DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 82


__ADS_3

hari yg di nanti pun telah tiba,


seperti Rencana,


weekend nd ini mereka akan pergi liburan,


ke villa pribadi Deril yg berada dikawasan puncak,


Dari jumat siang Rey,Deril dan Fauzan sudah menyiapkan perlengkapan mereka selama dua hari,


mereka pulang lebih awal dari kantor,


dan segera pulang ke rumah untuk packing.


sama seperti ketiga pria tampan itu,


Naysila,Wulan dan Resti, sedang packing untuk keperluan mereka.


Deril secara Resmi telah meminta izin kepada orang tua Naysila,


untuk membawa Naysila berlibur,


dan orang tua Nau pun mengizinkan,


asal mereka tau batasan,


Rey pun juga sudah meminta izin kepada kedua orang tua Resti,


Resti yg kini sudah bisa jalan sedikit-sedikit,


pun merasa senang akan liburan,


karena selama dia sakit,


dia tidak mampu pergi kemanapun.


Jumat sore Fauzan mendatangi Rumah Wulan,


untuk menjemput Wulan dan Meika,


Meika yg tau akan diajak liburan begitu antusias,


dia pun membawa segala perlengkapan dan juga tenda,


untuk nanti berkemah katanya..


saat ini Meika sedang bersama Fauzan menunggu Wulan yg sedang siap-siap


"Om Ibu lama banget ya,,????


"nanti kita terlambat gimana, kalo kita di tinggalin gimana om,,?? tanya Meika tak sabaran.


"tenang princess kita ga akan di tinggalin ko,


"pasti di tungguin,


"tapi ngomong-ngomong emang ibu lagi ngapain sih,,?? makeup ko lama bgt,,?


"ibu emang gitu kalo mau kemana-mana makeup nya lama Om,


"Kmu tunggu disini ya,,


"Om liat ibu kamu dulu,,


"ok Om..


Fauzan berjalan menuju kamar Wulan, ketika sudah sampai di depan kamar Fauzan mengetuk kamar,


dan terdengar suara dari dalam..


"Masuk..


Fauzan membuka pintu,


dan tampak Wulan sedang duduk di pinggir kasur,


dengan tangan yg sedang menggapai resleting di belakang bajunya,,


"Meika,,sini cepetan bantuin ibu,,


"tolong naikin resleting ibu,


" ini susah banget ibu ga sampai


Fauzan terdiam dia bingung,


jika dia hampiri dan membantunya apakah dia akan bersalah,,??


"Meika...


panggilan Wulan mengejutkan nya.


"ko diem aja sih,,?? ibu panggil kmu loh,,!!!


"cepetan sini bantuin ibu,,!!!! perintah Wulan.


Fauzan berjalan menghampiri Wulan dan duduk di sisi kasur,


dengan tangan yg gemetar,


dia mencoba menutup resleting baju Wulan,


terlihat jelas di matanya warna bra Wulan berwarna merah terang,


membuat nya merasa pusing,


ketika melihatnya.


"makanya kalo pakai baju yg normal-normal aja "yg kancingnya di depan gitu,"


"kalo perlu yang kancing nya dari leher sampai pinggang,, ucap Fauzan.


Wulan terkejut mendengar suara pria


ketika dia menoleh,


dia mendapati Fauzan sedang tersenyum kearahnya.

__ADS_1


"loh ko kmu mas,,????


"Meika nya mana,,??? tanya Wulan.


"mana ada Meika,


"orang yg ketuk pintu aku,


pas kmu teriak masuk yasudah aku masuk,,


"terus kenapa kmu ga bersuara mas,,???


"ini aku ngeluarin suara,sayang, "


"bukan sekarang mas,,maksud aku tadi ih,,


"jadi yg nutup resleting baju aku kamu juga,,???


"Emang kmu pikir siapa sayang,,??


"cowok lain,,????


"ga usah ngimpi,


"sebelum dia nyentuh punggung kmu,


"udah aku bikin dia tepar duluan,


Wulan mendengus kesal,,


dia merasa heran,


mengapa pria di hadapan nya kini begitu cemburuan dan jadi budak cinta


melihat Wulan yg cemberut,


dengan bibir yg maju Fauzan merasa gemas,


"cup"


kecupan bibirnya di bibir Wulan membuat wanita itu naik darah,,


"ih kebiasaan banget nyosor-nyosor aja,, ucap Wulan,


seraya mencubit pinggang pria itu,


"aw..aw.ampun sayang sakit,"


"lagian kmu manyun-manyun gitu,


"aku pikir minta di cium,,


"Mas bisa ga sedikit aja engga mesum,,


"ga bisa sayang kalo sama kmu,


" bawaan nya pengen mesum terus hahaha..


Wulan memukuli Fauzan dengan bantal,


hingga akhirnya Fauzan berhasil menangkap tangan Wulan,


dan menggenggamnya,,


"udah ga usah kesel gitu sayang


"manyun lagi tuh bibir aku sosor loh,,


"cepetan siap-siap nya keburu sore,


"Meika udah nunggu dari tadi, lama banget dandan nya..???


