ELLE WEDDING Series

ELLE WEDDING Series
Membujuk


__ADS_3

...ELLE WEDDING Series 2...


...Prahara Pernikahan...


...-...


...-...


...[Membujuk]...


Alea dan Ella masih saja berpelukan dengan erat dan Adit ikut memeluk kedua saudarinya itu.


Di saat mereka saling memeluk bertiga, sambil memejamkan matanya.


Tiba-tiba saja pintu kamar di buka dan memperlihatkan wajah Arsy yang babak belur dan sekarang di tambahi ujung bibirnya berdarah.


Mereka bertiga yakin itu luka baru yang di berikan Daddy mereka.


" Abang. " Kata Ella langsung menghambur ke pelukan Arsy dengan erat.


" Maafkan adek. " Kata Ella yang sudah meneteskan air mata.


" Udah nggak apa-apa. " Kata Arsy sambil mengelus kepala Ella yang bersandar di dada bidang Arsy.


" Udah dulu, sekarang Abang mau ngungsi dulu. " Kata Arsy melepaskan pelukan Ella dan segera mengambil ransel dan membereskan barang-barang nya yang membuat Ella, Adit dan Alea bengong.


Abang mau kemana?


" Abang mau kemana? " tanya Alea si bungsu, mengkhawatirkan Abang sulung nya itu.


" Abang mau ngungsi dulu, kata Ibu biar situasi kondusif dulu... tadi aja belum selesai tapi Ibu suruh Abang pergi dulu, wajah Abang udah babak belur begini. " Kata Arsy sambil terus saja membereskan barang-barang yang penting dan meringis karena luka di wajahnya terasa sakit sekarang.


" Tapi Abang, Abang mau pergi kemana? " kata Ella panik karena walaupun ada pertengkaran, nggak ada yang sampai pergi seperti ini.


Ini adalah yang pertama kalinya.


" Pokoknya ada, nggak usah khawatir Abang pasti bisa jaga diri, akan baik-baik aja hm? " kata Arsy yang memeluk Ella sekali lagi.


Arsy merasakan sakit hati, karena tau dan mengerti suatu hari nanti Elle dan Ella akan pergi.


Arsy belum bisa kehilangan, Ibu dan adiknya yang tersayang itu.


Ella menangis di pelukan Arsy sedangkan Alea juga menangis di pelukan Adit, dua Abang itu menenangkan dua saudarinya karena merasakan sedih dan tidak berdaya.


" Udah, Abang nggak apa-apa! Kita bisa ketemu di sekolah, jangan menangis again (lagi). " Kata Arsy melepaskan pelukan dan menatap mata Ella yang terus saja mengeluarkan air mata dan menghapus air mata Ella yang terasa sangat berharga untuk Arsy.


" Secepatnya Abang pasti kembali. " Kata Arsy lagi dan mengecup kening Ella sekilas dan mencium kening Alea sekilas sedangkan dengan Adit hanya memeluk sekilas.


Pintu kamar sudah tertutup karena Arsy sudah pergi ke sisi rumah langsung menuju garasi, Adit, Ella dan Alea hanya terdiam.


Sedih juga, Arsy harus pergi untuk sementara waktu.


Kenapa dirumah ini semakin terasa kejam?


Mommy yang terus saja menurut pada Daddy dan Ibu yang selalu membela mereka!


Mereka bersyukur setidaknya Elle selalu di pihak anak-anak.


" Loh kok belum pada tidur? " tanya Elle pada anak-anak yang masih terdiam dan duduk di atas ranjang.


Ella yang melihat sang Ibu langsung memeluk Elle dengan erat.


" Ada ini? " tanya Elle pada ketiga anaknya yang ada di kamar ini.


" Abang kok pergi sih Bu? " tanya Alea yang masih sesenggukan dan Elle mengulurkan tangan agar Alea mendekat dan ikut memeluk Elle bersama dengan Ella.


" Nggak apa-apa, nanti juga balik kok... Untuk beberapa saat saja. " Kata Elle yang sudah memeluk kedua putri nya dan tersenyum saat memandang ke arah Adit.


