
...ELLE WEDDING Series 2...
...Prahara Pernikahan...
...-...
...-...
...[Ceritaku]...
...-...
" Tinggalkan Abang, tinggalkan jika memang Sha sudah tidak kuat jangan membuat Abang bersalah karena membuat Sha menjadi berubah dan seperti Sha yang baru yang tidak Abang kenalin, Sha Abang bukan Sha yang tadi pagi, sungguh dia bukan Sha... " kata Arsya yang tidak sanggup untuk mengatakan hal itu.
Sungguh sangat marah tapi tidak tau marah dengan siapa.
" Bagaimana Abang bisa memiliki pemikiran untuk seperti itu, bagaimana Abang bisa dengan mudah meminta Sha untuk meninggalkan Abang, bukankah Abang bilang kalau kita akan selalu bersama sampai akhir? Sha sudah bertahun-tahun bertahan, demi Abang karena Abang adalah cinta pertama Sha dan juga cinta terakhir Sha, anak-anak sudah besar bang... Sha maupun Abang tidak muda lagi yang Sha pikirkan akan menghabiskan masa tua dengan Abang seorang dan melihat anak-anak menikah satu persatu... lalu hanya ada Abang Sha, seperti waktu kita pertama menikah, hanya ada Abang dan Sha. " Kata Sha menangis, sungguh berat kehidupan rumah tangga yang Sha hadapi.
" Elle, sebentar lagi akan pergi... Kita akan menjadi keluarga yang sesungguhnya, hanya ada satu kepala rumah tangga dan satu istri. " Kata Sha dipelukan Arsya tapi saat mendengar itu Arsya menjadi mematung dan specless.
Ya ampun, perasaan apa ini.
" Rumah tangga kita sudah berjalan bertahun-tahun Abang, bukan rumah tangga yang hanya baru sebulan... Sha selalu kuat asalkan ada Abang. " Kata Sha lagi yang masih saja menangis.
" Maafkan Abang. " Kata Arsya yang tidak tau harus mengatakan apa karena teringat soal Elle.
" Ayok masuk. " Kata Arsya masuk ke dalam kamar dengan Sha yang masih berada di pelukannya.
" Jangan tinggalkan Sha. " Kata Sha lagi saat Arsya akan beranjak dan saat mengatakan itu tangan Sha membuka kancing kemeja warna putih yang sedang di kenakan Arsya malam ini, melihat itu Arsya tau keinginan Sha.
Dan karena tidak mau mengecewakan Sha, Arsya pun memberikan nafkah yang dibutuhkan seorang istri di malam hari.
Hangat, berhasrat dan...
" Aduh Abang, kenapa nggak mau pulang juga? " tanya Elle yang sekarang ikut main game di kamar Arsy yang ada di tempat Tante Nana dan sekarang Elle sedang bertarung game dengan Arsy dengan seru.
" Udahlah, disini aja malah lebih menyenangkan. " Kata Arsy masih menatap layar game yang semakin seru.
" Nggak boleh, nggak kasihan sama Ibu dan adik-adik apa... hm? " tanya Elle yang masih sibuk juga bermain game.
" Ibu juga lagi asik, main game. " Kata Arsy terkekeh karena bisa membujuk sang Ibu bermain game dulu sebelum ngobrol.
" Kan kamu juga ini bang, pokoknya kalau Abang kalah! Harus pulang sama Ibu. " Kata Elle yang mulai gregetan dengan game yang sedang dimainkan.
" Hahahaha, coba aja kalau bisa. " Kata Arsy yang mulai menantang karena Arsy tau seluk beluk game ini jadi akan menjadi hal yang sulit untuk Ibu yang pertama kalinya.
__ADS_1
" Ngomong-ngomong, Arsy mau dengar cerita Ibu yang pertama kali bertemu dengan Daddy? Bukakah Ibu dengan Daddy dari negara yang berbeda... Gimana ceritanya? " tanya Arsy dengan enteng tapi Elle mendengar itu langsung Elle langsung terdiam dan melihat ke arah Arsy.
" Yeay menang. " Kata Arsy dengan semangat tapi langsung terdiam saat menoleh ke arah Elle yang malah terdiam dan terus saja memperhatikan Arsy.
Seolah tau kalau ucapannya tadi salah, Arsy langsung merasa bersalah dan menyengir canggung.
" Maafkan Abang. " Kata Arsy lagi dengan pelan dan segera menuju ke arah Elle dan memeluk nya.
" Nggak apa-apa, Abang perlu tau juga soal ceritaku, cerita tentang kisah Ibu. " Kata Elle yang masih memeluk erat Arsy.
" Tidak perlu kalau itu mengingatkan Ibu tentang luka lama. " Kata Arsy yang tidak mau memaksa sang Ibu.
" Nggak apa-apa Abang, karena sampai sekarang entah luka lama atupun baru terus saja mengikuti kehidupan Ibu. " Kata Elle dengan sedih tapi dengan terkekeh.
" Walaupun menyakitkan, biarkan saja! Terus saja lalu karena tidak ada yang tau bagaimana kehidupan esok. " Kata Arsy yang sekarang sudah beranjak dewasa.
" Jadi Abang mau dengan cerita Ibu? " tanya Elle lagi dan sebelum Arsy menjawab tiba saja ada yang menjawab...
" Cerita apa? Kenapa Ella nggak dikasih tau. " Kata Ella yang datang dengan Adit dan Alea.
