DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 59


__ADS_3

Deril telah sampai di halaman Rumah Nay,


dia pun mematikan mesin mobilnya,


dan keluar dri mobil lalu berjalan menuju Rumah Nay,


saat berada di depan pintu untuk mengetuk,


rasa deg2an dan Nervous menderanya


namun dia memcoba menetralkan hatinya,


"dgan segala keberanian yg dia punya,


akhirnya dia pun mengetuk pintu tersebut.


tok..tok.."assallamuallaikum," sapa pria tampan itu,


Naysilla dan sang mama yg sedang berada di depan televisi pun,mendengar suara ketukan pintu.


"Nay, ada tamu tuh,"


"coba kmu bukain siapa,,????


"iya mah,


Nay berjalan menuju pintu,


dan saat pintu terbuka,Nay trkejut dgan apa yg dia lihat,


Deril berdiri di hadapan'a,


dgan penampilan yg trlihat lebih tampan, di bagian rambut yg sengaja dia tata.


"waallaikumsalam,


"lohh, kmu ko kesini ga bilang2,,,????


"ada apaa,,,????? tanya Nay yg di hinggapi kebingungan.


"malam Nay, maaf aku ganggu kmu,


"aku kesini ada perlu sama kmu,


" dan orangtua kmu,,


ayah sama mama kmu ada kan,,???jawab pria tampan itu.


Nay semakin bingung,


dia sedikit terkejut dan heran,


pada pria yg kini ada di hadapannya.


"Nayyyyy,,,


Deril menyadarkan Naysilla yg terkejut di hadapan'a,


Naysilla pun tersadar.


"Ayah sama mama ada,


"hemmm,, "silahkan kmu masuk dulu, ucap Nay mempersilahkan Deril masuk dan duduk.


"kmu mau minum apa,,??


"jgan repot2 Nay,


"aku kesini bukan mau minum,


"ada hal penting,


" yg mau aku bicarain,


sama ayah dan mama kmu," ucap Deril.


"yaudah tunggu sebentar,


"aku panggilin ayah,sama mama dulu, ucap Nay sambil trsenyum.


Deril mengangguk dan membalas senyum Nay,


Nay pun berlalu,


"siapa yang datang Nay,,??? tanya sang mama.


"hemm,,anuu,, mahh,, itu Deril Mah yg dateng,,!!!


"Nay bingung, "katanya dia pengen ktmu sama Ayah dan Mama,


"emanknya ada apa Nay,,??


"Nay ga tau Mah,


"Nay juga bingung,


"katanya, ada hal penting yg mau dia bicarain sama Ayah dan Mama..


"waaahhh,, serius bgt kayanya,???


"yaudah kmu bikinin minuman dulu,"


"Mama panggil Ayah dulu di kamar," ucap sang Mama sambil berlalu dgan tergesa-gesa.


sampai di kamar sang mama lalu membangunkan Ayah Nay yg sudah tidur.


"Yahhh,, Ayah bangun,,


"ada apa sich Mah,,???


" baru juga mau tidur lelap,,


"itu Yah,


" di bawah ada Nak Deril,,


"katanya mau ketemu sama kita,


"ada yg mau dia bicarain sama kita, "katanya penting Yah, ucap sang mama


"Naysilla dimana,,???? tanya sang Ayah.


"Nay lg buatin minuman Yah,


"kayanya dia juga kaget,


"dan seperti kebingungan.


"yaudah Mama turun duluan, "nanti Ayah nyusul.!!! perintah sang suami.


"yaudah iya yah,


sang mama pun kembali turun kebawah,


didalam kamar pak Herman pun tersenyum,


dan mengambil hpnya mengetik sesuatu, dan mengirimnya kepada seseorang.


"seperti dugaanku,


"tapi ini terlalu cepat dri prediksi,


"besar juga nyali pemuda itu, pak Herman berbicara sendiri.


Pak Herman membuka pesan yg baru saja masuk,


dan membacanya,


dia pun geleng2 kepala seraya berkata,,


"Kejam sekali sama Anak sendiri, ucap Pak Herman seraya tersenyum.


saat Mama Nay datang Deril menghampirinya,mencium tangan wanita paruh baya itu,


"di minum dulu Nak,


"tunggu sebentar ya,!!!!!


"Ayah Nay sedang cuci muka dulu, ucap Mama Nay.


"makasih tante,

__ADS_1


"maaf jdi membangunkan om,


"maaf juga sudah datang malam2, ucap Deril sambil menunduk.


"gpp kmu santai ajja ya,


"Kmu temenin nak Deril dulu ya Nay,,!! perintah sang mama.


