
Pukul 20:00 wib
makan malam sudah tersedia,
semua sudah kumpul di meja makan,
dan mulai menikmati makan malamnya.
selesai makan,
Wulan membawa Meika masuk kamar untuk tidur,
setelah Meika tertidur, Wulan pun kembali keluar,
dan berkumpul bersama Fauzan dan para sahabatnya.
mereka berkumpul di halaman yg begitu luas,
mereka pun melanjutkan dengan acara barbeque.
Reyhan dan Deril yg sedang memanggang daging sosis dll,
sedangkan Fauzan sibuk mengekor ini Wulan,
Fauzan mengikuti Kemanapun Wulan pergi.
setelah matang mereka bersama berkumpul, dan mulai memakan makanan hasil Reyhan dan Deril,
mereka pun membawa gitar,
dan mulai bersenandung.
Rey yg saat ini tengah memegang gitar
pun,
mulai memetik alat musik tersebut dan bernyanyi,
lagu yg begitu indah tapi menyakitkan.
lagu yg menggambarkan perasaan hatinya,
yg cintanya bertepuk sebelah tangan,
Naysila,Deril,Resti yg mendengarkan pun terhanyut,
dalam suara indah pria tampan itu
lagu pun selesai,
Fauzan mendekati Rey dan meminjam gitar tersebut,
Rey pun memberikan nya,
dan Fauzan mulai memetik gitar dan bernyanyi.
lagu Janji Suci Yopie & nuno pun,
di nyanyikan nya di hadapan Wulan,
Wulan begitu terhanyut dalam suasana romantis,
yg Fauzan ciptakan untuknya.
begitupun dengan Deril,
yg bernyanyi dengan suara merdunya,
lagu yg dia nyanyikan, spesial untuk Naysilla.
malam ini mereka bersama,
larut dalam perasaan mereka masing-masing
malam indah yg di hiasi bintang,
dan bulan,
di tengah udara yg begitu dingin, membuat malam ini begitu syahdu,
dan berkesan bagi mereka.
berbeda dengan suasana hati Resti
dia merasa hatinya sedih,
bagaimana tidak,
ketika Fauzan dan Deril menyanyikan lagu untuk Naysila dan Wulan tidak dengan Rey.
Rey malah menyanyikan lagu,
yg bercerita tentang cinta yg tak terbalas
Resti yg mengetahui,
untuk siapa lagu itu Rey nyanyikan pun terdiam.
hingga akhirnya Resti pamit kedalam lebih dulu,
dia terus berlalu menuju kamarnya,
dan mengunci pintunya.
pukul 23:00 wib mereka menyudahi acara, karena udara sudah semakin dingin menusuk kedalam tulang,
akhirnya mereka semua masuk,
dan kembali ke kamar masing-masing
Rey yg melihat kamar Resti tertutup,
pun berniat untuk mengetuknya
namun Rey urungkan,
karena dia takut Resti yg sudah tertidur akan terganggu.
Wulan pun masuk ke kamarnya
begitupun dengan Fauzan,
setelah proses yg cukup alot,
karena awalnya Fauzan ingin tidur di kamar Wulan.
dia malah rela tidur di sofa asal bersama Wulan,
lebay sekali bukan hahaha...
Wulan pun menggeleng kan kepala,
namun akhirnya pria itu luluh juga,
dan kembali ke kamarnya.
Naysila pun sudah masuk kamar, dan mengunci pintunya, lalu ganti baju
saat hendak tidur,
Naysila tergoda saat matanya melihat kearah balkon.
Naysila bangkit,
dan membuka pintu balkon,
dia terkejut melihat pemandangan dari atas balkon,
terlihat begitu indah.
Naysila pun berdiri menikmati pemandangan malam,
dan cuaca yg semakin malam semakin dingin.
saat sedang menikmati pemandangan indah itu,
seseorang berkata dari balkon sebelah kamar Naysila.
"ko kmu belum tidur,,???
"Pakai jaket yg tebal,cuacanya dingin banget,
Naysila yg mengetahui siapa yg berbicara pun tertawa kecil.
