
Rey yg kebingungan saat ini,hanya bisa memegangi kepalanya,
yang pusing akibat pengaruh minuman keras,
namun yg tetap menjadi pertanyaan terbesarnya adalah,
berada dimana dia sekarang,,??
siapa yg membawa dia ketempat ini,,??
dan siapa pula yg sudah membuka seluruh pakaian'a,,????
fikirannya kembali menerawang,
kembali mengingat sesosok perempuan malam yg telah dia usir saat mendekatinya,
Rey masih masih blum bisa mengingat akhirnya kesal.
"aarrggghhhh"
"jgan bilang perempuan malam itu yg bawa gua kemari,,???
"jgan bilang mereka telah melakukan perbuatan itu,,???
"sialann,,, berani bgt perempuan murahan itu nyentuh gua, ujar Rey marah.
sejurus kemudian pintu kamarnya di ketuk orang,
Rey menarik kembali selimut dan menutupi semua tubuhnya,
dgan selimut itu.
saat pintu trbuka berdirilah sesosok pria yg tak lain adalah sahabatnya,
tersenyum devil ke arah Rey..
"Fauzan,,?????
"Ngapain lu disini,,???
"ini tempat siapa,,????? tanya Rey bingung.
Fauzan yg melihat Rey kebingungan pun mempunyai ide untuk menjaili Rey,
"yang harusnya nanya itu gua Rey,"
"lu ngapain disini bareng dia,,???
"abiss ngapain lu sama dia Rey,,????
"wahhhh....Rey lu udah mulai nakal sekarang ya,,,
ucap Fauzan yg semakin membuat Rey bingung.
"Dia,,,??????
"Dia siapa maksud lu Zan,,????
"siapa yg bawa gua kesini,,????
"dia yg punya apartemen ini,
"salah satu wanita malam tercantik di Bar itu,
"gilaa gua ga nyangka selera lu tinggi juga Rey,,
"udah ga virgin donk sekarang lu Rey,,??
"hahahahahaha..."
"enggak, lu pasti boong Zan,
"gua ga mngkin ngapa2in sama cewe itu,
"dia pasti boong sama lu kan,,????
"klo lu ga ngapa2in sama dia,"
"ga mngkin lu begini Rey,"
"lu ada di apartemennya, tidur di ranjangnya dgan keadaan bugil pula,,???
"tapi gua ga inget apa2
"gua ga ngerasain sesuatu Zan,,??
"ini pasti boong kan,,???
"pasti kalian berdua kerjasama menjebak gua kan,,???
"hahahahaha....
"Rey..Rey..
"lu fikir lu itu anak gadis yg habis di perawanin bisa ngerasain sesuatu,,,???
Rey terdiam,
dan wajahnya pun berubah menjadi sangat menyeramkan,
tatapannya dingin, dan menakutkan,
terlihat jelas di wajahnya,
klo saat ini sedang berada dalam mode marah.
Rey menatap Fauzan,
dgan sorot mata seperti seekor harimau mengincar mangsa,
Fauzan yg melihat Rey menatapnya dgan seram pun,
akhirnya menyudahi sandiwaranya dan berkata jujur..
"selow Rey, gausah melotot gtu,,!!!!
"ini apartemen baru gua,"
"gua yang jemput lu semalem dari Bar, "dan bawa lu kesini hehe...
wajah Rey yang semula dalam mode marah pun,
sedikit demi sedikit merubah mimik wajahnya,
kini wajahnya terlihat tenang,
hatinya merasa lega,
karna apa yg dia takutkan tak terjadi.
"truss yg bukain semua baju gua siapa,,??
"apa lu juga yang lakuin,,??? tanya Rey.
"menurut lu siapa,,????
__ADS_1
"gua disini tinggal sendirian,
"ga ada oranglain selain gua, jawab Fauzan
"sudah gua duga, "ini pasti kerjaan lu,
"dasar tukang jail lu," ucap Reyhan dgan wajah seriusnya.
"harusnya lu berterimakasih sama gua Rey,,!!!
"gua udah bawa lu kesini,
"klo lu disana,bisa2 lu jdi santapan gratis para wanita malam itu,, ucap Fauzan.
"Rey tersenyum dan berkata.
"thanks Zan,
"makasih lu masih perduli sama gua,
"tapi kenapa lu harus telanjangin gua kaya gini,,?????? tanya Rey dgan jengkel.
"eeehhhh manusia galau,"
"lu itu semalem muntah,"
" baju celana lu semuanya bau, "
"trmasuk mobil gua, yg ikutan jadi bau karna lu.
"lagian gua heran sama lu,
"klo ga bisa mabok gausah sok2an minum deh,,
"lu sama Deril bener2 mirip klo lagi putus asa, minum2 kaya yg kuat ajja,
"lagian tumben bgt lu minum2 segala hhaahh,,????
"tolong jgan sebut nama dia depan gua,
"gua ga mood dengar nama dia,,!!! pinta Rey
"kenapa emank,,??????
"kalian berdua kan sahabatan dari smp,
"hanya karna wanita kalian harus bertengkar,,????
"segitu doank nilai persahabatan kalian,,??tanya Fauzan.
"gua udah pernah mengalah untuk dia,
"ketika dulu di Amrik gua tau,
dia dan gua suka sama cewe yg sama,
"gua mengalah untuk dia,
tapi tiba2 dia tinggalin perempuan itu dgan seenaknya, ucap Rey.
"haahh serius lu,???
"perempuan dari Amrik,,???
"bule,,???? sejak kapan kalian suka bule,,???
