ELLE WEDDING Series

ELLE WEDDING Series
Arsya Know?


__ADS_3


ELLE WEDDING


[Episode 46 ~ Arsya Know?]


Know \= Tau


Elle


" Papa nya atas nama siapa? " tanya dokter tanpa dosa yang langsung membuat nya terdiam begitu juga dengan Tante Nana yang langsung melihat ke arah nya dan ingin mendengar jawaban nya.


Ia tidak tau akan di tanya seperti ini karena kemarin tidak dokter tidak tanya dan kenapa sekarang bertanya?


Dan dengan pelan ia mengatakan...


" Sariyani. " Katanya pelan dan mengatakan dalam hati...


" Nama Kakek saya. " Lanjutnya dalam hati.


" Maafkan cucu mu ini kakek. "


Dan ia melihat dokter langsung menulis dan ia juga melihat ke arah Tante Nana yang ternyata sedang memandang nya dan seolah-olah mengatakan...


" Benarkah Elle? "


Tapi ia lebih memilih memejamkan mata dan menggelengkan kepalanya pelan sambil tersenyum paksa.


" Okeh Bu Elle, ini resepnya dan saya harap pemeriksaan selanjutnya datang bersama Bapak ya. " Kata dokter itu sambil menyerahkan secarik kertas obat yang akan ia beli tadi dan tersenyum paksa saat dokternya mengatakan itu tanpa mengatakan apapun.


" Terimakasih dokter, kalau begitu saya pamit ya. " Kata Tante pada akhirnya karena daritadi ia memilih untuk diam karena begitu kaget karena dokter itu bertanya padanya soal Bapak dari baby yang dia kandung.


Kenapa baru sekarang?


Bukan pertama kali saat ia pemeriksaan.


Dan semua pikiran berkecamuk di otak nya.


Tiba-tiba saja berkata...


" Udah nggak usah di pikirkan omongan dokter tadi. " Kata Tante Nana menghibur nya daripada menanyakan apakah benar tadi nama dari Bapak sang bayi?


Dan ia tersenyum mendengar itu.


Arsya


" Aku yang memeriksa kandungannya. "


" Semuanya sehat, kecuali di trimester pertama sering muntah dan sekarang sudah hamil di bulan ke lima tapi sering muntah-muntah di malam hari. " Kata orang di seberang sana.


Ia tersenyum puas mendengar perkataan adiknya perempuan nya itu yaitu Aila adalah seorang dokter kandungan yang sedang bekerja di salah satu rumah sakit yang ada di Bali.

__ADS_1


Setelah orang suruhan nya gagal mendapatkan informasi tentang Elle karena selalu terbongkar penyamaran, ia langsung menelfon adik nya itu dan mengatakan apa yang terjadi pada nya dan keluarga kecilnya.


Dan setelah mengatakan apa yang terjadi Aila sempat marah padanya karena menghianati cinta Shaila tapi ia menjelaskan lagi kalau itu adalah sebuah tragedi yang tidak ia sangka-sangka akan terjadi padanya dan ia juga mengatakan pada Aila kalau Shaila sudah mengetahui masalah ini dan tetap mendukungnya apapun yang terjadi.


Dan setelah telinga nya sakit mendengarkan semua amarah Aila di telepon ini, ia langsung mengatakan apa yang ia inginkan.


Kalau ada wanita hamil seperti yang ada di foto yang ia kirim langsung kabari karena itu adalah Elle.


Kenapa ia sangat yakin kalau Elle pindah tidak jauh dari Ibu Kota?


Entahlah karena itu perasaan nya seakan-akan mengatakan seperti itu.


Dan ia meminta Aila untuk memberitahukan kepadanya kalau melihat Elle walaupun Aila belum pernah melihat Elle secara langsung tapi ia yakin kalau Aila akan tau kalau tidak sengaja bertemu dengan Elle.


Dan lebih beruntung nya adalah Elle memeriksa kandungan kepada Aila dan itu membuat nya lebih mudah mendapatkan informasi tentang Elle.


Untuk sekarang ia harus bersabar dan tidak boleh gegabah mengingat bagaimana sangat jago nya Elle bersembunyi dan kalau ia melakukan kesalahan lagi mungkin Elle akan lebih jauh lagi pergi nya dan ia tidak akan bisa menemukan.


Ia sedang menonton cctv yang ada di ruangan Aila dan ia tertegun melihat wajah bingung Elle yang di tanyai siapa nama bapak dari sang bayi.


Dan melihat itu merasakan sedih juga karena bagaimanapun ia yang bersalah dalam hal ini dan mengakibatkan Elle seorang wanita muda yang sukses harus terjebak dengan seorang pria yang sudah ber istri.


Mau minta maaf bagaimana pun kesalahan nya tidak akan di maafkan karena ini adalah kesalahan yang fatal.


Ia masih melihat rekaman cctv dan ia juga ikut sedih saat Elle terdiam cukup lama untuk menjawab pertanyaan...


