ELLE WEDDING Series

ELLE WEDDING Series
Alat


__ADS_3

...ELLE WEDDING Series 2...


...Prahara Pernikahan...


...-...


...-...


...[Alat]...


" Bang. " Panggil Sha sambil memeluk sang anak.


" Udah nggak apa-apa, pulang sama Abang ya. " Kata Arsy membujuk sang Mommy dan hanya mengangguk kepalanya tanda setuju.


Arsy hanya mengangguk kepalanya pada Tante Nana dan Dea sebagai tanda berpamitan yang di setujui mereka berdua.


Arsy menggandeng tangan Sha sampai mereka ada di parkiran mobil, Arsy memastikan sang Mommy duduk di mobil dengan nyaman dan tenang, setelah itu Arsy memutar tubuhnya dan segera masuk di kursi mengemudi.


Tanpa mengatakan sepatah kata pun, Arsy menjalankan mobilnya dengan perlahan dan satu tangan nya menggegam tangan Sha.


Walaupun selama ini, Sha tidak dekat Arsy dan begitu sebaliknya tapi Arsy tau kalau Sha adalah Mommy nya dan apapun yang terjadi Arsy harus menerima.


Memang harus seperti itu kan?


Hm...


" Daddy udah nggak sayang Mommy lagi. " Kata Sha dengan frustasi tapi bukan seperti itu maksud Arsya sebenarnya.


Arsy mendengar perkataan Mommy nya itu tapi lebih memilih diam dan berkendara dengan benar karena mereka sedang berada di jalan.


" Ada apa bang? " tanya Adit di ruang tamu saat melihat Arsy menggandeng Sha dengan perlahan dan bisa di lihat dari wajah Sha yang terlihat sedih dan bisa dipastikan sedang ada masalah.


" Nanti Abang kasih tau, sekarang kita bawa Mommy ke kamar dulu. " Ucap Arsy yang tidak mungkin menjelaskan apa yang sedang terjadi sekarang karena Sha bisa mendengarnya dan yang lebih penting adalah, membawa Sha ke kamar dulu agar istirahat.


Dan hanya menganggukkan kepalanya Adit mengerti dan segera berada di sisi yang lainnya dan membantu memegang lengan Sha yang terlihat lemas.


Arsy dan Adit membantu Sha untuk berbaring nyaman di ranjang dan setelah memastikan Sha nyaman, Arsy berkata pada Alea yang sedari tadi terdiam karena syok...


" Dek, temani Mommy dulu. " Ucap Arsy pada Alea yang hanya di angguki sang adik yang tidak bisa berkata apa-apa.


Kenapa bisa seperti ini.


Setelah mendapatkan jawaban itu, Arsy keluar dari kamar Sha dan di ikuti Adit yang selalu mengekor Arsy karena Adit penasaran apa yang sedang terjadi.


-


-


-

__ADS_1


-


-


" Mommy Sha itu kenapa? " tanya Ella dengan polos yang ternyata belum tau sedari tadi.


" Udah nggak usah tau lah La, makan siang dulu yuk! Lapar... Habis makan terus kenyang baru deh kita gibah. " Kata Tante Nana dengan ajakan menggiurkan tapi gibah adalah ajakan sesat tapi Ella mau-mau aja karena tadi belum makan puas keburu di tarik oleh Arsy.


" Boleh Tan, lapar. " Kata Ella lagi mengikuti dua orang dewasa itu dari belakang untuk menuju dapur.


" Jadi adakah yang mau cerita ke Ella? " tanya Ella dengan mulut penuh dengan rendang dan lalapan dan melihat dua orang wanita dewasa yang ada di depan Ella dengan perasaan penasaran.


" Udah makan dulu ih, keselek nanti La... Pembicaraan nya terlalui berat mendingan di bahas nanti sekarang makan yang banyak biar kuat menghadapi kenyataan. " Ucap Dea dengan mulut penuh dengan makanan dan menambahkan nasi serta kuah ayam di piring Ella yang di sambut dengan senyuman Ella.


Memang Ella beneran lapar!


Ella pun makan dengan lahap dan melupakan hal yang ingin di tanyakan tadi.


" Jadi? " tanya Ella kepada Tante Nana dan Dea yang sekarang mereka bertiga mengobrol di ruangan Elle dan sekarang Ella bertanya lagi mumpung ingat.


" Ternyata Ella nggak lupa ya De. " Ucap Tante Nana dengan terkekeh.


" Ya iyalah, kan Ella udah gede Tan... Bukan lagi bocah umur lima tahun yang bertanya dengan sulit tapi bisa di alihkan dengan membelikan permen setelah itu lupa! Sekarang nggak Tan, beda! Udah kenyang makan ya ingat tadi mau tanya apa. " Balas Dea dengan terkekeh dan itu membuat Ella yang melihat mereka berdua bingung.


" Ella lagi tanya kok malah mereka sibuk ngomong berdua. " Ucap Ella dengan pelan.


" Jadi gimana Tan, Kak De? " tanya Ella lagi tidak sabar.


