ELLE WEDDING Series

ELLE WEDDING Series
Not Ending, Again


__ADS_3

...ELLE WEDDING Series 2...


...Prahara Pernikahan...


...-...


...-...


...[Not Ending, Again]...


Not Ending, Again \= Tidak Berkahir, Lagi


Elle tau kalau dia dan Arsya masih saling mencintai namun mereka tidak bisa bersatu.


Setelah kejadian di rumah sakit beberapa hari yang lalu, Elle mencoba melupakan perasaannya terhadap Arsya itu dan memulai hidup baru tapi semua rencananya buyar seketika saat di suatu siang yang panas tiba-tiba saja Elle mendapatkan surat dari pengadilan yang berisi tentang gugatan kecelakaan yang menimpa Arsya beberapa hari yang lalu.


" Bener-bener ni orang cari gara-gara. " Ucap Elle dalam hati dan meleleh surat itu di atas meja.


Yang benar saja!


Elle memejamkan matanya dan mengembuskan nafas perlahan.


-


-


-


" Kenapa kamu sampai gugat Elle? " tanya Arsya yang mengetahui soal gugatan dari sekertaris nya.


" Ya itu penting lah bang karena dia yang udah bikin Abang kayak gini. " Ucap Sha enteng dan segera berlalu dari hadapan Arsya dan pergi ke kamar.


Arsya tau apa yang dia rasakan terhadap Elle itu perasaan cinta tapi Arsya tidak bisa meminta Elle kembali karena Arsya tau kalau Elle pasti menolak.


Menurut Elle, cinta tidak harus memiliki!


Setelah kejadian di rumah sakit beberapa hari yang lalu, di mana Sha melihat Elle dan Arsya berada di satu ruangan membuat Sha selalu curiga pada Arsya padahal waktu itu, Elle dan Arsya tidak ngapa-ngapain hanya Elle membantu menyuapkan makanan saja.


Tapi entahlah! Sha tidak percaya begitu saja dan malah menuntut Elle di pengadilan, untuk kecelakaan yang menimpa nya ini.


Padahal, Arsya tau kalau kecelakaan itu bukanlah salah Elle dan Arsya harus mencari barang bukti untuk membuktikan itu, cctv mungkin.


Dan saat pikiran Arsya sedang memikirkan itu tiba-tiba saja ada no yang tidak di kenal menelfon ke no Arsya dan memberitahu berita yang mengejutkan.


Apa?

__ADS_1


-


-


-


Elle sedang berada di butik dengan Tante Nana dan Dea yang sedari tadi mengomel mendengar masalah baru yang menimpa Elle.


" Ah loe mah cari gara-gara tau nggak Ell, kalau suka ya pepet lagi! La ini apa? Katanya suka iya tapi kok nggak mau berjuang! " ucap Dea yang sebal dengan percintaan dengan Arsya yang terkesan tidak ada yang mau berjuang padahal sama-sama cinta dan memilih cinta dalam diam saja.


" Tapi kalau buat mereka yang susah lah De! Si Arsya kan masih ada Sha! Ya kalau Elle kembali lagi ya sama aja bohong! Masa habis cerai terus nikah lagi sama Arsya jadi istri kedua lagi! Cih! Nggak banget! " ucap Tante Nana memang benar adanya dan sekarang Elle hanya pasrah dengan takdir yang sedang berlangsung.


" Udah lah, cinta nggak harus memiliki. " Ucap Elle yang sudah bersifat pasrah dan tidak ingin ngotot ini karena semuanya adalah di ciptakan secara berpasang-pasangan dan tinggal menunggu saja karena jodoh pasti bertemu dan tidak ada yang tertukar.


" Cih! Sebel gue denger perkataan loe itu ih! Terus si Sha yang gugat loe juga gitu? Nggak mikir perasaan Ella dan semua anak-anak apa ya? Kalau Mommy dan Ibuk mereka musuhan sampai saling gugat begini! " ucap Dea dengan terus terang dan Elle juga memikirkan perasaan anak-anak terutama Ella.


" Orang kayak Sha emang kalau cemburu semuanya terasa benar dan menjadi cinta buta! Sekarang mendingan Elle cari barang bukti cctv di lokasi kejadian deh buat menjadi bukti. " Ucap Tante Nana dan Elle sudah melakukan itu, Elle menyerahkan semuanya kepada tim pengacara.


" Semuanya di urus tim pengacara. " Ucap Elle singkat dan memilih menyesap teh tanpa gula itu.


Pahit! se pahit kenyataan hidup!


" Semuanya akan aman kalau Sha, pergi kalik ya? " ucap Dea dengan ambigu di kata Pergi.


" Elah ngaco, udah ih memang yang salah harus menang dan bahagia tapi semua itu nggak bakal abadi. " Ucap Tante Nana dengan ambigu juga.


-


-


-


-


Arsy sungguh pusing dengan keadaan rumah tangga kedua orang tuanya yang berantakan dan itu membuat Arsy stress.