"dia bukan bule," ibunya orang indonesia,
"papanya Amrik, hanya wajahnya yg terlihat seperti bule,
Fauzan menaruh tangannya di dagu, seperti seseorang sedang berfikir,
dia menebak wanita yg Rey maksud mngkin Shirin.
"apa gadis itu bernama Shirin,,??? tanya Fauzan.
Rey terkejut ketika mendengat perkataan Fauzan,
"darimana lu tau nama gadis itu,,???? tanya Rey.
"beberapa hari yang lalu dia tiba di indonesia,
"dia pun sempat datang ke kantor,
"bertemu dgan Deril,
"gua pun sempat berkenalan dgan dia, jawab Fauzan.
"jdi Shirin telah sampai di indonesia,???
"sudah lama sejak hari itu,
"gua ga pernah bertemu dia lagi, ucap Rey.
"kalo lu mau ktmu dia Rey,"
"lu berangkat ke kantor sekarang,"
"lu pasti bakal ketemu sama si bule,"
"Shirin pasti datang menemui Deril.
"dasar cowo serakah," umpat Rey.
"Deril ga seperti yg lu fikir Rey,
"cobalah berfikir jernih,
"persahabatan kalian lebih berarti dari segalanya.
"mending sekarang lu mandi,
"lu bisa pake baju gua,ada di lemari,
"gua tunggu di bawah ya,,!!!!! perintah Fauzan.
Rey hanya mengangguk,
Fauzan menutup pintu dan berlalu dari kamar itu.
setengah jam kemudian Rey turun,
dan sarapan bersama Fauzan,
stelah sarapan, mereka berangkat menuju kantor menggunakan mobil Fauzan,
Fauzan pun sudah menyuruh,
seseorang untuk membawa mobil Rey ke kantor.
di tempat lain Naysilla dan Wulan yg sudah berada di butik,
sedang bersiap-siap membereskan sedikit barang yg masih tersisa,
untuk diangkut,
__ADS_1
karna tak lama lgi mereka akan pindah ketempat yg baru.
sementara itu Resti tengah duduk di kursi rodanya,
dia berada di halaman belakang rumahnya,
dia mengingat kembali kejadian yg menyakitkan,
yg telah terjadi di tempat itu,
hati Resti kembali sakit,
dan airmatapun menetes kembali di wajah cantiknya,
kali ini dia benar2 akan kehilangan Reyhan,
walaupun dia sudah tau apa yg akan terjadi,
dan dia sudah menyiapkan hati untuk semua itu,
namun tetap saja,
hatinya sangat sakit jika dia mengingat ucapan Reyhan saat itu.
saat ini pagi sudah menjelang siang,
para pria tampan itu,
sedang sibuk dgan pekerjaan masing2
hingga akhirnya Rey harus mendatangi ruangan sang bos,
dalam suasana tak nyaman.
tookk..tookk..
"masuk,, ucap sang bos.
Reyhan membuka pintu dia trdiam beberapa menit menetralkan perasaannya,
Deril yg melihat Reyhan berada di depan pintu ruangannya pun,
mencoba bersikaf biasa ajja seolah tak ada yg terjadi.
"selamat siang Pak
"saya ingin menyerahkan berkas dan "tolong di pelajari dulu, ucap Reyhan formal.
"hemm,,
"okk saya pelajari dulu semuanya, jawab sang bos,
"klo begitu saya permisi pakk,, ucap Rey.
"tunggu Rey,
Rey yg sudah membalikan badan,dan sudah menuju pintu pun,
menghentikan langkahnya saat sang bos memanggilnya.
"ada apalagi Pak,
"kita perlu bicara Rey,
"Gua sama lu harus bicara,
"siang ini di resto biasa gua tunggu lu,perintah Deril
"mau bicara apa lagi,,?
"klo lu mau minta maaf karna udah mukul gua,
"lu bisa omongin disini,,!!! ucap Rey dgan nada yg tak biasa.
"minta maaf itu pasti,
dan gua juga pengen lu minta maaf sama gua,!!!
"karna lu juga udah mukul gua,,!!!! Deril berbicara dgan nada yg lembut.
"gua minta maaf,
"tapi perkelahian itu terjadi karna lu yg mulai.
"kita bahas jam makan siang Rey,
"sekarang lu boleh pergi,perintah Deril.
Rey mengangguk dan berlalu tanpa berkata apapun pada bos sekaligus sahabatnya tersebut.
saat sampai pintu Rey terkejut,
melihat sosok gadis blasteran yg pernah ada di hatinya.
gadis itu pun memandang Reyhan,
seraya menghampiri Rey,
dan kini gadis itu berdiri di hadapannya.
gadis itu terpesona melihat pria tampan di hadapannya,
dia tak menyangka klo pria tampan yg ada di depan itu adala Reyhan.
"Reyyyhhaannnn....
"kmu Reyhan kan,????? tanya gadis itu dgan logat bulenya.
"Apakabar Shirin,,???
"aku senang kmu masih mengingatku,, ucap Rey.
"oohh My Good Rey...gadis itu pun mencium kedua pipi Reyhan dan memeluk dgan erat..
"aku senang bisa bertemu kamu lagi Rey,,
"aku baik2 saja,,
"apakabar dgan kmu,,???? tanya Shirin.
"seperti yg kmu liat,aku baik2 saja.
"kmu ingin bertemu Deril kan,,???
"masuklah dia ada di dalam,,???
"oohh okeyy...
"lain kali kita harus lunch berdua okeyy.. ucap Shirin.
Rey mengangguk dan tersenyum..
lalu gadis itu pun masuk kedalam,
dan menemui Deril yg sibuk dgan bnyak berkasnya..
__ADS_1