
Dan Arsya sedang berada di fase itu, setelah menemukan Elle dengan cara yang tidak sengaja dan mengantar Elle pulang adalah hal beruntung bagi Arsya dan sekaligus mendapatkan nomor ponsel Elle dengan alasan 'Mengantarkan mobil' padahal dalam hati Arsya juga memikirkan bagaimana Elle tetap di sampingnya?
Apakah ini yang di namakan... Jodoh pasti bertemu?
" Okeh, aku catet nih! " ucap Elle yang sebenarnya enggan tapi rasanya tidak sopan kalau menolak permintaan Arsya yang terdengar di telinga Elle hanya sebuah alasan tapi tetap saja Elle memberikan nomor ponselnya dan anggap saja itu sebagai tanda terimakasih Elle karena Arsya sudah menolongnya di tengah malam begini karena mobilnya mogok.
" Udah nih! "ucap Elle yang mencoba misscall di ponsel Arsya dan langsung di ponsel Elle terlihat nama panggilan kontak yang tidak di kenal dan Arsya tersenyum puas saat melihat itu.
" Okeh! Jangan lupa di namai ya dek. " Ucap Arsya yang langsung menyimpan ponselnya di dasbor mobil dan menuju alamat ke rumah Elle hingga Arsya bertanya...
" Btw, dek ini tuh Masha kan? Anaknya Rio? " ucap Arsya memastikan karena anak kecil yang sedari tadi tidur di pangkuan Elle adalah Masha dan Arsya baru ngeh (tau) sekarang.
Apakah jangan-jangan mereka sudah?
" Em... Berarti kamu sama Rio udah nikah ya? " tanya Arsya untuk memastikan karena melihat cincin di jari manis Elle.
Melihat itu, membuat Arsya cemburu!
__ADS_1
Beginikah rasanya!?
" Nggak belum bang, baru Tunangan doa kan saja semoga segera terlaksana. " Ucap Elle yang menepis ucapan Arsya karena di dalam hati Elle mengatakan...
" Bagaimana aku bisa menikah kalau di dalam hatiku masih ada kamu bang? "
" Oh, kirain! Iya ya doa terbaik pokoknya buat kamu dan 'aku'... " ucap Arsya pelan dan sangat pelan saat mengatakan 'Aku' karena bagaimanapun Arsya masih berharap kalau Elle akan kembali padanya karena sampai sekarang Elle belum menikah setelah berpisah darinya dan hanya sebatas Tunangan yang bisa di batalkan kapan saja seperti slogan yang familiar terdengar di telinga...
" Sebelum janur kuning melengkung kapanpun bisa di tikung! "
Dan Arsya sedang berada di fase itu karena Arsya tidak munafik hingga dengan ikhlas mendoakan Elle yang notabene masih dicintai bahagia dengan pria lain!
Biarkan Arsya egois dan serakah dalam cinta dan mencintai karena hal itu adalah hal yang wajar dalam urusan percintaan!
" Udah Tunangan nya dek? " tanya Arsya yang masih kepo karena Ella juga diam saja menyangkut Elle karena hubungan antara Arsya dan Elle hanya karena sudah ada Ella di antara mereka.
" Udah satu tahun. " Ucap Elle yang mengingat-ingat kapan dirinya sendiri Tunangan.
__ADS_1
" Udah satu tahun dan belum ada kemajuan! Memang perlu gue tikung karena gue nggak bisa nunggu satu tahun dari jarak pertunangan ke pernikahan minimal seminggu lah jaraknya... " ucap Arsya dalam hati dan pikirannya sendiri karena kenyataannya Elle bahkan belum tentu mau untuk kembali kepada Arsya lagi dan sekarang Arsya sedang berangan-angan tinggi sekali dan sekali terpeleset akan menyebabkan sakit! Sungguh sakit!!
" Lama juga ya dek... " ucap Arsya akhirnya itu dan ucapan Elle membuat Arsya senang...
" Abang sehatkan? " tanya Elle menanyakan kabar Arsya.
" Sehat dek! Anak-anak juga sehat... " ucap Arsya lagi hingga ucapan Elle membuat Arsya tersenyum sendu...
" Oh Alhamdulillah, Sha sehat juga kan? "
" Sha udah meninggal dek... "
Ha?
-
To be continued
__ADS_1
Lanjutan ada di Novel RUJUK yang akan author up tanggal 2 November nanti š