Dipaksa Menikah Dengan Tuan Muda

Dipaksa Menikah Dengan Tuan Muda
Bab 37 Rahasia.


__ADS_3

"Aku akan pergi ke rumah sakit sekarang! apakah Kaka mau ikut?" tanya Mita, tapi Narin tidak menunjukan reaksi bahwa dia mendengar yang Mita katakan karna dia sedang menangis sambil memeluk foto ayah nya.


"Aku sudah berusaha beberapa kali menghubungi Kaka semalam, tapi Kaka tidak menerima panggilan ku," kemudian Narin menghapus air mata nya dan melihat ponsel nya, dia melihat ada 75 panggilan tidak terjawab dari Mita, kemudian Narin berkata.


"Maaf," sambil Narin menghapus air mata nya lagi dan lagi, dia berusaha menenang kan diri nya agar dia siap bertemu Karen.


"Kita ke rumah sakit malam ini, tapi ingat lah untuk jangan bicara apapun tentang ayah kepada Karen, biar aku saja yang menjelaskan nya nanti." pesan Narin agar Mita jangan salah bicara di depan Karen.


"Aku mengerti." sahut Mita, kemudian mereka pun pergi naik mobil Narin dan setiba nya di rumah sakit setelah membuka pintu, Narin dan Mita masuk, saat Narin memandang wajah istri nya yang sedang tidur seolah semua beban di hati Narin hilang, dia bahkan bisa menghilangkan fikiran nya yang baru saja di tinggal kan ayah nya untuk selama-lama nya, Narin menggenggam tangan Karen sehingga membuat Karen terbangun, kemudian Karen bertanya.


"Tuan muda! Bagaimana kabar ayah?" Narin pun hanya tersenyum dan balik bertanya.


"Justru aku mau bertanya juga bagaimana kabar istri ku yang cantik ini? hari ini aku datang terlambat karna aku melakukan pekerjaan mendadak." Karen tersipu malu mendengar rayuan Narin, Mita pun segera pergi meninggal kan ruangan itu dan tidak lama kemudian datang Hanan, Hanan bertemu Mita di luar kemudian Hanan bertanya kepada Mita.


"Apakah Narin di dalam?"


Mita mengangguk, kemudian Mita dan Hanan pun banyak bicara termasuk tentang dia dan Narin yang berada di kamar dalam keadaan telanjang dan juga tentang keadaan Romi, juga tentang kematian Romi, semalaman Hanan bersama Mita duduk terjaga di depan ruangan tempat Karen di rawat dan mereka merasa sama-sama cocok, Hanan juga sepenuh nya sadar bahwa dia tidak akan bisa menunggu Karen karna Hanan merasa Karen juga mulai mencintai Narin, jadi Hanan memutus kan untuk menjalin hubungan dengan Mita dan Mita juga berfikiran sama, karna malam itu mereka saling bertukar cerita dan juga saling sepakat jika Karen mengizinkan mereka akan berpacaran bahkan menikah karna yang satu jones dan yang satu nya lagi kekasih yang tak dianggap, senasib membuat mereka merasa saling membutuh kan agar bisa saling mendukung.


Selama 14 hari, Narin juga jarang masuk ke kantor dan semua urusan kantor di serahkan kepada Rico, tapi Rico yang sok kuasa itu dalam beberapa hari sudah menghasilkan banyak uang dari hasil penggelapan dana perusahaan, dia setiap malam menghabiskan waktu di bar untuk berpesta dengan teman-teman nya.

__ADS_1


Hari itu Hanan sengaja datang pagi ke rumah sakit dan dia mengetuk pintu kemudian dari dalam Narin berkata.


"Masuk!" Hanan pun masuk kemudian dia bertanya kepada Karen.


"Karen! bagaimana keadaan mu?"


"Dokter bilang Karen sudah bisa pulang hari ini," sahut Narin, kemudian Narin menerus kan pekerjaan nya mengemasi beberapa barang ke tas dan dengan ragu Hanan bertanya.


