"yaudah iya mass aku maafin,


"awasss kalo kecentilan sama cewe lain,


"engga yank sumpah cuma kmu yg sekarang ada di hati aku,


"aku juga engga tau kenapa aku jadi bucin begini,


"tapi aku ga boong aku beneran,,ucap Fauzan serius.


Fauzan membalikan badannya,


hingga kini dia dan Wulan berhadapan,


dia mencium kening Wulan,


dan sesaat matanya tertuju pada bibir wanitanya itu.


dia menundukan wajahnya dan mendekati bibir Wulan,


namun sesaat kemudian adegan romantis itu terhenti,


saat tangan Wulan lebih dulu menarik kuping pria itu.


"heyyyy mau ngapain haah,,????


"iiihhhhh,, mesum baru juga di maafiin,,


"awww,,aawww,,,


" sakit yankkk kenapa sich suka bgt tarik2 kuping aku,,???


"kalo kuping aku putus gimana coba,,??? ucap Fauzan seraya mengelus kupingnya yg merah.


"aku ganti pake kuping gajah,, hahahaha...


Wulan tertawa puas melihat prianya itu kesakitan,


"makanya jgan mesum trus fikiran,


"lama2 aku panggil sedot wc,


" buat nyedot fikiran kmu yg kotor sama mesum itu,,. ucap Wulan.


"hehehe..tapi kmu suka kan yank,,,


"lagian salah kmu sendiri SEXYYYYY... ledek Fauzan.


"massss iiihhhh ngeselin bgt sich,,


"hahahahahaha...Fauzan tertawa dan mendekati Wulan,memeluk Wulan yg sedang manyun.


"maksudnya apaa manyun2 gtu bibirnya,,???


"minta di cium ya hahaha.... Fauzan tak berhenti meledek Wulan..


Wulan marah dan meronta berusaha melepaskan diri dari pelukan pria itu,


"ssssttt diem engga,,


"klo engga bisa diem aku cium nie,,!!!


Wulan yg takut pun terdiam.


"aku pulang dulu ya,


"aku ada meeting sama klien udah mau telat ini,, kmu sich,,!!!


"ko nyalahin aku sich mass,,ucap Wulan.


" hehe,,,yukkk aku udah telat, ucap Fauzan sambil merangkul Wulan.


Wulan dan Fauzan berjalan menuju keruang depan,


saat mereka melihat Nay dan Deril,


yg sedang berdiri berhadapan, dengan tangan yg saling menggengam,


Wulan dan Fauzan pun tersenyum.


"ekhem..


"bosss maaf kita ada meeting 10 menit lagi,


Deril dan Nay yg tersadar pun tersenyum,


Nay berusaha melepaskan tangannya, namun pria tampan itu sedikit pun tak mau melepaskannya.


"yankk,, aku meeting dulu ya,


"kita jadi kan sore kerumah Resti,


"nanti sore aku jemput kmu sama Nay kesini,, tanya Fauzan.


"jadi donk masss,,


"yaudah iya aku tunggu, nnti kabarin ajja, ucap Wulan.


"kmu ke rumah Resti ga ngajak aku sich,??


"aku ga rela kmu jdi obat nyamuk mereka,


"aku anter kmu ya,, nnti sore aku kesini bareng Fauzan bua jemput kamu,, ucap Deril tak mau kalah.


Nay mengangguk sambil tersenyum


"halahhhh,, bilang ajja pengen ikut kan,,??


"bisa ajja si bosss,,Fauzan meledek si bos,


"kenapa emank klo gua nganter kesyangan gua,,????


ada yg salah,,?????? tanya Deril.


"ga ada bos hehehe...


"gua seneng malah lu ikut,, ucap Fauzan takut.


"yaudah aku pamit ya yank bye assallamuallaikum... pamit Fauzan.


"waallaikumsalam masss,,


Deril mendekati Naysilla,


dan menyentuh kepala gadis itu seraya tersenyum,


dan mendaratkan ciuman di kening gadis itu untuk yg kedua kalinya.


Naysilla terkejut begitu pun dengan Fauzan dan Wulan.


"aku pamit ya,,


"nanti sore aku jemput kmu,


"assallamuallaikum kesayangan,,Love u ucap Deril tersenyum.


"waallaikumsalam,,


"iyaa,,kmu hati2 di jalan ya..!! ucap Nay.


melihat adegan romantis itu Wulan pun merasa iri dan baper,


betapa romantisnya perlakuan Deril tehadap Naysilla,


"ayooo Zan,, ajak Deril,,


"bentar Boss ada yg ketinggalan, ucap Fauzan.


Fauzan mendekati Wulan dan secepat kilat mencium kening Wulan,


"love u sayangku,, ucapnya tak mau kalah.


Nay dan Wulan pun tersenyum melihat tingkah laku Fauzan,


mereka mengantar para pria itu kedepan, dan setelah mereka pergi,


Nay dan Wulan kembali masuk untuk meneruskan pekerjaan mereka,


sedangkan Fauzan dan Deril,


menemui klien untuk meeting.


"ekhemm..


"ekhemmm..


"lu kenapa sich makkk,,?????? tanya Naysilla heran..


