
happy Reading Readers kesayangan 😘
ditunggu jempol dan coment ya🙏
Naysilla dan Deril sedang menikmati makan siang mereka,
Naysilla tengah memperhatikan Deril yg tengah makan dengan lahap.
" pelan2 Mass,, nanti kesedak,,
" iya sayang kamu makan yg kenyang dong,,!!
" nih udah mau habis,,
" sayang seminggu kedepan Mass pasti bakal sibuk ,
"karena harus mengejar banyak meeting,
" karena Mass mau di hari pernikahan kita Mass tak sibuk,
"dan punya banyak waktu untuk kamu,
" kamu gapapa kan,???
" enggak apa-apa ko Mass aku faham,,
" yg terpenting komunikasi kita tetap berjalan,,
" itu pasti sayang,, ucap Deril seraya mengelus puncak kepala gadisnya.
mereka telah selesai makan dan segera kembali ke toko,
Deril hanya mengantarkan Nay,
dia kembali ke kantor untuk melanjutkan pekerjaan nya.
" Makk,, a Fauzan udah pulang ya,??
" udah Nay setengah jam yg lalu,
emang kenapa,??
" gapapa ko Mak,,
" Pak Deril langsung pulang ya,??
" iya dia ada meeting,,
" dia bilang akan sibuk dalam beberapa Minggu ini,
" agar saat pernikahan nanti dia bisa ambil libur untuk santai,,
" sabar ya calon nyonya Wijaya,, sebentar lagi juga bakal ketemu setiap hari ko,,
" iiissshhh,, mulai deh tuh mulut julidnya,,
" hahahaha,,
waktu terus berlalu hingga tak terasa sore pun tiba,
ketiga gadis itu sudah siap untuk pulang,
tak lama sebuah motor parkir di halaman depan toko.
Zein duduk di atas motor dengan gagahnya,
ketiga wanita tersebut terkejut,
namun mereka hanya tersenyum,,
" hemm,,tuh fans lu udah Dateng Ress,,ucap Wulan.
Resti terdiam saat Zein mendekati mereka.
" halloo assalamualaikum semuanya,,
" waallaikumsalam
" dari mana Zein,?? kebetulan lewat lagi ya,?? tanya Wulan seraya tersenyum meledek Zein.
Nay menyenggol lengan Wulan.
" enggak Lan, aku sengaja datang kesini mau temuin Resti,,
" cieee..cieee,,
" Wulan meledek, Resti terlihat canggung.
" yaudah makk,,Nay,, gua duluan ya
"kalian hati2 di jalan ya,,
" iyaa Ress pasti,,kalian have fun ya ucap Nay
" tenang ajja Ress kita bakal hati2 ko,
mereka tertawa,,Zein pun pamit kepada Wulan dan Nay.
" Nay, LAN, gua izin bawa Resti ya,,
__ADS_1
" gua pamit assalamualaikum,,
" waallaikumsalam,, jawab Nay dan Wulan.
" udah di bilangin dari kmren gak usah di balikin Zein hahahaha,,
Wulan tertawa terbahak bahak,
sementara Resti hanya mendengus kesal,
Zein dan Resti pergi lebih dulu,
dari hadapan mereka,
15 menit kemudian Rey datang dan menghampiri kearah Resti dan Nay,,
"assalamualaikum semuanya,, salam Rey.
" waallaikumsalam,,jawab mereka berdua.
" Resti mana ko cuma berdua,,??? tanya Rey.
" hemm,, Rey lu sih telat datangnya,,
" Resti udah di bawa duluan sama Zein tuh barusan,, ucap Wulan
" kemana mereka pergi,?? tanya Rey.
" kita sih gak tau,,
Rey terlihat kesal, dia pun mengepalkan tangan nya,
" perlu bantuan kita Rey,??? tanya Wulan.
" memangnya kalian mau bantu gua apa,??
" lu pengen tau dimana Resti dan Zein pergi kan,??
" gua akan cari tahu sekarang,, ucap Wulan.
Rey mengangguk..
Wulan mengambil handphone nya dan menelpon Resti,,
5 menit kemudian panggilan diangkat..
Wulan terlihat berbicara dengan Resti,
dan tak lama menutup telpon nya.
" Resti sama Zein dalam perjalanan pulang kerumahnya Resti,
" gua bakal susul Resti kerumahnya,,
" thanks ya Lan, gua cabut assalamualaikum,
" Nay aku pamit duluan ya,,kamu mau bareng ,??
