Fake Family (END)

Fake Family (END)
Episode 78


__ADS_3

"Langit!"


Dennis tersenyum semringah. Dia lalu memanggil Chef Sarah yang sedang ada di kitchen.


"Sarah, ada tamu spesial!" serunya.


Chef Sarah melongok dari jendela. Netra wanita itu terbelalak ketika melihat sosok Langit yang berdiri dengan canggung di depan pintu masuk. Dennis menghampiri pria itu kemudian menyalaminya.


"Langit, sudah lama sekali kita nggak ketemu," ucap pria itu dengan riang seolah bertemu sahabat lama.


Lintang dan Guntur terdiam. Dua saudara itu saling berpandangan. Guntur mengangkat bahu sebagai isyarat bahwa dia tidak tahu apa-apa. Lintang mengalihkan perhatiannya pada Chef Sarah. Wajah wanita itu tampak kaku sejenak dan pucat seperti melihat hantu. Wanita itu lalu kembali ke dapur. Lintang mengerutkan kening. Ada apa sebenarnya?


"Apa kamu betulan berada di sekitar sini lalu mampir?" tanya Dennis sembari mempersilakan Langit duduk.


"Tidak, aku datang untuk menjemput anakku," aku Langit.


"A-anak? Apa kamu menikah lagi?"


Langit hanya menjawab dengan senyuman saja. Lintang termenung mendengar kata "Lagi" dari mulut Dennis. Apakah Langit sebelum ini pernah menikah? Fakta baru itu membuat gadis itu tercengangnya. Dia menghampiri Guntur dengan cepat lalu berbisik.


"Langit sudah pernah menikah?"


Guntur mengangkat bahu lagi. "Entahlah, dia nggak pernah cerita itu sama aku."


"Anakmu ... apa dia les di bimbingan belajar di lantai tiga?" tanya Dennis kebingungan. Masalahnya kenapa Langit datang ke sini kalau untuk menjemput anaknya.

__ADS_1


"Tidak, mereka ada di sini."


"Mereka?"


"Guntur, Lintang." Langit memanggil kedua anaknya itu. Mereka terpaksa mendekat.


Dennis ternganga. Dia melotot ketiga orang itu. "I-ini anakmu?" tunjuknya.


Lintang san Guntur melenggut. Dennis terlihat syok selama beberapa menit. "Dari istrimu yang baru?" tanyanya kepo setelah berhasil mengembalikan kesadarannya.


Langit hanya tertawa. Sepertinya dia sengaja tidak menjawab dan membiarkan Dennis berspekulasi sesukanya. Jangan-jangan Dennis mengira Langit menikah dengan Janda berumur. Tidak mau ayahnya itu dianggap aneh, Lintang buka mulut.


"Kami sebenarnya--"


Wajah Dennis tampak mendung seketika. "Ah, bayi kami keguguran," lirihnya.


"Oh begitu, aku turut berduka cita," ucap Langit.


"Langit." Chef Sarah keluar dari dapur. Dia melepaskan apron dan topinya. Wanita cantik itu mengulurkan tangannya pada Langit.


"Sudah lama kita tidak bertemu," ucapnya.


Langit memandangi tangan yang terulur itu cukuo lama baru kemudian menyalaminya. "Ya, cukup lama."


Lintang tertegun memandangi dua orang itu. Aura canggung apa ini yang ada di antara dua orang ini? Kenapa Lintang jadi merasa ikut tidak nyaman juga.

__ADS_1


"Kamu tidak pernah memberi kabar sama sekali. Kamu juga tidak mengundang kami ke pernikahanmu," kata Chef Sarah.


"Kalian juga tidak mengundang aku ke pernikahan kalian, kan?" Bibir Langit melengkung. Lintang mengerutkan kening melihat senyu Langit itu. Senyuman itu terlihat palsu.


"Kami tidak menikah Langit," tegas Chef Sarah. Nada suaranya terdengar putus asa. "Bayi kami meninggal."


"Oh ... begitu." Langit terdiam. Suasana sunyi selama beberapa detik.


Dennis memecah keheningan dengan menawarkan minuman. "Kamu mau coba espresso kami, Langit? Ada sedikit formula yang berbeda."


"Ah, tidak terima kasih. Ini sudah malam dan besok anak-anakku harus sekolah."


Langit menoleh pada Guntur dan Lintang. "Anak-anak jam part time kalian sudah selesai, kan?"


Lintang dan Guntur yang sedari tadi diam tersadar. Mereka melihat jam dinding yang menunjukkan pukul sembilan. Memang Kafe sudah waktunya tutup.


"Aku bawa motor," kata Guntur.


"Tinggalkan saja kuncinya pada satpam, akan kuminta orang kantor untuk membawanya ke rumah. Kalian naik mobilku saja."


Guntur hendak memprotes, tapi melihat sorot mata Langit yang dingin dia mengurungkannya.


"Baiklah," jawab pemuda itu akhirnya. Dia mengalah lalu menujuĀ  ruang loker. Lintang mengikutinya di belakang. Gadis itu menoleh ke belakang dan memandangi Langit yang tampak canggung dengan bosnya dan Chef Sarah. Padahal saat dia masuk tadi, dia disambut seperti teman lama. Sebenarnya apa hubungan mereka bertiga?


***

__ADS_1


__ADS_2