Dan di saat Arsy termenung di dalam kamar, tiba-tiba teman Arsy menelfon dan mengatakan sedang berada di club dan sedang merayakan ulang tahun.


Kalau biasanya Arsy menolak tapi kali ini Arsy menyetujuinya dengan gampang karena Arsy membutuhkan refreshing.


" Okeh! Otw. " Ucap Arsy singkat.


" Kirim alamat nya. " Ucap Arsy lagi dan Arsy lebih memilih untuk mengganti pakaiannya menjadi serba hitam sesuai dengan perasaan nya sekarang.


" Black Devil Club. " Pesan singkat yang di terima Arsy dan menemukan club itu tidaklah mudah karena club itu cukup terkenal.

__ADS_1


Arsy keluar dari rumah dengan tenang karena seluruh keluarganya berada di rumah sakit menunggu sang Daddy dan Arsy memilih pergi setelah melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana sang Mommy dan Ibuk bertengkar dan itu membuat Arsy stress.


Kenapa semuanya sungguh rumit!


Setelah memastikan dompet nya tidak tertinggal, Arsy langsung melajukan motornya ke club dengan kecepatan tinggi, mungkin karena Arsy sedang merasa stress dan tidak sadar dengan apa yang sudah dilakukannya.


" Weh! Akhirnya Arsy datang juga, apa kabar bro? " ucap Jose si pria yang suka berada di club dan menyambut Arsy dengan berlebih karena selama ini Arsy selalu susah kalau di ajak ke Club dan saat Arsy kali ini setuju, itu membuat Jose sungguh senang tidak kepalang! Entah apa yang sedang di rencanakan Jose karena Arsy tau kalau Jose adalah pria yang licik makanya Arsy mengindar dan enggan mendekat tapi Arsy kali ini mendekat dan ingin berkubang dalam masalah.


" Ah lebay loe, no alkohol. " Ucap Arsy malas kepada Jose yang terkesan lebay dan memesan minuman kepada bartender dengan mengatakan... No alkohol.


" Cih! Ngapain ke club kalau nggak minum alkohol, nih coba yang ini! Alkohol nya rendah cocok buat buat pemula kayak loe. " Ucap Jose dengan nada mengejek dan menyerah minuman kaleng dengan alkohol rendah dan tanpa pikir panjang, Arsy lalu menegakkan nya.


Jose tadi mengatakan, minuman tadi dengan alkohol rendah tapi semua yang di katakan Jose adalah bullshit dan setelah menghabiskan sekaleng minuman alkohol tadi Arsy sudah mabok dan meracu tidak jelas.


Benar-benar ya!


" Benar-benar nggak tahan alkohol! Masa baru minum satu kaleng udah teler begini. " Ucap Jose dengan senyuman mengejek.


" Terus gimana nih Jose? Biarkan si Arsy gini aja apa gimana? " tanya temannya yang lain dan tanpa pikir panjang Jose mengatakan...


" Telepon Ella, biar Ella ngurus Abang nya ini. " Ucap Jose dengan senyuman licik dan semua yang ada di pikirannya.


" Ck, loe mau ngapain si Ella? Mendingan si Arsy kita bawa pulang aja lah! Gue males berurusan sama Daddy nya yang serem itu. " Ucap temen yang lainnya dan enggan berurusan lebih lanjut dengan Arsy ini.


" Alah bacot, sini biar gue telepon Ella aja! Lumayan kan bisa nidurin si Ella. " Ucap Jose dengan melantur dan itu membuat semua temannya melihat ke arah Jose dengan tatapan horor dan enggan ikut campur!


-


-


-


-


" Sialan Jose! Bisa-bisanya dia ngajakin Abang ke club udah tau Abang nggak bisa minum! Lagian Abang juga ngapain sih pergi ke Club! " ucap Elle dengan kesal tapi tetap saja Ella melajukan mobilnya ke club yang di katakan Jose tadi.


Dengan memakai kaos oblong, celana tidur, rambut yang di sanggul ke atas dan tanpa riasan... Ella pergi ke club dengan mengendarai mobilnya itu.


Dan di saat Ella sudah berada di pintu masuk club, Ella di hadang penjaga karena penampilan Ella yang seperti mau tidur di bandingkan mau clubbing dan di saat Ella sedang berisitegang dengan penjaga tiba-tiba saja mata Ella menangkap sosok Pras yang seperti nya sedang berdebat lagi dan tanpa pikir panjang Ella memanggil Pras dengan suara yang keras.


" Mas! Mas Pras! Mas... " ucap Ella dan dengan seketika Pras melihat ke arah Ella dengan bingung dan itu membuat Ella berdecak dengan kesal, apanya mau membalas budi!!


" Mas kamu aku cari juga! Masa aku di larang masuk! " ucap Ella dengan drama dan memeluk Pras dengan kencang.


-

__ADS_1


Ending


Nantikan Extra part nya besok okeh!šŸ˜‰ jangan unfavorit dulu


__ADS_2