" Udah, kalian pada tidur aja ya... Udah malam. " Kata Elle melepaskan pelukan.


" Sekarang cuci muka, gosok gigi dan cuci tangan dan kaki jangan lupa. " Perintah Elle pada ketiga anaknya, walaupun mereka sudah besar tapi tetap saja bagi Elle itu penting dan bagi Elle, anak-anaknya masih kecil.


Dan tanpa perintah dua kali, ketiga anak-anak itu pergi ke kamar mandi, bahkan Adit juga menurut karena Adit enggan membangkang pada Elle yang selalu membela mereka apapun yang terjadi.


-

__ADS_1


-


-


-


-


-


Shaila terdiam sesaat melihat Arsy sangat putra yang wajah nya sudah babak belur di tambah lagi di tampar Arsya hingga membuat ujung bibirnya Arsy berdarah.


Di hati kecilnya, Sha ingin protes tapi semua kata dan unek-unek yang ingin Sha katakan selalu saja tercekat dan enggan keluar, Sha hanya diam tanpa perlawanan.


Tetap di sisi Arsya!


Hingga dengan berani Elle membujuk Arsya untuk melepaskan Arsy saja.


Sha tidak heran lagi kalau Elle berani dengan Arsya karena di awal pernikahan pun, Elle banyak sekali melanggar larangan yang Arsya buat dan selalu membangkang dan selalu saja lolos karena Arsya membiarkannya saja karena akan berdebat dengan Elle pun percuma.


Hingga tiba-tiba saja Elle memeluk Arsya yang langsung membuat hati Sha panas dan melotot seketika.


Sha cemburu.


Disaat Elle merayu Arsya maka saat itu Arsy pergi atas isyarat dari Elle.


Benar-benar licik.


Hingga Elle melepaskan pelukan terhadap tubuh Arsya tapi Sha tetap saja melotot, Elle dan Arsya berdebat dan selalu saja di menangkan oleh Elle.


Pandai berdebat!


Hingga Elle pergi dari ruang perpustakaan padahal Arsya belum selesai bicara, pergi dengan santai dan mengabaikan peringatan Arsya.


Benar-benar!


" Abang? " panggil Sha yang membuat Arsya terkejut karena saking asiknya atau senangnya di peluk Elle, Arsya menjadi lupa kalau di sana masih ada Sha.


" Iya? " jawab Arsya yang sudah tersadar dari keterkejutannya dan membalikan badannya dan menghadap kearah Sha.


" Udah nggak apa-apa, kamu ke kamar dulu ya... Abang mau bicara sebentar dengan Elle. " Kata Arsya yang langsung pergi dari ruangan perpustakaan setelah mengecup sekilas kening Sha dan tidak menunggu jawaban Sha dahulu.


Apakah sudah waktunya?


Dengan langkah pelan, Sha pergi dari ruang perpustakaan menuju ke kamar untuk rebahan karena Sha tau kalau Arsya akan lama di kamar Elle.


Sha sudah sampai di kamar lalu duduk di tepi ranjang dan menundukkan kepalanya ke bawah.


-


-


-


-


-


-


" Hello, ada apa ini? " tanya Elle pada Dea dan Tante Nana yang cekikikan.


" Itu ada calon suami. " Kata Tante Nana lagi.


Ih mereka tuh ya!


" Heh, aku masih punya suami ya Tan. " Kata Elle dengan sebal karena perkataan Tante Nana barusan.


" Hei Elle. " Panggil Rio dari ruangan Elle yang melihat Elle sudah sampai.


Dan dengan tatapan menyelidik ke arah Tante Nana dan Dea yang terkikik, Elle langsung masuk ke dalam ruangannya itu tanpa menutup pintu, membiarkan pintu terbuka.


" Hello Abang Rio, ada apa ni? Masih pagi kesini? " tanya Elle pada Rio dengan tatapan menyelidik.


Elle bisa bicara sesantai ini karena Rio dan Elle sudah berteman dan Elle tidak perlu berbasa-basi untuk menyapa dan langsung berbicara pada intinya.

