
...ELLE WEDDING Series 2...
...Prahara Pernikahan...
...-...
...-...
...[Sudah Saatnya]...
" Nanti siang ikut Abang. " Kata Arsya lagi masih berada di tengkuk Elle yang membuat Elle meremang... Hembusan nafas Arsya begitu...
" Ikut kemana? " tanya Elle lirih dan mengelus belakang kepala Arsya dengan lembut.
" Ke suatu tempat. " Kata Arsya lagi yang masih saja menyembunyikan wajahnya di tengkuk Elle yang terus saja membuat Elle meremang padahal ini masih pagi.
" Abang udah bilang ke Sha? " tanya Elle lagi, Elle bertanya seperti itu untuk memastikan dulu kalau saat nanti berjalan-jalan dengan Arsya tidak akan ada huru-hara.
" Sha tidak perlu tau karena ini hanya diantara kita saja karena Abang tau kalau Sha pasti tidak akan rela dan ikhlas... Abang melakukan ini sebagai seorang kepala rumah tangga yang harus tegas. " Kata Arsya lagi dan Elle hanya menghebuskan nafas perlahan saat Arsya mengatakan itu.
Huru-hara?
Setelah sekian tahun pernikahan, ini adalah inisiatif pertama Arsya di saat mereka akan berpisah... Mungkin ini yang akan dinamakan indah walaupun hanya sesaat, indah walaupun hanya sekejab, cinta walaupun tidak bisa memiliki, cinta tidak harus bersama.
" Abang berangkat kerja ya, nanti Abang jemput pas makan siang. " Kata Arsya dan Elle hanya mengagukkan kepalanya dan Elle mencium tangan Arsya dengan takjim dan Arsya mengecup kening Elle lama dan dalam.
" Hati-hati. " Kata Elle saat sudah turun dari mobil dan Arsya hanya mengangguk kepalanya dan melaju ke kantor.
Dan belum juga Elle membalikkan tubuhnya, tiba-tiba saja ada yang mengatakan...
" Masih juga pagi kita udah melihat secara langsung adegan hot untuk yang kedua kalinya. "
Dan saat Elle membalikkan tubuhnya ternyata ada Tante Nana dan Dea yang menatap Elle dengan wajah yang menyebalkan dan siap meledek Elle kapan saja.
" Kalian tuh ya. " Kata Elle sewot.
Eh tunggu dua kali?
" Maksudnya apa tuh dua kali? " tanya Elle lagi, ah! Elle ingat sekarang pasti Tante Nana dan Dea melihat adegan ciuman nya dengan Arsya pas di taman belakang rumah waktu itu padahal Elle yakin waktu itu sudah tidak ada orang ternyata ada dia makhluk gaib bin kepo yang selalu mengintip.
" Ya kamu pasti taulah, nggak usah polos gitu lah Ell. " Goda Tante Nana lagi.
-
-
-
-
-
-
" Cieee udah ada yang di jemput nih? " goda Tante Nana lagi tapi seolah-olah berbicara pada Dea tapi mata Tante Nana selalu ke arah Elle dan Arsya yang sedang berjalan beriringan.
Elle turun dari atas dan melihat ke arah Tante Nana seolah-olah mengatakan...
" Jangan mengatakan yang aneh-aneh. " Kata Elle melalui tatapan dan Tante Nana yang di tatap seperti itu hanya tersenyum kecil.
Hm...
" Ayo. " Kata Arsya mengulurkan tangannya dan menuntun Elle untuk segera masuk ke kursi penumpang dengan tangan Arsya berada di kepala Elle agar Elle tidak kejedot pintu saat akan masuk.
" Beda ya De kalau orang lagi jatuh cinta. " Kata Tante Nana dan Dea melihat dari teras gimana perhatiannya Arsya kepada Elle.
" Bakal susah itu nanti pisah nya Tan. " Kata Dea lagi ikut berkomentar.
" Mungkin itu yang terbaik De, perpisahan sudah ditunggu Elle bertahun-tahun yang lalu... Mungkin memang akan susah tapi itu sungguh yang terbaik. " Kata Tante Nana melihat mobil yang dimasuki Elle tadi sudah melaju setelah tadi mengklakson.
__ADS_1
-
-
-
-
-
-
" Kita mau kemana? " tanya Elle pada Arsya yang sudah menyetir dengan tenang dan Elle sedari tadi tidak tau mau dibawa kemana.
" Ke suatu tempat pokoknya. " Kata Arsya lagi dan sekarang tangan Elle di genggam Arsya dengan erat dan sesekali di taruh di depan bibir Arsya dan dikecup singkat.
Ya ampun jangan biarkan Elle baper terlalu dalam.
Dan Elle lebih baik diam karena bertanya pun, Arsya enggan untuk menjawab dan lebih milih untuk melihat ke depan.
Dan setelah beberapa menit kemudian Arsya memakirkan mobil di sebuah rumah yang mewah seperti rumah Arsya dan dengan halaman yang luas dan ada sekuriti tadi yang berjaga.
" Jangan ada yang boleh masuk ke rumah ya Pak. " Kata Arsya pada sekuriti dan Pak sekuriti mengagguk kepalanya tanda setuju.
" Baik Pak siap. " Kata Pak sekuriti itu dan Arsya langsung menuju ke arah Elle yang masih berdiam diri di dalam mobil dan Arsya membuka pintu mobil di suguhi wajah Elle yang bingung.
