
Jam 12 malam, Ekre terbangun dan dia merasa kesulitan untuk tidur apa lagi dia melihat kamar itu sangat berantakan, bagi Ekre yang suka kebersihan dan kerapian kamar yang berantakan membuat nya merasa tidak tenang, kemudian sambil mengantuk Ekre membereskan kamar Aure, menyapu dan mengepel sekaligus merapikan baju-baju yang berserakan dimana-mana, ada di lantai dan di dalam lemari juga, begitu banyak nya baju Aure yang belum di cuci juga, kemudian Ekre mencuci semua pakaian kotor nya Aure, semua itu selesai jam 4 pagi, setelah kamar itu bersih Ekre baru bisa tidur dengan tenang sampai sampai dia bangun kesiangan jam 8 pagi dan bagi Ekre itu adalah sudah sangat kesiangan.
Setelah bangun tidur Ekre pun masuk ke dapur dan bertemu Narin di jalan karna Narin sudah selesai sarapan dan mau kembali ke kamar nya karna hari itu adalah hari Minggu jadi Narin pun juga tidak bekerja, setelah selesai sarapan lalu Ekre pun masuk ke kamar kemudian menelpon Raura dengan panggilan suara lalu bertanya.
"Raura, apa kabar?"
"Baik, hari ini adalah hari Minggu, bagaimana kalau kita jalan jalan ke taman hiburan?" tanya Raura.
"Ngga ah, malas" sahut Ekre karna dia masih mengantuk tapi Raura yang salah faham pun berkata.
"Kita cari tempat yang lebih murah saja ya? bagaimana kalau kita ke kebun binatang saja? biaya yang kita keluarkan bisa lebih sedikit." ucap Raura karna Raura berfikir Ekre sedang tidak ada uang.
"Emang ke sana naik apa?" tanya Ekre lagi karna sebenar nya dia sangat malas untuk pergi kemana-mana apalagi naik motor nya.
"Naik motor ku saja." sahut Raura berharap hari ini dia bisa menghabiskan waktu bersama Ekre.
"Ok, aku tunggu di taman," ucap Ekre dengan tidak bersemangat karna dia sedang mengantuk dan Ekre tahu kalau motor Raura adalah Vario jadi Ekre tidak terlalu lelah dan bukan naik motor nya yang kawasaki ninja,setelah mandi Ekre segera datang ke taman dengan naik ojek dan di tempat biasa yaitu di bangku taman Raura sudah menunggu nya, setelah melihat Ekre kemudian Raura berlari menyusul nya lalu mereka berdua naik motor milik Raura dan pergi ke kebun binatang untuk melihat hewan, Raura sengaja memilih tempat yang terjangkau untuk berkencan karna berfikir Ekre sedang tidak punya uang untuk pergi ke tempat mahal.
*****
Hari itu Aure masuk di sebuah restoran lalu duduk di bangku dan di depan nya juga, Aure melihat seorang wanita yang cantik dan seksi inti nya adalah type nya Aure banget, tapi tentu saja semua wanita cantik memang type nya Aure karna Aure adalah Poto copy nya Narin, Aure memperhatikan wanita di depan nya yang juga sedang memesan makanan, Aure memandangi wanita di depan nya dengan rasa kagum, merasa sedang di perhatikan wanita itu pun pindah ke meja Aure dan mengajak Aure berkenalan.
"Hy tampan," sambil wanita itu duduk di depan Aure.
"Hello juga manis." sahut Aure dengan senyuman tebar pesona nya.
"Kenal kan nama ku Clara," sambil Clara mengulurkan tangan nya.
__ADS_1
"Aku Aure, Aure Wijaya Kusuma." sahut Aure sambil memegang tangan Clara.
"Woow! sebuah kehormatan bagiku bisa bertemu dengan putra Wijaya." sahut Clara.
"Kau mengenal ku?" tanya Aure berusaha mencari informasi tentang seberapa banyak Clara mengenal nya.
"Hari gini, siapa yang tidak tahu tentang Wijaya Kusuma." ucap Clara sambil tertawa.
