
...ELLE WEDDING Series 2...
...Prahara Pernikahan...
...-...
...-...
...[Bahagia, Keluarga]...
Elle sedang berada di rumah sendirian saat tadi Ella ijin untuk pergi makan malam keluarga bersama dengan Arsy dan jemput tadi.
Elle biasa saja saat Arsy mengatakan ijin untuk makan malam keluarga.
Menurut Elle, semua itu masa lalu dan saat nya untuk melupakan.
Benarkan?
Setelah Ella dan Arsy pergi untuk makan malam, Rio tiba-tiba saja melakukan panggilan telepon dan mengatakan kalau Masha ingin bertemu dengan Elle.
Dan saat Elle berfikir lagi, tidak salah kalau Elle mau di ajak bertemu dengan Masha karena belum terlalu malam dan Elle pergi juga bertemu dengan Masha bukan dengan Rio.
Hm...
Dan disinilah Elle berada di teras depan rumah menunggu jemputan Rio dan Masha yang katanya sebentar lagi tiba.
" Tante. " Ucap Masha saat melihat Elle berada di depan teras dan Masha langsung turun dari dalam mobil tanpa menunggu Rio membukakan pintu dan itu membuat Elle dan juga Rio khawatir.
" Hati-hati sayang. " Ucap Elle saat Masha sudah memeluk Elle dengan erat seakan-akan tidak ingin lepas.
" Ya ampun sayang hati-hati. " Ucap Rio yang sudah berada di depan Elle tapi saat kata... Sayang di ucapakan melihat ke arah Elle yang membuat Elle bergidik.
Dasar!
Apalagi saat Rio dengan terang-terangan mengedipkan sebelah mata ke arah Elle dan itu membuat Elle cemberut.
Apa-apaan sih!
" Yok berangkat sekarang yok. " Ucap Rio pada Elle dan Masha yang masih berada di gendongan Elle.
" Mimi di gendong Papa aja yok, kasihan sama Tante Elle tuh. " Ucap Rio kepada Masha yang enggan untuk melepaskan Elle walupun hanya sebentar.
" Nggak mau Pa, Mimi mau sama Tante aja. " Ucap Masha dan memanggil dirinya sendiri dengan panggilan Mimi, panggilan kesayangan.
Hm...
" Udah nggak apa-apa Mas, mau masuk mobil juga kok. " Ucap Elle yang memanggil Rio dengan sebutan Mas karena permintaan Rio sendiri.
Karena kalau di sini seorang pria akan di panggil dengan sebutan Abang, maka Rio meminta Elle untuk memanggil Rio dengan sebutan Mas sesuai sebutan di daerah asal Elle, agar terasa berbeda di sini.
Rio ingin spesial, feel spesial!
" Yaudah ayok. " Ucap Rio yang akhirnya mengalah dan segera mendahului Elle yang sedang menggendong Masha dan membukakan pintu untuk Elle yang sedang menggendong Masha agar tidak kerepotan.
" Terimakasih Papa. " Ucap Masha saat berada di gendongan Elle dan mengucapkan terimakasih mewakilkan Elle.
Elle terkekeh dan tersenyum melihat interaksi kedua orang yang ada di depannya ini.
Sungguh manis.
" Kita mau kemana nih sayang? " tanya Elle pada Masha tapi dengan jahil Rio yang malah menjawab dan mengatakan...
" Rahasia. " Rio mengatakan itu dengan senyuman jahil dan menoleh sekilas ke arah Elle dan langsung melihat ke arah depan lagi karena masih menyetir.
" Ih apaan sih Mas, kan aku lagi ngobrol sama Mimi, iya kan Mimi? " protes Elle karena Rio yang ke ge er an dan meminta bantuan Masha.
__ADS_1
" Iya bener Tan, Papa tuh jangan godain Tante terus kalau mau serius harus ngomong. " Ucap Masha membela Elle dan mengatakan hal yang sensitif dengan polos dan itu membuat Elle merona malu karena kepolosan Masha dan Rio terkekeh senang karena pendekatan nya terhadap Elle semakin muda karena Masha sudah mengatakan nya dulu.
Wow!
" Eh siapa yang ngajarin, hm? Emang Mimi tau kata-kata mau serius itu harus bagaimana? " tanya Elle sambil menggelitiki perut buncit Masha dengan gemas dan menanyakan hal tadi dengan ambigu.
" Mimi nggak tau, ih Tante lepasin dulu... Geli! " ucap Mimi yang mau berkata tapi Elle terus saja menggelitiki perut Masha yang membuat Masha terkekeh geli dan Rio melihat mereka dengan tatapan senang dan di dalam hatinya mengatakan...
" Andai saja, Mas ketemu sama kamu dulu Ell. "
-
-
-
-
-
-
Elle sedang berada di depan restoran dengan Masha yang menggegam tangan Elle dengan erat.
Sedangkan, Rio sedang ke parkiran mobil untuk mencari parkir dulu.
" Ayok masuk sayang. " Ucap Rio ambigu lagi menggedong Masha di lengan kirinya dengan sayang dan tangan kanannya untuk menggandeng tangan Elle yang ternyata tidak Elle tolak malam ini.
Biarkan saja!
