DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 86


__ADS_3

Mereka semua kembali ke dalam villa,


dan duduk diruang tamu,


Fauzan pun masuk ke kamar Wulan untuk menidurkan Meika yang tidur di pangkuan nya,


di ikuti oleh Wulan di belakang nya.


setelah menidurkan Meika,


Fauzan dan Wulan kembali ke ruang tengah,


tak ada obrolan diantara mereka,


yang terjadi hanyalah kebisuan,


mereka semua terdiam,


dan tak ada yang membuka suara satupun,


hingga Rey akhirnya menghampiri Resti dan bicara.


"Res kita ke belakang yuk di sana ada tempat lapang kita latih kaki kmu lagi,!!! ucap Reyhan seraya mengulurkan tangan.


Resti mengangguk dan menerima uluran tangan Reyhan,


" guys gua sama Resti ke taman belakang dulu, pamit Reyhan.


"gua sama Wulan ikut Rey,, ucap Fauzan.


Reyhan mengangguk,


dan membawa Resti dan membantunya berjalan,


sedangkan Wulan dan Fauzan mengikuti dari belakang.


tinggal Naysilla, Deril dan Shirin di sana,


Shirin melihat kearah Deril yg tak sedikitpun menatapnya,


Deril hanya fokus dengan HP nya.


dan kemudian bangkit lalu berkata,


"Aku mandi dulu,


" kalian ngobrol aja,


tapi ingat Jangan buat keributan,


ucap Deril seraya bangkit meninggalkan Naysilla dan Shirin di sana.


setelah Deril pergi Shirin semakin merasa kesal dengan sikap pria itu,


dia melirik tajam kearah Naysilla dgan tatapan penuh amarah dan benci.


"Nay,


"kayanya kehadiran aku disini ga di Terima,"


"kalo gitu aku pergi ,


" ehh, kenapa kmu mikir begitu,,????


"Deril mungkin cuma lagi capek,


"dan kmu engga perlu tersinggung ya,,!!!!


" kamu santai dulu aja,


"aku naek ke kamar dulu ya,,


" masih ada kamar kosong, kmu boleh pakai ko,,!!!


"terimakasih Naysilla,


" cuma kmu yang baik sama aku,"


" kmu seperti malaikat,


"kmu berlebihan,


" aku enggak seperti itu,


"aku tinggal dulu ya,,


Naysilla berlalu meninggalkan Shirin,


dan menaiki anak tangga menuju kamarnya,


sementara di bawah Shirin menatap kepergian Naysilla dengan penuh amarah.


" dasar gadis kampungan, sok suci, "sok baik,


"kmu pikir kamu malaikat hah,,


" asal kamu tau, "aku lah malaikat mu,


" malaikat pencabut nyawamu hahahaha...

__ADS_1


Naysila masuk kamarnya,dan segera bersih-bersih


selesai dia pun berpakaian,


dan duduk di meja rias di samping tempat tidurnya,


hingga sebuah ketukan terdengar.


dia membuka pintu kamarnya,


dan Deril sudah berdiri di hadapan nya seraya tersenyum,


"aku mau ke taman belakang, "


"kmu mau ikut,,???? tanya Deril pada gadis nya itu.


Nay mengangguk,


dan Deril pun menggenggam tangan wanita itu,


kemudian menariknya, untuk turun kebawah,


namun ternyata,


Shirin masih di bawah, dan dia menghadang mereka berdua.


Shirin melihat tangan Deril yg menggenggam tangan Naysilla,


seketika darahnya mendidih.


" aku mau bicara sama kmu 4 mata, " ucap Shirin kepada Deril.


"hemm.. kalo begitu kalian ngobrol dulu aja,"


"aku duluan ke belakang ya,,!!!!


ucap Naysilla seraya tersenyum kearah Shirin.


" trimakasih Nay,, ucap Shirin seraya tersenyum fake kepada Naysilla.


seperginya Naysilla tinggal lah Shirin dan Deril,


"mau ngomong apa,,????


" the dhe point ajja..!!!


"aku ga punya banyak waktu, temen aku udah nunggu di taman belakang.


" sayanggggg,, Shirin menghambur kepelukan Deril dan memeluk pria tampan itu erat,


Deril yg terkejut berusaha melepaskan pelukan wanita itu.


" cepat lepasin aku,,,!!!!!!


"jangan sampai aku berbuat kasar, teriak Deril.


" kenapa,,??????


"kenapa kmu sekarang berubah,,?????


bukankah kmu dulu sayang sekali sama aku,,??


