
...ELLE WEDDING Series...
...Prahara Pernikahan...
...-...
...-...
...[Hambar]...
Di saat Arsya mulia menyesal dengan apa yang telah terjadi.
Sheryl tiba-tiba datang dengan tangisan dan itu membuat Sha dan juga Arsya kaget.
Ada apa?
Dan dengan enggan berkata, Sheryl memberikan rekaman yang terdengar di ponsel dan Arsya bisa tau itu suara siapa.
Elle!
Arsya geram apa yang sudah di katakan Elle.
Semua rasa bersalah tadi menguap dan hilang...
Berganti dengan perasaan kesal dan juga marah yang siap meledak kapan saja.
Dan saat Arsya merasakan itu tiba-tiba saja Elle pulang dengan Ella dan melihat ke arah Arsya yang terlihat begitu marah.
" Sayang masuk ke kamar sama Abang ya. " Kata Elle pada Ella saat melihat tatapan Arsya yang siap memaki Elle kapan saja bahkan di depan anak-anak.
Elle bisa merasakan itu apalagi melihat Sheryl yang menangis terisak walaupun Elle dalam hati tau kalau Sheryl pasti mengatakan... Rasakan!
Dan terlihat Sha yang sedih sambil mengusap bahu Sheryl dengan lembut dan mata yang berkaca-kaca tapi Elle tau kalau itu adalah air mata palsu yang penuh dengan ke munafik an.
" Kamu semakin membangkang. " Kata Arsya yang siap mengangkat tangan pada Elle tapi Tante Nana menahan lebih dahulu dan mengatakan...
" Tangkap dia Pak, bukti sudah di depan mata karena sudah melakukan kekerasan dalam rumah tangga. " Kata Tante Nana yang ternyata masih berada di sana dan Elle tidak menyadari karena saking fokusnya dengan Arsya yang melihat Elle dengan tatapan kebencian.
Dan saat Arsya siap untuk di bawa polisi, Sha menangis dengan histeris dan terlihat wajah kaget Sheryl tapi Tante Nana tidak peduli dan tetap menyuruh polisi untuk membawa Arsya ke kantor polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatan yang telah di perbuat.
Elle juga terlihat melamun karena mengalami syok karena Arsya akan menampar Elle lagi tapi keburu di cegah Tante Nana tapi tetap saja membuat Elle kaget.
Bayangan masa kecil Elle teringat di kepala Elle terus-menerus dan berkahir dengan Elle pingsan yang langsung membuat Tante Nana kaget dan juga anak-anak yang menagis melihat Elle yang tidak sadarkan diri.
" Maafkan Ibu karena sudah membuat kalian melihat semua ini. "
" Ibu bangun Ibu, Ella janji nggak akan ngajak Ibu kesini lagi... Asalkan Ibu bangun. " Kata Ella dengan terisak-isak dan Arsy menimpali perkataan Ella dengan sedih...
" Jangan pergi tinggalkan Abang, dek... Kalau kamu pergi dengan Ibu, ajak Abang. " Kata Arsy yang langsung menubruk tubuh Elle yang masih pingsan.
Dan dengan tangisan yang masih terdengar, anak-anak minggir agar Elle di bawa ke sofa agar bisa mendapatkan pertolongan.
Hari yang kacau.
" Bisa-bisanya dia mau mukul Elle lagi, stress kali tuh laki. " Kata Tante Nana dengan marah saat akan melihat adegan secara live ketika Elle yang akan di tampar lagi bahkan luka yang di tampar seminggu lalu juga belum kering, malah mau bikin luka fisik lagi.
Bukan hanya fisik yang terluka tapi juga hati.
" Biarkan mendapatkan pelajaran yang setimpal. " Kata Tante Nana.
Sha dan Sheryl pergi untuk mengikuti Arsya yang sedang di bawa ke kantor polisi dan meninggalkan anak-anak begitu saja, bahkan Alea yang masih bayi juga di tinggalkan begitu saja.
Masih membutuhkan asi.
Anak-anak terabaikan karena Sha dengan tidak berfikir lagi langsung saja pergi menuju ke kantor polisi untuk melihat Arsya.
Seolah-olah Arsya akan menghilang dari muka bumi kalau semenit saja Arsya pergi.
-
-
-
-
-
-
Kejadian itu sudah enam bulan yang lalu dan Elle sekarang sudah kembali lagi kerumahnya itu.
Mau tidak mau Elle harus kembali karena memang di sana tempatnya Elle.
__ADS_1
Tapi suasana yang tadinya agak hangat sekarang hambar.
Seperti selama enam bulan ini, di saat di rumah Elle selalu menghindari untuk bertemu dengan Arsya.
Sungguh kejadian enam bulan lalu masih berbekas dalam ingatan Elle.
Tidak bisa bilang begitu saja.
Di saat di rumah Elle sibuk menghindari Arsya dan memilih untuk bermain dengan anak-anak di kamar Elle dan juga pergi bermain di taman hiburan dan membiarkan Arsya dan Sha tetap di rumah, Elle sungguh tidak peduli.
" Ibu, kenapa nggak pernah sama Daddy? " pertanyaan polos Arsy yang membuat Elle tersenyum dan dengan sederhana Elle menjelaskan...
" Kalau Daddy pasangannya apa Abang? " tanya Elle pada Arsy.
