
Naysilla telah selesai dgan ritualnya dia bergegas keluar dari kamar dan pamitan kepada sang mama karna dia sudah janjian dgan Wulan
Nay mengendarai motornya menuju toko
bgtupun dgan Wulan,
dia sudah bergegas berangkat ke toko, ketika Nay menelponnya sambil menangis.
Nay lebih dulu sampai di toko di banding Wulan
dia menunggu sahabatnya itu datang,
20 menit kemudian Wulan tiba di parkiran toko dan masuk kedalam
Wulan terkejut ketika melihat Nay yg menghambur kedalam pelukannya,
"Nay,,lu kenapa,,,??????tanya Wulan
Nay yg masih terdiam,
dan Wulan pun menunggu sampai keadaan tenang,
hingga setelah merasa cukup tenang,
Nay pun menceritakan semua yg trjadi padanya.
Wulan yg notabene lebih dewasa darinya pun,
memberikan saran agar Nay lebih mementingkan perasaan dan kebahagiaanya dulu,
di banding kebahagian dan perasaan oranglain.
Nay memeluk Wulan dan merasa lebih tenang saat ini,
sementara itu, waktu istirrahat telah tiba
semua para karyawan menghentikan aktifitasnya,untuk makan siang,
bgtupun juga dgan Rey dan Fauzan,
yg berpapasan di pintu masuk sang bos,
Rey membuang pandangan saat berpapasan dgan Fauzan.
tanpa mengetuk pintu Rey menerobos masuk kedalam ruangan sang bos,
sang bos yg kaget dgan kehadiran Rey,
yg terlihat sedang emosi pun terlihat tenang,
dia tidak mau terpancing emosi apalagi bertengkar dgan sahabatnya.
"sejak kapan lu kenal sama Naysilla,,???
"asal lu tau ya,
" gua udah menyukai Naysilla lebih dulu,
"gua minta sama lu baik2,"
"tolong jauhin Naysilla,,!!!!!!!!! ucap Rey dgan wajah yg merah menahan marah.
Fauzan pun ikut masuk kedalam ruangan,
dia takut klo sepupunya dan Rey berkelahi.
"tenang dulu Rey,
"kita bisa omongin ini secara baik2,"
"gua ga pernah tau,
"klo perempuan yg selama ini lu suka itu Naysilla,,
"waktu Fauzan ngasih tau kebenaran ini gua syok Rey,
"trnyata gadis yg lu suka, dan gadis yg gua suka,"adalah orang yg sama,
"tapi maaf Rey,
"kayanya gua ga bisa menuhi permintaan lu itu,,!!!!! ucap Deril dgan nada santai.
"apa maksud lu,,???
"lu mau ngerebut Naysilla dari gua,,??? tanya Rey.
"Rey,"Naysilla itu masih hak milik orangtuanya,
"jdi lu ga bisa mengklaim bahwa dia itu milik lu,
"Lu ga akan bisa memiliki Naysilla Rey,ucap Deril.
"apa maksud lu haahh...?????
"apa karna lu merasa lebih segalanya di banding gua,,???
"apa karna lu itu punya perusahaan,
"Lu seorang direktur utama disini,,??
"Lu fikir Naysilla perempuan matrealistis haah..????
"Kali ini gua ga akan kalah lg sama lu,
__ADS_1
"dan gua ga akan pernah biarin,
" lu rebut Naysilla dari tangan gua,,
"inget itu,,,!!!!!!
ucap Rey sambil berlalu meninggalkan Fauzan dan Deril yg hampir saja terbawa emosi karna sikaf Rey.
Fauzan menepuk bahu Deril berusaha menyabarkan sepupunya itu,
"Gua sedikit bingung sama ucapan trakhir Reyhan,,???? ucap Fauzan.
"ucapan yg mana,,???
"Waktu dia bilang ,"kali ini dia ga akan kalah lg sama lu,,
"apa sebelumnya kalian pernah trlibat seperti ini juga,,??? tanya Fauzan yg sedikit merasa heran.
Deril mengerutkan keningnya dan berusaha mengingat dan berfikir,
"kayanya engga Zan,,
"gua juga ga faham sama ucapan dia itu. jawab Deril.
"udahlah, dia lg emosi percuma,
"setelah dia melunak,
kita ajak dia bicara baik2 gimana,,?? usul Fauzan.
"ookkeyy gua setuju,,!!!!!! jawab Deril.
"yaudah mending lu ikut gua, !!!!
