DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 133


__ADS_3

happy Reading Readers kesayangan 😘


jangan lupa like nya.


Resti tak menghiraukan perkataan Reyhan,


dia fokus menyuapi pria yang saat ini sedang terbaring sakit,


Rey yg sedang di suapi pun merasa senang.


Rey melirik sarapan Resti,


terlihat sekali gadis itu pun belum sarapan,


namun dia lebih memilih menyuapi Rey terlebih dahulu.


" sarapan kamu ko belum di makan sih Ress,? tanya Rey.


Resti melirik sarapan nya.


"nanti setelah kamu selesai makan baru aku sarapan.


" kenapa gitu,??


" kamu kan harus minum obat, perut kamu gak boleh kosong,


" jadi aku utamakan kamu dulu.


ucap Resti yg tak sadar ucapan nya membuat pria itu bahagia.


Rey meraih tangan Resti dan mencium tangan mungil gadis itu.


Resti yg terkejut pun kemudian tersenyum.


dan kembali menyuapi Reyhan.


dan memberikan Reyhan obat yg harus Rey minum.


mereka yg berada disitu pun tersenyum,


dan DERIL pun tertidur dengan paha Naysilla sebagai bantalan,


dia mencium dan menggenggam tangan gadis Naysilla.


lalu pria itu menutup matanya,


saat merasakan tangan Naysilla mengelus dan mengusap rambutnya,


sedangkan Fauzan terlihat kesal,


melihat kedua sahabatnya bermesraan di hadapannya.


" hadeuhh kalian tuh bener2 ya,,


" gak ngehargai perasaan gua,


" kalian ko bisa-bisanya bermesraan di depan gua saat Wulan gak ada, ucap Fauzan kesal.


mereka semua tertawa mendengar playboy cap kadal itu merajuk.


akhirnya Fauzan berusaha menelpon video kepada Wulan,


tak lama telpon terangkat,


dan muncul lah wajah cantik nan eksotis wanitanya itu.


" saaayyyyaannnggg,, panggil Fauzan manja.


" iya Mass kenapa,?? assalamualaikum dulu ke, kamu tuh kebiasaan.


" kamu dimana,? kesini dong,!!


" kamu lihat deh mereka jahat sama aku,


" masa mereka mesra2an depan aku,,


adu Fauzan seraya mengarahkan kamera handphone nya ke sekeliling.


" ya ampun Mass aku fikir ada apa,


" eeehh Rey sudah sadar ya Mass,,??


" iya yank, kamu lihat deh Rey sama Resti lagi mesra2an juga,,


" cuma aku doang disini sendirian gak ada pasangannya..


" ahahahahaha..lucu banget sih kamu Mass,


" gitu ajja sampai ngadu.


" aahh aku gak mau tau pokonya kamu harus kesini ya yank,


" masa kamu tega aku disini jadi obat nyamuk mereka,


mereka yg melihat Fauzan video call dengan Wulan tak kuasa menahan tawa,


Fauzan berubah menjadi bocah dan bucin saat bersama Wulan,,


" kamu kok malah ikut ngetawain aku sih,?


" bukannya gimana gitu,, ucap Fauzan kesal.


" iya Mass maaf ya,

__ADS_1


"sabar ini aku juga udah di Rumah sakit' ko,


" lagi jalan kesitu, yaudah tutup dulu telpon nya ya,


" iya yank cepetan ya,,


" aku tunggu i love u muacchh..


" hhhuuuuuhhhh,, dasar bucin lu Zan, teriak Rey,


" jijik banget, malu lah sama umur, merengek gitu, ucap DERIL.


" alah kalian berdua ngeledek gua,


" kalian gak sadar kalo kalian juga udah bucin sama Resti dan Nay,


" ahahahahaha...


" dasar Boss bucin," lu juga bucin Reyy.


"ahahahahaha,


mereka semua terus menertawakan Fauzan,


hingga sebuah ketukan di pintu dan Wulan muncul dari balik pintu,


" assalamualaikum,, " haiii semuanya..sapa Wulan.


" waallaikumsalam,, balas semua.


" sayangggggggggggggg, teriak Fauzan berlari kearah Wulan.


" akhirnya kamu datang, aku kangen,


" kamu liat deh mereka asyik pacaran mesra2an


" nyebelin kan ,, ucap Fauzan seraya memeluk Wulan.


Wulan hanya tersenyum melihat tingkah absurd pria di hadapannya.


Fauzan melepaskan pelukan, dan Wulan menghampiri Rey dan Resti.


" apakabar Rey,?? gimana keadaan lu,? tanya Wulan.


" Alhamdulillah LAN, sudah jauh lebih baik, terimakasih,, jawab Rey.