" Drama cinta segitiga yang nggak ada ujungnya, eh! Bentar lagi bakal ending sih Tan! Semoga Elle bahagia. " Ucap Dea dengan nada penuh terselubung dan seolah-olah hanya ada mereka berdua di sana dan mengabaikan Ella yang sedari tadi menolong melihat dua wanita ajaib itu.


Berkata tanpa beban dan terus terang!


" Cinta segitiga tiga mah nggak ada happy ending De, bullshit! ih! Nanti bakalan Elle yang mewek apa Sha ya? Yang udah kelihatan mewek nya hari ini? " ucap Tante Nana lagi tanpa filter.


" Apalagi Arsya sama Elle pergi berdua ya Tan? Sampai bikin Sha nyamperin ke butik cuma mau tau suaminya dimana, orang udah jelas-jelas kalau suaminya lagi me time sama istri kedua yaitu Elle, masih aja di cari, nggak malu apa? " ucap Dea lagi di depan Ella yang membuat Ella tau permasalahan yang sebenarnya.


" Sang Mommy sedang cemburu. " Ucap Ella dalam hati, tanpa menjelaskan secara langsung pada Ella, Ella tau apa yang jadi masalah karena mendengar perkataan Tante Nana dan Dea saja membuat otak Ella yang nggak tau apa-apa sekarang menjadi tau segalanya.


Memang Dea dan Tante Nana adalah komentator yang sebenarnya!


" Sayang, kamu tuh kalau gibah jangan di depan Ella donk. " Ucap Sam dari belakang yang tadinya Dea akan berkomentar lagi tapi sekarang berubah dengan senyuman malu-malu melihat ke arah Sam dan memeluk sang suami.


" Hehehe, kita nggak gibah kok, Ella pasti tau lah. " Ucap pembelaan dari Dea tapi yang terdengar hanya sebuah alasan saja.


" Apa kabar Oom? " tanya Ella dengan ramah dan bersalaman dengan takjim kepada Sam.


" Baik, Ella gimana? Apa kabar? " tanya Sam balik dan memberikan Anna pada Dea karena Anna ingin ikut Dea.


" Kurang baik Oom. " Ucap Ella apa adanya dan Sam tersenyum mendengar kejujuran Ella.

__ADS_1


" Kenapa? Ada masalah ya? Semua pasti ada hikmahnya La. " Ucap Sam dengan bijaksana dan Ella hanya tersenyum mendengar itu.


" Ella ke depan sama Anna, Anna mau ikut Kakak nggak? " ucap Ella dan mengajak Anna kedepan.


" Yaudah Ella sama Anna di depan aja ya. " Ucap Ella segera pergi dari sana dan biarkan tiga orang dewasa yang ada di ruangan itu berbicara secara pribadi.


-


-


-


-


-


" Mommy kenapa bang? " tanya Adit saat mereka sudah keluar dari kamar dan sedang berada di ruang televisi untuk berbicara beberapa hal.


" Biasa lah, lagi cemburu sama Ibu soalnya Daddy sama Ibu hari ini pergi berdua. " Ucap Arsy dan duduk di single sofa dan di ikuti dengan Adit yang duduk di seberang dan terhalangi dengan meja.


Setelah Arsy mengatakan itu, menurut Adit tidak ada yang salah, biarkan Elle memiliki kebersamaan dengan Arsya sebelum mereka berpisah nanti.


Biarkan mereka menghabiskan waktu berdua.


Di saat Arsy dan Adit terdiam tiba-tiba ada Alea datang dan mengatakan...


" Mommy udah tidur, adek akan bikin makan malam. " Ucap Alea pada kedua saudaranya itu dan mereka mengagguk mengiyakan saja.


Memang di rumah ada yang membantu untuk mengurus rumah tapi kalau urusan memasak adalah urusan wanita dan semua wanita yang ada di rumah ini sudah di ajarkan masak sejak dulu dan di saat masih remaja saja Alea sudah mahir memasak.


" Abang ayok makan. " Ucap Alea dari ruang makan dan memanggil kedua Abang nya itu, Arsy dan Adit lalu menuju ke dapur untuk makan dan setelah beberapa saat...


" Adek, akan bawakan makan untuk Mommy dulu. " Ucap Alea pada kedua saudaranya itu sebelum mereka bertanya, mereka pun mengangguk kepalanya tanda setuju.


Tok tok tok!


" Mom! " panggil Alea dengan pelan, biasanya sang Mommy akan langsung membuka pintu tapi pintu yang tadi di tutup Alea tidak terkunci dan setelah di tinggal sebentar dan berubah menjadi terkunci membuat Alea panik.


" Abang! " panggil Alea pada kedua saudaranya itu.


" Mommy nggak mau buka pintu. " Ucap Alea lagi yang membuat kedua saudaranya nya itu terdiam.


Dan tanpa terduga, Arsy melakukan hal yang membuat Alea dan Adit terkejut.


" Abang! "


-


To be continued

__ADS_1


Habis dari sini langsung klik profil author ya, terus baca Terjebak Hasrat, Pangeran Mahkota Yg Dikutuk!


__ADS_2