Wow rombongan.
" Salam dulu sayang. " Kata Elle yang menegur Ella yang selalu saja nyelonong tanpa salam itu dan Ella terkekeh baru mengucapkan salam.
Hm...
Dan saat akan bercerita Elle malah bingung harus memulai yang mana...
Hm!
" Ayo Ibu, cerita kok malah diem aja. " Kata Alea si bungsu yang tidak sabaran.
" Mulai dari mana ya? Ibu jadi bingung... Sekarang kalian aja tanyakan pada Ibu mau tau soal apa? " kata Elle yang menatap keempat anaknya secara bergantian.
" Apa Ibu mencintai Daddy? " celetuk Alea dan seketika di ruangan itu hening karena menunggu jawaban Elle.
" Iya Ibu mencintai Daddy... Karena Daddy adalah suami Ibu. " Kata Elle dengan pelan dan terkekeh agar situasi tidak canggung.
Anak-anak tau kalau selama ini Sha dan juga Arsya selalu saja bermesraan di depan Elle tapi kadang anak-anak merasakan bingung karena Elle selalu bersikap biasa saja dan terlihat tidak cemburu dan mereka berfikir kalau Elle tidak mencintai sang Daddy dan pemikiran mereka sirna hari ini karena jawaban Elle barusan.
" Ah, Ibu mah jawaban gitu. " Kata Alea yang tidak puas dengan jawaban sang Ibu yang membuat Elle terkekeh.
" Ya bener kata Ibu lah dek, Ibu mencintai Daddy karena Daddy adalah suami Ibu walaupun bisa mencintai tapi tidak bisa memiliki. " Kata Ella membenarkan ucapan sang Ibu tapi langsung mengatakan... Mencintai tapi tidak bisa memiliki.
Yang langsung membuat kelima orang yang ada di kamar ini terdiam.
__ADS_1
Sedalam itu kah?
" Sejak kapan bicara mu berat sekali dek? " tanya Arsy yang terkekeh dan langsung mengacak-acak rambut Ella dengan gemas sehingga menjadi kusut dan itu membuat Ella bersungut-sungut dengan kesal.
" Ih Abang,ih! " kata Ella kesal karena rambut Ella yang sedari tadi rapi sekarang berantakan dan enggan menjawab pertanyaan Arsy tadi.
" Aku tau kalau Daddy selalu melihat Ibu dengan sorot cinta, bahkan lebih, aku bisa membedakan gimana Daddy melihat Ibu dan Mommy. " Kata Adit yang sedari terdiam kini berbicara.
Walaupun dalam hati Adit merasakan nyeri mengatakan itu karena mau bagaimanapun Sha tetaplah Ibu kandung nya tapi jika melihat ke belakang lagi, Ibu tirinya itu yaitu Elle yang selalu ada untuk Adit, Alea dan Arsy tanpa membedakan dengan Ella yang anak kandung Elle yang membuat Adit berfikir kalau Elle tidak pantas untuk dibenci karena hadir diantara Arsya dan Sha tapi Elle hadir juga karena terpaksa, terpaksa oleh keadaan dan sejauh ini, Elle adalah Ibu terbaik yang ada walaupun Adit tidak lahir dari rahim Elle tetap saja Adit akan selalu menyayangi Elle.
" Udah aja ngaco, Abang tuh. " Kata Elle dengan tawa sumbang bukan karena apa? Elle hanya tidak ingin baper karena sebentar lagi waktunya Elle Dan Ella pergi.
Maafkan Ibu ya, Arsy, Adit dan Alea... Apapun yang terjadi Ibu selalu menyanyangi kalian bertiga.
" Iya bener, Abang ngaco ah... Pacar aja nggak punya. " Alea ikut-ikutan menggoda sang Abang karena di pikiran Alea sekaro... Kapan lagi bisa membuat Abang Adit kesal!
" Ah bocil mah tau apa? " kata Adit dengan malas sudah tau kalau Alea selalu saja mempunyai cara untuk menggangu dirinya itu.
" Menurut ku, definisi mencintai itu seperti Ibu mencintai Daddy... Tetap tenang apapun yang terjadi walaupun dengan terang-terangan Mommy selalu mengumbar kemesraan di depan Ibu tapi Ibu selalu biasa saja bahkan tidak berpengaruh... But (karena) definisi mencintai yang sebenarnya adalah... Jika kamu mencintai, maka cintailah orang itu dengan sepenuh hati, walaupun kamu sendiri tau kalau mungkin cinta yang kamu... "
-
-
-
-
-
-
Nanggung ya?π€
Btw author lihat popularitas nya mau 60k kok sulit banget yaπ
Semoga pertengahan bulan Oktober bisa 100k popularitas, Amin π masih lama kok genks ini aja masih tanggal 5 Oktober π
Biar author senang kalau senang kan lebih semangat untuk ngetik lanjutan ELLE WEDDING SeriesβοΈπ€πβ€οΈ
Bantu author ya genks dengan TEKEN LIKE, masa LIKE di Bab Prahara Pernikahan dikit banget π sedih nya author π
Komentar kalian akan author balas kalau author radak senggang karena sekarang masih liyer (pusing) ngejar deadline π³
LIKE kalian cek lagi genks, kalau belum rata ratain dulu terus kasih komentar ya...
__ADS_1
Yang follow akun Insta gram author pasti lihat Arsya soalnya author posting di Insta story', gimana menurut kalian?ππ€
Thank you π