"kita makan siang di toko Nay,
" sambil bantuin mereka buat persiapan "pembukaan cabang toko mereka,,
"gua udah laper,
liat kalian berdua berantem ajak Fauzan
"boleh tapi tunggu sebentar lagi,
gua beresin berkas ini dulu,ucap Deril
akhirnya Fauzan pun duduk di sofa sambil memeriksa handphonenya,
dia pun tersenyum,
saat membaca pesan balasan dri Wulan,
entah mengapa,
tiba2 pintu ruangan sang bos terbuka,
dan tampak lah gadis cantik bertubuh langsing,tinggi bak model,berdiri di hadapan pintu.
Fauzan dan Deril pun di buat kaget dgan kedatangan wanita itu.
"Honeyyyy,,,
ucap gadis itu berjalan ke arah Deril, dan memeluk pria yg sudah berdiri untuk pergi.
"Haiiii,,,, Fauzan, sapa gadis itu melambaikan tangannya kearah Fauzan.
Fauzan menepuk keningnya,
dia merasa kesal dgan gadis itu.
"kmu ngapain kesini,,??? tanya Deril..
"Honeeyyy,,
"aku itu mau ngajak kmu lunch hari ini,
"you know honey,,
"aku belum makan sedikitpun,
"aku sengaja ingin makan sama kmu,,
"sorry Shirin aku udah ada janji sama Fauzan,,
"aku ga bisa pergi sama kmu,,!!!!
"nex time okkkeyy...
"lgian kmu baru sampai Indonesia pagi tdi,
"harusnya kmu istirahat dulu,"
"No honey,," aku ingin hari ini pleasee..
"aku jauh-jauh terbang dari Amerika ke Indonesia itu untuk nemuin kmu,,
Fauzan yg sudah frustasi pun akhirnya mengalah.
"Yaudah boss,"kalian makan siang berdua dulu ajja hari ini okeyy....
"permisi boss,,
"byee Shirin,,
__ADS_1
"Byeee Fauzan...
"thank you,,
Fauzan pun berlalu dari ruangan itu,
keluar menuju toko tempat pujaannya berada,
dia melajukan mobilnya dgan kecepatan tinggi,
agar terhindar dari omelan Wanita yg telah mengisi hatinya.
sesampainya di Toko,
Fauzan pun mengucapkan salam dan masuk
dari pintu dia melihat Naysilla dan Wulan yg sedang membereskan pakaian, dan Fauzan menghampirinya.
"pantesan ajja salamku ga ada yg di jawab,
" trnyata kalian lg sibuk,,????
"udah di jawab kali,,
"mank ga denger apa,,???? tanya Wulan.
"enggak soalnya jawabnya jauh,
"kalo deket kaya gini aku pasti denger,,
ucap Fauzan yg berdiri di hadapan Wulan dgan sangat dekat.
"apaan sich deket2,,?????
"sana jauh2 disini banyak debu,
"jgan gangguin aku lg kerja ya,,!!!!! ucap Wulan kesal.
"ohh yaudah klo ga mau di deketin,
"Nay pergi yuk,,temenin aa makan,!!!!
"aa laper nie,,
Nay yg mendengar pertengkaran lucu dri pasangan itu pun hanya bisa tersenyum,
dia pun menghampiri Fauzan,
"bawell,,
"yaudah hayuu kita makan,
"mau makan di mana sich,,???? tanya Wulan kepada Fauzan.
"Di resto favorit aku,
"aku traktir,
"yukkkk kita berangkat..ucap Fauzan.
akhirnya mereka bertiga berangkat menuju Resto,
sedangkan Reyhan yang tengah kesal kepada Deril,
memutuskan untuk pulang ke apartemennya,
dia merendam dirinya di dalam bathup sambil memejamkan mata,
tak lama kemudian handphonenya berdering,
panggilan dari Resti,
namun tak kunjung Reyhan angkat,
hingga panggilan itu pun berhenti.
Resti merasa akhir2 ini Reyhan tak seperti biasanya,
sudah beberapa hari pula Reyhan tak mengunjunginya,
panggilan darinya pun tak diangkat,
whatsapp Resti pun tak ada yg Rey balas,
akhirnya Resti hanya bisa menangis merutuki nasibnya,
yg kini harus duduk di kursi roda,
Resti pun befikiran bahwa Reyhan akan mengingkari janjinya,
dan meninggalkannya,
dan akhirnya Resti pun tak dapat berbuat apa2,
karna dia sudah menyiapkan mental dan hatinya,
bahwa cepat atau lambat hal ini akan terjadi padanya, dia pun sudah siap..
HAII PARA READERS..
TRIMAKASIH UNTUK JEMPOL DAN comentnya🙇
MOHON MAAF KLO MASIH BANYAK TIPO DIMANA MANA,,
__ADS_1
JGAN LUPA FOLLOW IG AKU YA @KASA.NDRA160 TRIMAKASIH🙇🙇🙇