"iya,,iya,, mas bawel bgt,,


"yasudah sana keluar dulu ih,,


"yasudah cepetan sayang kalo lama aku tinggal,,


"iya mas,,


Fauzan segera bangkit dan hendak berlalu,


namun dia kembali menoleh kearah Wulan yang masih duduk,


Fauzan membungkukkan badan nya,


dan sesaat kemudian mendekati telinga Wulan dan berbisik,,


"BRA MERAH KMU SEKSI JUGA,,"


"haha...


Fauzan berlari sebelum Wulan mengangkat bantal hendak memukul,,


"mas,


"dasar mesum,,,


"ngeselin bgt argh....


Fauzan tertawa puas setelah menjahili Wulan


dia berjalan kembali kearah Meika,,


"Om ganteng ibu kenapa teriak-teriak,,??? tanya Meika.


"oh itu ibu nemu kecoa merah sayang,,


"hah kecoa,,??


tak lama Wulan keluar dan menghampiri Wulan dan Fauzan.


"ibu lama banget sih,,?? protes Meika.


"iya maaf sayang ibu kan harus persiapin banyak kebutuhan kmu di sana,


"oya bu tadi ibu teriak kenapa,,???

__ADS_1


"kata om ganteng ibu dapet kecoa merah yah,,???


Wulan melirik Fauzan yg pura-pura tak mendengar dan tak melihatnya,


"iya sayang tadi ada kecoa nakal,,


"nakal banget,,


"yasudah kita berangkat sekarang yuk,,


"Ok,, ibu ayo om ganteng kita berangkat,,


"Ok tuan putri kita jalan sekarang,,!!!!!


Fauzan dan Wulan pun dalam perjalanan menuju tempat,


dimana mereka akan bertemu dengan yg lain.


sementara itu,


Naysilla pun sudah bersiap dan menunggu kedatangan Deril kerumahnya,


dengan baju kasual yg di kenakan nya Naysilla tampak manis dan cantik.


tak lama kemudian sebuah mobil mewah parkir dihalaman Rumah Naysila,


tak lama keluar lah seorang pria tampan, bertubuh atletis,dan tinggi menjulang,


"assalamualaikum,"


"Walaikumsalam,,


"kmu udah siap Naysila,,????


Naysila mengangguk dan tersenyum,,


"yasudah aku pamit sama orang tua kmu dulu ya,,


Deril masuk kedalam Rumah Naysila, dan bertemu orang tua Naysila sekalian berpamitan,


orang tua Naysila pun menitipkan Naysilla pada Deril.


Naysila dan Deril pun segera berangkat menuju tempat berkumpul dengan yang lain.


Rey dan Resti pun sudah akan berangkat,


saat ini Rey sedang menunggu Resti,


yg saat ini masih di dalam,


saat Resti keluar,


Rey terkesima dengan penampilan gadis itu.


Resti terlihat cantik saat ini,


entah mungkin memang Resti sudah cantik,


atau mungkin Rey yg baru menyadarinya.


"ayo Rey kita berangkat,, ucap Resti seraya berjalan tertatih karena dia belom bisa jalan sepenuhnya.


Rey pun tersadar dan menyentuh pinggang gadis itu untuk membantunya berjalan,


wajah Resti bersemu merah,dia malu.


Rey menuntun Resti masuk kedalam mobilnya,


dan ketika hendak menyalakan mesin mobilnya,


sebuah pesan masuk dari WhatsApp mengusik Rey.


Rey membuka pesan yg ternyata dari Shirin,


tenyata Shirin hari ini datang ke kantor dan tak menemukan mereka di sana,


hingga akhirnya,


Shirin mengirim pesan kepada Rey untuk menanyakan keberadaan mereka.


Rey pun membalas bahwa mereka telah pulang,


dan dalam perjalanan liburan ke puncak,


dan seperti dugaan nya,


Shirin meminta share lock,


Rey menyuruh Shirin meminta pada Deril bukan padanya.


Rey mendengus kesal kepada Shirin,


dan Resti yg melihat Rey mendengus pun bertanya.


"kenapa Rey,,??


"siapa yg ngirim pesan,,???


"bukan siapa-siapa engga penting ko,,


"kita jalan sekarang ya,,!!!


"soalnya yang lain udah dalam perjalanan.


Resti mengangguk,dan memasang seat bealt,


lalu Rey sedikit memundurkan kursinya agar Resti bisa duduk dengan tenang,


"terimakasih Rey,, ucap Resti yg hanya di balas dengan belaian di puncak kepala gadis itu.


Terimakasih PARA Reader Saya UNTUK LIKE DAN KOMEN NYA,, KOMEN KALIAN BIKIN AKU SEMANGAT BUAT UPDATE TERUS...


TERUS DUKUNG AKU YA DENGAN MEMBERI LIKE,KOMEN,VOTE DAN JUGA JANGAN LUPA MASUKAN NOVEL INI SEBAGAI NOVEL FAVORIT KALIAN,,


Terimakasih PARA Reader Saya KESAYANGAN🙇


SALAM SAYANG DARI AUTHOR😙😘

__ADS_1


__ADS_2