" Siapa nama bapak dari sang bayi? "


" Sariyani. " Dengan pelan Elle mengatakan itu dengan kelu dan melihat ke arah sebelah sambil memejamkan mata dan menggelengkan kepala seakan-akan mengatakan...


Ia hanya bisa meringis melihat itu dan tanpa sadar ia mengatakan...


" Maafkan aku. "


Kalau wanita lain yang ada di posisi Elle pasti akan mencari nya dan memaki nya hingga viral dan semua orang tau dan membuat malu dirinya dan keluarga besarnya.


Tapi tidak untuk Elle, bukannya mencarinya Elle malah pergi menjauh dan menghindari nya dan menyatakan kalau Elle bisa hidup tanpanya dan akan baik-baik saja, ada ataupun tidak ada tanpa dirinya.


Itu sedikit membuat nya tidak di butuhkan.


Ah memang Elle adalah wanita yang mandiri dan tidak ingin merepotkan orang lain?


Ah merepotkan?


Maksudnya Elle adalah tipe wanita yang tidak ingin di pandang lemah dan tidak berdaya apalagi dalam kasus ini Elle yang sangat di rugikan karena ini adalah termasuk aib dan di negara ini hal seperti ini masih hal yang tabu dan bisa Elle di kucilkan kalau semua orang tau.


Dan bisa semua orang akan mencaci maki Elle.


Ia langsung menggeleng kepalanya mengingat semua pikiran yang berkecamuk di kepalanya.


Ia langsung menutup laptop nya saat rekaman cctv telah berakhir dan termenung dan memikirkan beberapa hal.

__ADS_1


Ia memang harus mengatakan ini kepada Sha dan ini adalah hal yang menyakitkan.


Tapi se menyakitkan itu ia harus tetap mengatakannya dan bertanggung jawab apa yang telah di lakukan nya.


Semoga ia bisa melewati semua cobaan ini dan...


Ia langsung menghembuskan nafas perlahan karena kepala nya sangat pusing saat ini.


Ia sedang berada di balkon yang ada di kamarnya, Sha dan baby boy sudah tertidur ia meminta Sha untuk tidur duluan karena ia masih ingin berada di balkon dan melihat bintang yang begitu indah.


Mungkin di malam sebelum nya ia akan ber cinta dengan Sha hingga dini hari tapi saat ini ia sedang tidak ber hasrat untuk melakukan itu.


Eh tunggu?


Elle selalu muntah-muntah di malam hari selama hamil di usia lima bulan dan di bulan itu juga ia selalu saja ber cinta dengan Sha setiap malam hingga pagi hari.


Apakah ini ada hubungannya?


Saat Elle sedang muntah-muntah dan lemas tapi ia sedang mereguk kenikmatan dan juga lemas karena baru saja ber cinta.


Ia merasakan tenggorokan nya kering ketika memikirkan ini.


Apakah calon anaknya dari Elle sangat se sensitif ini?


Ya ampun haruskah mulai malam ini tidak ber cinta dan mengganti nya pagi hari atau siang hari saja?


Karena nafkah batin itu juga penting


Kalau itu memang benar ia harus melakukan itu karena ia tidak mungkin mengabaikan Sha begitu saja karena bagaimanapun Sha adalah istri sah nya


" Abang? " kata Sha dengan pelan di atas ranjang dan ia langsung menoleh dan mengunci pintu balkon dan segera menuju ke arah Sha.


" Kenapa Sha? " tanyanya pada Sha dan segera berbaring di sebelah Sha dan memeluk Sha dari belakang.


" Ini sekarang Abang mau tidur, selamat malam Sha. " Katanya sambil mengecup kening Sha pelan dan segera menenggelamkan wajah nya si rambut panjang Sha yang begitu wangi.


Dan Sha pun tidak menanggapi lagi karena sudah tertidur.


Ia sungguh menepati janji saat berfikir untuk tidak ber cinta di malam hari dan memilih ber cinta di pagi hari atau siang hari.


Dan di sinilah ia sekarang sedang berada di atas ranjang dengan tubuh polos yang hanya di balut selimut putih tebal.


Peluh membanjiri sekujur tubuhnya dan juga Sha tapi itu tidak terasa karena sudah mendapatkan kenikmatan duniawi yang begitu nikmat.


Ia masih mengelus punggung polos Sha yang masih memeluk tubuhnya erat.


Ia pun melakukan hak yang sama dengan kecupan di puncak kepala Sha dengan sayang.


Dan mumpung baby boy masih tidur maka ia pun melakukan hubungan suami-istri lagi dan memulainya dari awal.


Ia yakin kalau ini tidak akan berkahir sebentar karena ia sangat ber hasrat pagi ini.

__ADS_1


-


Dukungan kalian sungguh berarti untuk author šŸ˜‡šŸ¤—šŸ˜˜


__ADS_2