ELLE WEDDING Series

ELLE WEDDING Series
Diam Diam Suka


__ADS_3


ELLE WEDDING.


[Episode 7 ~ Diam Diam Suka]


Arsya


[Ting ~ pesan masuk]


Unknown number (nomor tidak dikenal)


" Hai sayang lagi apa?? its me (ini aku). "


by V


Ia langsung kaget melihat pesan dari mantan pacar online nya itu.


Mantan pacar yang ia putuskan sebelah pihak.


Mungkin itu yang membuat mantan nya itu tidak terima atau masih penasaran?


Bagaimana mantan pacar online nya itu begitu tergila-gila pada nya bahkan belum pernah bertemu sekalipun?


Dan tanpa ragu ia pun langsung mem blokir unknown number (nomor tidak dikenal) itu lalu menghapus pesan singkat itu.


" Iya. " Kata nya menjawab panggilan Sha yang memanggil nya mengatakan untuk segera sarapan.


Twins Shaila (kembaran Shaila)


" Wah bentar lagi keponakan ku akan lahir. " Kata nya dengan senang sambil mengelus perut besar Shaila.


" Iya onty (Tante). " Balas Shaila sambil menurunkan gaya bicara anak kecil.


" Eh Sha,,, by the way (ngomong-ngomong) nih ya... nikah itu enak nggak sih? " tanya nya sambil wajah yang merona malu.


Ah sekarang ia tau kenapa twins (kembaran) nya itu bertanya soal...


" Nikah itu enak nggak sih? "


Karena seminggu yang lalu twins (kembaran) nya itu di lamar oleh seorang pria yang ternyata adalah sahabat baik suami nya yaitu Arsya.


Dan itu membuat mereka akan selalu dekat walaupun sudah merried (nikah) dan jarak dari rumah masing-masing juga tidak terlalu jauh.


" Cie yang bentar lagi mau merried (nikah) " kata nya menggoda dan mengabaikan pertanyaan tadi.


" Oh aku serius Sha,, tanya... nikah itu enak? " tanya nya lagi dengan menatap Sha.


" Em gimana ya... " jawab Sha yang menggantung.


" Kalau pas malam pertama dan malam selanjutnya sangat enak, bisa melakukan kapan saja dan di mana saja karena sudah halal. " Kata Sha dalam hati.


" Tapi tidak enak nya adalah... saat ia melihat Abang Ars yang sering chatting (bertukar pesan) dengan lawan jenis (wanita) yang terkadang membuat nya cemburu... namun ia hanya bisa diam dan mencoba terlihat baik-baik saja. " Kata Sha dalam hati.


Karena Sha tau kalau pernikahan nya berawal dari sebuah perjodohan.


Sha juga masih takut kalau ia harus menghadapi kenyataan suatu hari nanti kalau Arsya tidak mencintai nya.


" Eh, di tanyain malah melamun. " Katanya sambil menepuk pelan bahu Sha dan membuyarkan lamunan Sha.


" Nanti juga kamu tau sendiri. " Kata Sha pada akhirnya karena tidak mungkin Sha mengatakan aib pernikahan nya kan?


Walaupun dengan twins (kembaran nya sendiri).


Karena Sha tau saat sudah berumah tangga apapun keadaan di dalam rumah itu Sha harus tetap diam saat berada di luar rumah dan melakukan seolah-olah kehidupan rumah tangganya baik-baik saja.

__ADS_1


Namun, saat berada di dalam rumah Sha akan membicarakan dari hati ke hati dengan suami nya saat ada problem (masalah)


Elle


Ia merasakan pusing melihat Tante Nana yang mondar-mandir daritadi di sekitar nya dan melakukan hal-hal yang tidak perlu seperti...


" Ganteng,, mau tambah minum lagi nggak? " tanya Tante Nana untuk kesekian kalinya padahal di meja di depannya masih ada minuman yang sudah berkurang setengah nya tapi masih terlihat banyak.


Lagian kalau mau ambil minum ia bisa mengambil untuk pria yang ada di depan nya.


Lalu kenapa Tante Nana repot-repot?


Karena ia tau... Tante Nana mau menguping pembicaraan nya dengan tamu nya itu.


Definisi orang yang begitu menyebalkan!


" Tan... " kata ku dengan nada di tekan dan mata ku melotot seakan-akan mengatakan...


" Go away (pergi) "


Tapi Tante Nana yang level malu nya sedang berada di titik terendah atau memang tidak mempunyai malu?


Dan malah Tante Nana menjawab pertanyaan nya dengan nada pura-pura tidak tau.


" Ish kenapa Ell? kok mata nya melotot begitu? " tanya Tante Nana.


Dan itu membuat tamu pria nya langsung melihat ke arah nya dan ia pun hanya bisa tersenyum kaku melihat ke arah pria itu.


