
...Extra Part...
...Aku Melepaskanmu but, I Love You...
...-...
...-...
...[Penyebab Kecelakaan part 2]...
Entah apa yang dilakukan mereka berdua hingga terlibat di kantor polisi hingga ditahan karena perbuatan Zi...na!?
What!
Elle berada di butik sendirian di tengah malam, entah ada apa yang ada dipikiran Elle enggan untuk pulang ke rumah karena Ella juga sudah tidur dan tadi Elle mengatakan pada Ella agar tidak menunggunya pulang karena Elle akan lembur, lembur melalui lebih tepatnya karena bukan segera menyelesaikan semua pekerjaannya dan segala hal yang belum di kerjakan Elle malah melamun di tengah malam hingga ponsel Elle berbunyi pertanda kalau ada pesan masuk dan mengalihkan perhatian Elle karena pesannya dari Rio Danuarta.
[Suara kodok ~ Pesan masuk]
Aktor_ RD : Bisakah kita bertemu sebentar? Masha ingin bertemu dengan mu Elle, sampai badannya panas.
Membaca pesan itu membuat Elle memejamkan matanya seketika.
Sungguh!
" Iya tapi besok sekarang sudah malam." Jawab Elle lagi dan segera meletakkan ponselnya dan mengerjakan beberapa desain yang belum Elle selesaikan.
Saat Elle akan mengerjakan beberapa desain lagi tiba-tiba saja ponsel Elle menyala pertanda ada notifikasi masuk dan Elle bisa melihat kalau notifikasi yang masuk dari Grup Hura-hura yang berisi Elle, Tante Nana dan Dea.
Elle tidak ingat siapa yang memberi nama itu, setelah dibaca lagi namanya terdengar aneh! Apa maksudnya hura-hura?
Ish!
Dea : Woy! Elle pulang loe! Galau sih boleh tapi nggak tengah malam begini masih di butik juga ya! Mentang-mentang galau... Udah lah sama Rio aja yang udah jelas didepan mata nggak usah melihat kebelakang karena yang terdengar di belakang biasanya horor π€£
Isi pesan Dea yang ingin Elle slending online.
Tante Nana : Kalau merasa dingin dan nggak ada yang bisa dipeluk, guling pun jadi [Gambar]
Isi pesan Tante Nana yang menyahuti pesan unfaedah Dea dan Tante Nana malah mengirim gambar mesra dengan suaminya.
Ish! Temen laknat.
Elle : Berisik woy! Ku berdoa... Doa orang yang teraniaya akan selalu di jabah ππ
Jawab Elle dan segera mematikan ponselnya dan enggan melihat balasan dari Tante Nana maupun Dea.
Dea : Elah, ngambek! Itu doa nya apa? Cuma titik tiga? Tapi gue percaya kalau loe nggak pernah berdoa yang buruk tentang gue Ell π
Isi pesan Dea yang merayu tapi tidak berguna karena Elle sudah men nonaktifkan ponselnya dan enggan untuk membalas pesan mereka yang terlihat menjengkelkan.
Tante Nana : Elle biasa lah De, palingan sekarang lagi kerja lagi! Kerja terus sampai kaya.
__ADS_1
Jawab Tante Nana yang tau apa yang sedang di lakukan Elle dan memang benar Elle sedang mendesain dengan serius.
-
Seperti janji Elle tadi malam kalau hari ini akan bertemu dengan Masha dan Rio dan Elle sedang menunggu jemputan Rio ke butik karena Elle sedang berada di butik jadi Elle meminta dijemput di butik saja.
Sebenarnya, Elle enggan untuk di jemput karena Elle akan ke tempat janjian saja tapi Rio memaksa dan mengatakan kalau Masha ingin berangkat bersama dan Elle akhirnya mau.
Tin tin tin!
Suara klakson mobil terdengar di depan dan Elle akan segera pergi tapi tiba-tiba saja suara Dea terdengar dan mengatakan...
" Dipepet terus sampai jadi manten. " Ucap Dea dengan senyuman jahil dan ikuti kekehan Tante Nana.
Tapi Elle enggan mengatakan yang lebih panjang seperti penjelasan dan lebih memilih mengatakan...
" Bye! " ucap Elle sambil menjulurkan lidahnya kearah Tante Nana dan Dea dengan wajah mengejek.
Dasar!
" Heloo Mimi. " Ucap Elle saat melihat Mimi yang menggemaskan dengan bando unicorn berwarna pink, melihat Mimi yang menggemaskan Elle jadi mengingat Ella kecil dan sekarang Ella sudah dewasa.
Waktu berlalu dengan cepat.
" Hello Tante Elle. " Ucap Mimi dengan senyuman lebar dan Elle tersenyum mendengar ucapan Mimi itu dan segera melihat ke arah Rio yang sedari tadi melihat interaksi mereka berdua dan mengatakan...
" Hello Abang. " Ucap Elle berbasa-basi dengan Rio.
Ish! Bikin berantakan saja.