"aku belum ngantuk,
__ADS_1
"pemandangan disini indah banget,
"sayang kalo engga di nikmati, jawab Naysila,
"Lihat pemandangan ga ngajak-ngajak sih,,???
"tau gitu tadi aku masuk kamar kmu dulu,
"menikmati pemandangan
bersama kmu Naysila, ucap Deril..
"kamu sendiri kenapa belum tidur,,,???
"ini kan udah malem,? tanya Naysila.
"aku LG ngawasin seseorang,
"karena aku yakin dia pasti disini,
"kmu tau apa yg lebih indah dari pemandangan ini,,??? tanya Deril.
"aku engga tau,
"memang apa,,????
"kamu Naysila,
"kmu yg paling indah bagi aku,
"di banding keindahan yg sedang kita lihat sekarang.
"Gombal banget ,,
"hahahaha"
"yg penting sama kmu gombalnya.
"Naysilla putri,,??? panggil Deril
"hem....
"aku sayang kmu Naysila,,
"kmu ga perlu jawab,
"aku cuma ingin bilang sejujurnya, tentang isi hati aku..
Naysila terdiam dan Tersipu malu,
ingin rasanya dia menjawab,
namun dengan statusnya saat ini,
dia tak ingin melukai Deril.
"aku pamit tidur duluan yah,,!!
"kmu jangan tidur malem-malem
"mending masuk karena udah dingin banget disini.
"selamat malam, pamit Naysila.
" iya Naysila sebentar lagi aku masuk,
"Naysila....
"selamat tidur,selamat malam,
"jangan lupa mimpi kan aku ya,,!!!
"INSya allah,
aku masuk duluan ya bye..
"bye Naysilla...
Naysila masuk kedalam dan menutup jendela balkon nya,
langsung menuju ranjang dan merebahkan dirinya di sana,
hingga tak lama diapun Terlelap.
kedua insan itu telah masuk,
ke alam mimpi masing-masing.
sementara Rey tak bisa memejamkan matanya,
dia teringat pada Resti,
apakah Resti marah karena dia bernyanyi lagu seperti itu,?????
Rey pun mengusir kegelisahan nya
dia mencoba mengirim pesan kepada Resti,
namun sampai 20 menit kemudian,
pesan nya belum djuga di baca Resti.
"mungkin Resti sudah tidur,
"besok pagi aku akan meminta maaf padanya,
" dan mengajaknya jalan-jalan ucap Rey dalam hati.
Rey pun tersenyum,
dan memejamkan matanya,
berharap pagi segera tiba,
sehingga dia bisa segera bertemu Resti.
di sebuah jalan,
seorang wanita tengah mengemudikan mobil,
bersama beberapa pria bertubuh besar dan dengan tampang menyeramkan,
yg mengendarai motor mengawal wanita itu.
wanita itu berniat menyusul pria pujaan nya,
yg sedang berlibur itu ke puncak.
"dasar sialan,,
"awas lu Rey,"
"gua bakal bales perbuatan lu sama gua,
"lu udah bikin gua nyasar,
"dari sore sampai tengah malam begini
umpatnya seraya mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang.
30 menit kemudian,
wanita itu tiba dan dia segera menyewa Villa,
yg berada persis di sebelah villa milik Deril.
adzan subuh pun berkumandang
membangunkan semua makhluk bumi di dunia,
Naysila pun sudah mandi,
dan melaksanakan solat subuh.
selesai salat,
dia pun membuka pintu balkon nya,
dan menatap langit di pagi hari,
udara dingin pun mulai terasa menjalar ke sekujur tubuhnya,
dia pun masuk kembali dan merebahkan diri kembali.
pagi itu semua penghuni Villa sudah bangun,
__ADS_1
mereka antusias bangun,
karena mereka akan menghabiskan waktu seharian dengan bermain.
Deril sudah berada diambang pintu kamar Naysila,
ketika Deril hendak mengetuk pintu kamar Naysila,
ternyata Naysila telah membuka pintu terlebih dahulu,
alhasil ketukan tangan Deril mendarat sempurna di kening gadis itu.
"AW...
