DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 113


__ADS_3

happy Reading..


waktu sudah menunjukan pukul 12:00


waktu jam makan siang pun sudah tiba,


Fauzan bergegas pergi,


dan menghampiri ruangan sang sepupu nya itu.


"boss,,jadi ikut ke toko gak,??


"gua udah mau berangkat nih, tanya Fauzan.


"iya Zan gua ikut,,ayoo kita berangkat,,


Deril dan Fauzan berjalan beriringan,


menuju parkiran


merek memasuki mobil masing-masing,


dan mengendarai mobil mereka beriringan.


sementara Rey yg baru saja selesai bertemu klien,


masih bersantai di caffe tersebut,


menetralkan perasan nya,


entah mengapa akhir2 ini wajah Resti terbayang di pelupuk matanya.


Rey ingin menemuinya,


namun Rey tau Resti pasti masih marah padanya,


karena kejadian malam itu,


namun sebagai seorang pria, dia harus bersifat gentle,


Rey pun berniat menelpon Resti,


dia merogoh sakunya,


dan mengeluarkan benda pipih miliknya dan berusaha menghubungi Resti.


Tut..tuutt..tuutt..


panggilan tersambung, namun tak ada jawaban


hingga Rey mengulang panggilan sebanyak 5x


hingga sampai nada terakhir,


sebuah suara di sebrang sana membuat Rey mengerutkan alisnya.


suara seorang pria terdengar jelas,


Rey mencoba mengecek kembali sambungan telpon nya,


dia mengira mungkin salah sambung,


namun Rey tak salah no itu memang no Resti.


ini kali kedua seorang pria mengangkat telpon nya,


namun sampai saat ini,


dia belum tau siapakah pria itu,??


apakah kekasih Resti,??


tapi rasanya tak mungkin Resti punya seorang kekasih,


Rey terus bertanya dalam hatinya,


beberapa tanda tanya besar terus menari di fikiran nya,


untuk menghilangkan rasa penasaran,


dan tanda tanya besar nya,


Rey memutuskan untuk menemui Resti.


Rey bangkit dari duduknya,


dan segera keluar dari tempat tersebut menuju parkiran,


dan mengendarai mobilnya menuju toko Resti,


Fauzan dan Deril yg sudah tiba di toko pun sudah tak sungkan,


kini mereka berani masuk tanpa disuruh,


"assalamualaikum,,


"assalamualaikum bebez lan-lan,semuanya, sapa Fauzan dan Deril.


"waallaikumsalam,jawab ketiga wanita itu


Deril menghampiri Naysilla


"haiii,,sayang maaf aku sibuk akhir2 ini,


"aku luangin waktu sekarang untuk bertemu kmu,


"aku kangen sayang,,ucap Deril manja.


"gapapa ko aku faham,


"kamu orang penting pasti sibuk,


Deril tersenyum kepada Naysilla,,


"kamu mau minum apa,???

__ADS_1


"kopi mau gak,?? tanya Naysila.


"boleh sayang asal buatan kamu,


Nay berjalan menuju dapur membuatkan minuman untuk Deril,


kemudian di susul Wulan.


tak lama mereka berdua kembali membawa dua cangkir kopi,


dan menyerahkan pada pria masing2.


disisi lain,


Resti terlihat sedang mondar mandir,


dan membuat ke empat orang di hadapan nya memperhatikan Resti,,


"hadeuhh Ress lu ngapain sih mondar-mandir kaya setrikaan gitu,??? tanya Wulan.


"ini loh makk, gua lagi nyoba ngehubungi no handphone gua ,


"aktif tapi ga ada angkat,,


"waktu itu kka sempet juga menghubungi no kamu,


"tapi ternyata yg ngangkat cowok Res,ucap Fauzan.


Resti mengerutkan keningnya,


seraya berfikir siapa pria yg saat ini tengah memegang handphone nya.


Resti kembali menghubungi no nya.


tak lama sebuah suara terdengar dari sebrang sana.


"halloo,,selamat siang mohon maaf,


"saya pemilik handphone yg sedang anda pegang,


"saya berencana ingin mengambil kembali handphone saya,,apakah anda bersedia mengembalikan handphone saya,???? ucap Resti


"tentu saja,


"sebenarnya saya sedang kebingungan,


"harus mengembalikan handphone anda kemana,?? ucap pria di sebrang telpon itu.


"baik kalo gitu saya akan segera kirim lokasi dimana saya berada,


"anda bisa segera mendatangi alamat yg saya kirimkan,,


"baiklah saya akan segera kesana,,


"iya pak,


kalo begitu terimakasih banyak sebelumnya


, selamat siang pak, assalamualaikum..


"sama2,,iya waallaikumsalam,,


Resti pun merasa lega,


karena masih ada orang baik yg masih begitu jujur mau mengembalikan barang nya.


