ELLE WEDDING Series

ELLE WEDDING Series
Tidak Usah Berbagi


__ADS_3


...ELLE WEDDING Series 2...


...Prahara Pernikahan...


...[Tidak Usah Berbagi]...


Elle


" Ah ngurusin orang begitu mah nggak ada habisnya Ell, mendingan sekarang kamu angkat dulu deh telepon di Ars tuh daripada berisik... Bikin ponsel nyala mati terus. " Kata Tante Nana untuk menyarankan mengakat telepon Abang Ars.


Ia pun langsung mengakat telepon Abang Ars yang langsung ber ceramah pada nya dengan panjang dan lebar.


" Nggak ah, besok Ella biar aku aja ke tempat kerja aja... Malam ini aku nginep di sini. " Katanya dengan sebal dan segera mematikan sambungan telepon.


Ia sungguh sebal hingga saat mengangkat telepon ia tidak mengucapkan salam juga tidak mau mendengar jawaban Abang Ars dan setelah menutup telepon ia pun hanya menutup nya saja tanpa mengucapkan salam.


" Kesel amat Neng udah malam. " Kata Tante Nana saat melihat wajahnya yang bersungut-sungut.


" Ayo saatnya gibah, yo! Mumpung Elle malam ini nginep di sini. " Kata Dea dari arah dapur membawa camilan dan susu hangat, susu hangat yang ia bahas yang membuatnya di ledek habis-habisan.


" Ish kau senang sekali ya De, lihat akau sebal... Ini kenapa bawa susu hangat bukanya loe nggak doyan? " katanya sebal tapi ia tetap mengambil susu hangat dan segera meminumnya.


" Hahahaha, udah minum aja susu hangatnya biar betah gibah nya. " Kelakar Dea lagi.


" Seharusnya kopi De, bukan susu hangat... Ni Elle bentar lagi bakal tidur tuh. " Kata Tante Nana ikut mengambil susu hangat dan meminumnya.


" Coba Ell cerita. " Kata Tante Nana saat mereka sudah masing-masing memangku semangkok kuaci yang siapa untuk di kupas dan di makan semalaman.


" Ini juga kuaci banyak banget lagi. " Katanya sebal pada kuaci yang banyak dan harus di kupas dulu sebelum makan.


" Ya gimana gitulah, kalian tau kan kalau posisiku sebagai istri kedua sungguh tidak menguntungkan. " Katanya mulai bercerita keluh kesahnya karena ia sangat percaya dengan Dea dan Tante Nana yang tidak mungkin menghianati nya.


" Udah posisi nggak menguntungkan, tiba-tiba saja Kaka Sha si Sheryl tuh sering muncul datang ke rumah dengan seenaknya sama suaminya yang selalu membuat mood (suasana) tiba-tiba jadi horor. " Kata Elle yang bercerita saat di rumah yang tenang tiba-tiba saja menjadi horor dan nggak nyaman saat Sheryl datang dan membuatnya semua hal jadi serba salah.


" Seharusnya di rumah Elle tuh di pasang plat, An jing dilarang menggonggong. " Kata Dea dengan spontan dan dengan tertawa yang langsung membuat ia dan juga Tante Nana terkekeh.


An jing!

__ADS_1


Shaila


Saat Elle masuk ke dalam kamar untuk bersiap-siap ia masih di meja makan dengan Abang Ars, Arsy, Akak Sheryl dan Abang Sam yang masih terdiam di meja makan.


Tiba-tiba saja Akak Sheryl berkata...


" Tuh, ciri-ciri orang ketakutan, langsung kabur. " Kata Akak Sheryl yang membuat suasana meja makan yang tadinya sunyi sekarang tambah sunyi dan mencekam.


Bukannya ia tidak tau kalau Elle sungguh sebal bahkan benci pada Akak Sheryl karena kejadian beberapa bulan yang lalu dan sekarang Elle malah menikah dengan Abang Ars yang semakin membuat Akak Sheryl terus saja mengoceh pada Elle.


Dan sekarang ia baru sadar dan ngeh (ngerti) kalau Akak Sheryl terlalu ikut campur dalam keluarganya.


Bukannya ia tidak suka atau bagiamana.


Ia malah sungguh malu dengan semua yang di lakukan Akak Sheryl yang terlalu menjaga dan takut ia terluka.


Bukankah seperti itu berumah tangga? Ada suka dan duka? Karena bagiamana pun ia sudah dewasa dan harus menyelesaikan semua permasalahan nya sendiri, jangan ada campur tangan orang luar, orang luar dari rumah tangganya.


Bahkan keluarga besar pun semuanya menyerahkan kepadanya bagaimana kedepannya dan ia lebih memilih untuk mempertahankan rumah tangganya karena bagaimanapun ada Arsy di antara mereka dan ia yakin Elle bukalah seperti istri keduanya yang biasanya, Elle malah cenderung bodoamat dan tidak pernah mau dan enggan untuk berbicara berdua dengan Abang Ars hanya di saat-saat penting saja karena ia sudah melihat dalam enam bulan ini.


