
happy Reading Readers kesayangan 😘😘
hari ini ketiga wanita cantik ini disibukan dengan acara peresmian toko baru mereka
pukul 09:00 toko resmi di buka,
dengan acara sebelumnya doa bersama,
dan gunting pita yg di lakukan oleh ketiga wanita cantik itu.
ketiga wanita itu tampak cantik,
dengan dress code berwarna putih,
mereka terlihat anggun,
acara berlangsung cukup meriah,
dan di hadiri oleh keluarga inti dari ketiga wanita itu,
DERIL,dan Fauzan ikut mempersiapkan segala kebutuhan acara pembukaan,
mereka memberi dukungan untuk para wanitanya.
begitupun dengan Reyhan yg sudah keluar dari Rumah sakit,
dia datang dan memberikan support untuk kekasih hatinya.
ketiga pria itu sepakat membawa bunga untuk ketiga wanitanya,
hingga siang menjelang,
akhirnya mereka dapat santai sejenak.
Nay, Wulan dan Resti menghampiri para pria itu,
" selamat ya sayang atas pembukaan toko kalian,,
"semoga berkah dan sukses kedepan nya,, ucap DERIL seraya memberikan Bunga pada Nay.
" terimakasih Mass,,amiinn makasih doanya,,!
" selamat ya ibu, ayah bangga sama ibu,,
" nih buat ibu,,sini peluk dulu,, ucap Fauzan seraya memberikan buket bunga dan merentangkan kedua tangannya memeluk Wulan.
" terimakasih ya,,issshh gak usah mesum deh,,Wulan memanyunkan bibirnya.
" bunga mawar putih cantik untuk pacarku yg tercantik, ucap Rey seraya mengedipkan sebelah matanya.
" terimakasih Rey, Resti meraih bunga dari tangan Reyhan.
" suka,????? tanya Resti..
" banget,,,
"Alhamdulillah kalo kamu suka,
" yaudah kita makan yukk,, udah siang,,!!! ajak Nay,
mereka semua lalu menuju tempat makanan tersaji,
dengan menggandeng pasangan masing2 mereka larut dalam kebahagiaan hari ini,
Nay,Resti dan Wulan kembali meninggalkan para kekasihnya,
untuk menemui tamu yg datang,
di depan pintu seorang pria tampan sedang berdiri,
dengan membawa 3 buket bunga
dia melenggang menghampiri ketiga wanita itu,
DERIL dan Fauzan yg melihat kedatangan nya bersikap biasa saja.
berbeda dengan Rey yg sudah memasang taring,
dan tatapan mematikan nya terhadap pria itu,
Rey seperti harimau yg ingin menerkam mangsanya.
" haiii assalamualaikum,
" selamat siang para gadis cantik,, sapa Zein
" waallaikumsalam,,siang Zein,,jawab ketiga wanita kompak
" terimakasih Zein sudah datang, ucap Resti,
" selamat untuk pembukaan toko kalian,
" semoga toko kalian rame dan sukses kedepan nya,
" kalian para wanita hebat,
ucap Zein seraya menyerahkan buket bunga pada ketiga gadis itu,
" wow terimakasih ya Zein, ucap Naysilla.
" makasih loh Zein,Wulan menimpali.
" sama2 Nay,LAN,
mata biru Zein bertemu dengan mata hitam milik Resti dan keduanya saling tatap,
" makasih ya Zein,
"kamu gak perlu Repot2 bawa bunga segala, ucap Resti.
__ADS_1
gapapa ko Ress, kamu suka bunganya,???
" suka ko, ucap Resti seraya tersenyum.
Rey yg melihat kedekatan
Resti dan Zein yg begitu dekat,
membuatnya merasa kesal
mata Resti melihat kearah Rey dan melihat tatapan tajam Rey,
Resti pun mencairkan suasana.
" silahkan duduk Zein, silahkan menikmati hidangan nya,, ucap Resti.
" terimakasih Ress,,
Zein berjalan meninggalkan gadis cantik itu sendirian,
hhuufffftt,,selamat gua dari amukan macan kumbang, ucap Resti dalam hati.
" haiii nyonya Permana,, tegur Rey yg kini tepat berada di belakang Resti, dan sukses membuat Resti terkejut..
" Rey ngagetin ajja sih..!!!
" inget ya nyonya Permana gak boleh kecentilan dan senyum sama cowok lain,!!
" inget senyum kamu itu mengandung madu,
" jadi cuma aku yg boleh lihat senyum itu..
" iisshh posesif nya,,
" ya masa aku ngobrol sama orang cemberut,
" nanti aku di kira sombong dong..
" aku gak perduli apa kata orang,
" yg penting kamu gak boleh terlalu ramah sama cowok lain,
" apalagi sama bule Arab itu,,ujar Rey tegas..
" namanya Zein Rey,,
" bodo amat siapapun namanya,,
" aku awasi kamu dari sana loh,, jadi nyonya Permana jgan nakal ok,,
" hemm,,iya Tuan Permana bawelllll,,
" udah sana kembali ke tempat,
" siap nyonya,,love u more...
Rey berjalan kembali ke tempatnya,
sedangkan kedua sahabatnya tersenyum melihat tingkah Rey,
mereka ternyata dari tdi melihat kecemburuan Rey pada pria blasteran itu.
menyadari tatapan kedua sahabatnya,
Rey pun melirik kedua sahabatnya yg sedari tengah menahan tawa.
" kenapa lu pada senyum2 begitu hah,,???
" gua sama Deril cuma kaget ajja, lu bisa cemburu juga ternyata,,
" udah kaya kebakaran jenggot gitu, udah bucin lu sekarang sama Resti hahahaha...Fauzan menertawakan Rey dan tawa mereka berdua pun pecah.