"Kapan kamu akan masuk kerja?" mendengar pertanyaan Hanan kemudian Narin diam lalu dia memandang ke wajah Karen.


"Aku akan kembali ke kantor setelah beberapa hari dan juga ada Rico yang mengurus pekerjaan ku, jadi aku bisa lebih santai" ucap Narin dengan tenang.


"Apakah tentang pekerjaan atau tentang hal lain?" sambil Narin melanjut kan mengemas barang-barang nya dan juga barang-barang Karen.


"Tentang Rico dan juga pekerjaan," ucap Hanan sambil dia memberikan kertas yang dia bawa kepada Narin, Hanan berkata.


"Rico curang dan aku sudah menyelidiki nya." Narin menerima beberapa laporan keuangan yang di bawa Hanan kemudian bertanya.


"Sebanyak ini kah uang yang sudah berhasil di dapat kan Rico?" tidak percaya dengan yang dia dengar dari Hanan kemudian Narin menelpon beberapa orang penting di perusahaan dan jawaban mereka tetap sama kemudian Karen berkata.

__ADS_1


"Sebaik nya kita segera pulang dan kalau perlu kita usir Rico dari rumah," Karen pun bangkit dari tempat tidur nya dan Narin membantu nya berjalan, ditempat parkir sudah menunggu Mita di samping mobil Narin, kemudian mereka pun naik mobil Narin, Hanan menyetir dan Mita duduk di depan di samping Hanan, Karen duduk di belakang bersama Narin.


Di perjalanan Karen berkata.


"Aku tidak sabar mau bertemu ayah dan memeluk ayah karna aku sangat merindukan ayah, Tuan muda! apakah ayah juga merindukan ku?" Narin tersenyum pilu sambil berkata.


"Ayah sedang berlibur ke Bali," Karen kaget dan bertanya.


"Sejak kapan? apakah ayah marah kepada ku sehingga ayah menghindari ku! aku memang tidak merawat ayah dengan baik, tapi bukan berarti aku sengaja sakit dan melarikan diri dari tanggung jawab merawat ayah," ucap Karen sambil menangis kemudian Hanan berkata.


"Sebenar nya ada masalah dengan bisnis di Bali jadi Paman sendiri yang pergi untuk membereskan nya karna Narin harus merawat mu di rumah sakit," dan kata-kata Hanan mampu menenangkan hati Karen.


"Ooo...," sahut Karen dengan polos, sementara Narin membuka kaca mobil nya lalu mengeluarkan kepala nya seolah sedang melihat ke sepanjang jalan yang mereka lewati dan Karen juga melakukan hal yang sama, tapi tanpa di ketahui Karen adalah Narin bukan sedang melihat sepanjang jalan tapi dia sedang menahan air mata nya karna hati nya sangat hancur mengingat ayah nya yang sudah pergi untuk selama nya, tidak pernah sepanjang hidup Narin merasa serapuh ini dan tidak di sadari Narin, air mata nya akhir nya jatuh membasahi pipi nya dan dia tidak bisa menahan kesedihan nya, hanya Hanan dan Mita yang faham duka Narin.


Setelah tiba di istana wijaya Mita keluar dari mobil untuk membuka pagar dan Narin pun tersadar dari lamunan nya, dia menghapus air mata nya kemudian memberikan senyuman manis nya kepada Karen sambil berkata.


"Ayo sayang, kita sudah tiba di rumah."


Narin pun keluar dari mobil nya dan dia menuju pintu tempat Karen duduk lalu membuka pintu mobil, Narin membantu Karen turun dan berjalan.

__ADS_1


Trio parasit menyambut kedatangan mereka dan tentu saja keromantisan mereka membuat Lila sangat kesal dan dia langsung masuk ke kamar nya lalu membanting beberapa barang yang ada di kamar nya sambil berteriak.


__ADS_2