
Deril terus mengamati layar komputernya,
senyum pun tak lepas dari wajah tampan nya,
hingga akhirnya,
suara Fauzan menyadarkan nya.
"boss kalo gitu gua pamit dulu,
"gua mau balik terus baru otw lagi, ucap Fauzan
"loh bukannya lu mau ketoko jemput Wulan,??tanya Deril.
"iya sekalian jalan,
"yaudah kalo gitu bareng, gua mau jemput Nay,
"sebentar,,ok yukk cabut,
Deril bangkit dan berjalan, mendahului Fauzan.
Fauzan hanya tertawa,
melihat tingkah bos nya, yg terbalik 180 derajat klo sudah menyangkut Naysilla.
mereka berjalan beriringan,sampai parkiran
ketika hendak masuk mobil Deril berbalik
"oya Zan, lu udah kasih tau Rey kan,??
"soal acara kita malam ini,???? tanya Deril.
"udah Boss,
"katanya nanti dia nyusul, jawab Fauzan.
"ohh,ok thanks Zan, ucap Deril seraya masuk kedalam mobil mewah nya,
dan melaju meninggalkan kantor.
sementara Naysilla dan kedua sahabatnya tengah beristirahat,
lelah itulah yang mereka rasakan,
sambil menunggu para pria mereka menjemput ,
mereka merebahkan diri di sofa tunggu.
"Nay Pak Deril jadi jemput lu kan,??tanya Resti
"kayanya jadi,soalnya tdi dia udah bilang nyuruh gua nunggu.
"ohh okey kalo gitu,
"mas Fauzan, sama Pak Deril baru keluar kantor,
"sekarang lagi otw mau kesini,
"terus lu sendiri gimana,?? Rey jemput lu ga,?? tanya Wulan pada Resti.
"kayanya engga,
" soalnya dia belum kasih kabar lagi,
"mungkin dia masih ketemu klien Mak, ucap Resti.
Nay dan Wulan mengangguk,
30 menit kemudian terdengar suara orang membuka pintu toko,,
"assallamuallaikum,,bebebz lan lan,,
"Nayy,Restiiii,, panggil Fauzan.
"Waallaikumsalam,,kita disini di dalam,teriak Wulan.
saat Fauzan melihat Wulan yg sedang duduk,
seketika Pria itu,
menghampiri dan memeluk Wulan,
kemudian dia merebahkan kepalanya,
di paha Wulan.
melihat hal itu,
Resti dan Nay hanya tertawa,
namun berbeda dengan Wulan dia teelihat kikuk dan malu.
"Mass bangun iihh malu tau,
" ada Naysilla sama Resti. perintah Wulan.
"sssttt,,5 menit ajja kamu diem
"jgan ngomel2 dulu,aku tuh cape yank,
"biarin ajja toh mereka udah dewasa ko,
"iya kan Nay,Ress,,
Naysilla dan Resti mengangguk sambil menahan senyum,
sementara itu Deril kemudian menyusul masuk,
dia geleng2 kepala melihat sepupunya.
"assallamuallaikum,, sapanya.
"waallaikumsalam,,jawab mereka kompak.
Hai sayang,hai Ress,hai Lan, sapa pria tampan itu.
"haii Pak,,ucap Resti dan Wulan bersamaan.
Deril duduk di sebelah Naysilla,
dan melempar senyum, begitupun dengan Naysilla.
"gimana kerjaan kamu sudah selesai,??
"capek ya,?? tanya Deril.
"iya alhamdulillah udah selesai semua,
"enggak ko," kamu mau minum apa,?? tanya Nay.
"apa ajja terserah kamu,,jawab Deril tersenyum.
__ADS_1
"yaudah tunggu bentar ya,
Nay berlalu menuju dapur,
Sementara itu,
Fauzan yg memejamkan mata dan merebahkan kepalanya di paha wulan benar2 tidur,
semua orang yg disitu pun tertawa.
"bisa-bisanya dia tidur di paha orang,
"dateng ko malah tidur,dasarr, gerutu Deril.
hingga sampai Nay datang membawa dua cangkir kopi special,
baru lah Fauzan membuka mata.
"hemm wangi banget kopi nya,
"buat aa ya Nay,?? tanya Fauzan senang
Deril menepis tangan Fauzan yg hendak mengambil cangkir tersebut.
"enak ajja,
" ini Naysilla buatin spesial buat gua, ucap Deril tak terima.
"Yankk,,mau kopi kaya gitu, rengek Fauzan pada Wulan.
"yaudah kmu nya awas dulu, aku bikinin kopi dulu,ucap Wulan.
"gausah Mak,
"ini udah sekalian gua bikinin ko,ucap Wulan.
Wulan mengambil cangkir dari tangan Nay,
dan menyerahkan kepada prianya itu.
"wahh makasih ya Nay,,ucap Fauzan
"sama-sama,,jawab Nay.
sementara itu Deril menatap Fauzan seraya tersenyum geli.
"enak kan kopinya,?
"buatan siapa dulu, calon istri iya kan Boss,?? ucap Fauzan meledek.
Deril mengangguk dan menoleh kearah Nay,
hampir setengah jam berlalu,
kemudian mereka bersiap-siap untuk pulang,
Nay dan Wulan menyuruh Resti,
untuk pulang bersama dengan mereka.
"Ress,,lu bareng kita ajja,
"motor lu taruh disini, biar gampang.ucap Nay.
"hemm kayanya gua balik dulu deh,
"soalnya gua kan belum mandi,
"jadi nanti gua dateng kesana breng Rey ajja.