" alah kaya kalian gak pada bucin ajja,,
" si Zein Zein itu gua akui dia rival terberat gua,
" jadi gua gak boleh lengah..
" tapi Resti kan udah jadi pacar lu sekarang Rey,
" apa yg lu takuti Haah,,??? tanya Fauzan.
" yg sudah rumah tangga ajja bisa cerai Zan apalagi yg hanya pacaran,, ucap DERIL.
" iya juga sih,,pelakor sama pebinor sekarang itu lebih horor dari setan.. Fauzan menimpali
" terus gua harus gimana,,??? tanya Rey.
" yaudah lu hak paten kan ajja,
" nikahi secepatnya, buat dia jadi milik lu seutuhnya, gampang kan,, usul DERIL.
"ide bagus tuh,,
" gua bakal cari waktu buat ngelamar dia ujar Rey.
" nahhh gitu dong itu baru namanya cowok,,
" grecep Rey,, hati2 banyak tikungan tajam,, ucap Fauzan menakuti.
" alah emang lu udah ngelamar Wulan Haah,,??
" hati-hati perempuan berkulit seperti Wulan itu incaran pria bule Zan hahahaha..
"tunggu ajja tanggal main nya Rey, ahahahahaha...
tawa ketiga pria itu pecah,
dan menggema ke seluruh ruangan,
__ADS_1
namun para tamu hanya melirik kearah mereka sebentar,
dan kembali melanjutkan kegiatan nya.
sampai Naysilla menghampiri mereka,
dan berdiri di hadapan ketiga pria itu,
dan sekilas membuat pria irit senyum itu, menoleh kearah calon istrinya.
" Mass aku mau pulang,
"soalnya aku harus siap2 lagi untuk acara nanti malam,,ucap Naysilla..
" okey sayang yaudah Mass antar kamu pulang ya,,!!!
DERIL berdiri dan menghampiri Naysilla.
" oyaa acara lamaran kalian malam ini kan,??? tanya Rey.
" iya kalian pasti datang kan,,?? tanya Naysilla
" iya Nay aku pasti datang walaupun hati aku gak ngizinin,, ucap Rey terlihat sedih.
Naysilla, Fauzan dan DERIL, pun melirik kearah Rey dengan tatapan penuh tanya.
sadar akan tatapan mereka Rey pun tertawa terbahak-bahak..
" santai ajja kali mukanya,,serius banget sih Nay,, ucap Rey.
" sialan lu Rey bikin gua kaget ajja, ucap Fauzan.
" tau nih kamu Rey bikin aku panik ajja,,
Rey bangkit menghampiri DERIL dan Naysilla, lebih tepatnya di hadapan Naysilla,,
" kalau kamu bahagia aku juga bahagia Nay,
" aku sudah menemukan kebahagiaan ku, ucap Rey.
DERIL memeluk sahabat yg sudah hampir 20 tahun bersamanya,
dia menepuk pundak DERIL dan tersenyum,,
" gua sama Nay cabut duluan ya,,
" jgan lupa habis acara ini langsung kerumah Naysilla,,!!!!
" okey Boss,, kita tunggu Wulan dan Resti dulu.
DERIL mengangguk,
dan menggenggam tangan Nay lalu berlalu dari hadapan mereka,
Rey menatap kepergian mereka dengan senyum yg di paksakan,
melihat hal itu Fauzan menepuk bahu Rey.
" gua tau lu belum sepenuhnya ikhlasin Naysilla bersama Deril,
" gua salut sama lu Rey, lu bisa korbankan perasaan lu untuk kebahagiaan orang lain,
" gua hanya bisa berdoa,
"semoga lu segera mendapatkan kebahagiaan lu Rey.,,ucap Fauzan sedih.
tanpa mereka berdua sadari,
kedua wanita mereka sudah berada disisi mereka,
melihat Resti yg tersenyum,
Rey langsung menarik Resti dan melingkarkan tangannya memeluk Resti dari belakang.
"Resti terkejut dengan sikap Rey yg kini memeluknya dari belakang,
Resti pun tak tau apa yg sedang kedua pria itu bicarakan.
" siapa bilang gua gak bahagia,,??? gua udah dapet kebahagiaan gua ko Zan,
" wanita ini sumber kebahagiaan gua, ucap Rey seraya mengecup pipi Resti dan menyandarkan kepalanya di bahu Resti.
Resti terlihat malu, namun Wulan dan Fauzan hanya tersenyum.
mereka senang akhirnya Resti dan Rey bersama dan saling mencintai.
begitupun dengan Resti,
hatinya sangat bahagia mendengar perkataan Rey yg sukses membuat hati nya melambung tinggi,,
Resti pun membalikkan badannya dan memeluk Rey erat.
" oohh so sweet banget sih kalian,, jadi iri deh,ucap Wulan.
" sini-sini sayang aku peluk,, ucap Fauzan seraya memeluk Wulan.
mereka memeluk pasangan masing2 dan hanyut dalam rasa cinta terhadap pasangannya,
dan tanpa mereka sadari sepasang mata tengah memperhatikan mereka,
pria itu terlihat sedih melihat Rey dan Resti berpelukan di depan matanya.
Zein terdiam dan hanya tersenyum getir,
melihat kemesraan kedua orang itu
ada perasaan yg tak bisa dia jelaskan,
dia merasa sakit dan sedih melihat Resti dan Rey..
__ADS_1
" TUHAn BENARKAH AKU TELAH JATUH CINTA PADA GADIS ITU.??????