" kenapa kamu perlakukan aku seperti ini,,??? ucap wanita itu dengan tersedu-sedu.


"Rin please"


" jangan bikin aku kasar sama kmu,,


"dulu aku memang sayang sama kmu,


"sampai aku rela bersaing dengan sahabat aku sendiri,


" tapi apa yang aku dapat,?


"kamu tega berciuman dengan pria lain,


"kamu memang tidak pernah bisa memiliki komitmen dengan satu pria,


" dan sikap aku sekarang semua itu karena ulah kmu"


"maafin aku honey,


" aku mohon maaf, aku hanya iseng-iseng dengannya,


"aku pun tak pernah mencintainya, " yang aku sayang itu hanya kmu.


"oh, jadi seperti itu,


" jika tanpa mencintai kmu bisa berciuman dengan pria itu,


"bukan tidak mungkin, tanpa cinta bahkan kmu telah tidur dengan nya.


"aku.. aku... Honey semua itu tidak seperti yang kau pikirkan.


" sudahlah Rin,


"kembalilah ke Amerika, jalani hidupmu di sana,


" aku sudah bahagia di sini,

__ADS_1


"aku sudah menemukan wanita yang aku cintai disini.


gadis itu seketika mengangkat wajahnya dan menatap pria tampan itu,


" apakah gadis yang kmu maksud itu Naysilla,,????


"sepertinya kamu bukan wanita yg bodoh Sirin,


" kmu sudah bisa menebak siapa yang aku maksud,


"apa bagusnya dia di banding aku,,??


" kenapa kmu tega menggantikan posisi ku dengan wanita seperti dia,,???


"apakah sekarang selera mu sudah sangat rendah,?


" tutup mulut kmu,


"dia lebih baik dan lebih pantas mendampingi ku di banding kmu.


" tidak.. tidak honey, kmu cuma milik aku,


"tidak ada satu pun wanita yang bisa merebut kmu dari aku,


" tidak akan, "


Sirin menangis histeris dengan tetap memeluk membuat Deril bingung harus melakukan apa,


sementara itu,


Naysilla duduk dan memperhatikan kepada pasangan yg sedang bercengkrama,


Resti dan Reyhan yg sedang berlatih berjalan, sedangkan Wulan dan Fauzan


entah apa yg sedang mereka lakukan..


melihat Naysila duduk sendirian Wulan dan Fauzan pun menghampiri nya.


"loh Nay ko sendirian,,???


" pak Deril mana,,????? tanya Wulan.


"Deril masih di dalam, " lagi ngobrol sama Sirin,


"katanya Sirin mau bicara empat mata,


" jadi aku tinggalin mereka.


"loh ko di tinggalin sih Naysilla,,??


" lagian itu bule nyasar ngapain sih ganggu liburan kita aja, Wulan menggerutu,


"kenapa,,???


apa Sirin bertingkah dan menyulitkan kmu Nay,,?? tanya Rey yg tiba-tiba saja sudah ada di belakang Wulan dan Fauzan.


" enggak ko Rey, " Sirin cuma ingin bicara 4 mata aja sama Deril,


"menurut aku itu hal wajar, dan enggak berlebihan.


" hati kamu itu memang seluas samudera Naysilla,


"pantas saja Deril mencintaimu setengah mati, ucap Rey dalam hati.


" kita usir aja tuh sekalian bule gatel itu,


"sayang ga boleh kejam jadi orang,, ucap Fauzan.


" ih belain aja terus, " jangan-jangan kmu suka sama dia,


"terpesona sama kecantikan dia iyakan,,??


" enggak lah sayang, kan aku udah punya kmu,,


"tapi gimana dengan Deril Rey,, ??


" Deril tau batasan ko,


"dia pun sekarang sudah tidak menyukai Sirin lagi.,


" percaya sama aku, mereka hanya kisah masa lalu.


Naysilla mengangguk dan mereka tersenyum mendengar ucapan Reyhan.


akhirnya mereka berlima kini berada di sebuah meja dan kursi yg sudah disediakan, mereka duduk seraya


bercanda dan bergurau,


Naysilla sebenarnya tidak ingin memikirkan,


apa yg sedang terjadi diantara mereka,


namun tetap saja pikiran itu mengusik hatinya hingga membuat dia gelisah.


"cemburukah aku,, Pikir Naysilla


namun mendengar ucapan Reyhan,


seketika hatinya pun merasa lega,

__ADS_1


dan menuntut nya untuk selalu berfikir positif kalo pria tampan itu hanya mencintainya.


__ADS_2