" Rumah siapa? " tanya Elle yang sudah sadar dari keterkejutan nya dan bertanya pada Arsya.
" Rumah kita? "
-
-
-
-
-
-
" Siang Bu, tapi maaf Pak Arsya sudah keluar tadi buat makan siang. " Kata Resepsionis saat melihat istri sang bos itu.
" Oh gitu ya Mba, soalnya tadi kesini nggak kasih tau dulu jadinya tabrakan kayak gini, nggak ketemu. " Kata Sha pada resepsionis dengan senyuman padahal dalam hatinya bertanya-tanya...
" Kenapa Abang nggak bilang sama Sha padahal selama ini Abang selalu bilang apa saja agenda nya, ada apa ini. "
" Oh gitu ya Bu, Ibu mau nunggu di dalam silahkan aja. " Kata Resepsionis itu tapi Sha segera menggelengkan kepalanya dan mengatakan...
" Saya pergi aja deh, ini aja baru masuk chat nya kalau Abang pulang ke rumah. " Dusta Sha mengatakan seperti itu kepada resepsionis padahal waktu ponselnya tadi menyala karena ada pemberitahuan dari operator.
Tetap tersenyum walaupun dalam hati sedang gundah.
-
-
-
-
-
-
Sha sudah keluar dari kantor Arsya dan sekarang berada di dalam taksi dan mengatakan dengan lirih...
" Pasti di butik Elle. " Kata Sha berasumsi sendiri.
__ADS_1
" Ini mau ke alamat mana Bu? " tanya driver wanita itu dan Sha pun mengatakan...
" NEA butik. " Kata Sha singkat tanpa menyebutkan nama lengkap karena butik itu terkenal dan benar saja supir wanita itu hanya mengatakan iya dan segera ke NEA butik menggunakan GPS yang ada di mobil.
Setelah beberapa saat di dalam taksi akhirnya sampai dan setelah membayar, Sha langsung keluar dari dalam mobil dan segera masuk ke dalam butik.
" Siapa tuh Tan? " tanya Dea yang siang ini sedang berada di lantai bawah butik untuk membantu karyawan yang kewalahan karena menghadapi kastamer yang banyak hari ini dan saat Dea melihat halaman depan butik, terlihat seorang wanita yang sedang turun dari taksi seperti Dea mengenali nya tapi Dea tidak yakin.
" Mana sih De? " tanya Tante Nana dengan kepo.
" O ma gat itu Sha! " kata Tante Nana dengan histeris dan mengundang perhatian orang yang ada di lantai bawah.
" Ish Tan ngomong nya dikecilin. " Kata Dea meringis sambil tersenyum canggung pada kastamer yang mulai berbisik.
" Iya-iya, bakal ada keributan nih De! " kata Tante Nana lagi sambil melihat Sha yang terus menuju ke NEA butik.
" Pura-pura sibuk Tan, pura-pura nggak lihat! " gantian teriak heboh Dea tapi terlambat karena Sha keburu melihat Tante Nana dan Dea dan langsung ke butik.
Kebetulan.
" Assalamualaikum. " Kata Sha saat sudah berada di depan Tante Nana dan Dea yang sibuk dengan manekin dan membenarkan letak baju itu.
" Walaikumsalam. " Kata Dea serempak dan melihat ke arah Sha dengan wajah pura-pura kaget.
Tidak sia-sia mereka selama ini menonton sinetron ikan terbang dan sekarang bisa berakting walaupun tidak profesional.
Hm...
" Kayaknya Sha nggak perlu basa-basi, kalian tau dimana Abang Ars dan Elle berada? " tanya Sha yang memang nggak ada basa-basi dan berterus-terang.
" Kayaknya nih orang, udah kepepet apa gimana sih? " bisik Tante Nana lagi.
" Au ah Tan, jawab aja... Sejujurnya! " kata Dea cekikikan.
" Ehm! " dehem Sha karena sedari tadi melihat Tante Nana dan Dea berbisik-bisik tapi suaranya itu masih bisa di dengar Sha.
Sengaja kah?
" Tau, tadi pergi ya De... Baru aja, kenapa? Nggak diajak ya, udah lah biarkan aja! Nggak usah begitu, kalian tuh sama-sama istri Arsya, jadi kamu tuh nggak usah serakah karena bagaimanapun Elle itu juga istri Arsya yang mempunyai hak yang sama dengan kamu Sha... "
-
-
-
-
-
-
To be continued
Gantung ya? (ketawa cekikikan)
Author nggak sengaja genks, sesuai... 1000 kata lebih/ 1 bab.
Tunggu besok ya🤭
Author masih sibuk ngetik ELLE WEDDING Series 3, author selalu ngetik 2 bab/ hari biar cepat selesai kalau selesai kan bisa double up dengan maksimal 😉 tapi udah 5 hari nggak ngetik Series 3 karena sibuk ngetik Novel author yang lainnya... jadi kebayangkan berapa banyak yang harus author ketik?😕
Waktu dulu ngetik Series 1 sih santai karena libur kerja tapi sekarang udah masuk kerja lagi jadinya pulang kerja mau nya rebahan sambil halu aja🤭🤣
Tapi walaupun begitu tetap author nikmati karena nulis adalah hobi author selain halu 😂
LIKE kalian ratain ya genks, author haus sama LIKE masa bab Tengah LIKE nya sedikit 😕 sedih author tuh 😞
Kasih komentar juga ya, author janji komentar kalian akan author balas kalau udah radak senggang 😘
__ADS_1
Thanks you ❤️