" gak usah Rey aku bawa motor ko,,
" yaudah aku duluan ya assalamualaikum,,
Waallaikumsalam,,Jawab Nay,
seraya melihat Rey yg sudah tancap gas menuju Rumah Resti.
Nay dan Wulan geleng-geleng kepala.
"dasar si Rey ngejar Resti udah kaya kebelet pipis, hahahaha...
" Makk gua penasaran sama lu, sebenarnya lu dukung Resti sama siapa,???
" kalo lu dukung siapa Nay,?? Wulan balik bertanya.
" di tanya malah balik nanya,
" gua dukung orang yg Resti suka, dan yg pasti bisa bikin Resti bahagia, ucap Naysilla.
" maksud lu Reyhan,???
Nay mengangguk.
" berarti pilihan kita sama Nay,
" kenapa bisa sama Mak,,??
" seperti yg kita tau Nay, Resti kan suka nya sama Rey, malah sampai bucin banget,
" gua rasa dia sama Zein belum punya perasaan apa2,
" sebenarnya Zein cowok yg baik,, tapi perkara hati siapa sih yg bisa paksa iya kan,??
" iya lu bener Mak, kita doain yg terbaik ajja buat Resti,
" siapapun orangnya nanti..
percakapan mereka pun berakhir,
kedua wanita itu mengendarai motornya menuju rumah masing2,
__ADS_1
sementara Zein dan Resti yg dalam perjalanan pulang,
sampai di halaman Rumah Resti,
Zein memarkirkan motornya, dan menurunkan Resti,
saat hendak masuk ke dalam,
mereka terkejut melihat mobil terparkir di dalam,
dan Resti lebih terkejut lagi,
saat melihat Rey duduk di teras Rumahnya sendirian.
Resti menghampiri Reyhan,,
" Rey kamu ada disini,?? dari kapan,??
" dua jam yang lalu,
" kamu darimana ajja Ress,???
" dua jam,??? aku habis makan dulu di luar "kenapa gak hubungin aku,???
" kamu bisa lihat handphone kamu,
" beberapa pesan dan telpon dari aku tak ada jawaban.
Resti merogoh tas dan melihat handphone, dia terkejut 100 pesan dan 55 panggilan dari Rey .
" maaf Rey aku gak tau,
Zein muncul dari belakang Resti,
Rey memandang Zein dengan tatapan membunuh,
Zein yg merasakan hawa tak enak di rasakan ketika melihat Wajah Rey.
" haii Rey apakabar,??
Rey tak menjawab, hanya tatapan yg Rey tunjukan,
tak mau kalah Zein pun menatap Rey,
mata tajam milik Rey dan mata sayu milik Zein bertemu.
" sorry Zein gua mau ngomong berdua sama Resti,
" bisa lu tinggalin gua dan Resti berdua sekarang,,??
Zein hanya tersenyum, sejurus kemudian Zein pun berpamitan pada Resti,
kini hanya tinggal Resti dan Rey berdua.
"kamu kenapa sih Rey,?? kenapa kamu bicara kasar gitu sama Zein,?? ucap Resti kesal.
" aku tdi jemput kamu ke toko, tapi kamu gak ada,
" berani banget kamu pergi sama dia, kamu kan tau aku bakal jemput kamu lagi,
" kenapa kamu malah pergi sama dia,??
" aku nunggu kamu dua jam disini, tapi kamu malah enak2an berduaan sama cowok itu.
Rey meluapkan kekesalannya,, dan itu membuat Resti bingung.
" memangnya kenapa kalo aku pergi sama Zein,
" itu hak aku Rey,
" kenapa kamu harus marah,??
" antara kita itu gak ada hubungan apapun, inget Rey kita hanya teman,
" jadi aku bebas mau pergi dengan siapapun,
" hanya teman,??? seperti itu aku Dimata kamu Ress,??
" kenapa ada yg salah,?? bukankah dari dulu pun kamu hanya anggap aku teman.??
" dulu dan sekarang itu berbeda Ress,
" aku menyesal dan bersalah, aku minta maaf.
" cukup Rey, tak perlu minta maaf lebih baik sekarang kamu pulang,
Resti hendak berlalu meninggalkan Rey yg masih terpaku di tempatnya..
" aku gak suka kamu dekat dengan Pria lain,
" apalagi dengan Pria itu,
seketika langkah Resti terhenti, dan Resti pun berbalik,
Rey berjalan mendekati Resti.
" kenapa,,?? kamu cemburu,??
" iyaa aku cemburu,, karena aku sayang kamu Ress,, apa kamu puas,,??
__ADS_1
Resti tertegun mendengar perkataan Reyhan.