ELLE WEDDING Series

ELLE WEDDING Series
Sebuah Tragedi part 2 ~ Extra Part


__ADS_3

...Extra Part...


...Aku Melepaskanmu but, I Love You...


...-...


...-...


...[Sebuah Tragedi part 2]...


Plak!


Sha menampar Ella, karena menghalangi jadi Ella yang kena tampar bukanya Arsy.


" Apa melakukan kekerasan, Mommy merasakan puas? " ucap Ella dengan memegang pipi yang terasa panas dan semua orang yang ada di ruangan itu kaget dan tidak percaya melihat Ella begitu membela Arsy begitu juga Arsy yang melihat itu dan tanpa sadar Arsy membagi masalah nya dengan Ella hingga Ella ikut terjerat.


" Saya bukan Mommy mu! Kamu adalah aib! " ucap Sha dengan marah dna memuat semua orang yang ada di sana kaget begitu juga dengan Elle.


Plak!


" Ini untuk tadi. "


Plak!


" Ini untuk tamparan Ella dan sudah mengatai Ella adalah aib! " ucap Elle yang sangat marah karena perkataan Sha itu, bukan hanya menyakiti hati Ella tapi juga menyakiti Elle sebagai seorang Ibu.


Berani-berani Sha mengatakan itu!


" Sha masuk ke kamar! " ucap Arsya yang mulai tegas karena kalau di sini tetap ada Sha maka pembahasan ini tidak akan selesai karena Sha tidak bisa mengontrol emosinya hingga bukanya menyelesaikan masalah tapi membuat masalah baru.


" Tapi Abang... " ucap Sha dengan tidak terima tapi langsung di potong Arsya dan mengatakan...


" Masuk atau berpisah/cerai? " ucap Arsya yang langsung membuat Sha masuk ke dalam dengan kesal dan sepanjang jalan mengentak kakinya karena kesal.


Arsya merasakan pusing, luka di tangannya saja belum sembuh sekarang di hadapankan masalah baru dan Arsya yakin kalau masalah ini akan alot penyelesaian karena perkataan Sha tadi pasti terus saja terdengar di pikiran Elle.


" Sekarang semuanya duduk. " Ucap Arsya menyuruh, Arsy, Ella dan Elle duduk untuk membahas apa yang sedang terjadi.


Dan setelah semuanya duduk, Arsya segera mengatakan yang membuat mereka langsung specless...


" Kalian di temukan di kamar club telan...jang di yang sama dan di kamar yang sama apa kalian melakukan... " ucap Arsya yang tidak bisa meneruskan apa yang ada dipikiran tapi Ella dengan yakin menggelengkan kepalanya tanda itu tidak benar dan itu membuat Elle lega dan Arsya yang masih tanda tanya karena merasa Ella hanya ingin menyelamatkan diri dan enggan untuk mengatakan yang sebenarnya.

__ADS_1


" Itu tidak benar Daddy, Ella merasa kalau kita di jebak sama Jose karena Jose yang menyuruh Ella datang ke club. " Ucap Ella yang mengatakan yang sebenarnya.


" Jose Putra Prasetya? " ucap Arsya untuk memastikan tapi Elle menggelengkan kepalanya tanda tidak tau siapa nama lengkap Jose karena Jose adalah teman Arsy dan Arsy pasti tau nama lengkap Jose.


" Abang? " tanya Arsya pada Arsy dan Arsy mengangguk kepalanya tanda mengiyakan apa yang dikatakan Arsya itu.


****!!


Umpat Arsya dalam hati dan menelepon sekertaris dan mengatakan...


" Telepon Prasetya datang ke rumah ku sekarang juga, jangan lama! Bilang ini tentang Ella. " Ucap Arsya yang keras dan didengar oleh semua orang yang ada di sini dan membuat Elle dan Arsya bingung sedangkan Ella semakin menundukkan kepalanya karena merasakan takut dengan kemarahan sang Daddy.


" Siapa Prasetya, bang? " tanya Elle dengan bingung pada Arsya tapi Arsya malah mengatakan...


" Bukankah tadi Abang bilang kalau Pras adalah orang tua nya Jose ya Abang suruh kemari untuk bertanggung jawab lah dan menyebutkan nama Ella pasti Pras akan cepat datang. " Ucap Arsya dengan wajah penuh selidik kearah Ella yang sedari tadi hanya terdiam saat nama Pras di sebutkan sang Daddy.


Ya ampun!


" Benarkan Ella? " tanya Arsya yang membuat Ella gelapkan seketika dan saat Ella akan berkata tiba-tiba saja suara mobil dari halaman depan terdengar dan itu membuat seringai Arsya semakin lebar.


Memang ada apa-apa antara Pras dan Ella sedangkan Ella semakin takut!


Apa yang akan terjadi ini!


" Suruh masuk dan kesini Bik. " Ucap Arsya datar dan Bik Fatma menundukkan kepalanya tanda mengerti dan segera ke depan untuk memanggil Pras dan beberapa saat kemudian terdengar suara langkah kaki yang berjalan mendekat dan itu membuat Ella semakin takut.


