DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 115


__ADS_3

happy reading Readers kesayangan..


"gua tau Ress,,


"gua minta maaf kalo karena gua,


"Rey jadi nyakitin hati lu,


"sumpah gua gak ingin semua itu terjadi.


"kalo boleh jujur, gua pun gak ingin hadir diantara kalian semua,, ucap Naysilla sedih.


"Nay bukan gitu maksud gua,


"semua ini bukan salah lu, kenapa harus minta maaf,??


"Lu gadis yg baik,cantik dan tulus,


"jadi gua rasa wajar, banyak pria menyayangi lu,


"tapi Ress gua itu,,,


"udahlah Nay,,gausah dibahas lagi,


"cinta gak pernah salah,


"kita semua gak ada yg salah,


"maaf ya kalo ada ucapan gua yg bikin lu tersinggung, ucap Resti seraya memeluk Nay.


"gapapa ko Ress,


"gua ngerti ko, ga perlu di bahas lagi ya,!!


"hemm,,udah dong jgan pada melow gitu aahh,,


"kita ini kan sahabatan udah lama,


" kita kan juga tau, kalo Naysila gak pernah suka sama Rey,


" Rey ajja yg terlalu memaksa, dan gak bisa terima kenyataan yg ada, ucap menimpali.


"iya makk lu bener,


"yg pasti gua bahagia banget sama rencana pernikahan lu sama Pak Deril,


"gua juga berdoa, semoga lu sama ka Fauzan cepet nyusul makk, ucap Resti,,


"amiinn,,


"gua juga berdoa buat Lu Ress,,


"semoga lu juga cepet nyusul kita berdua,,


"tapi ngomong2 mau sama yg mana Resss,??? tanya Wulan.


"Maksudnya Makk,???


"iyaa lu mau sama yg mana,??


"Reyhan atau Zein,??? tanya Wulan.


"lu kan tau makk,,Rey itu gak suka sama gua,


"dan Zein, gua kan baru kenal sama dia,


"jadi gak tau lah,,


"Mau Rey atau Zein,


"siapapun orangnya,, yg penting bisa bikin lu bahagia,


"dan siapapun orangnya, dia terbaik buat lu, ucap Naysilla.


"Amiinn,, jawab mereka serentak..


sementara itu suasana di kantor Wijaya group sedang terlihat sibuk,,


begitupun dengan sang boss dan para karyawan nya,


hingga tak terasa waktu pulang pun sudah tiba.


Deril bergegas keluar dari ruangan nya,


dan menuju parkiran,


mengendarai mobilnya menuju toko untuk menjemput Naysilla.


Naysilla pun sudah menunggu pria tampan itu datang,


sedangkan Resti dan Wulan masih setia menemani Naysilla,


hingga Pak Deril datang.


setengah jam kemudian,


sebuah mobil mewah terparkir di hadapan Nay,


keluarlah pria tampan itu dan menghampiri Naysilla.


"assalamualaikum sayang,,


"maaf ya aku sedikit telat, kamu udah nunggu lama ya,?? tanya Deril.


"waallaikumsalam,,


"enggak ko kamu gak telat,

__ADS_1


"Resti sama Wulan juga masih di dalam,


"yaudah kalo gitu,


"kita pulang sekarang yah,!!


Naysilla mengangguk,


tak lama Resti dan Wulan pun keluar,


"eehh udah datang Pak,, tanya Wulan.


"iyaa,, terimakasih ya sudah di tungguin,,


"saya mau langsung pamit, ucap Deril.


"iya Pak silahkan,,


"Makk,Ress gua duluan ya,


"kalian hati2 di jalan, ucap Naysilla.


"Iya Nay ,Pak Deril, kalian juga hati2 di jalan,,


"iya makk,,


"okee Wulan,Resti, saya duluan ya..


Resti dan Wulan mengangguk,


saat Nay dan Deril Hendak melangkah menuju mobil,


sebuah motor pun datang,


dan seorang pria turun dari motor tersebut serta membuka helm,


Wulan dan Nay tersenyum melihat kedatangan pria itu,


sementara Resti terlihat kaget dengan kedatangan pria itu.


"assalamualaikum,,selamat sore semuanya..ucap pria itu.


"waallaikumsalam,, jawab mereka serempak


"selamat sore juga Zein,


"sore bang Zein,, ucap Nay dan Wulan,


sementara Deri hanya tersenyum..


"udah siap2 pulang ya semua,???


"iyaa udah ko Zein,,


"yaudah Ress gih pulang, duluan ajja gpp,,


"gua gapapa ko nunggu Fauzan sendiri, ucap Wulan.