" syukurlah kalo begitu,


" eehh,,anak perawan tuh babang tersayang lu udah sadar, jgan nangis lagi ya,,!! ledek Wulan pada Resti


Resti mendengus kesal, sementara Rey tersenyum.


" emang dia se khawatir itu ya sama gua Lan,?


" dia sampai gak mau makan karena khawatir sama loh,


mulut comel Wulan mulai menyebalkan.


" Makk iiihhh mulutnya nyebelin banget sih,,


" lah emang bener kan yg gua bilang,??


Resti terdiam dan menundukkan wajahnya merasa malu.


sementara itu Fauzan terus menerus menempel pada Wulan,


" Mass kamu gak ngantor,?? ini udah siang loh,


" aku juga harus ke toko, ucap Naysilla.


" iya sayang, kita pulang sekarang ya,!! ucap DERIL.


" terus kamu juga gak kekantor,??


" malah nempel terus begini, tanya Wulan.


" yah yank baru juga ketemu,


" aku kesini cuma mau liat Rey mau ngasih makanan sama buah buat Rey,


" setelah ini aku harus ke toko bantu Naysilla..


" iya,,iya,, ayo kita pulang, nanti aku mandi di kantor ajja,


" Haah, jdi dari tdi kamu nempelin aku belum mandi ,,?? tanya Wulan.


" belum yank hehehe..


" iisshh dasar jorok banget..


" Makk,, Nay,, kayanya gua gak bisa ikut kalian ke toko,,


" karena,,,


belum selesai Resti bicara Wulan sudah memotong ucapannya.


" tenang ajja Ress, lu gak usah ke toko dulu,


" lu fokus ajja jagain suami lu okey,,


" rawat suami lu sampai sembuh ya,,ucap Wulan yg sukses membuat Resti semakin malu.


" isshh bener-bener ya lu Makk,,

__ADS_1


" bikin malu gua ajja, ucap Resti kesal.


" emang kenapa Rey ajja gak coment weee...


Wulan memeletkan lidah nya kearah Resti.


" Rey gua sama Fauzan cabut ya,,!!


" lu fokus sembuh ajja,


" urusan kantor dan kerjaan lu bakal di handle Fauzan dulu.


" okeyy Boss thanks sebelumnya..


DERIL mengangguk,,


"Resti, Reyhan kita semua pamit ya,,


" nanti kita balik lagi byeee,, ucap Nay mewakili semuanya.


" byeee semuanya..ucap Resti dan Reyhan melambaikan tangan.


" byeee,,,Nyonya Permana,, hehehe...


" iisshh manusia satu ini kayanya mulutnya harus di jahit,, ucap Resti yg masih kesal.


mereka pun meninggalkan kedua insan yg sedang kasmaran itu


selepas kepergian mereka , kini hanya tinggal Resti dan Rey.


" hemm Nyonya Permana,,??


" bagus juga,,aku suka panggilan itu,


ucap Rey yg sukses membuat Resti mati kutu..


Resti terdiam dan bangkit dari duduk nya,


dan duduk berjauhan dari Rey,


melihat itu Rey pun tersenyum dan mendudukkan dirinya.


" haii,, Nyonya Permana jauh banget duduknya,


" sini dong temenin,


"Tuan Permana sendirian nih,,


" iisshh apaan sih,? kamu tuh samanya kaya si Wulan.


" hemm gapapa dong,


" kan aku suka sama panggilan itu,,


" kalo kamu masih panggil aku kaya gitu, aku gak akan mau Deket kamu,


" okeyy,, Resti sayang sini dong,,!!


" masa jauh2 banget duduknya,,


" sini duduk sini Deket aku,!!


Resti tersenyum geli mendengar nya.


Resti mendekat dan duduk di sisi Rey,


kini mereka duduk berhadapan,


tanpa basa basi,


Rey pun menarik tangan gadis itu dan menggenggam nya,


" terimakasih kamu sudah selalu berada disisi aku,


" terimakasih untuk kasih sayang kamu untuk aku,


" maaf aku sudah membuat kamu khawatir,


" aku sayang kamu Ress,,


"maukah kamu memberi aku kesempatan untuk membahagiakan kamu,,??


" maukah kamu menyandang nama Nyonya Permana,,??


Resti terdiam dan air mata pun keluar dari wajah cantiknya,


dia tak mampu berkata,, dia sangat terharu dengan apa yg Rey ucapkan.


" jangan nangis sayang,,


"aku gak mau kamu nangis lagi, ucap Rey mengusap air mata Resti


" jadi apa jawaban kamu,?? tanya Rey lagi.


" iya Rey aku mau,, jawab Resti.


Rey tersenyum senang,


" terimakasih Ress,


"aku janji akan selalu membuat kamu bahagia,


ucap Rey seraya menarik Resti kedalam pelukannya.

__ADS_1


__ADS_2