ELLE WEDDING Series

ELLE WEDDING Series
Wannabe Me!


__ADS_3


ELLE WEDDING.


[Episode 41 ~ Wannabe Me!]


Wannabe Me \= Menjadi Diri Sendiri


Elle


Ia sedang duduk di taman belakang rumah.


Ia melihat bunga-bunga yang selama ini ia tanam menjadi sangat indah dan tumbuh subur tidak sia-sia selama ini ia merawatnya.


Selama ia bersembunyi dan berada di rumah saja ia banyak menghabiskan waktu dengan mengurus bunga dan itu sangat ampuh membuang rasa bosannya dan juga membunuh waktu yang terasa berjalan lambat kalau hanya diam saja.


" Wah sangat indah. " Gumanya saat melihat bunga yang ia siram kemarin mulai mekar dan sangat indah di pandang mata dan itu membuatnya selalu merasakan good mood (perasaan bahagia).


Ia masih memandangi bunga yang ia siram hingga ia tersentak saat mendengar kalau ponselnya berbunyi tandanya ada yang sedang menelepon.


Ia pun perlahan berjalan ke arah meja di mana di atasnya ada ponselnya dan memeriksa siapa yang sedang menelepon.


Dea is calling...


" Iya De. "


" What?


" Tenang. "


" Ya sekarang aku sudah tidak muntah-muntah kok. "


Dan setelah membicarakan apa yang ingin di sampaikan ia langsung mematikan sambungan teleponnya dan duduk di kursi yang ada di sampingnya dan memikirkan sesuatu.


Dea tadi memberitahukannya kalau Dea melihat ada gerak-gerik orang yang mencurigakan dan sedang mengawasi rumahnya.


Ia tahu kalau mereka adalah orang suruhan Abang Ars untuk mencari nya dan ia harus melakukan beberapa penyamaran agar tidak ketahuan.


Ia pernah menonton soalnya seperti ini jadi ia tidak kesusahan saat melakukan penyamaran.


Yang ia lakukan selama ini selalu membayar semua barang yang ia beli dengan uang cash (langsung) dan meninggalkan semua kartu digital yang ia punya karena akan mudah terlacak kalau ia sampai memakai pembayaran digital karena di sana akan tertera tempat dan waktunya.


Dan ia juga bersyukur karena semua informasi tentang dirinya di masa lalu sudah ia hapus dan mengganti informasi baru tentang dirinya dan yang tau dirinya adalah ia yang sekarang dan masa lalu cukup ia yang tau dan yang maha kuasa.


Ia juga tidak mau menemui sembarangan orang yang dikenal ataupun orang asing apapun alasannya itu karena ia hanya ingin...


Wannabe Me (menjadi diri sendiri).

__ADS_1


Karena ia tau salah satu dari mereka pasti orang suruhan yang berpura-pura menyamar


Walaupun ada yang mengetuk pintu rumahnya ia hanya meninggalkan pesan dengan pengaturan digital dan setelah orang itu pergi baru ia melihat nya lewat kamera cctv.


Kalau pun ia memang harus menemui nya ia harus menyamar menjadi orang lain dan berlagak seperti orang lain.


Dan ketika bertemu di lain kesempatan orang itu tidak akan mengenalinya.


Ia memang seperti sangat ketakutan, ia hanya ingin menghindari masalah dan yang ia percayai sekarang hanya Tante Nana dan juga Dea orang yang tau bagaimana ia bisa menjadi sekarang Elle yang sukses dan penuh dengan percaya diri dan juga selalu mempunyai rencana dengan semua tindakan yang akan di lakukan nya bahkan Buk'e belum tau tentang apa yang terjadi padanya sekarang.


Ya seperti yang kalian tau kalau hubungan mereka tidaklah baik, mungkin ia akan mengatakannya nanti dan entah kapan itu.


Seperti sekarang ada yang sedang mengetok pintu rumahnya dan jika di lihat dari kamera cctv ia tidak mengenal orang itu, seperti nya ia harus pindah dari rumah ini dan bersembunyi.


Dan ia melihat dari kamera cctv kalau orang itu sudah pergi saat petugas kemanan menghampiri pria itu dan mengatakan kalau ia sudah pindah.


Sebenarnya tadi ia menelpon pos keamanan dan mengeluhkan penjagaan yang tidak ketat lagi ini dan mengatakan kalau ada orang yang sedang mengintai rumahnya itu.


Petugas keamanan langsung datang ke rumahnya dan memeriksa dan ternyata petugas keamanan bertemu dengan pria yang mengintai rumahnya dan ia yakin sekarang kalau petugas keamanan itu akan percaya apa yang ia katakan karena sudah ada bukti di depan mata.