" Mommy. " Jawab Arsy polos lagi dan sambil berfikir.
" Kalau Ibu? " tanya Elle lagi.
" Ayah? " kata Arsy dengan polos dan Elle hanya tersenyum menanggapinya.
-
-
-
-
-
-
Shaila tau, kalau Arsya selalu saja memiliki Elle.
Apalagi semenjak enam bulan lalu, suasana rumah menjadi hambar.
Elle enggan untuk bertatap muka dengan Arsya dan lebih memilih untuk menghindar.
Dan karena itu, membuat Arsya gelisah setengah mati.
Penyesalan pun tidak berguna.
Dan di saat Arsya sedang bersama dengan Sha juga hanya termenung saja.
" Terimakasih. " Kata Arsya sambil mengecup kening Sha sekilas lalu ambruk untuk berbaring di sebelah Sha.
Nafas Arsya dan juga Shaila masih saja ngos-ngosan karena habis saja bercinta.
" Life must goes on. "
(Hidup harus tetap berjalan)
Kata Sha sambil memeluk Arsya dari belakang dan mengecupi punggung telanjang polos Arsya.
" Sha butuh Abang. " Kata Sha dengan pelan dan tangan yang bergerak mengelus dada bidang Arsya.
Seharusnya Sha mengatakan...
" Anak-anak butuh Abang. " Tapi Sha malah mengatakan sebaliknya.
Lebih memikirkan diri sendiri daripada anak-anak maka dari itu anak-anak lebih dekat kepada Elle daripada dengan Sha.
Karena di saat Elle bermain dengan anak-anak, Sha akan mempunyai cara untuk menjerat Arsya agar bisa berakhir di tempat ranjang dengan panas.
Hm!
Dan setelah Sha mengatakan itu, Arsya tidak mengatakan apapun dan memilih memejamkan mata dan enggan berbalik ke arah Sha.
Walaupun sudah mendapatkan kenikmatan duniawi, hati Arsya yang bimbang masih saja membuat Arsya gelisah.
Entahlah!
Selama enam bulan ini, Arsya tidak merasakan tenang dan selalu gelisah.
Gelisah karena Elle enggan memaafkan Arsya ya walau Arsya bisa keluar dari penjara.
Elle sibuk dengan anak-anak dan enggan menatap ke arah Arsya yang membuat Arsya... Entahlah!
Dan di saat Arsya akan menyapa.
Elle berkelit dan lebih memilih menghampiri anak-anak.
" Ayok berangkat, sayang-sayang nya Ibu. " Kata Elle dengan senyuman lebar yang hanya bisa di lihat Arsya dari kejauhan.
__ADS_1
Definisi bisa memilliki tapi tidak bisa menyentuh.
-
-
-
-
-
-
Elle memejamkan matanya di sofa yang ada di rumah Tante Nana dan lebih memilih untuk di posisi ini sejenak.
Elle merasakan tertekan, sungguh!
Tanpa bisa pergi ataupun bersuara, bertahan sampai batas waktunya tiba.
" Kenapa loe, muram aja. " Kata Dea yang sudah berada di sana dan bertanya pada Elle.
" Bukannya loe udah biasa lihat gue kayak gini De? Udah biasa. " Kata Elle yang masih memejamkan mata karena merasakan lelah.
" Batas waktunya tersisa berapa lama sih Ell? " tanya Dea lagi yang kasian melihat wajah Elle yang frustasi.
" Dua belas tahun. " Kata Elle singkat.
" Emang brengsek ya, bisa-bisanya Arsya ngejebak loe hingga menghabiskan masa muda dengan menjadi istri kedua. " Kata Dea dengan kesal.
" Padahal Arsya kalau memang mau melepaskan loe sekarang malah lebih baik, hidup dengan Arsya aja tertekan! Gue aja mendingan milih mati aja. " Kata Dea yang tau seluk beluk kehidupan Elle, yang jauh dari kata bahagia.
Elle hanya terdiam saat Dea masih saja mengoceh.
" Udah sana tidur di kamar biar bisa selonjoran. " Kata Dea yang prihatin dengan Elle.
-
-
-
-
-
-
" Adek, kamu akan selalu sayang Abang kan? Walaupun nanti kita berpisah? " tanya Arsy dengan polos kepada Ella.
" Iya Abang, lagian adek sama Ibu nggak pergi sekarang kok... Masih lama, selama itu kita selalu bersama. " Kata Ella menenangkan perasaan Arsy yang sangat sedih karena dua wanita yang Arsy sayangi akan pergi meninggalkan Arsy.
-
-
-
-
-
-
To be continued
-
-
-
Curhatan author...
Iyes! double up!
Jujur aja author, udah ngetik ELLE WEDDING Series 2 ini sampai ending dan lagi nyusun naskah untuk Series 3 nanti...
Apapun yang terjadi di dalam Novel ELLE WEDDING Series tolong terus dukungannya ya genks... karena semua yang terjadi dan yang author ketik sebagian dari kisah nyata...
Author mau ngomong apa lagi ya? kalian mau ngomong apa genks? bisa langsung komentar atau masuk GC ya...
Hari Senin genks, hibahkan VOTE dan poin kalian kesini biar author bahagia š¤ššā¤ļøšŖāļø
__ADS_1