ELLE WEDDING Series

ELLE WEDDING Series
Cukup Tau


__ADS_3

...ELLE WEDDING Series 2...


...Prahara Pernikahan...


...[Cukup Tau]...


" Elle... " kata Arsya terpotong karena Elle keburu mengatakan...


" Jangan membuat hal lebih sulit lagi dengan hal soal cemburu, cemburu yang tidak berhak diantara kita... Biarkan aku menjalani pernikahan ini dengan tenang hingga batas yang sudah ditentukan, tolonglah Abang bantu aku untuk melewati semua ini, sebagai teman? " kata Elle yang mengungkapkan perasaan yang paling dalam dan hanya ingin berteman dengan Arsya walaupun sulit.


" Dek, bagiamana kita berteman sedangkan kita adalah suami istri? Adek adalah istri Abang juga sama seperti Sha, maafkan tindakan Abang yang tidak sengaja melukai adek. " Kata Arsya yang sangat sia-sia di telinga Elle.


" Memangnya kenapa kalau aku istri Abang? Bukakan hanya hitam di atas putih? " kata Elle yang menyadarkan Arsya tentang bagaimana keadaan mereka.


Arsya terdiam dan Elle pun terdiam, Elle memalingkan wajahnya tidak ingin melihat ke arah Arsya.


" Dek... " kata Arsya sambil memegang tangan Elle tapi Elle memundurkan sedikit tubuh karena tidak ingin terlalu dekat dengan Arsya.


" Abang jangan membuat semua semakin menjadi sulit. " Kata Elle sambil melepaskan tangan Arsya dari tangan Elle.


" Cukup berpura-pura saja Abang. " Kata Elle lagi.


" Aku tidak perlu semua perhatian Abang itu, aku baik-baik saja. " Kata Elle lagi.


" Kamu tidak mungkin baik-baik saja dek, kamu jangan berbohong pada Abang. " Kata Arsya lagi.


" Udah lah bang, pembicaraan ini percuma. " Kata Elle keluar dari ruangan dan Elle melihat Sha yang menunggu di depan pintu.


Yang benar saja!


Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Elle langsung masuk kedalam kamar.


Elle langsung pergi dengan Ella yang berada di gendongan.


" Mendingan kerja daripada dirumah sumpek. " Kata Elle dalam hati sambil membawa beberapa barang.


-


Bruk!


Pintu ruangan Arsyad terbuka dengan suara keras dan langsung membuat sang pemilik ruangan kaget dan melihat kearah pintu yang terbuka dan ternyata di sana ada Arsya dengan tatapan datar.


" Mau apa dia? " tanya Arsyad dalam hati.


" Abang mau bicara syad. " Kata Arsya saat mereka sudah terdiam cukup lama, Arsya langsung memposisikan diri untuk duduk di depan meja Arsyad, sedangkan Arsyad menutup berkas yang sedang di baca dengan ogah an.


" Buruan mau bilang apa? " tanya Arsyad dengan tidak sabar karena Arsya masih saja terdiam.


" Abang minta maaf karena kelakuan Abang tempo hari yang mukul kamu gitu aja. " Kata Arsya dengan wajah datar dan seperti enggan untuk meminta maaf.


" Udahlah, nggak usah minta maaf kalau cuma ke paksa. " Kaga Arsyad dengan santai dan datar.


" Tau aja, yang penting gue udah minta maaf. " Kata Arsya sambil beranjak dari duduk dan segera berlalu dari ruangan Arsyad.


" Akan gue pastikan kalau Elle akan jadi milik gue. " Kata Arsyad dengan pelan dan sama saja mengajak Arsya untuk berperang.

__ADS_1


-


" Bete amat muka loe Ell? " tanya Dea, sekarang mereka tidak berada di butik tapi berada di rumah dan biarkan saja butik karena sudah ada karyawan.


" Ya gitulah de. " Kata Elle enggan menjawab dengan lebih lanjut.


" Perjanjian loe sama Arsya kapan selesainya sih Ell? " tanya Dea lagi.


" Masih lama De, dirumah juga keadaan semakin kacau lagi. " Kata Elle dengan bete.


" Gue pindah kesini aja boleh nggak ya? " seloroh Elle lagi dengan tertawa karena Elle sudah tau kalau dia tidak akan bisa pindah karena Arsya pasti tidak akan setuju.


" Udah lah! Yang penting madang (makan) " kata Tante Nana dari arah dapur sambil membawa bubur kacang ijo yang sangat menggugah selera.


" Bener Tan, biar bisa mengahadapi kenyataan. " Seloroh Dea lagi sambil tertawa dan Elle pun langsung mengambil semangkuk bubur kacang ijo dan segera memakan nya.


Hm enak!


" Itu Sha masih suka berdusta Ell? " tanya Tante Nana lagi dan ia hanya bisa menganggukkan kepala.


Sungguh dusta yang sangat besar.


" Ya seperti itulah. "


Flashback...


Elle baru saja menikah dengan Arsya beberapa jam yang lalu, Arsya sedang mengambil barang-barang Elle di tempat Tante Nana sedangkan Elle berada di dalam kamar bersama dengan Ella.


Ceklek!


" Ada apa? " tanya Elle tanpa basa-basi karena Elle sungguh sudah sangat capek karena kejadian di Bandara tadi.


Jadi biarkan Elle beristirahat dulu.


Tapi bukannya beristirahat dulu, sekarang Sha malah nyamperin Elle dengan wajah datar.


