
happy Reading Readers kesayangan 😘
jangan lupa like coment vote nya 🙏
Resti yg masih dalam pelukan Rey tersentak dan melepas pelukan nya,
" udah ya acara pelukan nya,
"kita harus siap2 buat ke acaranya Naysilla,,
" jangan sampai telat yukk...
" ohh iyaa,, kalo gitu gua mau balik dulu Ress,
" baju gua masih dirumah soalnya, ucap Wulan.
" yaudah kalo gitu kalian pulang dulu ajja,
" kita ketemuan dirumah Nay ajja ya, ucap Resti.
" okeyy kalau gitu kita duluan ya Ress, Rey,,
" inget jgan pelukan lagi kita ngejar waktu ahahahahaha...
seperti biasa Fauzan akan selalu menggoda dan menjahili,
sahabatnya dan sahabat kekasihnya,
sementara Wulan hanya geleng-geleng kepala.
" kita duluan ya assalamualaikum..
" waallaikumsalam..
kini hanya tinggal Rey dan Resti disana,
" hemm..nyonya Permana gimana,,?? udah bawa baju kan,,???
" udah bawa ko tapi bajunya ada di toko lama,
" yaudah sekarang kita juga pergi yukk, ambil baju,
" tapi mampir ke apartemen aku dulu ya, Mau kan,,??? tanya Rey.
" memangnya mau ngapain ke apartemen dulu,,??
" mau ngajak kamu belah duren ahahahahaha...
" iisshh mesum banget sih,, terkontaminasi sama ka Fauzan kayanya..
" kenapa gak mau,,?? takut,,???
" Reyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy.... teriakan Resti sukses membuat telinga Rey memerah.
pletak..
satu sentilan mendarat di kening Resti, membuat sang pemilik meringis memegangi keningnya.
" sakit tauuuu...
" lagian siapa suruh teriak2 segala Haah..
" abisnya kamu mesum,,
" aku ngajak kamu ke apartemen karena aku juga harus ganti baju sayang,,
" masa aku kerumah Naysilla pake baju ini lagi,,???
" gak mungkin kan,,???
" oohhh hehehe...ngomong dong dari tdi,,
" yaudah yukk kita ambil baju terus ke apartemen kamu,, ucap Resti.
Resti menarik tangan Rey,
dan mulai berjalan,
namun saat hampir keluar pintu mereka di hadang oleh Zein.
" ya ampun Zein,, maaf ya aku lupa kalo kmu masih ada disini,,
" gapapa ko Ress,,
" ini aku mau pamitan soalnya masih ada urusan,,
" Reyy,Ress aku pamit ya assalamualaikum.
" waallaikumsalam,,hati2 di jalan ya,,
" maaf buat ketidaknyamanan nya, ucap Resti
Zein mengangguk dan berjalan di ikuti oleh asisten nya,
Resti menatap kepergian Zein dengan rasa bersalah..
" Ehemm..
" orangnya udah pergi tapi masih di liatin ajja,,
" maaf Rey aku cuma gak enak ajja sama Zein,
Rey memasang tampang dingin membuat Resti pun tak enak hati pada Rey,,
__ADS_1
" ayo cepetan jalan mau sampai kapan berdiri di sini,,???
Rey berjalan mendahului Resti,
hatinya merasa kesal dengan Resti,
yg begitu menjaga perasaan Zein tapi tak menjaga perasaannya.
walaupun Rey tau Resti adalah perempuan berhati lembut,
yg selalu memikirkan perasaan orang lain,
namun tetap saja Rey cemburu buta,
pada Zein.
kini mereka telah berada di dalam mobil,
wajah Rey masih terlihat kesal,
dia pun tak banyak bicara,
mengendarai mobilnya mereka toko dan apartemen.
sementara kini Naysilla telah mempersiapkan segalanya,
rumahnya telah di hias secantik mungkin,
sebenarnya Nay ingin acara lamaran di adakan sederhana,
namun mengingat siapa calon ayah mertuanya Nay pun akhirnya pasrah.
DERIL pun telah pulang karena dia pun harus istirahat,
dan bersiap untuk acara nanti malam,
sedangkan sang Mama, dan sang kakak,
tengah berbelanja kebutuhan hantaran untuk lamaran nanti malam.
Rey memarkirkan mobilnya,
kemudian turun,
setelah selesai dari toko dan untuk Resti berganti baju,
kini mereka telah sampai di parkiran apartemen Rey,
Rey membukakan pintu untuk Resti,
dan berlalu begitu saja tanpa menoleh pada Resti,
Resti pun bersusah payah mengejarnya,
tringg...
pintu lift terbuka dan Rey membuka pintu apartemen nya, masuk kedalam,
" masuk Ress...ucap Rey datar..