"iya Mah, jawab Nay.


di ruangtamu hanya ada Nay dan Deril,


mereka terdiam dan tak ada yg membuka pembicaraan,


hingga sang Ayah datang,dan menyalami pria yg seusia dgan papanya itu.


"selamat malam om,


"maaf saya lancang datang malam2 gini,


"maaf juga mengganggu istirahat Om sekeluarga, ucap Deril.


"ohhhh,,gpp om tak merasa terganggu,


"istri saya bilang,


ada hal mau kmu bicarakan sama om,,???


"apa yang ingin kmu bicarakan,,???


Deril menunduk saat Ayah Nay bertanya,


dadanya terasa sesak,


keringat dingin keluar dri tubuh atletisnya,


seketika dia merasa ada bom waktu yg akan meledak.


Nay yang beranggapan,


mngkin Deril ingin berbicara empat mata dgan sang ayah,


akhirnya Nay bangkit dri duduknya,


dan hendak meninggalkan mereka berdua,


namun sang ayah mencegahnya.


"kmu gausah ke mana2 Nay,


"panggil mama kesini,


"pria tampan ini mau berbicara serius sama kita,, ucap sang ayah.


Nay pun memanggil sang Mama,


dan Mama Nay pun duduk disebelah suaminya.


keluarga itu sudah lengkap dan tinggal menunggu Deril untuk bicara,


Namun berbeda dgan pria tampan itu,


di tatap oleh Nay dan keduaorangtuanya, membuat dia salah tingkah,


Nervous, dan mati gaya,


namun apapun yg terjadi semuanya sudah di depan mata,


Deril pun mengumpulkan keberaniannya, untuk berbicara dgan keluarga yg sedari tdi sudah menunggunya untuk bicara.


Deril menarik nafas panjang dan mulai membuka mulutnya untuk berbicara.


"Begini om,tante,Nay,


"kedatangan saya kesini malam ini,


"saya ingin meminta sesuatu, kepada om dan tante.


"saya mau melamar Naysilla, untuk menjadi istri saya,


"saya sangat mencintai Naysilla om,tante,,


"saya hanya ingin menikah dgan Naysilla,


"dan besar harapan saya,


"kepada om,dan tante, untuk menerima saya sebagai menantu,ucap Deril dgan berani.


setelah berkata terus terang,


Deril merasa separuh dadanya tlah kosong,


dia merasa plong,


namun dia masih blom tau apa jawaban dri keluarga Nay.


Berbeda dgan Deril yg merasa tlah plong,


saat ini Naysilla saat ini justu sedang syok,


dia terkejut dgan perkataan Deril,


dia tidak menyangka,


jika kedatangan Deril kerumahnya,


malam ini, untuk melamarnya.


ayah dan mama Nay pun tersenyum


"om hargai keberanian kmu anak muda,


"Om juga sangat suka dgan jiwa muda kmu,


"trimakasih sudah menyayangi anak Om,


"dan Om pun bisa melihat,


"klo kmu memang tak main2 dgan ucapan kmu,


"tapi Om tidak bisa menjawab apapun,


"karna hanya Naysilla,


" yg berhak memberi kamu jawaban.


"silahkan kmu tanya langsung sama anak Om,.!!! ucap Ayah Nay.


Naysilla yg disebut namanya pun seketika tersentak,


tangan'a terasa dingin,dan bibirnya bgtu kelu,


"baik Om saya akan bertanya pada Naysilla, ucap Deril.


kemudian Deril menatap gadis pujaan'a itu,


dia bisa merasakan klo Naysilla masih syok,


namun hidupnya kini trgantung pada jawaban Naysilla.


"Nayyyy,, panggil Deril,


"maaf klo kedatangan aku mengejutkanmu,


"maaf klo aku melamar kmu tanpa basa basi,


"mngkin ini terlalu cepat bgi kmu,


"tapi aku bukan tipe orang yg suka menunda sesuatu,


"maaf klo lamaran ku ini tidak romantis,


"karna bagiku romantis itu adalah tindakan,


"hari ini di hadapan kedua orangtua kmu,


"aku akan bertanya,


"Naysilla putri,Maukah kmu jdi istri aku,,????


"Naysilla trdiam,dia ingin rasanya menangis,

__ADS_1


trnyata seperti ini rasanya di lamar,


Nay ingin sekali menggangguk dan berkata iya,


namun dia tringat akan janji yg sudah terlanjur di buat olehnya,kepada Om dan ayahnya.