" Bisakah aku meminta sesuatu kepada mu Ell? " tanya Sha yang sekarang sudah duduk di sofa yang ada di kamar Elle setelah sebelumnya menutup pintu.


" Apa? " tanya Elle singkat dan sekarang Elle benar-benar mengantuk.


" Walaupun kamu dan Abang Ars sudah menikah, bisakah kalian tidak perlu melakukan hubungan suami-istri? " kata Sha dengan wajah datar dan enteng.


Kenapa dia?


" Kenapa kau? Suka-suka diriku... Seharusnya kau katakan pada Abang Ars bukan padaku, kau tidak berani kan? Karena kau seorang suka berdusta Sha. " Kata Elle sebal karena belum juga ia istirahat sudah di ingatkan tentang hubungan...


" Kamu sungguh keras kepala Elle dan juga... " Kata Sha terpotong.


" Aku tidak akan pernah melakukan itu lagi, ingat itu karena itu juga keinginan ku bukan karena permintaan mu itu! Sekarang kau pergi dari dalam kamar ku ini, muak aku dengan semua omong kosong mu itu. " Kata Elle membukakan pintu kamar dan mempersilahkan Sha untuk segera pergi dari dalam kamar.


" Apapun itu, jangan pernah lakukan itu lagi. " Kata Sha sebelum keluar dari pintu dan Elle tidak peduli dan segera menutup pintu.


" Yaudah kamu istirahat dulu dek. " Kata Arsya yang sudah selesai mengambil semua barang Elle di tempat Tante Nana tapi Elle menghindar saat Arsya hendak mencium Elle di kening.


Elle memilih memalingkan wajahnya karena teringat dengan ucapan Sha tadi dan Elle juga melihat kalau Arsya terdiam kemudian mengacak-acak puncak rambut Elle dan segera berlalu dari kamar.

__ADS_1


" Semoga mimpi indah. "


-


" Abang berangkat dulu ya, dek ayok temani Abang kedepan... Sha masih sibuk sama Arsy. " Kata Arsya yang akan berangkat kerja dan Elle yang sedang makan otomatis langsung melihat ke arah Arsya dengan heran, sedangkan didalam hati Elle, Elle tau kalau Sha sedang cemburu tapi Elle tidak peduli.


Tiba-tiba suara Arsya...


" Ayok dek! " kata Arsya dengan memaksa dan mau tidak mau Elle mengekori Arsya dari belakang.


" Sini tas nya biar aku bawa. " Kata Elle saat Elle berjalan bersisian dengan Arsya, Elle melakukan itu bukan tanpa sebab karena Elle pernah lihat Sha melakukan ini, jadi yaudah lah.


" Terimakasih dek. " Kata Arsya sambil mengelus puncak kepalanya dengan sayang di sertai senyuman yang lebar tapi Elle malah berdecak karena usapan Arsya di rambut Elle membuat kusut.


" Ih nanti kusut. " Kata Elle beralasan karena Elle yakin kalau Sha sedang melihat dari belakang interaksi antara Elle dan Arsya.


" Yaudah Abang berangkat dulu ya, sini salim. " Kata Arsya dengan sok manis dan dengan malas ia langsung mencium punggung tangan Arsya dengan ogah dan setelah itu Arsya mengecup kening Elle sekilas.


" Abang berangkat dulu ya. " Kata Arsya sambil mengelus pipi Elle sekilas dan mengambil tas yang sedari Elle bawa.


Ngelunjak!


Dan saat Elle akan berbalik menuju ke rumah, tapi saat melihat di teras sudah ada Sha yang menggedong Arsy dengan tatapan datar pada Elle.


Ya ampun!


Dan tanpa mengatakan sepatah katapun Elle langsung berlalu dari hadapan Sha tapi suara Sha terdengar membuat Elle menghentikan langkah.


" Sepertinya kamu senang sekali Elle. " Kata Sha dengan nada penuh sindiran tapi ia tidak peduli.


" Kenapa? Ini masih pagi Sha... Apa kau mau berdusta? " kata Elle dengan wajah datar.


" Elle kenapa kamu jahat banget sih, kok ngatain aku berdusta? " kata Sha dengan nada di buat-buat sedih yang membuat Elle bingung.


Salah minum tuh orang!


-


Curhatan author...


Genks, coba kalian cek, LIKE yang kalian teken udah rata belum, author sedih lihat LIKE yang di Tengah lebih sedikit daripada LIKE yang ada di Atas dan Bawah...


Jangan bikin author sedih, nanti kalau sedih... author tuh jadi nggak semangat up, nggak semangat buat ngetik novel ini terus... jadinya gantung gitu aja, kan nggak enak 🤧


Author tau, tanpa kalian author bukan siapa-siapa... jadi mohon dukungannya ya genks šŸ¤—šŸ˜‡


Buat pembaca yang baru baca, bacanya pelan-pelan ya... biar LIKE sama Komentar nggak lupa, author butuh LIKE kalian dan komentar kalian agar tetap semangat šŸ’Ŗāœļøā¤ļø


Karena sampai hari ini target popularitas 20k nggak tercapai, gak apa-apa... walaupun author kecewa šŸ˜ž tetapi author double up buat kalian, pembaca setia author yang masih amatiran ini šŸ˜ž


Oh ya, jangan lupa follow akun Insta gram author elliemcruken_ biar kalian tau info tentang Novel ELLE WEDDING Series ini dan Novel lainnya yang sedang author garap...


Note : Dukungan dan apresiasi kalian mempengaruhi kelanjutan Novel ini 😶


Salam,

__ADS_1


ELLIE MCRUKEN


__ADS_2