ELLE WEDDING Series

ELLE WEDDING Series
Warning!


__ADS_3


ELLE WEDDING.


[Episode 18 ~ Warning!]


Arsya


Ini pasti first kiss (ciuman pertama) mu dek, maafkan Abang. " Kata nya lagi dan menyentuh daging kenyal mereka berdua untuk saling membelit walaupun dengan nya yang membalas ciuman nya dengan kaku.


" Ciuman mu masih kaku, tapi Abang suka. " Kata nya lagi dan menyentuh kan mereka lagi dan memulai hal yang paling mendebarkan di dalam hati nya.


Kilas balik adegan ciuman nya dengan Elle terus saja terbayang di benak nya.


Ciuman yang begitu kaku, tapi begitu mendebarkan untuk hati nya.


Apakah ia sudah mulai gila?


Entahlah yang pasti ia ingin selalu melihat Elle.


Apakah ini namanya cinta atau obsesi?


" Abang kok belum tidur? " tanya Sha dengan mata setengah mengantuk dan melihat ke arah nya bingung.


Bahkan setelah mendapatkan kenikmatan surga duniawi dengan Sha tapi hati nya masih memikirkan Elle.


Brengsek sekali right?


" Abang belum mengantuk, Sha tidur lagi ya. " Kata nya sambil tersenyum lembut dan mengelus punggung telanjang Sha dengan lembut agar membuat Sha lebih nyaman dan tenang.


" Abang jangan melamun malam-malam. " Kata Sha lagi dengan suara yang pelan karena wajah Sha semakin tenggelam di dada bidang nya.


Dan tanpa mengucapkan sepatah kata pun ia langsung semakin merapatkan tubuh nya ke arah Sha dan mengecupi puncak kepala nya Sha berkali-kali.


" Abang sayang Sha. " Kata nya pelan sambil memejamkan mata nya.


" Abang sayang kamu dek. " Katanya dalam hati dengan mata terpejam seolah-olah merasakannya...


Elle


" Aku juga sayang Abang. " Katanya dengan meluncur begitu saja.


" Akhhhhhh, goblok, goblok, goblok (bodoh). " teriak nya dengan kencang di dalam ruangan nya.


" Woy! Gila loe ya. " Kata Dea dari luar ruangan nya dengan sangat keras.


" Tante bilang juga apa Ell. " Kata Tante Nana entah dari mana datangnya.


" Tante? " kata nya dengan kaget.


" Yang kamu lakukan kemarin malam itu S.A.L.A.H " kata Tante Nana dengan nada penuh penekanan dengan mata sinis.


" Ya ampun Ell, kamu itu cantik... jangan sampai kamu itu cinta picek (buta) kayak Ibu kamu itu. " Kata Tante Nana dengan frustasi, frustasi dengan nya, frustasi dengan sikapnya, dan frustasi...


Begitu ngotot (memaksa) keadaan yang nggak mungkin!

__ADS_1


" Tan! " panggil nya lirih karena memang begitu fakta nya.


" Inget Ell, buah jatuh nggak jauh dari pohon nya... jauhi Arsya sekarang juga sebelum semuanya terlambat karena penyesalan di akhir nggak akan ada gunanya. " Kata Nana dengan sinis pada nya lalu membanting pintu dengan sangat keras dan kencang.


Tante Nana sudah mulai lelah dengan nya!


Shaila


Ia melakukan kewajiban nha sebagai isteri yang berbakti kepada Abang Ars, agar Abang Ars melihat ke arah nya dan rumah tangga nya yang masih seumur jagung baik-baik saja.


Bukan nya ia tidak tau apa yang di lakukan Abang Ars di luar sana dan di belakang nya.


Ia mencoba bersabar dan berdoa semoga kesabaran nya berbuah hasil yang manis.


Tapi semakin hari, kesabaran ini sungguh menyakitkan dan menyayat hati nya yang kecil dengan perlahan dan tajam.


Dan bersiap for dead (untuk mati)!


Ia menangis terisak-isak di dalam taksi yang ia tumpangi tadi.


Di balik niqab nya ia menagis dengan pilu, ia melihat dengan memaksa Abang Ars menyeret Elle untuk masuk ke dalam mobil nya dan di bawa entah kemana.


Sungguh sakit kesabaran ini.


Aku mengikuti mobil Abang Ars yang ternyata berhenti di rumah minimalis, dan dengan sekali tebak ia tau kalau rumah itu adalah rumah nya Elle.


Ia masih di dalam mobil dan mengamati dengan pipi nya yang sudah basah karena air mata, bahkan Mbak sopir taksi melihat ke arah nya dengan iba dan menyodorkan nya tisu ke arah nya.


Ia semakin terisak saat melihat pemandangan di dalam mobil itu, dua manusia yang sedang saling bercumbu dengan menggebu-gebu tanpa tau kalau ia melihat pemandangan itu membuat nya tersakiti secara tidak langsung.