Deril terkejut,
melihat Naysila menjerit dan memegangi keningnya.
"ya ampun maaf sayang,"
"aku beneran ga sengaja,, pasti sakit ya,,??
"aku kasih obat dulu ya, ucap Deril Cemas.
Naysila tersenyum sambil memegangi keningnya.
"aku GPP ko," cuma sakit sedikit aja,
"ga benjol juga kan,,?
"udah tenang aja," Yukk turun kebawah,!!
"yang lain pasti udah pada nunggu."
"beneran GPP Naysila,,???
,aku panggilkan dokter kesini ya,,"
"biar kening kmu di periksa,
"apaan sih jangan lebay deh
"sejak kapan sih kening ke pukul sedikit harus ke dokter,,???
"udah Yuk,,, kita turun...!!!
"yasudah iya,
"bentar aku kasih obat dulu keningnya,!! ucap Deril seraya mengelus kening Naysila yg sakit dan cup..
kecupan manis dari Deril mendarat di kening Naysila,
"Nah udah sembuh,,
"udah aku kasih obat mujarab,
"bentar lagi juga ilang sakitnya..
"yukk turun..!!!! ucap Deril seraya menarik tangan Naysilla.
di meja makan sudah ada Fauzan,Meika dan Wulan,
yg sedang sarapan,
tepatnya Meika dan Fauzan yg sarapan,
Wulan hanya sibuk mengurusi Meika makan.
ditambah lagi Fauzan yg ikut-ikutan bersikap manja,
dengan meminta Wulan menyendok kan nasi beserta lauk di piringnya.
Wulan hanya bisa mengelus dada,
saat Wulan melihat Naysila dan Deril turun Wulan pun tersenyum..
selamat pagi semua,,, sapa Deril dan Naysila bersamaan..
"pagi juga Ucap Wulan Fauzan
" duh kompak banget sih,,!!! Wulan meledek Naysila.
"pagi tante cantik dan Om ganteng,, sapa Meika,,
"hai selamat pagi kesayangan tante,,
"selamat pagi princess,,
Naysila dan Deril duduk lalu mengambil piring,
dan Naysila mulai menyendok kan ke piring Deril lalu ke piring nya,
mereka pun makan dengan tenang,
Deril mengerutkan Keningnya,
saat melihat Fauzan bertingkah seperti anak kecil;
yg merengek meminta nasi.
"Zan ga malu lu sama umur,,??
"kelakuan udah kaya bocah begitu,
"apaan sih bos iri aja,"
"gua itu lagi belajar mendidik Wulan,
" biar nanti dia ga kaget kalo kita udah nikah,"
"iya kan bu,,???
"iyaa, ucap Wulan pasrah.
"ih geli gua liatnya Zan,
"kalo kaya gitu kesan nya,
" Wulan bukan melayani suami,"tapi ngasih makan adiknya Meika..
"haha...Deril tertawa,,
Wulan dan Naysila pun ikut tertawa,
sedangkan Fauzan hanya cemberut.
"hai pagi semuanya,,, sapa Resti dan Rey yg baru saja datang..
"selamat pagi juga,,, mereka menjawab kompak..
"sini Res,,
Naysila membantu Resti untuk duduk di kursi yg masih kosong,
bersebelahan dengan Rey.
"apa ada sih,,?? ko kayanya seru banget lagi makan aja bisa ketawa-ketawa gitu.. tanya Rey.
"ini lagi liat anak koala lagi di kasih makan hahahaha,, ucap Wulan.
"tega kamu sayang,,
"masa aku di samain anak koala sih,,??
"ganteng juga aku, ucap Fauzan kesal.
" dikit-marah marah, dikit-dikit ngambek terus aja gitu,
"engga marah ko sayang beneran,,
"maafin mas ya,,!!!
"yasudah abisin makannya cepetan.
Fauzan menuruti perintah Wulan,
Rey dan Deril hanya menggelengkan kepala,
melihat Fauzan yg begitu manja sekarang.
rencananya setelah makan,
mereka akan segera berangkat untuk jalan-jalan sekitar perkebunan,
dan akan kembali saat malam menjelang,
__ADS_1