" Sayang, duduk sendiri donk! Jangan minta di pangku Tante Elle nanti Tante Elle capek. " Ucap Rio pada Mimi yang sangat suka di pangku Elle di kursi penumpang yang ada di depan.
" Ih nggak mau Papa. " Ucap Mimi dengan raut cemberut dan itu membuat Elle terkekeh.
" Udah nggak apa-apa Abang ih, lagian bentar lagi sampai. " Ucap Elle yang membela Mimi.
" Tuh, dengerin Tante aja ngga apa-apa kok! Apa jangan-jangan Papa yang mau berduaan sama Tante ya? " tanya Mimi dengan pertanyaan polos yang membuat Elle terkekeh dan Rio yang salah tingkah.
" Nggak boleh. " Ucap Mimi lagi dengan menggerakkan jari nya ke kanan dan ke kiri dengan raut wajah yang menggemaskan.
Hm...
" Ih kamu lucu banget sih Mimi. " Ucap Elle yang langsung mengecupi pipi Mimi dengan bertubi-tubi.
Tidak hanya dengan Masha saja, Elle merasakan begitu menyukai anak kecil dengan tulus dan perasaan Elle yang tulus itulah yang membuat Masha menyukai Elle dengan sendirinya.
Perasaan anak kecil begitu peka.
" Ih Tante geli. " Ucap Masha yang tertawa cekikikan karena di gelitiki Elle dengan gemas.
Dan Rio yang melihat itu merasa senang dan bahagia seakan-akan di dalam hati mengatakan...
__ADS_1
" Andai kamu Mama kandung Masha, Abang pasti bahagia dan sekarang menjadi keluarga yang bahagia. "
" Ampun nggak, hah! Ampun, bilang ampun. " Ucap Elle dengan tertawa ngakak dan ikut tertawa dengan Masha yang tertawa karena geli di gelitiki.
" Iya Tante ampun. " Ucap Masha yang menyerah karena tidak bisa melepaskan diri dan setelah tidak gelitiki Elle lagi Masha dan Elle saling melihat dan setelah itu langsung tertawa cekikikan.
Dan Rio yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya.
-
-
-
-
-
Elle kaget bukan main saat mendapatkan telepon dari polisi yang mengatakan kalau Ella sedang berada di kantor polisi dan di tangkap saat berada di club?
Ada apa lagi ini.
Elle tau kalau Ella tidak mempunyai teman akrab selain Arsy karena Ella selalu bercerita kalau teman cewek yang mendekati Ella selalu tidak tulus karena ada maunya, ada niat tersembunyi yaitu dekat dengan Arsy melalui Ella.
Dan sejak saat itu Ella malas berteman dan memilih tetap seperti itu, hanya ada Arsy, Adit dan Alea sebagai teman sekaligus saudara dan saudarinya.
Lalu Ella datang ke club untuk apa?
" Pasti ada hubungannya dengan Arsy. " Ucap Elle lirih karena Ella tidak mungkin datang ke club tanpa alasan yang kuat seperti alasan tentang Arsy makanya Ella tanpa pikir panjang langsung pergi tanpa memikirkan sebab dan akibatnya.
" Udah tenang dulu Ell. " Ucap Rio yang sedang menyetir di bangku mengemudi dan menenangkan Elle yang terlihat gelisah, khawatir dan cemas.
" Maaf ya Abang, acara jalan-jalan malah jadi kacau. " Ucap Elle yang terlihat serba salah karena baru saja sampai di Restoran mendapatkan kabar yang tidak mengenakkan dan membuat Elle membatalkan acaranya dengan Masha dan Rio dan berjanji dengan Masha kalau Elle akan menepati janjinya, pasti.
" Nggak apa-apa, kamu jangan marahin Ella dulu tanyakan apa yang sebenarnya terjadi harus tenang pokoknya. " Ucap Rio yang membuat Elle lebih tenang dan memikirkan apa yang harus di lakukan nya nanti di kantor polisi yang pasti Elle tadi sudah menelepon pengacara untuk datang ke kantor polisi dan mengurus tentang masalah ini.
Langsung membawa pengacara agar masalah cepat selesai.
" Ini nih orang, kasus penyebab kecelakaan kemarin aja baru damai sekarang anaknya yang buat masalah sama Arsy. " Ucap Sha yang begitu tajam saat melihat Elle datang ke kantor polisi dan di samping Ella ada Rio yang membuat Sha tersenyum sinis ke arah Elle.
" Nggak usah ngomong nggak guna kayak gitu deh loe, gue bisa maklum kalau omongan loe kayak gitu di rumah karena nggak ada yang dengar kecuali gue dan anak-anak, jadi loe di luar bisa pakai topeng muka... "
-
To be continued
Like nya ratain genks, komentar kalian udah author baca lewat Notifikasi, sukak banget β€οΈ
I know, I know kalau masih banyak konflik bertebaran tapi author janji di Sekuelnya nanti bakal author selesaikan konflik dan gimana akhir dari kisah cinta segitiga iniπ³
Thank you π
__ADS_1