Elle


Semenjak ia dan Abang Ars ciuman di dalam mobil waktu itu, dan semenjak itulah Abang Ars semakin menempel pada nya.


" Abang itu udah punya istri. " Sentak nya lagi tapi dengan secepatnya kilat Abang Ars mengecup bibir nya dengan lembut.


---


" Kenapa Tan? " tanya Dea yang heran melihat Tante Nana yang daritadi menghembuskan nafas nya perlahan.


" Pusing de, pusing... nasehatin orang nggak ngerti ngerti juga terlalu ngotot (memaksa) takut nya nanti dia akan terkena karma karena merusak rumah tangga orang lain. " Kata Tante Nana dengan enteng berkata seperti itu di depan nya.


Sungguh Tante Nana menyindir nya secara perlahan dan terang-terangan.


" Wah parah itu, siapa sih Tan? " tanya Dea yang belum tau kalau ia dan Tante Nana saling diam.


" Wong gendeng (orang gila) " kata Tante Nana dengan sebal dan melirik dengan sinis kepadanya.


Dan dia hanya pura-pura diam tidak tau.


" Kalau aku yang jadi istri sah nya mah, ku labrak tuh pelakor... gue viralin sekalian biar tau rasa. " Kata Dea bersungut-sungut saat mengatakan itu.


Dan dia semakin diam, dan menulikan telinganya.


Arsya

__ADS_1


Setelah kejadian di mana ia berciuman dengan Elle di dalam mobil, semakin besar hasrat ini untuk memiliki Elle dan hati nya juga mendukungnya dan seakan-akan mengatakan...


" Cinta tidak pernah salah. "


Tapi lamunan nya itu buyar seketika saat melihat wajah penuh air mata isteri nya, saat memasuki kamar dan membuat nya bingung seolah-olah mengatakan...


" Ada apa? "


Tapi yang keluar malah...


" Kamu kenapa Sha? " tanya nya sambil memegang pundak Sha namun di tepis seketika yang membuat nya bingung... Sepertinya ada yang salah.


" Abang tanya kenapa? " kata Sha lagi dengan nada marah.


" Abang berkhianat! " kata Sha sambil melemparkan foto, foto mesra bahkan foto ciuman nya dengan Elle di dalam mobil malam itu.


" Sha... " kata nya frustasi, bingung mau mengatakan apa.


" Tinggalkan Sha, Abang! " kata Sha lagi yang membuat nya kaget.


" Sha jangan begini. " Kata nya lagi.


" Jangan begini, bagaimana Abang? Sha nggak mau di madu. " Kata Sha dengan sedih.


" Siapa yang mau me madu kamu sih Sha? Lagian Elle juga nggak bakal mau juga... kamu tuh salah paham. " Kata nya lagi untuk menenangkan Sha.


" Salah paham bagaimana? ini ud... " perkataan Sha terpotong karena dengan cepat ia menyela nya.


" Kamu tau sendiri kan? Kalau Abang sebelum menikah dengan kamu seorang pecinta wanita, dan itu belum bisa Abang lupakan tentang kebiasaan itu. " Katanya yang membuat nya kaget.


" Setelah melihat Elle, Abang merasakan entahlah... sikap dia begitu membekas di benak Abang, Abang nggak tau ini cinta atau obsesi? Abang nggak tau Sha! " katanya lagi yang membuat Sha kaget dan ia hanya duduk terdiam di atas ranjang dengan kedua tangannya yang menutupi wajahnya.


Shaila


Setelah mendengarkan penjelasan Abang Ars membuatnya sedikit kasihan dan juga iba.


Iba dengan perasaan mereka berdua yang seakan di paksakan karena perjodohan keluarga.


Dan ia bisa sampai di titik ini juga karena keadaan yang mengharuskan.


Ia mendekati Abang Ars dan memeluk nya, bagaimanapun Abang Ars adalah calon Daddy dari anaknya ini.


Seakan tau kalau Abang Ars meminta lebih, maka sebagai seorang isteri ia hanya bisa menuruti semua kemauan suami untuk melakukan hubungan suami-istri setelah perdebatan tadi.


Dengan ia yang pasrah dengan semua hasrat Abang Ars yang di salurkan kepada nya melalui sentuhan yang membuat nya nagih.


Bahkan setelah semuanya selesai dan Abang Ars meminta lagi ia pun hanya menuruti karena ia hanya akan bertindak pasif, di bawah sambil terus mengeluarkan suara kenikmatan duniawi.


" Terimakasih Sha. " Kata Abang Ars mencium kening nya dalam dan lama setelah menyelesaikan hasrat kelakian nya ini.


Dan tanpa mengatakan sepatah kata pun ia hanya semakin memeluk erat Abang Ars dan menyembunyikan wajah nya di dada bidang Abang Ars yang sangat nyaman dan baunya sangat enak di hidung nya.


-----


Habis baca, wajib TEKEN LIKE👍

__ADS_1


__ADS_2