Mereka pun masuk ke dalam restoran seperti keluarga bahagia, dam segera menuju meja yang telah di pesan oleh Rio.
" Disini Pak, silahkan. " Ucap pelayan dan mempersilahkan Rio, Masha dan Elle duduk.
Mereka bertiga duduk hingga tiba-tiba saja Elle menegang saat melihat di sebrang meja yang panjang dan di tempati oleh enam orang yang melihat ke arah Elle.
Ya ampun!
" Aku adalah pemenangnya. "
-
-
-
-
-
-
Arsya tau kalau sekarang Elle bukanlah istri nya lagi.
Tapi Arsya masih merasakan gelisah, bukankah seharusnya Arsya senang karena masalah bertahun-tahun lalu sekarang sudah selesai dan akhirnya Arsya bisa hidup bahagia dengan Sha dan anak-anak saja.
Tapi Arsya malah gelisah, sungguh gelisah bahkan setiap malam.
Di saat setiap malam, Arsya masih bisa melakukan kewajiban nya sebagai seorang suami yaitu untuk memberikan nafkah ranjang kepada istrinya tapi semenjak ketok palu, Arsya tidak bergairah dan berselera lagi bahkan di saat Sha menggoda Arsya.
Arsya tidak bergeming dan lebih memilih untuk menghindar dan tidur di kamar bekas Elle dulu dan masih tertinggal aroma Elle yang sengaja memang di larang untuk ganti seprai agar Arsya tetap mengingat Elle.
Sungguh gila!
Dan disaat pagi pun, Arsya hanya datang ke kamar untuk mandi dan ganti pakaian karena harus kerja dan setelah itu keluar menuju ke meja makan dan di sana sudah ada si bungsu Alea yang sedang makan.
__ADS_1
Saat melihat anak perempuan nya itu, Arsya jadi mengingat Ella.
" Maafkan Daddy, Ella. " Sesal Arsya di dalam hati.
" Pagi Ale. " Sapa Arsya pada Alea yang sedang mengoleskan selai coklat di atas roti dan Arsya memberikan kecupan singkat di kening Alea itu.
" Pagi Daddy. " Jawab Alea lagi.
" Nanti malam, kita makan malam ya. " Ucap Arsya pada anggota keluarganya yang sedang sarapan.
Sekarang mereka ada berlima padahal biasanya ada tujuh orang dan itu membuat Arsya mengingat Ella dan juga sang Ibu yaitu Elle.
Ya ampun!
" Iya Dad, nanti Abang ajak Ella juga. " Ucap Arsy dengan santai dan mengatakan akan mengajak Ella dan Arsya menunggu kelanjutan perkataan Arsy yang ternyata hanya mengajak Ella saja padahal Arsya berharap Arsy akan mengajak Elle juga.
Tapi apa yang Arsya harapkan?
Tentu saja Elle akan menolak secara keras karena Elle selama ini sungguh keras kepala dan Arsya tau itu.
" Iya bener tuh bang, Alea kangen banget sama Akak Ella. " Ucap Alea yang begitu merindukan sang Kakak.
" Begitu juga dengan Daddy. " Ucap Arsya dalam hati.
-
-
-
-
-
Mereka berempat sedang berada di meja yang ada di Restoran dan duduk dengan tenang.
" Abang kemana dit? " tanya Arsya pada Adit yang sedari tadi sibuk dengan ponselnya yang ternyata sedang menghubungi Arsy yang masih berada di depan untuk memarkir mobil karena memang Arsy dan Ella berangkat dari rumah Ella bukan rumah mereka.
" Udah di depan kok Dad. " Ucap Adit dan setelah mengatakan itu, Arsy dan Ella datang dan segera duduk.
" Daddy merindukan mu sayang. " Ucap Arsya yang memeluk Ella dengan rindu dan dengan alasan lain yaitu, Ella yang begitu mirip dengan Elle yang membuat Arsya hanya dengan memeluk Ella saja sudah membuat Arsya memeluk Elle juga.
Setelah acara memeluk tadi selesai, mereka berenam mulai memilih menu tapi tiba-tiba saat Arsya mengangkat pandangannya, Arsya melihat Elle yang masuk ke dalam restoran dengan seorang pria dan seorang anak kecil yang berada di gendongan pria itu dan semua itu membuat hati Arsya berdetak dengan kencang.
Inikah rasanya cemburu?
Apalagi saat Arsya menatap Elle yang tersenyum lebar saat bersama dengan pria itu...
-
To be continued
Masa author harus curhat dulu biar kalian peka genks š¤š
Bab kemarin ada 47 like, Like tertinggi š
Permintaan author nggak banyak, jika kalian pengen lihat sampai Series 4 dan Sekuelnya (Di Kala Senja) nanti tolong tetap setia dengan author dan terus dukung karena dukungan kalian semangat buat author dan semangat membuat author menjadi lebih mood buat ngetik terus āļøš¤
Like di ratain ya genks, buat yang belum :)
Oh ya ada yang udah Rate belum kalau belum, Rate 5 dulu ya genks š
Target 100k popularitas semoga segera terwujud š¤
7 Episode menuju ending Series 2...
__ADS_1
Note : Ditulis sambil cekikikan nonton kartun Spongebob Squarepants š