"aaahh lu Nay gua kodein ga peka2 nyebelin..


"hahahhahahaha...bodo amat,,


"puass bgt lu ya,,

__ADS_1


"oya Nay perkembangan lu sama Pak "Deril kayanya udah jauh ya,,???


"uuuhhh,, pak Deril tuh so sweet bgt,


"lu yg di cium keningnya, gua yg baper,,ucap Wulan.


"iisshhh kepo bgt sich jadi orang,,


"gua ajja ga kepo tuh sama hubungan lu sama Fauzan wwweeeeee...


"hahahaha...


"lu boleh kepo ko Nay sama gua,


"lu mau nanya apa pasti gua jawab,,,


"ga tertarik tuh hahaha...


"udah aaahhh kita beresin kerjaan,


"gua udah kangen banget soalnya sama Resti,,


"huuuhhh dasarrrrr,,


"awass ya Nay nanti klo minta curhat,,ucap Wulan.


"bodo amat wwweeeeee....Nay mengejek Wulan sambil tertawa.


sementara itu,


Rey yg baru saja selesai meeting,


begitu tergesa-gesa,menuju keparkiran dan melajukan mobilnya.


Rey berniat menuju kerumah Resti,


karna seharusnya hari ini,


adalah jadwal Resti untuk cheuk up,


dia melirik jam tangan sudah pukul 14:15 dan dia memiliki waktu satu jam,


untuk membawa Resti ke Rumah sakit


tiba dirumah Resti,


orangtua Resti pun menyambutnya


Rey di persilahkan masuk,


dan menyruhnya ke taman belakang karna Resti ada disana.


saat tiba di halaman belakang,


Rey melihat Resti sedang berdiri dengan tongkat penyangga,


ya kini Resti sudah bisa berdiri dgan bantuan penyangga,


walaupun blom bisa berdiri dengan sempurna.


Rey terkesima melihat Resti yg sedang tersenyum lebar cantik sekali,


dan Resti seperti sedang berbicara dengan bunga yg tumbuh disana,


Resti tak mengetahui jika Rey tengah memperhatikannya,


melihat senyum indah milik Resti itu,


Rey pun tersenyum,


semenit kemudian, ibunda Resti datang membawakan minum dan makanan untuk Rey,


ketika ibunda Resti hendak memanggil Resti,


Rey melarangnya dan ibunda resti pun kembali kedalam,


Rey masih asyik menyaksikan Resti yg kini sudah duduk dan tetap dgan senyumnya,


baru kali ini Rey melihat senyuman cantik dan indah yg Resti miliki,


Rey kini bnar2 sedang menikmati senyuman indah milik bidadari tak bersayap itu.


senyum itu tiba2 hilang saat Resti melihat kearahnya,


ya Resti telah melihat Rey,


yg sedang berdiri beberapa meter darinya,


melihat senyuman indah itu hilang Rey pun menghampirinya.


"haiiii Ressss,,kmu apakabar,,???? tanya Rey.


"seperti yg kamu lihat Rey,


"aku baik2 saja...


"mau apalagi kmu kesini Rey,,??? tanya Resti.


"aku ingin meminta maaf pada sama kmu Res,,


"maafin atas sikaf aku tempo hari Res,,


"aku tidak bermaksud, menyakiti hati kmu,


"aku sungguh tidak bermaksud seperti itu,,


maafkan aku Ress,,, ucap Rey dengan rasa bersalah.


"kmu tidak perlu meminta maaf Rey,


"kmu tidak salah,


aku yg salah,,


"harusnya aku sadar, bahwa kmu hanya kasian sama aku,,


"wanita yg kmu suka bukan aku,,


"Resss walaupun aku blom bisa membalas perasaan kmu,


"beri aku waktu ,


"untuk bisa menerima mu


"tapi setidaknya izinkan aku merawat kmu sampai kmu bisa berjalan kembali,


"hari ini jadwal kmu cheuk up,,


"aku ingin antar kmu cheu up,,


"Kamu ga perlu repot2 Rey,,


"aku sudah bnyak merepotkan,


berapa banyk waktu kmu yg terbuang untuk menemani aku,,????


"aku biasa berangkat sendiri,"


"Resss kali ini,,


hanya kali ini,,


"tolong kmu nurut sama aku ya,,!!!!


"sudah waktunya,


kita berangkat sekarang, ucap Rey.


Resti diam tak menjawab,


namun tiba2 Rey mendekatinya,


dan mengangkat tubuh Resti.


"Rey kmu apa2in sich,,


"turunin aku sekarang juga,,,


"aku bisa jalan sendiri Rey,


Resti meronta dalam dekapan Reyhan,


dan Reyhan tak menghiraukan,


satu pun keinginan Resti,


dia tetap membawa gadis itu dalam pelukannya.


ya Reyhan membopongnya ke mobil setelah berpamitan dgan ibunda Resti.


Rey melajukan mobilnya menuju Rumah sakit,


sedangkan Resti,


yang kini duduk di samping Rey pun tak bnyak bicara,


dia diam membisu, tak sepatah kata pun trucap.

__ADS_1


hingga mobil Rey berhenti di parkiran rumah sakit.


__ADS_2