"trimakasih kmu sudah mencintai aku, "dan menyayangi aku,


"walaupun aku enggak pernah tau hal itu,


"aku minta maaf, klo jawabanku akan membuat kmu kecewa,


"aku ga bisa menikah sama kmu,


"karna aku sudah menerima lamaran dri pria lain,,


"maafin aku,, ucap Nay sambil menunduk dan tanpa dia sadari airmata pun menetes di pipinya.


seperti tersambar petir,


dan seperti tertancap pedang tajam,


itulah perasaan pria tampan itu saat ini,


dia tak menyangka,


bahwa lamarannya akan di tolak oleh Naysilla,


dia pun tak pernah tau,


bahwa Naysilla telah di lamar pria lain, dan berarti selama ini Nay sedang dekat dgan pria selain dirinya,


tapi kenapa dia tidak tau,,????


seolah mencari kebenaran Deril pun ingin meyakinkan kepada orangtua Nay perihal kebenaran itu.


"Om,tante,


"apa benar yg Nay katakan,,???? tanya Deril yg tidak bisa menyembunyikan rasa kecewa dan sedih di wajahnya.


"itu benar Nak,


"Naysilla sudah di lamar oleh teman dekat Om sewaktu di SMA dan Kuliah.


"dia ingin Naysilla menjadi menantunya,


"lalu Naysilla pun menyetujuinya,


"sebenarnya Om tak pernah memaksa Nay untuk menerima lamaran itu,""


"namun karna Naysilla sendiri yg telah berjanji,


"Om tidak bisa berbuat apa2, ucap Ayah Naysilla.


"maafin Om,


"sebenarnya Om dan Tante sangat menyukai kmu,


"tapi mau bagaimana lagi Nak,,ucap ayah Nay yg yak tega melihat pria tampan itu kehilangan semangat.


"baik klo seperti itu,


"Om,tante boleh saya berbicara dengan Naysilla berdua di teras sebentar,


"mengantar saya pulang.


"boleh silahkan,


"tapi ingat jaga jarak,


"baik Om, ucap Deril.


Deril pamitan kepada orangtua Nay,


sang mama yg sangat sedih melihat Deril pun,


menyentuh kepala pria tampan itu saat dia mencium tangannya.


Deril pun mencium tangan Ayah Naysilla, dan sang Ayah pun,


memeluk pria tampan itu dan berkata dgan sangat pelan,


"jangan risau anak muda,


"jodoh tidak akan tertukar,


"Om masih akan memberi kmu kesempatan,


"bawa orangtua kmu kesini,


"kalau kmu bisa membawa keduaorangtua kmu kesini,


"Om sendiri yg akan batalkan lamaran dri pria lain untuk Naysilla, ucap Pak Herman sambil menepuk bahu Deril.


"serius Om,


"baik Om saya akan berusaha membawa orangtua saya kesini,


"trimakasih untuk kesempatannya Om,


"ingat ini hanya rahasia kita berdua ok,,ucap pak Herman.


mendengar ucapan dri ayah Naysilla seketika membuat Energinya kembali,


dan senyumnya pun kembali,


setidaknya masih ada harapan untuknya memiliki Naysilla.


orangtua Naysilla pun masuk kedalam


dan Naysilla mengantarkan Deril sampai ke depan Teras,


"trimakasih Nay untuk waktunya,,


"walaupun kmu sudah menolak aku,


"tapi aku ga akan nyerah untuk dapetin kmu,


"boleh aku tanya satu hal,,??????


Nay mengangguk..


"jika seandainya kmu belum menerima lamaran pria lain,,


"apa kmu mau menerima lamaran aku,,???


"kmu ga perlu jawab,


cukup anggukan kepala jika iya,


"dan gelengkan kepala jika tidak..


nay trdiam dan menunduk malu,


dgan malu2 Nay menganggukan kepalanya,


Deril tersenyum dgan jawaban dri Naysilla,


dia pun menyentuh dagu gadis itu,


dan mengangkat wajah sang gadis itu hingga mata mereka bertemu.


Deril kembali tersenyum,


dan menyentuh tangan Naysilla dan mencium telapak tangan gadisnya,,


"aku pamit assallamuallaikum,"


"selamat malam,


"mimpiin aku ya,, !!!!!


ucap pria tampan itu berlalu dan memasuki mobilnya,


"waallaikumsalam,, ucap Naysilla,


Deril menyalakan mobilnya,


dan melaju meninggalkan Rumah Nay, dgan mata yg masih menatap kaca mobilnya,


tunggu aku Nay,,

__ADS_1


aku pasti bisa memiliki kmu dan membawa kmu,,


__ADS_2