"gua juga mau balik dulu sih,nanti paling jam 7an baru otw lagi,ucap Wulan
"Mak,Nay kalo gitu gua duluan ya,
"sampai ketemu disana,,byee muach..Resti pamit seraya memeluk dan mencium kedua sahabatnya.
"Pak Deril,Ka Fauzan aku duluan ya,
"loh ko duluan Res,ga breng ajja,,?? tanya Fauzan.
"aku kan bawa kendaraan Ka,
"nanti ketemu disana ajja ya,
"kamu di jemput Rey kan nanti,,???? tanya Deril.
"iyaa Pak, jawab Resti.
"yaudah kalo gitu hati2 Ress
"fokus bawa motornya, jgan mikirin Rey terus hahaha,,Fauzan meledek Resti.
Resti hanya tersenyum dan malu,
"yaudah semuanya aku pamit assallamuallaikum,
pamit Resti yg sudah duduk di atas motornya dan memakai helm..
"waallaikumsalam,,jawab mereka kompak.
Resti pun berlalu melajukan motornya..
sementara kedua pasangan itu,
sudah masuk kedalam mobilnya masing2.
mobil mewah Sang boss sudah melesat lebih dulu,
disusul mobil Fauzan di belakangnya,
karena berbeda arah,mereka berpisah di jalan.
"jadi kita langsung ke lokasi apa gimana sayang,?? tanya Deril.
"makanya pulang dulu deh,
"tanggung bentar lagi juga maghrib,
"aku juga mau mandi sama ganti baju dulu,gapapa kan,?? tanya Nay.
"gapapa dong sayang,
"aku juga mau ketemu Ayah sama Mama,
"kamu siap2 aku ngobrol sama Ayah Mertua.
"sejak kapan panggilan nya berubah,??
dri om tante jadi Ayah sama Mama,?
"hitung-hitung belajar sayang,
"biar nanti ga canggung,jawab Deril seraya mencolek hidung mancung gadisnya itu.
__ADS_1
"iisshh kebiasaan main colek2 ajja,
"ini hidung bukan sabun tau,
"ahahahaha...
"abis kamu gemesin,
"jadi pengen cepet-cepet bawa kamu pulang,ucap Deril seraya menarik tangan Nay dan menggenggam nya.
"kamu fokus nyetir dong,
"mana bisa sih nyetir pake satu tangan gitu,?? ucap Nay khawatir.
"bisa dong sayang,
"aku itu udah bisa nyetir dari umur 17 tahun,jadi aku udah mahir.
"iisshh mulai deh sombong,,
"hahahaha,,
"sayang aku boleh minta sesuatu gak,??
"minta apa,??
"asal jgan minta yg aneh-aneh ya,!!!!
"aku pengen dapet panggilan sayang dari kamu,
"kamu keberatan ga,?
"hemm,,enggak sih,
"tapi aku harus panggil kmu apa,?
"terserah kamu yg penting itu dari hati kamu,
"aku fikiran dulu ya,
"okey sayang aku tunggu,
Nay dan Deril saling melempar senyum
tangan mereka pun,
tetap saling menggenggam hingga Deril mempercepat laju mobilnya,
agar cepat sampai.
Fauzan dan Wulan pun sudah sampai di tujuan,
mereka masuk dan mendapati Meika,
yg tengah bermain bersama Neneknya,
ibunda Wulan pun berada di situ menjaga Meika.
"assallamuallaikum,,salam Wulan dan Fauzan.
"waallaikumsalam jawab Meika dan sang Nenek,,
"om gantengg,,teriak Meika yg kemudian berlari dan menghambur kepelukan Fauzan.
"haii princess om,
"udah mandi belum,,??
"udah makan,?
"udah semua dong om, jawab Meika seraya memeluk Fauzan kembali.
"ibu gak kamu peluk nih,? tanya Wulan.
"nanti ajja peluk ibu nya kalo mau bobo, jawab Meika
"hemm dasar ada maunya baru meluk ibu,"
ucap Wulan seraya mengelus rambut anak semata wayangnya itu.
"masuk yuk mass,
"ada ibu aku di dalem, ajak Wulan.
Fauzan berjalan dan menghampiri ibunda Wulan,
dengan posisi mengendong Meika,
"assallamuallaikum bu, saya Fauzan, ucap Fauzan sopan.
"waallaikumsalam,silahkan duduk Nak,perintah sang ibu.
"mass aku ke kamar dulu ya,pamit Wulan.
Fauzan pun mengangguk
"Meika turun dulu dong, itu om nya capek loh baru dateng,tegur sang Nenek.
"biarkan saja bu gapapa,dia emang biasa begini.
"maafin cucu ibu ya,dia emang manja,
"gapapa bu saya senang.
"Nenek tau ga,
"ini om ganteng pacarnya ibu,
"kata om ganteng nanti om ganteng mau jadi ayah Meika,
"kata ibu juga gitu loh Nek,
Fauzan yg mendengar Meika berkata seperti itu merasa malu,
namun sang ibu menanggapi dengan senyuman.
"iya Nenek doain ya,,ucap Sang Nenek.
Fauzan yg mendengar itu pun tersenyum,
alhamdulillah,
sinyal Restu sudah di dapat,
dari sang calon ibu mertua,
tinggal memaksa anaknya untuk bilang iya,ucapnya dalam hati.
Readers kesayangan ku
trimakasih untuk like dan coment nya.πππ
dukung trus DILEMA CINTA YA..!!
__ADS_1
like,vote,coment nya masih author tunggu,jangan lupa jadikan favorit juga ya,salam sayang authorβ€ππ