Resti kembali ke tempat dimana para sahabat beserta para pria itu berkumpul.


"gimana Ress,,


"udah dapet info siapa yg pegang handphone lu,?? tanya Nay.


"udah Nay,,


"gua udah kirim lokasi kita,


"stngah jam lagi dia datang kesini buat balikin handphone gua,


"Alhamdulillah ternyata masih ada orang baik ya,, ucap Nay.


"iya Nay,,gua berhutang Budi sama orang baik ini,


"gua harus bales kebaikan dia, ucap Resti.


"yaudah lu nikahin ajja Ress,


"anggap ajja sayembara zaman dulu hehehe.. Wulan pun meledek..


"ide lu boleh juga Makk,,


"kenapa enggak hahahaha....Resti membalas Wulan dengan tertawa.


Mereka semua yg berada disitu pun tertawa,


"terus nanti nasib Reyhan gimana,??? tanya Fauzan.


seketika wajah Resti berubah,


senyum di wajahnya pun menghilang ketika mendengar nama Reyhan.


"kakaa,,


"bisa gak jgan bahas apapun tentang dia,?


"aku ga mau denger nama dia lagi, ucap Resti.


"iya Ress maafin kaka ya,,


"iya ka gapapa,,


" yaudah sekarang lu udah kirim belum lokasi sama orang itu,???


"udah ko makk,


"yaudah kalo gitu gua tunggu di luar ya,,

__ADS_1


"kalian terusin deh acara pacaran nya,,ujar Resti seraya mendengus.


Saat Resti hendak melangkah keluar,


pintu itu telah lebih dulu di buka oleh seseorang,


Resti terkejut melihat wajah orang yg paling tidak ingin dia lihat.


Resti terpaku di hadapan pria itu,


dia mencoba menetralkan perasaan nya,


mengapa harus bertemu pria itu sekarang,??


Resti berusaha bersikap dewasa.


Rey pun berusaha bersikap biasa,,


"assalamualaikum semuanya,,


"maaf menganggu waktunya,


"waallaikumsalam,,jawab semuanya.


"enggak ko Rey tenang ajja,


"kita juga lagi gak sibuk ko,


duduk Rey, ucap Naysilla,


"mau gua bikinin kopi Rey sambil ngobrol,? tanya Wulan.


Rey menatap ke arah kedua sahabatnya yg kini tengah menatapnya.


"terimakasih banyak Nay,Lan,


"gausah Repot2 aku kesini mau ketemu Resti,


"boleh aku pinjem Resti nya sebentar,,??? tanya Rey.


Resti terdiam dan kemudian dia berkata.


"kalo kamu mau ngomong,


"kita ngobrol di luar,


ucap Resti seraya berjalan mendahului Rey yg tengah berdiri di hadapan nya.


mereka berdua berjalan ke depan dan Resti berhenti.


"ada apa Rey,???


"apa yg mau kamu bicarakan sama aku,? tanya Resti.


"Ress,, aku tau aku gak pantas di maafkan,


"tapi aku tetap akan meminta maaf sama kamu,


"maafin aku Ress,


"maafin atas semua sikap aku yg udah selalu menyakiti kamu.


"aku harap kamu mau maafin aku, ucap Reyhan menyesal.


"sebelum kamu minta maaf, aku udah maafin kamu Rey,


"maaf juga aku sudah membuang waktu kmu yg berharga,


"aku sudah sembuh sekarang,


jadi tugas kamu sudah selesai Rey,


"terimakasih untuk semua hal yang pernah kamu lakukan untuk aku Rey, ucap Resti.


mendengar perkataan Resti,


entah mengapa hati Rey terasa sakit,


ada rasa yg begitu menikam di hati Rey,


rasa penyesalan pun semakin besar,


dia rasakan.


"masih ada yang mau kmu ucapkan Rey,?? tanya Resti.


"siapa pria yg mengangkat telpon dari ku tempo hari dan tdi siang,??


"aku menelepon mu namun suara pria yg mengangkatnya,??


"ohh itu,,


"malam kejadian itu handphone ku terjatuh,


"dan pria itu menemukan nya,


"saat ini dia sedang dalam perjalanan kesini untuk mengembalikan handphone aku, ucap Resti menjelaskan.


Rey terdiam,


dalam hati dia senang, pria itu bukan siapa2 bagi Resti,


sejurus kemudian dia pun bingung ,


mengapa dia senang mendengar penjelasan dari Resti.


Haiii READERS kesayangan🤗


maafkan author atas keterlambatan updatenya,


di usahakan selalu update tiap hari,


pokoknya dukung terus ya READERS,


jgan lupa like,coment,vote dan jadikan novel

__ADS_1


dilema cinta favorit kalian juga,,


terimakasih para Readers🙏 salam sayang author😘


__ADS_2