Ia langsung menoleh pada telepon rumah yang berbunyi dan ternyata itu dari petugas keamanan yang mengatakan untuk meminta maaf dan berjanji akan lebih memeriksa siapa yang ingin masuk ke dalam perumahan elit ini dan menanyakan apa keperluan mereka.


Ia pun mengatakan...


" Jangan ulangi lagi. "


Memang ia tinggal di perumahan elit dan semua yang akan masuk harus menunjukkan KTP dan juga mengatakan apa tujuan mereka makanya ia merasakan aman di sini.


Tapi setelah kejadian tadi ia memang harus pindah karena ia khawatir nanti ada yang mengetuk pintu rumahnya dan menyamar menjadi petugas keamanan padahal dia adalah orang suruhan.


Karena merasakan tidak aman ia pun langsung menelpon Dea dan juga Tante Nana dan Dea untuk berkumpul malam ini dirumahnya.


Mereka adalah orang penting dalam hidupnya.


--


" Okeh kita pindah Ell. " Kata Tante Nana saat mendengar ceritanya.


Karena Tante Nana sangat yakin dengan apa yang ia lakukan, karena Tante Nana tau kalau ia sering melihat film tentang misteri dan karena menonton itu ia menjadi mahir dalam menghilang.


Ia bahkan tidak membawa semua barangnya hanya membawa beberapa karena ia tidak ingin terlihat seperti orang pindah.


" Kita kemana nih Tan? " tanyanya pada Tante Nana yang sedang duduk di samping Dea yang sedang menyetir.


" Kita balik ke tempat Nenek nya Tante dan setelah pagi kita langsung terbang ke Bali, kamu sembunyi di sana dulu untuk sementara waktu Ell. " Kata Tante Nana dengan yakin.


Ia senang bercerita dengan Tante Nana semua keluh kesah nya karena ia yakin Tante Nana mempunyai solusi dari semua masalah yang terjadi padanya.

__ADS_1


Ia pun mengaguk setuju dengan usulan Tante Nana itu karena di Bali ia bisa lebih fresh dengan udara pantai.


-


Ia sudah berada di Bali di vila milik Tante Nana ia tersenyum puas.


Sepertinya ia memang sangat mahir dalam menghilang.


Dan sekarang ia sedang berada di pinggir kolam renang dan merendam kakinya dalam kolam renang yang terasa sangat sejuk di kulit nya.


Sekarang ia yakin kalau tidak akan bisa ada yang menemui nya karena ia bukan berada di kota Bali tapi di pedesaan yang ada di Bali.


Ini cukup asri dan ia senang berada di sini.


Arsya


Ia sangat kesal dengan anak buahnya yang tidak becus mencari informasi tentang Elle dan sekali tau malah terpergok petugas keamanan dan di usir seketika.


Ia langsung menyuruh semua anak buahnya untuk keluar dari ruangan karena ia sungguh kesal.


Ia sungguh merasa takjub dengan cara Elle menghilang seperti orang yang sudah pernah melakukan nya berkali-kali bukan hanya sekali.


Ia duduk di atas kursi kebesaran nya dan menyangga dagunya dan memikirkan sesuatu.


Ia ingin sekali mengancam Elle, Dea dan Tante Nana tapi setelah di selidiki Dea dan Tante Nana adalah sebatang kara sedang Elle tidak ada yang tau darimana di berasal.


Tapi setelah dipikir-pikir tentang mengancam seperti ia tidak ingin melakukan itu.


Itu adalah hal kiriminal ia tidak ingin melakukan itu cukup sekali saja ia melakukan nya dan berakibat fatal dan ia pun tidak ingin mengotori tangan nya dengan melakukan itu.


Ia hanya akan mengandalkan takdir kalau memang ditakdirkan bertemu pasti akan bertemu ia pun menghubungi orang suruhannya untuk menghentikan semua pencarian tentang Elle dan ia hanya akan mengandalkan takdir antara mereka berdua.


Setelah selesai dengan pemikirannya ia langsung bergegas untuk pulang ke rumah karena ia sudah bad mood (suasana hati yang buruk) untuk melanjutkan pekerjaan.


Ia lebih memilih pulang daripada nanti ia malah melampiaskan kekesalannya pada bawahan.


Melihat wajah menggemaskan putra nya yaitu Arsy adalah obat yang mujarab untuk sekarang.


Maka dari itu ia langsung keluar dari ruangan dan meminta sekertaris nya untuk membatalkan semua pertemuan hari ini dan menjadwalkan nya ulang.


Ia tersenyum saat sudah sampai di depan pintu melihat Sha dan juga baby boy menyambut di depan pintu rumah.


-


**Selamat pagi ☺️ (kalau langsung lulus review πŸ˜‚)


Aku double up hari ini, jadinya tunggu yang satunya lagi... semoga cepet lulus review-nya πŸ˜‡**

__ADS_1


__ADS_2