" Tuk kan nyelonong aja tuh orang. " Kata Akak Sheryl saat melihat Elle dan Ella yang terus saja berjalan ke arah pintu keluar dengan membawa tas ransel sedang dan mengabaikan semua orang yang ada di meja makan.


" Udahlah Akak, sekarang kita sarapan dulu. " Katanya lagi, enggan untuk membahas tentang Elle.


Mungkin nanti setelah sarapan ia harus berbicara berdua dengan Akak Sheryl.


-


Saat ia berkata akan berbicara berdua dengan Akak Sheryl tapi Abang Ars mengatakan akan berbicara berempat membahas tentang tadi dan disinilah mereka, di ruang tamu dan duduk saling berhadapan.


" Sorry (maaf) bro, gue harus ngomong ini, gue nggak mau loe! Untuk mencampuri semua urusan rumah tangga gue. " Kata Abang Ars langsung saja menunjukkan Akak Sheryl.


" Tidak apa-apa bro, gue juga minta maaf karena semua sifat istri gue yang terlalu ikut campur. " Kata Abang Sam menyambung ucapan Abang Ars dan langsung Abang Sam menggelengkan kepalanya saat Akak Sheryl akan protes.


Dan tanpa mengucapkan sepatah kata pun Akak Sheryl langsung berdiri dan berjalan sambil menghentakkan kaki karena sungguh kesal.


" Maaf ya bro, kalau gitu gue pulang dulu ya... Assalamualaikum. " Kata Abang Sam langsung beranjak berdiri dan menyusul Akak Sheryl yang sudah keluar dari rumah.


" Walaikumsalam. " Jawabnya serentak dengan Abang Ars.

__ADS_1


Ia masih berada di ruang tamu hingga ia mengatakan...


" Maafkan Sha ya Abang. " Katanya lagi saat mereka sama-sama terdiam.


" Maafkan Abang juga ya Sha, nanti Abang telepon Elle deh dia ada dimana hari ini. " Kata Abang Ars sambil merengkuhnya untuk di peluk dengan erat.


Arsya


Dan saat ia bilang pada Sha untuk menelfon Elle, ia baru bisa melakukan malam hari karena kata Sha tadi biarkan Elle menenangkan diri dulu dan setelah malam baru boleh ia menelfon.


" Belum di angkat bang? " tanya Sha dari arah dapur sambil membawakan secangkir kopi yang masih mengepulkan asap karena masih panas.


" Belum Sha, tu orang kalau ngilnag jago banget dah. " Katanya langsung menaruh ponselnya dia atas meja dan langsung mengambil secangkir kopi, meniupnya sebentar dan setelah itu lalu ia sesap perlahan karena masih panas-panas nikmat.


" Coba biar Sha yang telepon ya, Abang terusin minum kopi nya. " Kata Sha sambil mengambil ponselnya yang ada di atas meja dan memencet tombol memanggil dan setelah beberapa saat di angkat.


Wah! Padahal baru panggilan pertama.


Tapi senangnya tidak berlangsung lama karena Elle langsung saja berbicara saat sambungan telepon tersambung dan mengatakan malam ini akan menginap di rumah temannya yang langsung membuatnya $@_@&.


" Abang sabar ya, besok kita bicara lagi sama Elle sekarang kita tidur ya, udah malam... Besok Abang juga kerja kan? " kata Sha menenangkannya dan langsung menggandeng tangannya menuju ke kamar yang di dalam kamar sudah ada Arsy yang tidur terlelap di atas ranjang.


-


Ia tidak mood (suasana) untuk pergi kerja yang ia lakukan di pagi hari adalah menjemput paksa Elle dan Ella di rumah Tante Nana di pagi buta.


Terserah Elle akan mengomel kepadanya karena bertindak gila di pagi-pagi buta membangunkan orang tidur karena hanya ingin menjemput pulang, ia tidak tenang tidur semalaman karena ia takut Elle menghilang seperti pada saat dia hamil dan susah ditemukan seperti dulu, jadi ia bertindak nekat.


" Abang tuh, nggak usah nekat tauk nggak! Pagi-pagi buta jemput orang... Ini Ella aja masih tidur. " Kata Elle sebal karena saat ia tiba di rumah Tante Nana, Elle masih tidur begitu juga dengan semua penghuni rumah.


" Kalau Abang nggak nekat kamu nggak bakal nurut Dek! Abang udah coba ngerti kamu Dek, kamu yang bilang... Nggak usah berbagi, okeh Abang ngerti soal itu tapi... " katanya tidak sanggup untuk melanjutkan perkataannya karena selama pernikahan yang berjalan enam bulan ini Elle tidak mau berhubungan suami-istri dengannya yang selalu Elle bilang nggak usah berbagi.


-


Komentar di bawah untuk episode ini ya genks...


Karena komentar kalian adalah semangat buat author untuk terus up lagi dan ngetik lagi āœļøšŸ¤—ā¤ļø


Salam sayang:>

__ADS_1


__ADS_2