Tidak lama kemudian makanan datang dan mereka makan bersama, setelah selesai Aure membayar makanan mereka kemudian mengajak Clara ke hotel, tentu saja seperti itulah Aure sebenar nya, saat di Bali pun kelakuan nya juga begitu dan Clara bukan wanita pertama yang pernah bercinta dengan Aure.
Setelah melewati perjalanan panjang dan menyelesaikan 2 ronde kemudian mereka pun pulang ke rumah masing masing, sore itu tepat jam 5 sore Aure pulang ke rumah Karen dan langsung masuk ke kamar nya lalu mandi kemudian langsung tidur, Aure terbangun ketika Karen memanggil nya untuk makan malam dan setelah makan malam selesai Aure pun masuk kamar lagi lalu tidur lagi, dia sudah terbiasa tidur cepat karna menaati peraturan ibu nya.
*****
Pagi itu bel di pintu pagar berbunyi, kebetulan Narin sudah ada di luar untuk pergi bekerja dan ketika Narin melihat wanita yang datang Narin pun langsung mendekati nya kemudian bertanya.
"Nama saya Clara dan saya mencari Aure," sahut nya dengan sangat cepat.
"Aku rasa kamu salah memilih waktu, karna anak ku sekarang pasti masih tidur." sahut Narin sambil tersenyum, dan dia sedikit kecewa karna yang datang bukan lah wanita yang bernama Raura, wanita yang ingin dia lihat, tapi Narin juga tahu kalau anak nya adalah play boy cap ayam kampung sehingga dia tidak heran kalau Aure suka gonti ganti pasangan.
"Tapi...," sahut nya terlihat ekspresi kecewa di wajah Clara.
"Masuk lah dan tunggu di ruang tamu, akan aku panggil kan Aure." sahut Narin sambil berjalan masuk ke dalam dan setelah mempersilahkan tamu nya duduk kemudian Narin pergi ke kamar Aure lalu mengetuk pintu kamar Aure sambil memanggil nama anak nya.
"Aure!"
"Ya ayah!"
__ADS_1
"Keluar lah, ada seseorang yang sedang mencari mu."
"Mencari ku?" Ekre pun membuka pintu kamar nya lalu bertanya kepada ayah nya.
"Siapa yah?"
"Lihat saja sendiri!" sahut Narin sambil menunjuk ke ruang tamu yang tepat di bawah tangga Ekre pun melihat tamu itu dan tamu itu melambaikan tangan nya kemudian Ekre tersenyum kepada wanita yang tidak dia kenal itu sambil berkata.
"Mau kah kamu menunggu? aku belum mandi!" pinta Ekre dan Clara pun mengangguk.
"Baiklah Aure! ayah akan pergi, dan jangan biarkan Clara lama menunggu mu." ucap Narin kemudian Narin pun berjalan menuruni tangga lalu dia berhenti sebentar di depan Clara untuk berkata.
"Aku akan pergi untuk bekerja dan tunggulah, Aure sedang mandi, Aure biasa bangun siang bahkan sampai jam 12 justru aneh jika dia bangun pagi." ucap Narin sambil tersenyum kemudian Clara tersenyum sambil berkata.
"Gitu ya Pah?" berasa dia sudah jadi menantu ketika Narin ternyata tidak mengusir nya dan membiarkan nya menemui Aure dan menurut Clara dia sudah mengantongi restu papa mertua.
Narin pun kemudian pergi, di kamar nya Ekre merasa kebingungan karna dia tidak kenal dengan wanita yang bernama Clara itu kemudian Ekre pun menelpon Aure.
"Kaka! siapa Clara?"
"Clara itu wanita yang aku kenal kemaren,dari mana kamu tahu tentang Clara?" sahut Aure ngos-ngosan karna dia baru saja berlari bersama Karen.
"Lalu apa hubungan Kaka dengan nya?"
"Dia bukan lah wanita yang penting." sahut Aure santai kemudian dia pun terperanjat karna baru sadar maksut pertanyaan Ekre kemudian Aure bertanya.
"Ba-bagaimana kamu tahu tentang Clara?"
__ADS_1