__ADS_1


" Mau minta sarapan. " Kata Rio dengan santai dan Elle tertawa terkekeh.


" Wow! Aktor terkenal minta sarapan! Nanti kalau penggemarnya tau bisa langsung di kirimkan makanan. " Kata Elle dengan terkekeh.


Dan langsung keluar untuk meminta bantuan pekerjaan nya untuk membeli makanan.


" Enak Ell. " Kata Rio dengan polos.


" Makanan gratis pasti enak. " Seloroh Dea cepat dan semua orang yang ada di meja makan langsung terkekeh.


Seorang aktor datang ke butik seorang perempuan pasti ada rasa hingga melakukan ini untuk pendekatan.


Bukanya Elle tidak tau tapi lebih memilih pura-pura tidak tau karena Elle enggan nanti terlalu geer ataupun baper!


" Telen dulu ih De! Udah punya anak, kelakuannya tetap sama. " Kata Tante Nana saat melihat Dea yang bicara dengan mulut yang masih penuh.


" Hihihihihihi. " Ringis Dea.


" Lagian nggak ada hubungannya dengan itu Tan, tetap aja aku adalah Dea bukan cat woman. " Kata Dea setelah menelan makanan dan kembali berbicara.


" Cieee. " Kata Dea yang melihat Elle mengambilkan rendang dam menaruh nya di piring Rio.


Orang lain akan melihat itu dengan biasa saja, tapi tidak dengan Dea yang mempunyai sifat jahil.


" Andai waktu bisa diputar. " Kata Dea lagi dan Elle langsung mendelik sebal ke arah Dea dan mengatakan...


" Emang kalau bisa di putar mau ngapain loe? " tanya Elle dengan sewot.


Ada-ada aja Dea itu!


Kalau waktu bisa di putar, maka Elle akan hancur karena harus melewati lagi hal-hal yang menjengkelkan yang terjadi di sepanjang hidup Elle.


-


-


-


-


-


-


TBC


-


Curhatan author...


Author masih radak sibuk genks, maafkan ya wkwkwkkwk...


Author up pagi lagi takut nanti siang nggak sempet soalnya mau kerja terus sore mau ngejar deadline ngetik 😶


La kemarin? kemarin cuma dapat 1 1/2 bab aja😂 pulang kerja mandi, makan terus mau ngetik rasanya capek ya tidur bangun tidur laper lagi ya makan lagi 🤣


La terus ngetiknya kapan? malam habis Maghrib 🤭 tapi pagi ini lumayan lah dapat 2 bab ngetik 🤣


Kalau cewek lain bangun tidur akan mengatakan... ini pacarku kemana nggak ada chat (marah)


Kalau author... aduh naskah ku belum ku ketik (galau)🤣


Apapun yang terjadi pokoknya tetap semangat dan jalani dengan happy 😘


Oh ya Btw, ELLE WEDDING Series ini udah di kontrak sama NT🤗 baru kemarin author ngoceh soal belum di acc eh besoknya langsung lulus kontrak...


Author tau kalau dengan pena bronze dan level author bakal nggak dapat apa-apa tapi author tidak memandang dari penghasilan karena author udah kerja di real life benarkan? jadi apa yang author punya sekarang lebih dari cukup, intinya bersyukur aja 😇


Author up untuk kalian yang udah baca ELLE WEDDING Series dari awal kalau nggak di lanjutkan nanggung, ye kan? karena nanggung tuh nggak enak🤭🤣


LIKE nya ratain genks, author scroll bab ke tengah LIKE ny memprihatinkan, kalau belum rata... ratain dulu ya genks... biar author tetap semangat ngetik buat kalian💪✍️❤️


Pokoknya tetap kasih semangat author genks, dengan LIKE dan komentar dan komentar kalian akan author balas kalau author udah senggang 😘


Oh ya author juga baca gini... kenapa Arsy dan Ella saudara sih? kalau nggak kan bisa jodoh.

__ADS_1


Author menjawab : Jodoh Ella akan terjawab di akhir episode Series 2 ini (spoiler)🤣


Penasaran ya?🤭


__ADS_2