Hingga tiba-tiba Pras terlihat dan mengatakan tanpa basa-basi...


" Ada apa ini Bro? " tanya Pras yang ternyata adalah teman Arsya dan mengatakan kebingungan tentang Ella seorang wanita yang membuat Pras gelisah semalam itu dan Pras semakin kaget saat melihat ada Ella dan Arsy yang terdiam seperti sedang di adili.


" Seperti yang loe lihat Pras, loe kenal sama Ella kan? Anak gue? " tanya Arsya langsung tanpa basa-basi dan membuat Pras kaget.


Apa tadi katanya?


Ella adalah anaknya Arsya?


Bagaimana Pras tidak tau?


" Ella anak loe? Bukannya Alea ya? " tanya Pras dengan kaget dan Elle hanya terdiam dan menyimak apa yang sedang terjadi ini, biarkan Arsya yang bicara kali ini.


" Dua-duanya anak gue termasuk Arsy juga, so (jadi) gimana loe bisa kenal sama Ella dan apa loe yang udah nidurin Ella di club malam itu? " tanya Arsya yang langsung to the poin dan membuat semuanya orang terkejut begitu juga Ella.

__ADS_1


Sejarah terulang lagi.


Dan dengan mengangguk kepalanya Pras mengatakan iya dan Arsya yang marah langsung berdiri dan berjalan kearah Pras dan langsung...


Bugh!


Arsya langsung mengajar Pras dengan keras, walaupun Pras adalah temannya tapi sekarang Arsya bukanlah temannya Pras melainkan orang tua dari seorang gadis yang dilecehkan.


" Gimana loe bisa melakukan itu hah? Ella bahkan pantas sebagai anak loe, sebagai adiknya Jose! " ucap Arsya dengan nafas memburu karena merasakan lelah menghajar Pras yang sudah babak belur enggan melawan karena Pras tau itu adalah sebuah kesalahan dan Pras pantas mendapatkan itu!


" Abang, udah! " ucap Elle memeluk Arsya dari belakang dan menangis dan tidak menyangka apa yang terjadi bertahun-tahun lalu terjadi juga pada Ella.


Arsy membantu Pras untuk berdiri, walaupun Arsy merasakan kesal tapi setidaknya buka bukan Jose yang meniduri Ella, Arsy cukup lega itu dan Pras adalah pria yang setia mungkin caranya saja yang salah!


Sedangkan Ella hanya terdiam dan bingung dengan situasi yang ada hingga tiba-tiba...


Bruk!


Ella pingsan yang langsung dengan sigap di raih oleh Pras yang terlihat sangat bermasalah dengan Ella, seorang gadis manis ini harus terlibat dengan Pras yang sudah tua dengan perut buncit khas pria tua.


" Maafkan aku. " Ucap Pras lewat tatapan melihat ke arah Ella yang sudah pingsan.


" Abang, tunjukkan kamar Ella agar Ella istirahat dulu. " Ucap Elle pada Arsy dan dengan mengagukkan kepalanya, Arsy langsung berjalan lebih dahulu menuju ke kamar Ella di susul oleh Pras yang menggedong Ella menuju kamar.


Sedangkan Elle dan Arsya terdiam saat Arsy sudah berlalu hingga Arsya mengatakan...


" Apakah ini rasanya seperti ini dek? " tanya Arsya yang merasakan sakit hati saat anak gadisnya yang berharga harus mengalami hal yang serupa seperti Elle.


Kalau waktu itu Arsya sebagai tersangka dan tidak ada yang menghajarnya karena Elle adalah anak yatim maka sekarang Arsya menjadi orang tua dari gadis yang terenggut kesuciannya dan tanpa pikir panjang langsung mengajar pria yang telah melakukan itu.


Sungguh hati ini merasakan sakit hati!


" Sekarang Abang mengerti kenapa kamu selalu membangkang, memang tidak ada yang menghajar Abang karena melakukan itu kepada mu dulu tapi sikap membangkang mu itu membuat Abang sadar kalau kamu melakukan itu untuk membuat kesabaran Abang hilang sedikit demi sedikit, hingga waktu itu Abang habis kesabaran. " Ucap Arsya yang mengingat masa lalu yang dimana Arsya menampar Elle karena terlalu membangkang hingga kesabaran Arsya habis tapi setelah melakukan itu Arsya merasakan menyesal!


" Abang sekarang tau kan? Gimana rasanya sakit hati yang aku alami bertahun-tahun? Sekarang gimana perasaan Abang? " tanya Elle pada Arsya dan Arsya mengagguk kepalanya tanda setujui dengan perkataan Elle itu.


-


To be continued


Btw, author udah memutuskan kalau judul buat Sekuel dari ELLE WEDDING Series author ganti, nanti akan author umumkan kalau extra part ini udah selesai, okeh 😘

__ADS_1


Hari ini ada 1 bab lagi, jadi tunggu ya genks


LIKE jangan lupa, vote juga boleh karena hari ini adalah hari Senin


__ADS_2