"kita tunggu sampai pacar kamu datang, ucap Zein.


"okeyy kalo gitu kita duluan,


"LAN, Fauzan udah di jalan ko,tunggu ajja.


"tenang ajja boss, kita tungguin sampai datang ko, Zein menimpali.


"thanks Zein,, kita duluan ya assalamualaikum..


pamit Deril,


seraya berjalan menuju mobilnya,


Naysilla pun hanya melambaikan tangan nya.


seperginya Deril tinggal mereka bertiga,


Wulan pun menyuruh Zein untuk masuk,


sedangkan Resti masih terkejut melihat Zein kini berada disisinya.


"Zein Masuk yukk,, tunggu di dalem ajja, perintah Wulan.


"Resss,,ko malah bengong sih,


"ajak masuk Zein nya, Wulan mencubit Resti dan Resti pun tersadar.


"eehh,,iyaa ayoo Zein silahkan masuk,


tunggu di dalam ajja, ucap Resti salah tingkah.


mereka masuk kedalam toko.


"mau minum apa Zein,??? tanya Resti.


"gausah Repot2 Ress,,


"gak ngerepotin ko, mau minum apa,??


"kopi,?? teh,?? tanya Resti


"hemm,, kopi boleh deh, jawab Zein


"yaudah tunggu sebentar yah,


" aku bikinin dulu,


Zein mengangguk dan Resti pun segera meninggalkan nya,

__ADS_1


tersisa Wulan dan Zein di ruangan itu.


Wulan iseng dan mendatangi Zein.


"Zein,,boleh tanya sesuatu gak,?? tanya Wulan.


"silahkan,, jawab Zein..


"kenal sama Resti dimana,??


"lagi pdkt ya sekarang hehehehe..


Zein tersenyum mendengar pertanyaan Wulan,


lalu dia pun menceritakan,


kejadian malam itu secara detail dan Wulan pun faham.


"ohh jadi gitu ceritanya,,


"makasih ya Zein udah nolongin Resti,


"untung ada lu, kalo enggak gak tau deh gimana.


"sama-sama LAN,


"gua ikhlas ko nolongin nya,


"ohh iyaa,, apa Resti punya pacar,???


"kenapa nanya gitu,?? suka ya,?? ledek Wulan.


"setau gua sih Resti belum punya pacar,


"tapi dia sempet suka sama seseorang,


"hanya saja cintanya bertepuk sebelah tangan,


"apa pria yg Resti suka itu Reyhan,?? selidik Zein.


"iyaa lu bener,, gimana lu bisa tau,???


"enggak susah buat gua ngeliat gerak-gerik mereka,


"terlihat jelas saat Reyhan menatap Resti,


"dan jika dilihat lebih detail,


"terlihat sekali jika Reyhan cemburu, ucap Zein menganalisa.


"entah lah Zein,


"tapi kalo lu emang mau punya niat baik sama sahabat gua,


"gua akan dukung, gua ingin liat sahabat gua bahagia, ucap Wulan.


"terimakasih LAN,


"gua akan buat Resti lupa pada Rey,


"gua akan buat Resti tersenyum selalu,


"doain ya gua bisa buat Resti bahagia, ucap Zein.


"pasti gua doain, sssttt Resti Dateng.


Zein dan Wulan kembali bersikap biasa,


seakan tak ada obrolan,


antara mereka berdua,


Resti menghidangkan kopi panas buatannya untuk Zein.


"silahkan diminum Zein,,


"tapi masih panas, ujar Resti.


"gapapa ko Ress makasih yah,


"aku minum kopinya, Zein pun mengangkat cangkir kopi dan meminumnya.


"gimana manis gak,?


"ada yg kurang gak,?


" maaf ya kalo kurang pas di lidah kamu, ucap Resti.


Zein tersenyum,,


"manis ko, tapi lebih manis kamu Ress, ucap Zein yg membuat Resti jadi salah tingkah.


sementara Wulan yg mendengar ber pura2 tak mendengar dan tersenyum melihat kedua insan itu.


beberapa menit berlalu,


Fauzan datang dan mengucapkan salam, Fauzan duduk disisi Zein,


dan berbincang sejenak,


Wulan pun membuatkan pria nya itu kopi


hingga setengah jam berlalu,


mereka pun bersiap untuk pulang,


mereka pulang dengan kendaraan masing2

__ADS_1


begitupun Resti dan Zein,


yg mengendarai motornya masing2.


__ADS_2