Resti masuk ke apartemen Rey,
baru pertama kali dia menginjakkan kaki di apartemen prianya itu,
Resti melihat lihat keadaan apartemen Rey,
rapi dan bersih ternyata Reyhan pria yg cinta kebersihan.
Reyhan keluar seraya menggulung kemeja bajunya,
dia sudah berganti pakaian dan terlihat tampan di mata Resti,
namun entah mengapa Resti masih bingung dengan sikap Reyhan,
yg masih saja cuek semenjak kejadian tadi.
" ayoo Ress,, ucap Rey tanpa menoleh padanya.
Resti yg sudah kesal di diamkan pun bertindak,
dia mengejar Rey,
dan menarik tangan kekar pria itu.
" kamu kenapa Rey,,??? apa aku punya salah,,???
" apa kamu marah gara2 kejadian tadi,,??? tanya Resti.
" menurut kamu,,??? Rey balik bertanya.
" maafin aku Rey,,
ucap seraya menunduk dan cairan bening pun lolos dari mata indahnya.
Rey terkejut melihat gadis nya menangis,
dia pun menyesali sikapnya telah cemburu buta itu.
" kamu kenapa nangis hemm,,??? tanya Rey.
" maaf aku udah bikin kamu kesal,
" aku gak berniat seperti itu,
__ADS_1
aku emang gak peka Rey,,
Rey menghela napas,dan merasa bersalah
diangkat nya dagu sang kekasih,
dan menghapus cairan bening yg lolos dari mata gadisnya.
" kamu gak salah,, aku yg terlalu cemburu Ress,,
" aku cemburu melihat kamu begitu mengkhawatirkan Zein,
" aku takut kamu berpaling, dan meninggalkan aku,, ucap Rey jujur dan merengkuh Resti kedalam pelukan nya.
" dasar bodoh,,
"kalo aku mau sama Zein kenapa aku Nerima kamu,,??
" kamu tau kan siapa orang yg paling aku sayang,,???
" hemm,, udah berani ya ngatain aku bodoh,,??
" mau di hukum Haah,,!!!
Rey mendekatkan bibirnya, dan mengecup bibir Resti,
beberapa detik,
bibir kedua manusia itu bersatu,
Rey melepas ciuman nya,
saat melihat wajah Resti yg merah,
Rey pun tersenyum..
" ilove u NuResti,,
" Ilove u too Reyhan Permana..
mereka menyatukan kening dan tersenyum..
" berangkat yukk bahaya lama2 disini,,!!!
" emangnya kenapa Rey,,?? ko bahaya,,?? tanya Resti polos.
" kalo kita lama-lama disini bahaya,
"bawaannya pengen mesum terus,,hahahaha...
" iiissshhh dasar mesum,, yukk kita pergi,,!!
Resti menarik Rey meninggalkan apartemen nya,
dan mereka berdua pun memasuki mobil,
tak lama mobil pun bergerak.
Rumah Naysilla sudah tampak ramai,
padahal acara ini hanya lah acara lamaran namun terlihat begitu meriah,
tampak keluarga besar dari ayah dan mama Mau pun telah datang,
Wulan yg lebih dulu sampai pun segera menghampiri Naysilla,
wanita itu masuk menuju kamar Naysilla,
sementara Fauzan kembali mengemudikan mobilnya, menuju rumah DERIL.
pintu kamar Nay terbuka,
karena saat itu Nay sedang di makeup oleh MUA
Wulan terkejut melihat sahabatnya yg sangat cantik,
dengan balutan kebaya berwarna coklat.
" ya ampun Nay cantik banget,, puji Wulan.
"eehh Mak udah dateng,,Resti mana,,??? tanya Nay
" Resti belum Dateng mungkin nganter Rey dulu ganti baju,, jawab Wulan.
" terus Fauzan,,???
" Fauzan kerumah calon suami lu,
karena dia minta Fauzan nemenin pak DERIL,
" nervous katanya hahahaha...
" sebenarnya gua juga nervous Mak,
padahal baru lamaran belum ijab kabul,,
" wajar Nay ,apalagi nanti menjelang hari H,
" nervous,deg2an , gugup pokoknya campur aduk lah hahaha..
Wulan tersenyum melihat Nay yg tampangnya begitu gugup,
sedangkan Nay yg tau Wulan meledek nya pun, memasang tampang cemberut..
__ADS_1
\#Bersambung\#