" Nggak apa-apa Tan, mendingan Tante bantu Dea packing aja deh daripada di sini... Aku tuh mau ngomong private (pribadi) dengan tamu ku ini. " Kata ku pada akhirnya.


Dan mengatakan hal... private (pribadi).


Untuk menegaskan pada Tante Nana kalau aku dan tamu ku ini akan melakukan hal yang lebih serius lagi.


Dan seperti biasanya level kepekaan Tante Nana akan langsung terkoneksi (tersambung) akan hal-hal romansa seperti saat ini.


" Okeh siap Ell... nanti kalau udah di tentukan tanggal nya kasih tau Tante ya? biar Tante bantu buat prepare (persiapan). " Kata Tante Nana dengan bersemangat dan langsung pergi seakan-akan tidak terjadi apa-apa.


Padahal saat Tante Nana mengatakan itu ia hampir tersedak minum dan tamu nya itu mengulum senyuman tipis seakan-akan mengatakan.


"Coming soon winning (segera menang) "


****!!!


" Maaf ya. " Kata ku pada akhirnya karena merasakan tidak enak dengan kelakuan aneh Tante Nana tadi.


" Its okeh (tidak apa-apa) orang seperti Tante Nana itu sangat langka yang selalu berkata jujur. " Jawab pria itu dan ia pun membenarkan itu.


Walaupun terkadang Tante Nana menyebalkan!!!


____


[Suara kodok ~ pesan masuk]


AbangArsyaOn : Hai sayang lagi apa?? ist me (ini aku).


by v ↗️ Diteruskan.


" Cih!!! dasar kenapa lagi dia? " kata nya dalam hati.


Me (Saya) : Kenapa lagi tuh??? Send (Kirim).


AbangArsyaOn : Biasa mantan pacar online yang tidak bisa move on (melupakan) Abang mu yang mempesona ini dek.


Dan sekarang level kedekatan nya kini berubah pada level panggilan khusus.

__ADS_1


" Dek "


Karena ia sudah di anggap adik sendiri oleh Arsya.. adik ketemu besar.


Tapi kenyataannya hati nya meminta lebih.


Me (Saya) : Sokor!!! (Rasain!!!) makanya nggak usah banyak tebar pesona... Kasian Akak Sha yang lagi bunting kalau tau suami nya tukang tebar pesona. Send (Kirim).


AbangArsyaOn : Sha udah tau lah, kan Abang selalu terbuka sama isteri sendiri lah... nggak bakal cemburu dia tuh dek.


" Cewe itu lain di hati lain di mulut. " Kata nya dalam hati. "


Me (Saya) : Ilih,,, tetap aja bentar lagi mau jadi Daddy tuh harus insaf playboy nya. Send (Kirim).


AbangArsyaOn : Ya ya ya.


Ia membaca pesan yang terdengar malas itu dan memilih mengabaikan nya saja tanpa membalas.


" Ehem. " Suara batuk yang terdengar di buat-buat dan aku langsung menoleh ke belakang dan melihat Tante Nana di sana.


" Kenapa Tan? " tanya nya berusaha tetap tenang takut Tante Nana membaca pesan nya walaupun dalam hati nya merasakan dag dig dug.


" Enggak apa-apa D.E.K. " Kata Tante Nana penuh dengan penekanan saat mengucapkan dek dan langsung berlalu begitu saja setelah membuat hati nya merasakan tidak enak.


Ah pasti dia membaca pesan ku.


Tidak sopan!!!


Seharusnya aku yang marah pada Tante Nana karena sudah membaca pesan pribadi ku!!!


Tapi kenapa perasaan ku tidak enak?


Seperti sedang tertangkap selingkuh!!!


****!!!


" Ah capek nya. " Kata nya sambil merebahkan tubuhnya ke atas ranjang yang empuk.


[*Suara kodok ~ pesan masuk]


AbangArsyaOn : Dek,, gimana kalau kamu jadi pacar pura-pura Abang*?


Pesan singkat yang membuat hati nya kembali bergelora setelah beberapa saat tadi padam karena Tante Nana.


Dan dengan ragu ia membalas nya.


Me (Saya) : Siapa takut 😌. Send (Kirim).


Lalu ia meletakkan ponsel nya dan rebahan sambil melihat langit-langit kamar nya yang terdapat poster Film Kuch Kuch Hota Hai.


Sebuah film tentang cinta segitiga yang berakhir bahagia.


Mungkin kah akan terjadi pada dirinya?


Entahlah!!


Ia memejamkan mata dan malah wajah Arsya yang terlihat.


Ah cinta bertepuk sebelah tangan!!!


 


Gue : Arsya peka ngapa?? Sha tu cemburu kalau lihat suaminya nya chatting (bertukar pesan) sama cewe lain.


Arsya : Siapa loe???😒

__ADS_1


Gue : pergi aja dah🙄


__ADS_2